May 27, 2017

Upgrade Specialist in Another World – Book 2 / Chapter 135

 

Self Detonation

Meskipun dua tidak mengaktifkan efek ledakannya, ini masih merupakan serangan yang mematikan. Karena ini, life force di mata Wu Lin perlahan mulai menghilang.

Monyet hitam di belakangnya kemudian mendekat dan berhenti seperti sebuah boneka yang talinya diputus.

Mata Wu Sen memerah dan wajahnya mengerut saat dia berlari ke arah Bai Yunfei seperti banteng yang sedang marah. Sebuah broadsword sepanjang satu meter muncul dalam gengamannya hanya dengan menggerakkan tangan kanannya. Broadsword ini hanyalah sebuah incomplete soul item yang berbeda dengan middle Human-ranked shield.

Soulforce dalam tubuh Wu Sen meledak. Sebuah cahaya ungu yang terlihat mengandung sedikit kilatan petir mulai membungkus broadswordnya hingga menciptakan suara desingan. Broadsword tersebut bergetar seolah tidak mampu menahan kekuatan luar biasa tersebut. Saat ini, Wu Sen siap menyerang dari belakang Bai Yunfei dengan mengangkat broadswordnya dan mengarahkan pada tengkorak Bai Yunfei.

Bai Yunfei dengan jelas mengabaikan pikiran untuk mengambil kembali Firetipped Spear saat dia merasakan bahaya mendekat. Dia melonggarkan gengaman pada Firetipped Spear, sehingga jasad Wu Lin terjatuh ke belakang. Segera setelah dia mengangkat tangan kanannya dan berputar, hingga tangan kanannya melindungi kepalanya.

“Clang!”

Broadsword tersebut terpental karena kekuatan hantaman tersebut sedangkan lengan Bai Yunfei sama sekali tidak terluka. Pedang itu hanyalah sebuah incompete soul item. Meskipun dipenuhi soulforce hingga mencapai batas, pedang tersebut masih tidak mampu mengalahkan pertahanan Flameblade Bracer.

Bai Yunfei bahkan tidak merasakan mati rasa seperti yang diperkirakan. Dia melangkah mundur untuk menstabilkan tubuhnya dengan ekspresi acuh tak acuh. Lalu dia mengangkat tinju kanannya dan tiba-tiba meninju dada Wu Sen sebelum Wu Sen bisa menyerang untuk kedua kalinya.

Lengan kanan Wu Sen bergetar, dan perisai emas kembali muncul di depannya. Pada waktu yang bersamaan, dia terus menurunkan pedangnya. Dia berencana melancarkan serangan apapun yang terjadi, meskipun jika itu artinya menerima pukulan kuat dari Bai Yunfei!

“Bang!”

Suara pukulan tersebut menggema saat pukulan Bai Yunfei mengenai perisai Wu Sen. Wu Sen berhasil menahan Ninefold Fist Force, tapi harapannya untuk mencincang Bai Yunfei tidak terpenuhi karena kekuatan pukulan Bai Yunfei yang melampaui perkiraannya. Saat dia menerima pukulan Bai Yunfei, pedangnya yang masih berjarak setengah kaki dari kepala Bai Yunfei. Namun, dia terlempar ke belakang bersama dengan perisainya.

Bai Yunfei terhuyung ke belakang karena getaran luar biasa dari benturan tersebut. Firetipped Spear masih berdiri tegak, dengan tubuh Wu Lin yang tersungkur di tanah. Setelah berhenti beberapa detik, dia menarik Firetipped Spear dengan mengayunkan tangannya, lalu melompat ke depan melemparkannya pada Wu Sen seperti panah yang lepas dari busurnya.

Setelah Wu Sen mundur ratusan meter, dia akhirnya berhasil menetralkan kekuatan dari Ninefold Fist Force. Sebelum dia bisa bersantai, dia melihat spear yang menyala siap ditusukkan ke arahnya.

Pupil mata Wu Sen mengecil saat dia mundur ke belakang. Lalu dia melonggarkan gengamannya pada broadsword di tangan kanannya dan melemparkannya. Kemudian dia mencengkeram perisai dengan tangan dan mengalirkan soulforcenya, hingga perisai emas muncul di depannya lagi.

“Ding!”

Sebuah suara terdengar. Sepertinya tidak hanya satu suara, tapi ada beberapa suara lain… Mata Bai Yunfei tiba-tiba berbinar. Pada waktu yang bersamaan, Wu Sen sepertinya merasakan sesuatu. Matanya menyipit dan dia melemparkan perisai tersebut tanpa ragu, lalu menggunakan seluruh kekuatannya untuk melompat ke belakang.

“Boom!”

Meskipun reaksinya cukup cepat, kecepatan ledakan api itu jauh lebih cepat!

Ledakan elemen api dari ujung Firetipped Spear itu sangat kuat. Perisai yang sebelumnya menahan Ninefold Fist Force tanpa adanya kerusakan telah terbelah seperti kertas saat menghadapi kekuatan ledakan api itu. Jika saja Wu Sen tidak segera bereaksi, tangannya pasti akan hancur bersama dengan perisai itu.

Meskipun Wu Sen berhasil selamat dari ledakan, dia harus membayar dengan kerusakan perisai itu. Akan tetapi, serangan api selanjutnya melemparkan Wu Sen jauh ke udara, meningkatkan kecepatannya hingga beberapa kali lipat.

Wu Sen memuntahkan darah saat berada di udara. Meskipun dia mengalami kekalahan terus-menerus, Wu Sen tidak memperlihatkan keheranan maupun ketakutan. Sebaliknya ekspresinya berubah marah saat dia melihat Bai Yunfei yang akan menyerangnya menggunakan spear.

Wu Sen membiarkan tubuhnya terlempar ke belakang lalu dia tiba-tiba mengangkat tangannya, dan dengan cepat meletakkanya pada dada selagi membentuk beberapa pola tangan yang aneh. Gerakan soulforcenya bervariasi berdasarkan kecepatan gerakan tangannya dan bibirnya sedikit bergerak seolah sedang menggumamkan sesuatu.

“Chirp!”

Thunderbird tiba-tiba bersiul keras dan berputar-putar di udara. Setelah itu, dia meluncur ke bawah ke arah Bai Yunfei seperti kilat. Seluruh tubuhnya dipenuhi dengan elemental lighting. Akan tetapi, gerakan elemental lightning tersebut sangat kacau. Saat kecepatannya meningkat, jarak antara Thunderbird dan Bai Yunfei menyempit, dan elemental energy dalan tubuhnya jauh lebih kacau saat dia marah.

Pada waktu yang bersamaan, warna kemerahan perlahan muncul di mata lesu Thunderbird!

“Self Detonation!”

Bai Yunfei awalnya berencana untuk mengabaikan Thunderbird di belakangnya untuk langsung mengejar dan menyerang Wu Sen. Tapi, setelah dia menagambil beberapa langkah maju, dia tiba-tiba merasakan elemen yang kacau di belakangnya, begitu juga soulforce Thunderbird semakin besar. Dia segera mengerti maksud dari lawannya.

Wu Sen sebenarnya membuat Thunderbird meledakkan dirinya untuk mencoba membunuh Bai Yunfei!

Dalam percobaan untuk membuat ledakan, soul cultivator dapat mengorbankan essence seed mereka, sementara soulbeast bisa meledakkan soul crystal mereka. Ini mungkin adalah teriakan nyawa terakhir mereka yang memiliki kekuatan luar biasa. Tanpa memperdulikan apakah musuh mati atau tidak, yang melakukan self-detonated pasti kan mati, dan bahkan tanpa abu yang tersisa.

Wu Sen benar-benar telah gila. Dalam hatinya benar-benar ingin membunuh Bai Yunfei untuk membalas adiknya, begitu inginnya hingga dia tidak ragu untuk mengorbankan soulbeast tingkat lima miliknya untuk membuat ledakan beruntun dengan Bai Yunfei. Tentu saja, dia tidak lupa fakta bahwa dirinya mungkin tidak sebanding dengan Bai Yunfei. Dalam pertarungan, dia pasti akan mati. Dengan begitu dia memutuskan untuk memilih metode itu untuk membunuh Bai Yunfei.

Pemikiran pertama yang muncul dibenaknya adalah lari.

Bai Yunfei jelas mengerti bahwa dia akan mati, jika tidak terbunuh saat dia terkena serangan self detonation dari soulbeast tingkat lima itu.

Akan tetapi, dia sepertinya menyadari sesuat dan mengangkat alisnya setelah dia melihat Wu Sen yang telah berasa 20 meter darinya. Setelah menyapukan soulsensa sekali lagi, soulsensenya merasakan bahwa kecepatan Thunderbird telah menurun!

Kenapa? Karena Wu Sen memastikan diri untuk muncur pada jarak yang aman!

Jika self detonation Thunderbird berhasil, dia tidak hanya akan terluka parah, tapi sangat mungkin musuhnya akan mengambil kesempatan untuk lari atau bahkan menyerangnya! Bai Yunfei tidak tahu seberapa kuat self detonation itu dan dia tidak tahu bagaimana musuhnya akan bereaksi. Ada banyak kemungkinan yang tidak bisa dia kendalikan.

Oleh karena itu, dia hanya punya pilihan untuk mencegah peledakan diri itu terjadi. Di sisi lain, Wu Sen sedang mengendalikan self detonation Thunderbird. Sehingga dia harus bergegas dan membunuh Wu Sen sebelum Thunderbird melakukan self detonation!

Dia tidak memiliki cukup waktu untuk memikirkannya. Bai Yunfei hanya ragu sesaat, lalu dia mengangkat kepalanya dan menatap Wu Sen yang berada 50 atau 60 meter dengan tatapan tegas. Matanya berkilat.

“Aku akan menerima resikonya!”

Bai Yunfei mengabaikan Thunderbird yang mendekat. Sebaliknya, dia melemparkan Firetipped Spear ke depan, lalu menggunakan Ninefold Fist Force untuk memukul batang Fire-tipped Spear. Fire-tipped Spear sedikit bergetar, lalu melesat ke arah Wu Sen seperti panah yang berapi-api.

Tatapan Wu Sen terpusat pada gerakan Bai Yunfei. Meskipun dia terkejut karena Bai Yunfei tidak menghindar dan sebaliknya dia justru terus menyerang. Wu Sen sudah bersiap. Saat Wu Sen menghadapi Firetipped Spear yang mendekat, dia mengertakkan giginya dan tidak mengubah tanda pada tangannya. Dia terpaksa memutar tubuhnya di udara hingga Firetipped Spear menggores pinggangnya. Meskipun dia kehilangan keseimbangan, dia masih bisa melukai Bai Yunfei asalkan Thunderbird melakukan self detonanted sebelum dia mendarat.

Senyuman sinis terlihat di sudut bibir Wu Sen saat dia mengubah tangan pada tangannya. Saat akan memberi perintah terakhir pada Thunderbird, dia tiba-tiba merasakan sesuatu yang mencengkeram pergelangan kaki kanannya. Dia menundukkan kepalanya untuk melihat, tiba-tiba dia menyadari bahwa ada sebuah tali emas yang melingkar di kakinya!

Tali tersebut tipis dan sangat kencang serta memanjang hampir 60 meter. Ujung lain dari tali itu… ada pada tangan Bai Yunfei!

Translator / Creator: andra