April 25, 2017

Upgrade Specialist in Another World – Book 2 / Chapter 121

 

Saving The Quickshade Bird, But What Has Happened?

“Itu tidak penting. Yang terpenting burung Quickshade telah kembali pada kami.” Bai Yunfei tersenyum, “Dan sekarang, kalian bisa pergi.”

Perkataan Bai Yunfei membuat Tai Ping ragu sesaat. Cahaya di matanya berkilat sesaat sebelum memikirkan sesuatu untuk dikatakan. Dengan tatapan tidak puas, dia berkata pada Bai Yunfei, “Kalau kamu ingin menangkap burung Quickshade itu, maka kita harus mengakui kekalahan kami. Tapi, tolong sebutkan namamu sehingga kami bisa membalas budi suatu saat nanti…”

“Ha! Apa kalian pikir kami bodoh? Atau apa kalian berpikir kami akan mengatakannya padamu, kalau begitu kalian yang bodoh?” Jing Mingfeng hanya bisa tertawa. “Beast Taming School. Ha! Menakutkan sekali, kalau aku mengatakan siapa aku, maka bukankah aku akan mati mengenaskan nanti?”

Dengan melebih-lebihkan ucapannya, wajah Jing Mingfeng terlihat semakit kejam, “Hmph, kalau aku bilang pergi, maka lebih baik kalian pergi sekarang juga! Kalau aku berubah pikiran dan membunuh kalian semua di sini, kalian tidak akan memiliki kesempatan untuk membalas budi nantinya!”

Kata-katanya sangat efektif untuk mengintimidasi. Mereka berdua hanya bisa menelan ludah dengan saling menatap satu sama lain. Tanpa mengatakan hal lain, mereka berjalan untuk membantu rekan mereka yang terluka dan soul beast mereka lalu berjalan pergi ke sisi kiri hutan dalam kekalahan.

Melihat bagaimana mereka mengumpulkan soulbeast mereka ke dalam cincin interspasial, wajah Bai Yunfei terlihat sedikit terganggu dengan itu. Karena pertemuannya dengan Hong Yin, Bai Yunfei tidak memandang baik Beast Taming school. Dari lubuk hatinya, dia menganggap mereka menjijikkan. Soulbest yang tak memiliki jiwa ini sangat berbeda dari Xiao Tang yang bersemangat dan imut. Rasa simpatinya pada soulbeast-soulbeast ini semakin meningkat saat dia melihat mereka digunakan seperti alat. Sebaliknya, kebenciannya pada Beast Taming school meningkat hingga titik dimana matanya hanya menunjukkan keinginan membunuh.

Itu bukan berarti dia tidak ingin memiliki soulbeast. Jika dia punya, Bai Yunfei bahkan tidak tahu dimana harus memulai dan apa yang akan mereka lakukan setelah itu. Penjinak soulbeast adalah sebuah kelompok yang bermasalah. Mengaku kalah dan bertarung hingga mereka mati adalah dua hal yang berbeda. Tapi itulah yang terbaik. Kalau mereka tidak ingin meyerah, Bai Yunfei tidak yakin dirinya mampu membunuh mereka semua atau tidak….

Akan tetapi, sedikit keinginan membunuh yang Bai Yunfei perlihatkan telah disadari oleh Tai Ping dan Fang Hao, sehingga membuat mereka ketakutan. Dua burung soulbeast yang mereka kendalikan terbang sedikit rendah seolah takut kewaspadaan mereka turun saat berhadapan dengan Bai Yunfei.  Pada waktu yang bersamaan, langkah kaki mereka terdengar sehingga membuat mereka keluar dari hutan lebih cepat…

Lama setelah mereka pergi, Jing Mingfeng menghela napas dan bertanya pada Bai Yunfei, “Bagaimana?”

Dengan menggunakan kembali soulsensenya, Bai Yunfei menganggukkan kepalanya, “Ya, mereka sudah pergi.”

“Fiuh….” Jing Mingfeng menghela napas panjang sebelum menghilangkan ekspresi tegang di wajahnya. Dengan satu kali ayunan tangan, wajah aslinya kembali seperti semua. Dengan mengayun-ayunkan tangan di udara karena gembira, dia tertawa keras, “Haha, itu pertarungan yang bagus!! Bagus karena mereka menyerah, soulforceku akan habis jika mereka melanjutkan bertarung…”

Bai Yunfei tersenyum bersamaan dengan penampilan aslinya terlihat di wajahnya. Ada suara gaduh dari belakang saat Tianming keluar dari persembunyian dan berlari mendekati mereka.

“Wahaha, Bai Yunfei, Jing Mingfeng, kalian berdua luar biasa!!” Tianming berlari mendekati mereka berdua dengan wajah penuh kekaguman. “Hanya dengan berdua saja, kalian telah mampu mengalahkan yang lain! Luar biasa!”

“Eh? Hehe, apa kamu berpikir aku keren?” mata Jing Mingfeng berbinar saat dia mengusap dagunya seolah dia haus akan pujian.

“Ya! Kamu luar biasa!” Tianming memujinya lagi. “Khususnya Wind Blade itu sangat luar biasa! Fakta bahwa kamu dapat menggubah wajahmu itu jauh lebih menakjubkan! Aku ingin belajar soul technique itu juga, bisakah kau mengajarkannya padaku, Jing Mingfeng?”

“Tentu saja aku bi-apa? Sialan, apa kamu mencoba menggunakan kesempatan ini untuk menipuku?” Jing Mingfeng mengerti maksud ucapan Tianming dan tertawa, “Kamu hanyalah seorang Soul Personage. Terlalu cepat bagimu belajar soul technique ini. Tunggu hingga kamu menjadi Soul Sprite, kita akan membicaran itu nanti!”

Bai Yunfei menggelengkan kepalanya saat dia melihat kekecewaan di wajah Tianming. “Baiklah kalau begitu. Kita akan pergi sekarang. Di mana nona Tang dan Bibi Zhao?”

“Oh, mereka? Setelah bururng Quickshade melarikan diri, dia ke arah sebuah desa di belakang kita. Nona Xinyun dan bibi Zhao sedang mengejarnya….” Tianming menujuk arah yang dimaksud pada Bai Yunfei.

“Eh?” Bai Yunfei menoleh untuk melihat dan menyebarkan soulsensenya. Dengan Mengumpat, dia berkata, “Terjadi sesuatu, Ayo cepat ke sana!”

……

Sedikit memutar waktu, burung Quickshade tersebut baru saja terbebas dari tali berkat Bai Yunfei. Dengan usaha yang luar biasa, akhirnya dia bisa bebas dan pergi menjauh.

Saat Tang Xinyun melihat Bai Yunfei dan Jing Mingfeng melawan yang lainnya, dia ragu sesaat lalu berbalik untuk berlari ke arah burung itu terbang.

“Nona Xinyun, anda mau pergi kemana?” Bisik Tianming.

“Aku akan pergi mengejar burung Quickshade itu!” Tang Xinyun menjawab lalu segera pergi mengejarnya. Bibi Zhao juga sedikit ragu saat melihat Bai Yunfei dan Jing Mingfeng melawan sekelompok orang di sana. Namun saat dia melihat mereka menangani sisanya tanpa masalah, dia mengatakan sesuatu pada Tianming dan lari mengejar Tang Xinyun.

“Oh, baiklah. Aku akan duduk di sini dan menunggu. Kalian bisa pergi…” Tianming menganggukkan kepalanya lalu berbalik melihat pertarungan.

Berlari sejauh 300 meter, Tang Xinyun akhirnya merasakan sebuah soulforce yang lemah. Melihat ke sebuah pohon terdekat, dia melihat burung Quickshade bersembunyi di salah satu dahan.

Darah yang terus mengalir terlihat dari tubuh burung Quickshade. Dengan paruh yang bergetar kesakitan dan tenggoraokan mengeluarkan kicauan pelan, burung itu mencoba untuk melihat langit biru. Mata kecilnya memperlihatkan rasa sakit yang ditahan di bawah sayap kanannya. Tidak mampu untuk berbalik, sayap kirinya dikepakkan putus asa dengan darah yang berceceran dimana-mana saat dia mencoba untuk terbang sekali lagi menikmati kebebasan di langit.

Saat Tang Xinyun berada dalam jarak sepuluh meter darinya, burung tersebut menyadari kedatangannya. Dengan menoleh padanya, burung itu mengeluarkan kicauan putus asa.

“Jangan…. jangan cemas, aku tidak akan menangkapmu.” Tang Xinyun memperlambat langkah kakinya saat dia mengangkat tangannya sebagai tanda tidak ada keinginan jahat. “Aku tahu kamu bisa mengerti apa yang aku katakan, apa kamu mengingatku? Kita bertemu tiga hari yang lalu, aku tidak akan menyakitimu….”

Mata burung itu seolah melembut karena ucapan Tang Xinyun dan gerakannya mulai menenang. Dengan berkicau rendah, tatapan waspada di matanya sepertinya telah menghilang.

Tang Xinyun jelas tidak mengerti apa yang burung itu katakan dan hanya butuh satu inci untuk bisa mendekat. Dengan berjongkok, dia melihat burung itu bergetar karena terluka dengan tatapan kesakitan. Dengan mengulurkan tangannya, dia bergerak untuk mencoba mengambilnya.

Melihat bagaimana Tang Xinyun mengulurkan tangan padanya, burung Quickshade itu terkejut. Seolah ketakutan, burung itu secara naluriah mematuk telapak tangan kanan Tang Xinyun.

“Ah!”

Tang Xinyun berteriak kesakitan saat dia melihat luka kecil di telapak tangannya. Darahnya mengalir dan membasahi tangan lembutnya.

“Nona!” Bibi Zhao menyusulnya dan bergerak untuk lari mendekatinya namun dia dihentikan oleh Tang Xinyun.

“Bibi Zhao, jangan mendekat. Dia hanya takut…” kata Tang Xinyun. Dengan melihat burung itu lagi, dia berkata dengan lembut, “Jangan takut. Aku tidak akan melukainmu. Kamu terluka cukup parah dan membutuhkan pengobatan. Biarkan aku membantumu, oke? Sama seperti yang sebelumnya…”

Kali ini, burung itu tidak lagi melawan dan menatap kosong Tang Xinyun. Karena matanya, burung itu tak tahu harus berbuat apa.

Dengan berhati-hati meletakkan burung tersebut pada tangannya, Tang Xinyun menyadari bahwa dia lebih kecil dari sebelumnya. Sayap kirinya terdapat luka mengerikan sepanjang tiga inci yang robek karena tenaga yang dikeluarkannya.

Dengan hati-hati merasakan luka-lukanya, Tang Xinyun hanya bisa merasa iba. Darah pada tangannya sendiri menetes ke sayap burung tersebut, tapi dia terlihat seolah tidak merasakan sakit. Dengan menekan luka tersebut, matanya tertutup dan membiarkan soulforcenya mengalir pada burung itu.

Merasa soulforce memasuki tubuhnya, burung Quickshade tersebut berkicau pelan. Tubuhnya mulai begetar bersamaan dengan kecemasan yang semakin menghilang dari matanya. Ada tatapan muram di matanya saat menatap Tang Xinyun, namun dia merasa sangat bersyukur.

Berjalan mendekati Tang Xinyun, bibi menatap punggungnya dengan mata mengernyit. Dia sangat memahami sifat Tang Xinyun dan tahu bahwa tidak mungkin baginya bisa meyakinkan nona muda itu untuk tidak menyelamatkan soulbeast, tapi…

“Burung Quickshade ini terluka cukup parah. Nona bisa mengalirkan seluruh soulforce nona padanya, tapi ini adalah seekor soulbeast tingkat lima, nona. Sebagai seorang Soul Warrior, nona tidak memiliki cukup soulforce untuk menyembuhkan burung itu sepenuhnya…” Wanita itu menggelengkan kepalanya, saat berdebat untuk menyelamatkannya beberapa waktu lalu, lifeforcenya sudah hampir habis….”

Dia tahu bahwa apa yang Tang Xinyun lakukan tidak berguna, akan tetapi dia enggan untuk menghentikannya. Dengan menghela napas putus asa, wanita itu menoleh untuk melihat ke arah dimana Bai Yunfei dan Jing Mingfeng berada dengan mengaktifkan soulsensenya.

“Dua pemuda itu bukanlah pemuda biasa dalam berbagai hal. Bahkan tanpa menggunakan kemampuan mereka yang sesungguhnya, mereka mampu mendapatkan kesempatan.” Dengan menyipitkan mata, wanita itu merenung, “Tapi tetap saja… Aku tidak berpikir bahwa pria-pria itu dari Beast Taming School. Bagus kami tidak memperlihatkan diri. Akan rumit jika kami melakukannya. Bai Yunfei dan Jing Mingfeng dapat merubah wajah mereka, tapi kita harus berpisah untuk menghindari masalah yang akan terjadi pada nona muda…”

“Aah!!”

Saat itu, sebuah teriakan keluar dari mulut Tang Xinyun. Dengan terkejut, bibi Zhao melihat ke atas dimana dia juga tertegun dengan apa yang dia lihat di depannya.

“It–itu….”

Translator / Creator: andra