January 27, 2017

Upgrade Specialist in Another World – Book 2 / Chapter 91

 

Just Arrived at Yanling City, and the Space Ring is Already Stolen?!

Provinsi Beiyan berada di paling ujung kerajaan Tianhun. Sekarang adalah bulan kedelapan pada tahun ini, provinsi Beiyan telah mengalami kekeringan yang cukup lama. Terik sepanjang hari dan tanah yang terpanggang.

Kota Yanlin merupakan ibukota dari provinsi Beiyan. Ini juga merupakan tempat paling berkembang di seluruh provinsi. Satu mata tidak akan cukup untuk melihat keseluruhan kota besar yang berdiri di puncak sebuah gunung. Ada banyak batu tak terhitung jumlahnya seperti sebuah selimut tebal. Beberapa tinggi dan rendah, tapi area ini terlihat seperti hutan batu. Seluruh kota Yanlin ‘dijaga’ oleh hutan batu ini.

Saat matahari mulai terbenam, terik, cuaca panas teredam. Di jalan selatan menuju kota Yanlin, terlihat sosok berjubah putih mengenakan topi jerami. Dia berjemur di bawah cahaya matahari terbenam saat dengan santai berjalan menuju kota.

Pemuda itu mendongakkan kepala ke atas. Dengan topi jerami lusuh, berambut pendek dan sederhana, penampilannya tidak terlihat luar biasa. Namun, ekspresi tegas dan serius di wajahnya dapat memperlihatkan bahwa dia bisa dipercaya.

Pemuda ini adalah Bai Yunfei. Dari kota Cuiliu hingga sekarang, dia hampir selalu berjalan di jalan utama tanpa menemui bahaya apapun. Tentu saja perjalanannya tidak terburu-buru dan menikmati perjalannya untuk pertama kali. Perlahan tapi tidak terlalu pelan, dia berkeliling dan membiasakan dirinya dengan dunia sekitar. Dia menghabiskan lebih dari satu bulan perjalanan sebelum dia tiba di ibukota provinsi Beiyan.

Alasan mengapa kata ‘hampir’ digunakan adalah karena duapuluh hari yang lalu, Bai Yunfei telah ‘sangat jelas dan tidak mungkin hilang arah’ hingga merubah tujuannya. Membutuhkan setengah hari baginya untuk menyadari bahwa jalanan tidak seperti apa yang dikatakan peta. Tersesat, dia menemukan dirinya berada di hutan sebelum Bai Yunfei menyadari ini salah. Dia memperhitungkan dia mungkin bisa dengan cepat mengambil jalan tersebut, tapi hasilnya…

Setelah seharian berjalan berputar-putar, dia akhirnya menemukan jalan keluar dari hutan. Ini merupakan keberuntungan karena dia menemukan sebuah penginapan dekat hutan. Meskipun sebenarnya ada penginapan di tempat seperti ini terasa aneh, Bai Yunfei tidak terlalu memikirkannya dan memilih memasuki penginapan tersebut untuk segera beristirahat.

Dia sebenarnya telah tiba di salah satu “Black Inn” yang dikatakan dalam legenda. Beruntung, obat tidur dalam air yang Bai Yunfei minum bukanlah kualitas baik. Orang biasa mungkin akan terpengaruh, tapi Bai Yunfei yang merupakan seorang Soul Sprite tahap menengah, hanya perlu mengalirkan soulforcenya untuk mengeluarkan obat tersebut. Penjahat dengan tatapan kejam di matanya, telah dipukuli oleh Bai Yunfei, dan mereka meneriakkan ayah, ibunya saat meraka berlari.

Dengan hidung penuh ingus dan mata berkaca-kaca, mereka bersumpah mereka hanya ingin kaya dan tidak pernah mengancam jiwa orang lain. Bai Yunfei telah memastikan bahwa mereka tidak berbohong sebelum melepaskannya pergi. Jika Bai Yunfei memiliki hati kejam sekejam musuhnya, maka dia akan membakar mereka tepat dimana mereka berdiri.

Setelah kembali ke jalan utama dengan kesulitan, Bai Yunfei memutuskan bahwa tanpa petunjuk dari orang lain, dia tidak akan berjalan ke jalan kecil lagi.

Setelah itu, Bai Yunfei melanjutkan perjalan dengan gembbira saat menyusuri jalan. Dia akhirnya tiba di provinsi Beiyan setelah meninggalkan kota Cuiliu empatpuluh hari lalu.

Melihat hutan batu di depan dan kota yang dilindungi di atasnya, Bai Yunfei cukup terkejut. Pemandangan ini belum pernah dia lihat sebelumnya. Melihat kemegahnya sendiri, Bai Yunfei merasa sedikit gembira, dan kelelahan dalam perjalanan yang dialaminya sedikit berkurang.

“Aku sudah setengah jalan! Aku akan istirahat di kota ini selama dua hari dan melanjutkan perjalannku nanti. Aku bertaruh tidak lama lagi, aku akan mencapai provinsi Pingchuan dan menuju Crafting School” Bai Yunfei mulai berjalan lebih cepat menuju kota.

Saat dia semakin dekat dengan hutan batu, Bai Yunfei melihat jarak antar batu tersebut yang cukup jauh. Beberapa batu memiliki tinggi puluhan meter, beberapa setinggi orang pendek dan beberapa cukup lebar untuk bisa dilingkari oleh beberapa orang. Ada beberapa batu yang menonjol dari tanah sedangkan yang lain terpendam dalam tanah. Jika demikian, mereka tidak terlihat akan roboh dalam waktu dekat.

Dari hutan batu menuju gerbang kota, jalanannya benar-benar lurus. Berjalan melewati formasi batuan serasa seperti ada penjaga yang berdiri memperhatikan dari samping. Mereka seperti menyambutnya.

Setelah memasuki kota, Bai Yunfei disambut dengan keindahan yang terpernah dilihatnya. Sebelumnya, dia berpikir bahwa kota Cuiliu merupakan sebuah kota megah dalam hal keindahannya, namun dibandingkan dengan kota Yanlin, kota Cuiliu seperti seorang magician pemula didepan seorang grand mage.

Dalam hal lebar jalannya, jalanan di kota Yanlin dua kali lipat dari kota Cuiliu. Lima atau enam kereta tidak akan cukup untuk memenuhi jalanan kota. Bahkan saat malam, masih banyak orang yang berjalan ke sana-kemari. Terkadang bahkan ada kereta yang dengan berjalan bolak-balik dengan suara yang keras.

Ada banyak bangunan di kedua sisi jalan yang membentang sejauh mata memandang. Meskipun belum sepenuhnya gelap, semua bangunan diterangi banyak cahaya lentera. Dari kejauhan, bagian dalam bangunan bahkan lebih terang dari di luar.

Bai Yunfei melihat sebuah paviliyun tiga lantai. Di puncaknya, terdapat sebuah papan nama besar bertuliskan “McBun” — jelas terlihat itu khusus menjual roti kukus,. Bagian dalam bangunan tersebut sangat sibuk—usaha tersebut cukup bagus bagi mereka. Aroma roti daging dapat tercium dari luar, dan mereka yang lewat tidak bisa menahan hidung mereka untuk mengendus aroma tersebut. Banyak orang yang baru saja masuk kota, lapar karena perjalanan, akan bersemangat karena itu dan memasuki bangunan tersebut.

Bai Yunfei merasa lapar saat memikirkannya. Tanpa berpikir dua kali, dia melihat toko ini jauh lebih baik dari sebelumnya, ‘Happy Bun Store’, dia segera masuk ke dalam.

Setelah diantarkan ke lantai dua oleh pelayan, Bai Yunfei memesan beberapa jenis roti. Dengan pelayan yang menawarkan menu andalan di tokonya, Bai Yunfei makan layaknya raja. Akhirnya, dia mengerti mengapa toko ini memiliki banyak pengunjung. Setelah membeli roti unik ini, semua yang memakannya akan merasa senang

Setelah memakan sepuluh roti di atas meja, Bai Yunfei menyesap tehnya dengan senang. Membersihkan giginya dengan tusuk gigi, dia memanggil mereka untuk membawakan tagihan.

Setelah berdiri, Bai Yunfei mengambil beberapa koin untuk diberikan pada pelayan. Berbalik untuk turun dari tangga dan keluar dari bangunan, kantung koin di tangannya hilang dari pandangannya.

Bai Yunfei yang kenyang tidak memperhatikan saat dia meninggalkan bagunan itu. Saat dia mengeluarkan kantung koin dari cincin interspasialnya, seorang pria paruh baya dengan rambut kusut dan penampilan yang biasa telah diam-diam memerhatikannya dari sudut lantai dua. Menatap kantung koin, matanya berbinar senang.

Saat Bai Yunfei turun ke lantai satu, pria tersebut berdiri untuk membayar tagihan dan mengikuti Bai Yunfei dari dekat. Meskipun seorang Soul Sprite tahap menengah, Bai Yunfei tidak memperhatikan sama sekali!

Jalanan masih terang  karena hari belum terlalu malam, dan banyak orang berjalan ke sana-kemari. Bai Yunfei tidak terburu-buru mencari sebuah penginapan unutk istirahat malam ini. Dia memutuskan berkeliling kota terlebih dahulu untuk memahami tata letak kota dan membeli beberapa benda.

Setelah setengah jam, Bai Yunfei menyadari bahwa ada banyak soul cultivator di kota ini!

Soulforce seorang soul cultivator yang unik dan berlimpah dapat dengan mudah menciptakan resonansi dengan cultivator lain. Bahkan jika dia tidak mampu  memperkirakan kekuatan sesungguhnya seorang soul cultivator, selama perbedaan kekuatannya tidak terlalu jauh, maka seseorang mampu menyimpulkan bahwa orang lain itu adalah seorang soul cultivator.

Bai Yunfei bisa melihat beberapa soul cultivator sombong yang tidak berusaha memyembunyikan kekuatan mereka dan mengintimidasi penduduk sekitar lalu berjalan pergi untuk memprovokasi mereka. Soul cultivator seolah digunakan untuk ini juga. Mereka melanjutkan berjalan dan tertawa seolah hanya mereka yang ada di jalan.

“Bisakah seorang Soul Personage berani bersikap sombong? Apa mereka tidak takut membuat marah soul cultivator lain? Mungkin… mereka adalah bagian dari fraksi terkuat di kota?” Bai Yunfei melihat seorang soul cultivator menjatuhkan seseorang yang sudah tidak mampu bergerak. Saat dia melihat bagaimana beberapa orang terlempar di tanah bersujud dan meminta pengampunan, Bai Yunfei hanya bisa menggelengkan kepalanya. Tanpa memperdulikan apapun, dia berbalik untuk melanjutkan perjalanan.

Saat dia berbalik, seseorang gagal menyingkir dan menabraknya. Sedangkan Bai Yunfei tidak bergerak seinchipun, pria tersebut berteriak pelan dan jatuh ke belakang.

Karena terkejut, Bai Yunfei secara spontan mengulurkan tangannya untuk meraih pergelangan tangan orang tersebut. Pria tersebut terkejut, dan menggengam tangan Bai Yunfei sehingga dia ditarik agar berdiri sebelum terjatuh ke tanah.

“Hey! Ada masalah apa denganmu—berbalik tiba-tiba tanpa peduli dimana kamu berada?” Seorang pria paruh baya yang terlihat lemah berbicara dengan tidak senang sambil mengusap bahu kanannya dengan tangan kirinya.

“Oh, maafkan aku.” Tanpa menduga orang lain yang berbicara terlebih dahulu, Bai Yunfei tertegun. Tanpa berdebat, dia memberikan beberapa ungkapan maaf sebelum membiarkaan pria paruh baya berjalan pergi dengan mengerutu.

Dengan menggelengkan  kepalanya pelan, Bai Yunfei tidak memperhatikannya lagi dan melanjutkan berjalan. Sebelum dia bahkan mengambil dua langkah, alisnya tiba-tiba mengerut ragu.

“Aku merasakan sesuatu yang aneh, apa ada yang salah di sini?”

Berpikir sesaat, Bai Yunfei tiba-tiba terkejut. Mengangkat tangan kanannya, matanya terbelalak karena kaget.

Cincin di tangan kanannya, cincin interspatialnya menghilang!!

 

Translator / Creator: andra