February 13, 2017

Upgrade Specialist in Another World – Book 2 / Chapter 98

 

What’s Going On?

Primal stones merupakan batu kristal yang mengandung unsur-unsur di dunia dan hanya dapat terbentuk setelah pemadatan selama bertahun-tahun di sebuah lokasi tertentu. Seletah energi yang dipadatkan cukup, maka dapat dibedakan menjadi tiga tingkatan yang berbeda; kualitas terbaik disebuat primal stone. Soul cultivator dapat mengambil energi dari primal stone untuk meningkatkan kekuatan mereka, oleh karena itu primal stones ini sangatlah berharga. Jika seseorang ingin membelinya satu, bahkan primal stone yang belum sempurna sekalipun harganya seribu emas, atau mungkin hingga puluhan ribu untuk satu buah.

Soul crystals disebut sebagai ‘inti’ dari soulbeast. Setiap soulbeast memiliki sebuah soul crystal, bahkan jika mereka adalah yang paling lemah dari yang terlemah. Ini merupakan tempat dimana semua cultivation berada dan merupakan jantung kedua bagi seekor soulbeast. Ini memiliki fungsi yang sama dengan essence seed seorang soul cultivator. Sebuah soul crystal mengandung element-element di dunia, semakin kuat soulbeast, maka semakin kuat pula energi murni dalam soul crystal mereka.

Tak ada yang tahu kapan itu dimulai, tapi saat seorang soul cultivator mencari dan mengambil elemen dalam soul crystal untuk meningkatkan kekuatan mereka, banyak soul cultivator yang mulai mencari soulbeast dan menjual soul crystal. Ini juga alasan mengapa kesenjangan antara soul cultivator dan soulbeast semakin besar. Ditambah dengan Beast Taming School, semua soulbeast terkuat dari Soulbeast Forest menolak soul cultivator. Bagi soul cultivator yang masuk ke hutan untuk mencari soul crystal, mereka akan mati mengenaskan jika mereka bertemu dengan seekor soul beast yang kuat. Bahkan soul cultivator yang datang ke hutan untuk mencari soulbeast sebagai partner sering kali diserang.

Sehingga secara bertahap Soulbeast Forest menjadi tempat yang menakutkan. Bagi mereka yang tidak memiliki cukup kemampuan atau partner yang cukup kuat, sangat sedikit yang berani memasuki tempat ini.

Primal stones dan soul crystals adalah mata uang yang umum digunakan dalam dunia soul cultivator. Awalnya, Hong Yin memberikan beberapa fire primal stone untuk Bai Yunfei, tapi itu digunakan untuk meningkatkan soulforce Bai Yunfei.

Bai Yunfei hanya membutuhkan satu detik untuk mempertimbangkan menolak ‘undangan baik hati’ pemilik toko. Bai Yunfei menyadari bahwa dia hanyalah pembeli yang tak berdaya di toko itu, dan dia sangat tidak ingin menukar soul itemnya untuk salah satu yang ada di sana, jadi dia memutuskan untuk menolak.

Dan setelah sedikit berdebat dengan pemilik toko, Bai Yunfei memutuskan untuk meninggalkan toko dan melanjutkan perjalanan.

“Jadi ini artinya…Upgrade skill pasti berhubungan dengan level equipment itu sendiri- normal, high, superior, attack power dan bahkan defensive power, jika mereka dibawah 100, maka dapat dikatakan sebagai item yang bisa dibuat oleh orang biasa, atau singkatnya adalah item biasa. Sedangkan item dari 100 hingga 200 dapat dikatakan lebih kuat dari item biasa tapi tidak bisa dibandingkan dengan soul item dan yang terklasifikasi sebagai ‘incomplete soul item’.  Jika lebih dari 200 maka dapat dikatakan sebagai soul item…”  Pikiran Bai Yunfei berlomba saat dia memikirkannya.

Dengan permasalahan uang yang telah teratasi serta dagger baru ‘terbaik’ yang diperolehnya, Bai Yunfei sangat puas dengan hasil siang ini. Setelah berkeliling sesaat, dia memutuskan untuk pergi ke sebuah kedai teh untuk mendengarkan cerita rakyat selama setengah jam. Tapi saat dia mendengarkan cerita yang aneh, Bai Yunfei tidak mengerti itu benar atau tidak.

Tapi ini membuat Bai Yunfei berpikir sejenak. Dia tidak terlalu tahu banyak mengenai “kerajaan Tianhun”, bahkan pengetahuan sejarah seluruh kerajaan miliknya sangatlah dangkal dan terbatas hanya berdasarkan apa yang pamannya katakan.

Dan dia berjalan ke sebuah toko buku dan membeli beberapa buku yang terdapat informasi mengenai seluruh benua sehingga dia bisa dengan mudah mengerti.

……

Tapi Bai Yunfei yang tidak waspada tidak menyadari bahwa di sudut lain jalan, seorang pria berjenggot terlihat sedang mengikutinya….

Pria itu berada dua ratus meter di belakang Bai Yunfei dengan senyuman iblisnya. Tubuhnya sedikit membungkuk saat dia menyembunyikan dirinya di antara kerumunan. Dengan memperhatikan dari kejauhan, matanya berkilat seolah merencanakan sesuatu.

“Aku akhirnya menemukanmu setelah sepanjang siang ini….haha. Aku akan membuat kalian berdua bertemu ‘lagi’ nanti…”

Orang ini jelas Jing Mingfeng. Demi ‘menghukum’ Bai Yunfei lebih awal, dia bangun lebih awal untuk menemukannya sehingga dua target tidak akan meninggalkan kota dan menghancurkan rencananya.

Bai Yunfei sebenarnya tidak memiliki kemampuan untuk menyembunyikan soul forcenya dengan sempurna, sehingga setelah sepanjang siang, Jing Mingfeng akhirnya menemukannya. Lalu dengan menutupi keberadaannya, Jing Mingfeng mulai mengikutinya.

Setelah mengikuti Bai Yunfei selama satu jam, Jing Mingfeng mencoba menemukan cara agar kedua pihak dapat bertemu tanpa mengorbankan dirinya sendiri dan tiba-tiba wajahnya menjadi kosong. Melihat ke arah Bai Yunfei, Jing Mingfeng tersenyum puas, “Ha, siapa yang berpikir saat semua harapan hancur, kamu akan berjalan sendiri, ini membuat semuanya semakin mudah.”

“Siapa sangka aku harus bergerak sendiri, dia sudah…” Mata Jing Mingfeng tiba-tiba menatap ujung jalan, bibirnya terbuka lebar karena terkejut saat dia melihat sesuatu yang sulit dipercaya.

Setelah beberapa detik dia memperoleh semangatnya kembali. Ada tatapan aneh di matanya saat melihat Bai Yunfei berjalan bolak-balik di antara toko pinggir jalan dengan senang seolah dia seperti sebuah mainan. Bibir Jing Mingfeng tersenyum seolah dia menikmati bencana yang akan datang pada Bai Yunfei. “Haha, mungkinkah keberuntunganku terlalu bagus hari ini? Kamu sangat tidak beruntung, jangan bilang kalian sebenarnya ‘ditakdirkan’ untuk bertemu? Tapi jika aku memastikan satu hal, aku akan melihat sesuatu yang sangat menarik. Dan, kamu akan sangat kacau…hahaha!”

Seratus meter dari sisi jalan, seorang gadis kecil dan pelayan perempuannya yang telah Jing Mingfeng ‘permainkan’ dengan penampilan Bai Yunfei perlahan berjalan mendekati Bai Yunfei. Mungkin hanya membutuhkan seratus sekian meter agar mereka bisa bertemu.

“Hehe, sebagai jaminan, aku akan memberi ini sebagai ‘bukti’!”

……

Menyerahkan koin tembaga pada penjual, Bai Yunfei berdiri dengan sebuah burung kayu seukuran telepak tangan di tangannya dan bersiap pergi.

Belum dua langkah, ada seseorang di depannya menabrak dadanya. Dia bisa merasakan sesuatu mengisi tangan kirinya. tapi sebelum dia bereaksi dengan apa yang terjadi, orang yag menabaraknya telah menghilang. Hanya dalam dua langkah, soso itu dengan cepat berbaur dalam kerumunan di belakang Bai Yunfei.

“Perasaan ini, sangat familiar…sial!” Bai Yunfei tersentak dan segera melihat tangan kanannya.

Cincin Interspasial masih menghiasai jarinya, membuat Bai Yunfei mendesah lega. Dengan mengalihkan pandangannya, dia melihat sesuatu yang ada di tangan kirinya.

“Kain? Atau ini sebuah sapu tangan?” Bai Yunfei menatap benda di tangannya dengan tatapan bingung. Namun saat dia melihatnya dari dekat, tiba-tiba sebuah suara marah terdengar.

 “Ba****an, kamu masih berani menunjukkan dirimu!!”

Seluruh jalan dikejutkan dengan teriakan keras ini, bahkan Bai Yunfei hampir melompat dan menjatuhkan kain di tangannya. Seluruh tubuhnya terasa merinding saat dia merasakan ‘keinginan membunuh’ memenuhi udara di sekitarnya. Melihat ke depan, dalam sepuluh meter dia bisa melihat seorang wanita paruh baya menggertakkan gigi karena marah, di sampingnya seorang gadis muda berjubah putih dengan kulit seputih salju; wajahnya sangat marah saat dia menatapnya.

……

Wajah halusnya mulai memerah sementara kedua tangannya seolah tidak sadar memengang bajunya sendiri dengan alis yang bertautan karena marah.

Bai Yunfei terlihat bingung. Di tangan kanannya terdapat burung kayu sedangkan tangan kirinya memegang pakaian dalam seorang wanita sembari menatap wanita itu bingung.

Ini adalah pertama kalinya mereka berdua saling bertemu satu sama lain.

……

Bai Yunfei tertegun selama beberapa saat. Melihat ke kiri lalu ke kanan, dia menyadari bahwa mata semua orang menatapnya. Melihat dua orang wanita di depannya, dia bertanya dengan bingung:

 “Apa yang terjadi?”

Translator / Creator: andra