February 2, 2017

Upgrade Specialist in Another World – Book 2 / Chapter 94

 

Jing Minfeng’s Action, Preparing to Retaliate?

Bai Yunfei mengangkat bahunya tanpa memperdulikan ‘kata bertarung’ dari Jing Mingfeng. Berbalik dan dia bersiap untuk pergi dari gang tersebut.

Segera setelah dia meletakkan batu di cincin interspasialnya, Bai Yunfei tiba-tiba berhenti. Menatap cincin interspasial di tangannya, dia berbicara dengan mata menyipit, “Sial, saat aku mengambil cincin interspasial ini, ini sudah digunakan di tangannya! Artinya dia sudah mengetahui tentang efek khusus dari cincin ini. Jika dia bisa…..”

Memikirkannya lebih lama, Bai Yunfei menggelengkan kepalanya dan bergumam pada dirinya sendiri, “Dia memiliki aura yang sama dengan Chengfeng. Dan lagi, dia kehilangan kendali hanya karena beberapa kata. Dia hampir seperti seorang pria dengan takdir yang pahit, karena seluruh klannya terbunuh…agh, apa ini artinya dia sendirian? Dengan banyaknya orang yang mencoba membunuhnya karena rahasia yang dimilikinya… bukankah keadaan ini sama persis denganku! Apakah ini kenapa aku merasakan kesan yang baik tentangnya? Tapi bahkan jika dia mengetahui property unik cincin intersapsial ini, dia tidak akan mampu menebak alasannya, jadi seharusnya baik-baik saja. Jika demikian, bila dia tertarik, dia mungkin ingin akan menyelesaikan kesepakatan itu…”

Bai Yunfei berbalik untuk melihat ke arah Jing Mingfeng pergi. Dengan berpikir keras, alis matanya melembut dan dia keluar dari gang tersebut.

…………

Di tempat lain, Jing Mingfeng berjalan melewati dua jalan dan dengan  hati-hati memasuki sebuah penginapan. Menyewa sebuah kamar, dia berjalan masuk dan menutup pintunya dengan meminta pada pelayan untuk tidak menganggu.

Setelah mengganti pakaiannya yang kusut, dia mengambil baju baru atau jubah biru. Dengan menggerakkan tangan kanannya muncul sebuah cermin, dia meringgis kesakitan saat melihat wajahnya sendiri. Lalu, dia memfokuskan matanya dan mulai berkonsentrasi seolah dia mencoba mengendalikan sesuatu.

Beberapa saat kemudian, kerutan di wajahnya mulai mengeliat sebelum akhirnya menghilang sepenuhnya. Hidungnya mulai berubah ukuran dan bentuk, dagunya mulai melebar, dan bahkan pipinya mulai mengencang. Bibirnya, alis, dahi… seluruh wajahnya seolah berubah perlahan.

Kurang dari satu menit, pria tua dalam cermin telah berubah menjadi pemuda tampan berumur  20 tahun!

Melihat refleksi wajah mudanya di cermin, Jing Mingfeng menganggukkan kepalanya senang lalu berkata, “Ya, ini akan berhasil. Aku akan menggunakan ini untuk sementara waktu.”

Mengembalikan cermin, dia tiba-tiba merasa sedikit lelah. Berjalan ke tempat tidur, dia telentang di atasnya dan mendesah sembari menatap kosong langit-langit.

“Aku pikir aku telah menemukan seorang anak yang seorang diri keluar dari dunianya untuk mencari keberuntungan, tapi siapa sangka dia sangat kuat dan mampu menemukanku~!” Jing Mingfeng memikirkan kembali saat dia bertemu dengan Bai Yunfei dengan berpikir dalam. “‘Soul Consealment Art’ milikku dan teknik ‘Face Change’ keduanya sangat sempurna. Bahkan seorang Soul Ancestor mungkin tidak mampu mendeteksinya, bagaimana dia bisa menemukanku dengan cepat?”

“Mungkin… masalahnya bukan padaku tapi… cincin interspasial?” Mata Jing Mingfeng mulai berlikat. “Sepertinya begitu. Setelah dia menemukanku dia langsung mencengkeram tangan kiriku. Jelas dia tahu dimana tepatnya cincin itu berada. Sialnya aku tidak memiliki cukup waktu untuk melihat apa isinya. Tapi, cincin itu…”

Alis Jing Minfeng mengerut seolah dia memikirkan beberapa pertanyaan yang tak terpecahkan. “Saat aku menggunakan cincin itu, ada sensasi aneh, sensasi kekuatan yang kuat? Jika saja aku bisa melihatnya, aku akan memastikan apa aku salah atau tidak…”

“Juga ada batu itu. Untuk pertama kalinya aku melihat seorang soul cultivator menggunakan sebuah batu sebagai senjata. Dan jelas, batu itu bukan batu biasa. Itu juga bukan sebuah soul item, tapi setidaknya separuh soul item! Aku terlempar karenanya dengan mudah dan bahkan ada sensasi pusing saat itu… mungkin dia menggunakan soul technique yang hanya bisa digunakan dengan batu? Itu konyol. Aku pernah mendengar semua yang aku lihat sebelumnya, tapi apa aku kurang pengetahuan?”

“Bai Yunfei…hmph! Aku akan mengingat ini! Kau mempermainkanku seperti seekor monyet, tapi cepat atau lambat kau akan tahu bagaimana kemarahanku yang sesunggunya!”

Jing Mingfeng menggeram marah. Dia tidak pernah berpikir tentang bagaimana dia memprovokasi Bai Yunfei dan akhirnya cincin interspasial itu diambil kembali dan dipukul oleh sebuah batu…

Setelah beristirahat, Jing Mingfeng keluar dari ruangan dan meninggalkan penginapan untuk berbaur dengan kerumunan orang. Bahkan jika dia bertemu dengan Bai Yunfei sekarang, dia tidak akan mampu mengatakan bahwa orang ini adalah orang yang sama dengan yang mencuri cincin interspasialnya.

……

Jing Mingfeng berpura-pura berjalan di jalanan seolah sedang mencari buku untuk dibaca. Dia sekarang seorang  pemuda yang ingin menenangkan dirinya. Pada kenyataannya, matanya dengan teliti menatap seluruh jalanan untuk mencari ‘mangsa’ selanjutnya.

“Agh, meskipun ini adalah kota paling makmur di provinsi Beiyan dengan banyaknya soul cultivator, kenapa aku tidak menemukan satu yang menggunakan cincin interspasial  dan mencurinya?” Jing Mingfeng berguman sembari memperhatikan keramaian. “Kalau aku berpapasan dengan generasi kedua yang memperihatkan hartanya, itu bagus. Cincin interspasial yang aku peroleh dari seorang master keluarga Cheng tidak berarti kurang berharga. Aku bisa mengeluarkan semua uang dan soul crystal nanti.”

Jing Mingfeng menyadari dua orang soul cultivator yang terlihat sombong di samping senyuman menghina di bibirnya. “Hanya orang idiot yang pamer di depan umun. Dengan bagaimana sombongnya dunia soul cultivator, aku heran bagaimana mereka belum mati.”

“Nona, sudah larut. Mengapa kita tidak kembali ke penginapan dan kembali besok untuk membeli barang sisanya yang dibutuhkan?”

Jing Mingfeng baru saja berjalan melewati sebuah toko baju saat telinganya mendengar seorang wanita paruh baya berbicara. Dia mendengar orang lain berbicara dan alis matanya terangkat heran, “Soul cultivator! Dan seseorang yang kuat!”

Di bagian dalam toko yang luas, dua sosok terlihat berdiri di konter. Di luar, seorang wanita paruh baya tinggi setinggi Jing Mingfeng sedang sendirian. Dia telihat seperti seorang istri yang terbiasa melalukan pekerjaan berat di desanya, tapi Jing Mingfeng tidak berani meremehkannya. Saat dia mencari soul cultivator sebelumnya, dia telah terdaftar sebagai seorang Soul Sprite. Saat ini dia meletakkan seluruh tasnya ke dalam cincin interspasial di tangannya sembari berbicara pada wanita di sampingnya.

Telah cukup melihat, Jing Mingfeng merasa bersemangat – jubah putih dan rambut indah itu seperti air terjun. Wajah seputih salju yang memancarkan cahaya dari lilin membuat semburat merah. Meskipun hanya dari samping, Jing Mingfeng dapat menyimpulkan bahwa dia adalah seorang wanita  yang menakjubkan.

Tertegun sesaat, Jing Mingfeng menggelengkan kepalanya sebelum berpura-pura berjalan melawati mereka. Saat dia semakin dekat, wanita paruh baya itu melihatnya dan dengan segera meningkatkan kewaspadaannya. Tapi beruntung dia tidak memperlihatkannya dan meninggalkan Jing Mingfeng.

“Orang-orang dari keluarga Jing tidak mencuri dari orang tua, orang miskin, wanita ataupun anak-anak. Aku akan menemukan jalan lain.” Jing Mingfeng berpikir. Jing Mingfeng berjalan menuju tempat lain sebelum tiba-tiba berhenti seolah melihat sesuatu hingga matanya berkedip tanpa henti.

Beberapa detik kemudian, sebuah senyuman berbahaya mengambil alih wajahnya dan dia mulai marah, “Bai Yunfei, aku tidak berpikir akan ada waktu yang tepat untuk membalas dendam padamu, aku akan mengatakannya padamu nanti, apa artinya ‘datang tiba-tiba dan menangis tanpa air mata!”

……

Setelah melewati beberapa jalan, Bai Yunfei menemukan sebuah penginapan biasa di mana dia duduk di atas tempat tidurnya dengan menutup mata.

“Kenapa aku tadi merasa gugup? Kenapa aku merasa hal buruk akan terjadi?”

Berpikir sejenak, Bai Yunfei menggelengkan kepala dan berpikir, “Ini hanya imajinasiku, aku belum terprovokasi oleh siapapun selama ini…”

“Jing Mingfeng tidak bisa dianggap sebagai musuhku aku rasa.”

 

Translator / Creator: andra