November 15, 2017

TI – Volume 11 / Chapter 8.2

Zheng terhenti kaget selama beberapa saat. Suara para pigmi itu semakin dekat. Sebuah peluru menusuk punggungnya dan mendorongnya mundur pada saat ini. Dia menarik napas panjang lalu mengeluarkan sebuah granat dari ring. Saat ia menarik cincinnya, sebuah garis merah turun dari kepalanya dan bertemu dengan aliran udara didalam hatinya. Granat itu menyentuh tanah disaat yang bersamaan.

Waktu terasa berjalan lambat. Zheng bergerak cepat kearah kelompok itu. Batu yang ia injak itu hancur berantakan. Masing-masing langkah meninggalkan jejak kaki yang dalam ke tanah dan juga membawanya pergi sepanjang sepuluh meter ke depan. Sepertinya ia mengambang setengah meter diatas tanah.