April 27, 2017

Upgrade Specialist in Another World – Book 2 / Chapter 122

 

Soul Contract

Angin puyuh sepanjang tiga meter dengan lebar satu meter tiba-tiba terbentuk dan menerbangkan dedaunan disekitarnya. Dari angin tersebut, Tang Xinyun terlihat sedang menatap perubahan luar biasa yang terjadi itu, namun dia tidak tahu apa yang menyebabkan reaksi tersebut.

“Nona!” teriak Zhao Mancha. Sebuah cahaya terang bersinar mengitari tubunya seolah dia bersiap ‘menyelamatkan’ sang nona.

“Bibi Zhao! Jangan menganggu!”

Saat dia akan melompat, sebuah teriakan peringatan terdengar dari belakangnya. Bai Yunfei, Jing Mingfeng dan Tianming segera berjalan mendekatinya.

“Kenapa kalian menghentikanku? Nona dalam bahaya!” Bibi Zhao bingung kenapa Bai Yunfei mencoba untuk menghentikannya saat mencoba pergi ke pusaran angin itu.

“Bagus kalau bibi belum begerak. Jika tidak, bibi akan lebih membahayakan nona Tang!” Bai Yunfei tahu bahwa dia cemas, sehingga dia bertanya, “Lihat baik-baik, apakah nona Tang benar-benar dalam bahaya?”

“Kalau diingat-ingat, ini sepertinya…” Bai Yunfei bergerak untuk menghentikan Zhao Mancha sembari mengamati Tang Xinyun yang berada dalam pusaran angin. Ada tatapan aneh di matanya seolah dia melihat sesuatu yang tak terduga.

“Apa kamu tahu apa ini? Katakan, apa yang terjadi.” Suara bibi mulai sedikit stabil saat dia menyadari Tang Xinyun tidak dalam bahaya, tapi sekarang soulforce di tempat ini sedikit aneh.

Dengan ragu, Bai Yunfei menjawab, “Kalau aku tidak salah, ini… adalah sesuatu yang terjadi saat sebuah soul contract terbentuk!”

“Soul Contract!!”

Jing Mingfeng dan Zhao Mancha berbicara secara bersamaan, mereka terkejut dengan apa yang Bai Yunfei katakan.

“Ya, kalau aku benar, ini pasti itu.” Bai Yunfei mengangguk dan melanjutkan mengamati Tang Xinyun dengan penasaran. Tidak peduli seberapa banyak dia mengamati keadaan ini, scenario ini sama seperti yang digambarkan Hong Yin. Ini yang terjadi selama kontrak antara seorang soul cultivator dengan seekor soulbeast.

“Sebuah pertukaran soulforce berarti berbagi semuanya. Tidak hanya berbagi soulforce, namun bahkan jiwa mereka terhubung… Ya, ini adalah soul contract yang dijelaskan Hong Yin! Melihat ini, sepertinya burung Quickshade yang berinisiatif! Tapi itu tidak akan mudah….” Mata Bai Yunfei terlihat ragu-ragu. “Tapi, kenapa? Kenapa burung Quickshade memutuskan untuk melakukan soul contract dengan nona Tang… apa karena dia telah menyelamatkan nyawanya? Hubungan singkat selama beberapa waktu ini memang akan membuatnya pulih dengan cepat, namun, dia tidaklah mendekati kematian. Dia mencoba yang terbaik agar tidak tertangkap oleh Beast Taming School, jadi kenapa menawarkan sebuah soul contract?”

Saat pikirannya berputar-putar dengan pemikirannya, Bai Yunfei berkata pada Tang Xinyun, “Nona Tang! Jangan menolak hubungan itu! Terimalah soul milik burung Quickshade, dan fokuslah padanya! Selama kamu bisa berkomunikasi dengannya, kamu akan membuat sebuah soul contract! Mulai hari ini, dia akan menjadi soulbeast partnermu!”

Tang Xinyun tidak menjawab Bai Yunfei. Entah karena dia tidak mendengarnya atau dia tidak dapat menjawabnya, Bai Yunfei tidak tahu. Dua soulforce itu perlahan saling tarik menarik antara keduanya, tapi tidak ada orang lain yang bisa merasakannya. Bai Yunfei menggelengkan kepalanya pada Zhao Mancha untuk mengekspresikan bahwa dia tidak perlu cemas dan dia harus mundur untuk menunggu apa yang terjadi selanjutnya. Cahaya oranye disekitar tubuhnya perlahan menghilang. Akan tetapi, matanya masih gelisah, dan dia siap bergerak jika keadaan berbubah.

Beberapa menit kemudian, putaran dari pusaran angin tersebut semakin melambat lalu akhirnya menghilang. Dedaunan serta ranting-ranting bertebaran dimana-mana, dan Tang Xinyun tergeletak di tanah dengan burung Quickshade kecil dalam pelukannya. Keduanya masih tidak bergerak.

“Nona!” Bibi Zhao berteriak dan segera mendekatinya untuk melihat keadaan Tang Xinyun. Menyadari bahwa dia hanya pingsan karena kehabisan soulforce, dia menghela napas lega.

“Bukankah aku mengatakan dia akan baik-baik saja? Bibi, tenanglah. Nona Tang akan segera pulih.” Bai Yunfei melihat orang-orang di sekelilingnya. “Baiklah, ayo kembali. Aku bertaruh boss Huang telah menunggu kita cukup lama. Aku dengar dia menunggu kita di perhentian terdekat. Ayo cepat ke sana dan biarkan nona Tang istirahat di sana.”

…………

Malam itu dalam sebuah penginapan yang  lebih besar.

Bosan setengah mati, Bai Yunfei, Jing Mingfeng dan Tianming duduk di sekeliling meja kotak sembari memakan kacang kupas dan berbincang satu sama lain. Huang Wan dan pengelana lain duduk di beberapa meja disisi lain dan berbincang satu sama lain dengan tenang. Dalam tempat yang luas ini, ada beberapa pengelana lain yang mengunjungi tempat ini untuk makan. Karena kota Guyi tidak terlalu jauh, jumlah orang yang melakukan perjalan ke sini cukup banyak.

“Fiuh…” Jing Mingfeng melemparkan beberapa kacang ke dalam mulutnya. Diikuti dengan seteguk wine, dia mendesah kecewa.

“Jing Mingfeng, kamu hanya mendesah sepanjang waktu. Apa yang menganggu pikiranmu?” Tianming bertanya penasaran saat dia memakan kacangnya dengan santai.

“Hehe, aku bertaruh… dia mungkin tertekan karena burung Quickshade membuat soul contract dengan Tang Xinyun.” Bai Yunfei tersenyum dengan dia menyesap secangkir tehnya.

“Bagaimana aku tidak tertekan?” Jing Mingfeng melengkungkan bibirnya dalam ‘kesedihan’. “Dia adalah soulbeast tingkat lima! Seekor burung Quickshade dengan wind element… kita yang menyelamatkannya. Kenapa dia tidak memilihku? Kamu adalah api, dan aku angin. Tidak perlu pertarungan siapa yang akan terpilih! Tapi bahkan sebelum aku berkesempatan untuk berbicara, dia telah memilih untuk soulbind dengan…”

“Kamu sudah tertekan sepanjang siang ini, istirahatlah.” Bai Yunfei menggelengkan kepalanya. “Tidakkah kau mendengar bibi Zhao berkata bahwa burung Quickshade itu diujung kematiannya? Kalau nona Tang tidak di sana untuk melakukan soul contract, maka kamu sedang mencoba untuk berkomunikasi dengan seekor burung mati. Burung itu adalah makhluk yang tak diinginkan. Meskipun bila dia mati, dia tidak akan masuk dalam Beast Taming School. Jadi meskipun kamu menyelamatkannya, aku ragu dia bisa membiarkan dirinya menjadi soulbeast partnermu. Tang Xinyun memiliki kesempatan dan memiliki kesempatan untuk meyakinkan burung Quickshade itu. Itu hanyalah keberuntungan bahwa dia menolongnya, terima saja…”

“Agh…” Jing Mingfeng merasa tertekan lagi karena kata-kata itu. Dengan menuangankan wine pada gelasnya sendiri, dia memegang sebotol wine pada Bai Yunfei, “Minumlah kakek, ambil satu atau dua teguk. Pria macam apa yang tidak minum? Apa kamu ingin orang-orang membencimu atau bagaimana?”

“Kakek…” Bai Yunfei melengkungkan bibirnya. Setelah perbincangan ringan mereka siang itu, hubungan antara keduanya semakin dekat. Nama baru yang diberikan Jing Mingfeng padanya adalah sesuatu yang tidak ingin dihentikan Bai Yunfei. Dengan menggelengkan kepala, dia menjawab, “Kalau aku tidak suka, tak masalah. Aku tidak minum. Itu pahit dan berbau tajam. Apa enaknya minum itu?”

“Apa buruknya dengan minum? Kalau kau mabuk, kau hanya perlu menggunakan soulforcemu untuk menghilangkan alkohol bukan?”

“Lalu apa gunanya minum wine? Aku lebih baik minum teh.” Bai Yunfei meneguk tehnya.

“Pfftt, bahkan tidak ada sedikitpun keberanian dalam dirimu. Aku heran kenapa kamu tipe api; fire soul cultivator lain semuanya pemberani atau penjahat. Secara umum, mereka orang yang sangat terus terang.” Jing Mingfeng meremehkan Bai Yunfei dengan tersenyum, “Kalau begitu, Tianming, kamu mau seteguk?”

“Ya! Ya! Aku ingin seperti seorang pria dan minum! Luar biasa bukan…” Tianming menganggukkan kepalanya setuju.

“Bagus! Itu namanya semangat! Kemari, aku akan menuangkan secangkir untukmu. Kamu pasti puas, aku jamin itu!” Jing Mingfeng tertawa saat dia menuangkan secangkir wine.

Mengambil gelas wine tersebut, Tianming mengendus penasaran. Lalu, mengikuti contoh dari Jing Mingfeng, dia menghabiskannya dalam sekali teguk…

Tiga detik kemudian, wajah Tianming ‘sedikit’ memerah, seperti seekor kera. Dengan sedikit mengejang, dia menghabiskab secangkir tehnya hingga daun tehnya menghilang.

“Eh…” bibir Bai Yunfei berkedut saat dia mengumpat pada Jing Mingfeng, “Lihat apa yang kau lakukan. Kau selalu menyiksanya. Kalau aku lihat, dia bahkan lebih berlebihan dibanding aku…”

Kemudian Tianming tiba-tiba bertanya, “Haha, aku baik! Sangat Baik! Aku merasa… Aku merasaaaaa sangat baik. Hehe, jadi ini yang dinamkanan mabuk…”

“Apa? Apa kamu tidak pernah mabuk sebelumnya?” Jing Mingfeng bertanya.

“Tidak. Takkan pernah. Rumahku cukup ketat! Aku bahkan tidak bisa melangkah keluar rumah. Tidak boleh ini, tidak boleh itu… ibu dan nenekku sangat tegas, selalu mengomeliku tentang ini dan itu. Mereka selalu memperlakukanku seperti anak kecil. Itu sangat menyebalkan!” Wajah Tianming bersemu merah. Seolah dia mabuk hanya dengan satu gelas saja.

Dengan menyipitkan matanya, Bai Yunfei ingin mengatakan sesuatu saat dia merasakan sesuatu yang aneh dibelakangnya. Bai Yunfei menoleh untuk melihat Zhao Mancha yang turun dari lantai dua.

“Bibi Zhao, bagaimana dengan nona Tang?” Bai Yunfei bertanya pada wanita tersebut dan memberikan secangkir teh untuknya.

“Bagaimana dengan burung Quickshade?” Jing Mingfeng menambahkan pertanyaannya.

Dengan menyesap tehnya untuk menenangkan diri, wanita itu menjawab, “Tidak ada sesuatu yang darurat. Dia baru saja bangun, tapi kemudian dia tidur kembali. Soul contract itu menguras tenaganya. Dia mencapai Soul Sprite dan memadatkan windseed essencenya, tapi dia membuangnya selagi berusaha untuk meningkatkannya. Aku rasa dia akan kembali normal besok…”

“Dia menyerah? Kenapa?” Tiga pria itu bertanya bingung.

“Itu karena nona berharap dapat melakukan cultivate menggunakan elemental fire…: Bibi berkata dengan menggelengkan kepalanya kemudian mengubah topik, “Apa kalian mengatasi penjinak soulbeast itu dengan baik? Apa mereka tahu siapa kalian?”

“Tentu saja tidak. Bibi tidak perlu cemas. Kami bersikap lembut pada mereka. Selama kami melakukan perjalanan dengan berhati-hati, kami  tidak akan menemui masalah. Dengan kami yang dapat mengubah wajah kami, mereka tidak akan bisa menemukan kami sebanyak apapun mereka mencoba….” Jing mingfeng melambaikan tangannya.

“Baguslah..” Zhao Mancha menghela napas lega.

“Makanan kita disini. Mari makan dulu. Hari ini adalah hari yang melelahkan, kita bisa bergegas besok.” Kata Bai Yunfei segera setelah dia melihat seorang pelayan yang membawa sepiring besar makanan.

   ……

Malam itu di ruangannya, Bai Yunfei duduk di atas tempat tidurnya, dia mengingat kejadian-kejadian hari itu. Setelah pertimbangan yang hati-hati, Bai Yunfei menggerakkan tangannya untuk mengeluarkan sebuah item tersebut.

Itu adalah tali emas yang diambilnya…

 

Translator / Creator: andra