October 3, 2017

SBKS Chapter 12

 

Penilaian, dalam bentuk apa pun juga, tentu dipengaruhi oleh suka dan tidak suka dari si penilai. Dan perasaan suka atau tidak suka ini timbul dari perhitungan rugi untung. Kalau si penilai merasa dirugikan, baik lahir mau pun batin, oleh yang dinilainya, maka perasaan tidak suka karena dirugikan ini yang akan menentukan penilaiannya, sehingga tentu saja hasil penilaian itu adalah buruk. Sebaliknya, kalau merasa diuntungkan lahir mau pun batin, akan timbul perasaan suka dan hasil penilaiannya tentu baik.

Penilaian menimbulkan dua sifat atau keadaan yang berlawanan, yaitu baik atau buruk. Tentu saja baik atau buruk itu bukanlah sifat asli yang dinilai, melainkan timbul karena keadaan hati si penilai sendiri.

Agaknya belum pernah ada kaisar atau orang biasa siapa pun juga yang dinilai baik oleh orang seluruh dunia. Kaisar Kian Liong, seperti dapat dilihat dalam catatan sejarah, adalah kaisar yang terkenal berhasil dalam memajukan kebesaran pemerintahannya. Akan tetapi, dia pun menjadi bahan penilaian rakyat dan karena itu, tentu saja dia pun memperoleh pendukung dan juga memperoleh penentang.

Seperti dalam pemerintahan kaisar-kaisar terdahulu, dalam pemerintahan Kian Liong ini pun tidak luput dari pemberontakan-pemberontakan, baik besar mau pun kecil. Akan tetapi, Kaisar Kian Liong selalu bertindak tegas dalam menghadapi pemberontakan-pemberontakan itu dan karena dalam pemerintahannya terdapat banyak panglima-panglima yang tangguh dan pandai, dengan bala tentara yang cukup besar, maka dia selalu berhasil memadamkan api-api pemberontakan yang terjadi di sana-sini.