August 22, 2017

SBKS Chapter 5 Part 13

 

Mata para perwira, apa lagi para prajurit sudah berkunang-kunang karena silau menyaksikan sinar kilat pedang Yan Hwa berkelebatan di ruangan itu dan seratus jurus telah lewat tanpa ada yang tampak terdesak. Hal ini sebetulnya memang disengaja oleh Maya. Kalau ia mau, dengan sinkang-nya yang amat tinggi dan kuat, tentu saja dia dapat merobohkan lawannya dengan pukulan yang membahayakan bagi keselamatan Yan Hwa, namun dia tahu bahwa jika dia mengalahkan Yan Hwa dalam waktu singkat, tentu hati dara yang angkuh ini akan tersinggung.

“Yan Hwa, inikah Siang-bhok Kiam-sut dari mendiang Bibi? Hebat bukan main…!” Maya cepat mengelak karena kembali ada sinar kilat menyambar ke arah lehernya.

“Singggg! Wuuuusssshhhh!”

Diam-diam Yan Hwa terkejut dan juga kagum sekali. Kini tahulah dia bahwa Maya benar-benar amat hebat kepandaiannya. Ilmu pedangnya aneh dan dalam hal ginkang, Maya bahkan melampaui tingkatnya! Seperti juga Ji Kun, dia terheran-heran mengapa bocah yang dahulu ikut bersama Panglima Khu Tek San itu kini telah menjadi seorang yang begini lihai. Tentu Menteri Kam Liong, kakak subo-nya yang kabarnya lebih lihai dari subo-nya itu yang menjadi gurunya.

“Maya, engkau pun hebat! Agak berkurang ketidak-percayaanku. Akan tetapi aku belum kalah!” kata Yan Hwa yang sudah menyerang lagi dengan hebat, agaknya dia hendak menguras semua kepandaiannya untuk mencapai kemenangan.

Maya maklum bahwa untuk menundukkan orang seperti Yan Hwa ini harus mengalahkannya, maka ia lalu mengeluarkan suara melengking keras dan tiba-tiba tubuhnya berkelebatan sedemikian cepatnya sehingga Yan Hwa mengeluarkan seruan kaget dan pandang matanya berkunang-kunang. Cepat Yan Hwa memutar pedang pusakanya sehingga tubuhnya terlindung dan terkurung oleh benteng sinar kilat.