December 11, 2017

TDG Chapter 255

 

Di sisi Timur dari St. Ancestral Mountain terletak gurun yang luas dan tak terbatas dengan pasir pasir kuning yang tiada akhir.

Saat angin sepoi-sepoi bertiup, pasir yang selalu ada perlahan-lahan menyelimuti seluruh wilayah dengan selubung kuning.

Lingkungan di sini sangat keras dan Demon Beast akan muncul dari waktu ke waktu, membuat kawasan ini sangat berbahaya.

Dunia utama itu sendiri sangat luas dan tak terbatas. Di kehidupan sebelumnya, ketika Kota Glory hancur, penduduk Glory City yang berhasil selamat, melarikan diri ke Heavenly Fate Plateau sebelum mereka menuju ke timur. Karena dikejar oleh Snow Wind Demon Beast, mereka berjalan kaki melewati seluruh pegunungan St. Ancestral dan masuk ke Endless Desert.

Sepanjang perjalanan, tak terhitung jumlahnya nyawa yang melayang.

Nie Li masih ingat dengan jelas kejadian yang terjadi setelah mereka sampai di Endless Desert. Untuk menyelamatkannya, Ye Ziyun meninggal karena melindunginya dari serangan Demon Beast. Nie Li awalnya bermaksud mengikutinya dalam kematian, tapi kata-kata terakhirnya memohon padanya untuk menjaga anggota kelompok mereka yang masih tersisa. Namun, saat mereka berjalan lebih dalam ke Endless Desert, satu persatu jatuh terjerembab. Pada saat Nie Li sampai di Desert Palace, dia sendirian.

Seperti yang dia ingat di masa lalu, segala sesuatu tampak seolah-olah telah diatur oleh takdir.

Saat dia berdiri di padang pasir, mata Nie Li tampak berair saat banyak adegan melintas di kepalanya. Dia memikirkan bagaimana dia bisa mengenal Ye Ziyun untuk pertama kalinya dan bagaimana mereka telah mengalami hidup dan mati bersama. Adalah Ye Ziyun yang mengubahnya saat itu, dari pemuda yang pemalu dan pengecut menjadi pemuda yang teguh dan kuat.