May 22, 2017

Upgrade Specialist in Another World – Book 2 / Chapter 133

 

One Spear Shocks The Enemies

“Angkat tanganmu!”

Teriakan tiba-tiba yang diikuti dengan suara angin keras, mengagetkan semua orang yang ada ditempat itu. Sebuah sinar merah melesat melewati Wu Sen berdiri setelah dia melompat ke sisi lain. Dia masih dalam keadaan setengah berlutut saat dia mengerakkan tangannya untuk memanggil sebuah tameng emas setinggi empat kaki, dengan lebar dua kaki untuk pertahanan di depannya.

Sesosok manusia itu melewati Wu Sen, tapi tidak menyerangnya. Sebaliknya, dia mengarah ke Spirit Monkey yang menyerang Zhao Mancha.

“Bang!”

Saat Wu Sen mulai tenang, sebuah suara ledakan terdengar dari sisi lain. Diikuti dengan elemental fire yang menakutkan baginya mulai menyebar ke arahnya. Tanpa sadar, dia melangkah mundur saat dia merasa rambutnya mulai terbakar karena gelombang panas ini.

Sebuah lubang besar dengan jari-jari hampir mencapai 20 meter, tiba-tiba munvul di tengah-tengah tempat pertarungan. Sebuah spear menyala yang dikelilingi oleh api ditusukkan pada bagian tengan lubang seolah itu merupakan senjata suci yang diwariskan.

Semua orang menatap spear tersebut, ujungnya masih sedikit bergetar karena getaran yang luar biasa. Kesedihan terlintas dalam benak semua orang yang berada di sana, bahkan soulbeast dari Beast Taming School berhenti sesaat karena tuan mereka teralihkan.

“Bang!”

Suara debaman lainnya dapat terdengar, hingga membuat semua orang tersadar dari kebingungan yang mereka alami. Ketika mereka menolehkan kepala untuk melihat, mereka melihat Spirit Monkey yang sebelumnya berada satu meter dekat Zhao Mancha tiba-tiba terlempar ke belakang. Tepat di depan mereka, seseorang terlihat menggunakan serangan dari pukulannya untuk mundur dan membopong Zhao Mancha dipundaknya lalu membawanya ke sisi lain.

Dengan menggerakkan tangan kanannya, dua cahaya es dilemparkan ke arah Whirlwind Bird dan Goldfeathered Eagle yang saat itu meluncur ke bawah. Dengan melompat ke lubang, dia menggerakkan lengan kanannya untuk mengeluarkan sebuah long spear. Mendarat dengan berjinjit, pria itu melompat dan mendekati Tang Xinyun dalam  cepat.

Dari saat dia muncul entah darimana untuk menyelamatkan Zhao Mancha, gerakannya hanya membutuhkan beberapa detik dan sepeti air yang mengalir tanpa henti.

Pendatang baru itu melihat dua burung yang berhasil menghindari dua dagger. Lalu, dia menatap Thunderbird yang dipanggil kembali oleh Wu Sen untuk melindunginya. Dia dengan perlahan meletakkan Zhao Mancha yang terluka di sisi Tang Xinyun lalu melihat keempat orang Beast Taming School yang terkejut tapi muram dengan ekspresi dingin.

Tang Xinyun kebingungan saat dia membantu Zhao Mancha. Kemudian, dia mengambil napas dalam setelah Zhao mancha mengerakkan kepalanya sebagai tanda bahwa dirinya baik-baik saja. Saat dia mendongakkan kepala untuk melihat seseorang di depannya, keraguan muncul di wajahnya. Dia tidak mengenali orang ini, tapi sepertinya dia sangat akrab.

“Bawa bibi Zhao pergi dulu, aku akan mengatasi yang di sini.”

Saat ini, ekspresi Tang Xinyun memucat saat dia mendengar ucapan dari pendatang yang ada di depannya. Tatapannya jatuh pada spear merah yang dipegang oleh pendatang itu.

“Kau… kau …”

Bai Yunfei mengerutkan alisnya dan memotong ucapannya, “Jangan buang-buang waktu! Pergi!”

Zhao Mancha menekan tangan kirinya pada bahu kanannya untuk memulai proses pemulihan lukanya. Bai Yunfei telah mengubah penampilannya, tapi Zhao Mancha mengenalinya. Matanya berbinar saat sebuah pemikiran terlintas dalam benaknya. Lalu, dia menggunakan tangan kanannya untuk menarik pelan Tang Xinyun dan berbicara padanya dengan suara lemah, “Nona, dengarkan dia. Kita harus cepat pergi. Xiao Bai dan aku terluka, serta kekuatanmu terlalu lemah. Kalau kita tetap di sini, ini hanya akan semakin berbahaya bagi kita. Aku merasa dia memiliki cara untuk mengatasi orang-orang ini…”

Setelah berbicara, dia memuntahkan darah hingga wajahnya memucat.

Tang Xinyun terkejut dan dia tidak bisa fokus terhadap banyak hal. Dia dengan tergesa-gesa membantu bibi Zhao lalu memberikan tatapan penuh terima kasih pada Bai Yunfei. Lalu dia berbalik dan lari menuju utara dengan kecepatan penuh.

Xiao Bai berputar-putar di atas kepala Bai Yunfei dua kali. Lalu, dia mengejar Tang Xinyun dan menjaganya dengan waspada.

Dua orang dan burung itu perlahan bergerak menjauh. Akan tetapi, orang-orang dari Beast Taming School tidak melakukan gerakan sama sekali, yang mana ini diluar dugaan. Mereka berempat sama sekali tidak bisa tenang. Mereka memanggil Soulbeast mereka dan mulai menatap Bai Yunfei lekat-lekat.

Wu Sen meletakkan perisai di depannya, dan bahkan ada beberapa bulir keringat dingin yang mengalir dari dahinya. Ledakan menakutkan yang disebabkan oleh spear itu benar-benar membuatnya takut — ledakan tiba-tiba dari elemental fire yang kuat itu membuatnya percaya bahwa orang itu setidaknya memiliki kekuatan seorang Soul Ancestor.

“Sialan! Kenapa seorang Soul Ancestor tahap menengah tiba-tiba muncul di sini? Tidak, dari kekuatan elemental fire pada serangan sebelumnya, kemungkinan dia seorang Soul Ancestor tingkat akhir!”

Setetes keringat mengalir dari pipi Wu Sen. Dia dengan kebingungan memikirkan cara untuk mengatasi pendatang baru ini. Dari kesan pertama, dia melihat bahwa orang ini memiliki kekuatan yang setara dengan Soul Ancestor. Dia bahkan tidak berani membuat banyak gerakan, apalagi menggunakan soulsensenya yang akan memancing kemarahan pihak lain. Saat ini, dia terlalu sibuk untuk bahkan peduli tentang Tang Xinyun yang melarikan diri.

Meskipun dia adalah seorang Soul Sprite tahap akhir yang bahkan memiliki Thunderbird tingkat lima, dia tidak percaya diri untuk memenangkan pertarungan melawan ‘Soul Ancestor ini,’ bahkan dengan bantuan dari tiga rekannya. Kemampuan Soul Sprite dan Soul Ancestor adalah dua hal yang sangat berbeda, dan dia tidak berpikir dia bisa melompati itu untuk membunuh musuhnya. Meskipun dia memiliki Thunderbird tingkat lima, dia masih tidak berani melawan musuhnya ini.

Wu Sen tidak bergerak, dan tiga orang lainnya yang lebih lemah darinya juga tidak bergerak. Dalam beberapa saat, spear-wielding Bai Yunfei terjebak dengan empat orang tersebut.

Saat sosok Tang Xinyun menghilang di kejauhan, dalam hati Bai Yunfei merasa tenang. Sedangkan Wu Sen, dia perlahan pulih dari keterkejutan dan ketakutannya. Setelah menenang, dia merasakan sesuatu yang salah.

“Eh? Kenapa dia belum bergerak?” Wu Sen mulai curiga. Dia tidak akan merasa aneh jika Bai Yunfei menggunakan kekuatannya untuk menekan dan mempermalukan semua orang sebelum pergi. Dia bahkan bersiap untuk lari demi nyawanya jika Bai Yunfei ingin membunuh mereka. Dengan begitu, tuan Li tidak akan terlalu menyalahkannya jika mereka gagal dalam misi karena seorang ahli seperti ini.

Setelah mengalami kebuntuan selama 30 detik, Wu Sen akhirnya menyadari bahwa dirinya telah melakukan kesalahan. Dia tidak bisa menahan diri untuk melepaskan soulsensenya…

Saat soulsense Wu Sen mengamatinya, Bai Yunfei menaikkan alisnya. Dia tahu tidak mugkin baginya melanjutkan tipuannya lebih lama. Sebenarnya tipuannya yang mencapai titik ini sudah melebihi perkiraan Bai Yunfei. Dia awalnya berencana untuk memberikan kesempatan pada Tang Xinyun untuk kabur dan segera menyerang Wu Sen saat dia muncul. Namun, dia tidak berpikir bahwa ledakan Firetipped Spear akan mengintimidasi musuhnya seperti ini. Dengan begitu, dia mengasumsikan tindakan seorang ahli untuk menakuti lawannya. Sekarang Tang Xinyun telah lolos, diketahuipun bukan lagi masalah baginya. Karena, dia tidak berencana untuk berbaik hati.

Dia telah membunuh seseorang sebelumnya dan tidak keberatan untuk membunuh lagi, Selain itu, lawannya tidak membiarkannya pergi hidup-hidup dari tempat ini. Ini artinya satu-satunya pilihan yang tersisa adalah bertarung hingga mati. “Ya,” pikirnya. “Aku akan hidup dan kau akan mati.”

Setelah menggunakan soulsensenya, Wu Sen tertegun, “Soul Sprite tahap menengah? Bagaimana mungkin….?”

Dia melepaskan soulsensenya lagi, dan Bai Yunfei masih seorang Soul Sprite tahap menengah. Melakukannya Lagi, Dan masih sama…. mungkinkah dia menyembunyikan kekuatannya yang sesungguhnya?

Itu adalah hal pertama yang dipikirkan Wu Sen. Tapi, dia segera mendorong pikiran itu keluar dari benaknya; Kalau dia memiliki kemampuan untuk menyembunyikan kekuatannya dengan sempurna, kenapa dia harus melakukan itu sejak awal?

Saat tatapannya mengarah pada Firetipped Spear yang mengedipkan cahaya api, matanya tiba-tiba berbinar, dan dalam sekejap sebuah pemahaman terlihat di matanya.

Pada detik berikutnya, dia akhirnya mengerti apa yang terjadi-dia telah dijebak.

Translator / Creator: andra