April 15, 2017

Upgrade Specialist in Another World – Book 2 / Chapter 117

 

Release That Bird!

Sembari mendengarkan keduanya, Bai Yunfei bertanya dengan terkejut, “Eh? Nona Tang, Apa kamu pernah melihat burung ini sebelumnya?”

Dengan mengangguk, bibi Zhao menjawab, “Beberapa hari yang lalu kami bertemu dengannya. Dia terluka saat di hutan, dan nona menggunakan soulforcenya untuk mengobati luka-luka burung itu agar dia dapat terbang. Tapi seekor soulbeast seperti dirinya tidak akan datang berinteraksi dengan manusia.”

“Dia adalah salah satu jenis burung tercepat karena memiliki wind affinity. Dengan kecepatan penuh, dia bisa terbang sangat cepat hingga hanya terlihat bayangannya saja. Itulah mengapa dia dikenal sebagai ‘Burung Quickshade,’ dan dianggap sebagai salah satu jenis soulbeast favorit untuk dimiliki oleh soul cultivator. Burung Quickshade ini biasanya hanya pada level lima dasar. Itu setara dengan rata-rata seorang Soul Ancestor, namun dengan luka yang dimilikinya, kekuatannya saat ini jauh lebih rendah hingga terperangakap dua burung level 4 tersebut… Aku bertaruh luka itu itu berasal dari pertarungan dengan orang-orang ini. Dia mampu lolos sebelumnya, tapi, akhirnya, sepertinya dia tidak bisa lolos dari mereka…”

“Chirp!!”

Saat itu, suara kicauan keras lainnya terdengar. Hal itu menyela ucapan bibi Zhao dan mengejutkan Tang Xinyun. Dengan menolehkan kepalanya, Bai Yunfei melihat burung Quickshade yang menghindari cakar elang emas itu sebelum terhempas pada angin milik burung abu-abu itu. Dengan terburu-buru menghindar ke samping, sayap burung yang terluka itu kehilangan keseimbangan, hingga membuatnya jatuh ke tanah dengah gerakan berputar.

Pada waktu yang bersamaan, soul cultivator yang tinggi itu bersiul, memberi tanda pada semua orang untuk melemparkan jaring mereka bersamaan.

Pada saat-saat kritis ini, burung Quickshade itu mengeluarkan suara nyaring. Dia menekuk sayapnya, bergegak hampir satu meter ke samping untuk menghindari jaring.

“Hmph!” Soul cultivator yang tinggi itu mendengus. Ada kilatan cahaya di matanya seolah akhirnya dia mendapatkan kesempatan yang ditunggu-tunggu. Dengan menggerakkan tangan kanannya, sebuah sinar emas mengarah ke burung Quickshade. Berkilat di beberapa puluh meter, cahaya itu kemudian melingkari salah satu cakar burung!

Itu adalah tali emas yang seukuran batang bambu! Tali emas itu muncul entah dari mana, untuk menangkap burung Qiuckshade tersebut. Dia tidak bisa lolos; tali itu pasti adalah sebuah soul item.

……

Saat burung Quickshade itu tertangkap, kaki Tang Xinyun dihentakan pada tanah. Seolah dia bersiap untuk menyerang.

“Nona, jangan! Bibi Zhao menahan lengannya dengan menyipitkan matanya. “Terlalu banyak orang di sana. Nona tidak boleh gegabah menyerang dan menjadikan mereka semua musuh hanya untuk seekor soulbeast.”

“Tapi…” Tang Xinyun menatap takut pada burung Quickshade dengan putus asa. “Bibi, aku ingin menyelamatkannya. Lihat betapa kasihannya dia dan betapa putus asanya dia mencoba untuk bebas. Lihat mereka, kamu bisa dengan jelas melihat mereka adalah orang-orang jahat. Tidak diragukan lagi jika mereka akan menyiksanya…”

“Aku setuju. Aku bisa mendengar teriakan kesedihan dari burung itu seolah dia adalah manusia…. Bai Yunfei, bisakah kau menyelamatkannya?” Tianming bertanya dengan menatap sedih burung Quickshade itu.

Mata Bai Yunfei menatap Jing Mingfeng yang menaikkan bahunya. “Kau yang putuskan. Aku percaya bahkan jika kita melawan mereka, membuat mereka mundur akan sangat sulit.”

Masih ada keraguan di pikiran Bai Yunfei. Dia telah memastikan bahwa burung Quickshade ini sama dengan ‘takdir pengelana’ yang dia temui sebelumnya. Itu ketika burung itu terbang di atasnya. Yang terpenting, karena Hong Yin, dia merasa memiliki rasa belas kasih pada soulbeast. Saat burung Quickshade dengan putus asa mencoba untuk lepas dari gengaman manusia, Bai Yunfei merasakan keinginannya untuk menyelamatkan burung itu semakin kuat dibanding sebelumnya.

Akan tetapi, jumlah orang di sinilah yang menjadi masalah. Setiap orang sangat kuat, dan dengan mereka semua yang berada di sini mencoba untuk menangkap soulbeast, seseorang harus mengerahkan mereka semua untuk menangkapnya. Jika Bai Yunfei dan yang lain ikut campur, mereka harus mengerahkan kekuatan yang sangat besar…

Sementara Bai Yunfei masih ragu-ragu, keadaan di depannya semakin memburuk. Burung itu terus berjuang mencoba lepas dari tali emas tersebut, tapi tidak berhasil. Sayapnya dikepakkan sekuat tenaga agar bisa terbang. Tali tersebut sekarang diikatkan disekiling sayapnya membuat luka pada sayap burung terbuka dan bahkan mengeluarkan darah. Meskipun terluka, burung itu masih mencoba terbang kelangit dengan putus asa.

Burung itu secara kebetulan melihat ke arah Bai Yunfei. Dari tempat persembunyiannya, Bai Yunfei dengan jelas melihat kemarahan dan keengganan di mata burung itu.

Burung abu-abu dan elang emas itu telah terbang ke bawah untuk memberikan serangan terakhir saat burung Quickshade berkicau dengan penuh putus asa. Angin yang kuat mulai berubah menjadi sebuah topan kecil yang memaksa mundur dua burung tersebut. Kemudian, topan tersebut menghilang di balik sayap burung. Tak peduli seberapa banyak dia mencoba untuk mengepakkan sayap, burung tersebut tidak bisa melakukan apapun lagi…

“Hmph, perjuangan terakhir! Jangan biarkan dia menyia-nyiakan energinya dan membunuh dirinya sendiri!” Saat soul cultivator tinggi itu melihat tali emas yang semakin menegang karena desakan dari kekuatan burung itu, dia mulai mencoba bertahan dari gerakan burung. Dengan aba-aba lain, dia dan soul cultivator pendek mengangguk dan mengulurkan tangan kiri mereka.

Seekor ular pendek muncul dari jubah soul cultivator yang tinggi. Dengan mata merah menyala, ular itu mengeluarkan racun warna warni, dan membuat banyak orang di dekatnya ketakutan. Jelas bisa itu sangat beracun.

Dengan melingkarkan diri di udara, ular tersebut melilit tali emas, dan mulai merayap pada tali tersebut dengan cepat.

saat ular itu merayap pada tali, soul cultivator yang pendek itu mengeluarkan anak panah bayangan berwarna hijau dari jubahnya. Seekor kelelawar abu-abu muncul dengan mengeluarkan suara lengkingan disusul dengan mengepakkan sayapnya. Dia mengarah ke burung Quickshade!

……

Saat dua soul cultivator mengangkat tangan mereka untuk memerintahkan soulbeast mereka, pupil mata Bai Yunfei melebar karena terkejut, “Beast Taming School!!”

Sangat jelas terlihat bahwa dua soulbeast yang muncul itu berasal dari cincin interspasial! Satu-satunya yang mampu melakukan hal itu hanyalah Beast Taming School! Sekarang semua potongan puzzle telah tersusun. Dua soulbeast yang tengah menyerang burung Quickshade adalah soulbeast yang dikendalikan oleh kedua orang itu. Itulah mengapa mereka sangat kaku dan mengeluarkan banyak soulforce sebelumnya.

Mata Bai Yunfei menyipit dengan kepastian. “Kita akan menyelamatkannya! Apapun yang terjadi, jangan biarkan mereka mengetahui identitas kita! hanya Jing Mingfeng dan aku yang akan pergi. Kecuali jika kalian membantu, jangan menunjukkan diri kalian!”

Di tengah aba-abanya, wajah Bai Yunfei mulai berkedut dan menegang. Saat dia selesai berbicara, Bai Yunfei telah menggunakan penampilan fisik yang berbeda. Tubuhnya hanya beberapa inchi lebih tinggi dan kemampuannya untuk mengubah wajah tidaklah terlalu sempurna, sehingga wajahnya saat ini cukup aneh untuk dilihat. Siapapun yang melihat wajah ini, mereka akan bisa melihat wajah yang tidak sesuai dengan penampilan. Saat ini bukan waktunya bagi Bai Yunfei untuk mencemaskan tekniknya; yang terpenting sekarang adalah memastikan penampilan aslinya tidak terlihat.

Segera mengerti mkasud Bai Yunfei, gerakan Jing Mingfeng lebih ringan dibanding Bai Yunfei. Wajahnya telah berubah sepenuhnya dengan menggerakkan tangan kanannya di depan wajahnya. Seolah dia sedang melakukan trik sulap.

Dalam beberapa detik, persiapan keduanya selesai. Dengan mengangguk satu sama lain, mereka menyerang tanpa ragu.

……

Kecepatan kelelawar dan ular itu sangat cepat. Dalam beberapa detik mereka telah mencapai burung Quickshade. Menyerang burung yang terluka, desisan dan pekikan terdengar saat mereka dihempaskan. Namun, kerusakan telah terjadi, topan itu telah hilang, memperlihatkan burung Quickshade.

Dua soul cultivator itu menatap burung yang terluka dengan soulforce mereka yang bergejolak. Tepat saat itu, dua soulbeast mengeikuti perintah pemilik mereka dan terbang ke arah bururng Quickshade!

Sebuah kicauan melengking membuat suasana disekeliling bururng Quickshade tersebut memperlihatkan keputusasaan di matanya. Darah di sayapnya perlahan melambat seolahdia menyerah pada takdirnya…

“Whooooosh!”

Saat soulbeast-soulbeast itu berada beberapa meter jadi burung Quickshade, empat suara berbeda terdengar dengan dentingan besi yang mengarah pada keempat soulbeast tersebut!

“Ding ding!” Dua dentingan terpisah terdengar saat sebuah dagger mengenai ular yang melingkar di sekitar tali emas. Ada percikan cahaya saat sebuah daager berbenturan dengan ular, namun selain sebuah tanda putih samar pada ular, tidak ada luka yang terlihat. Namun, cengkeraman ular pada tali itu mengendur hingga cukup untuk membuatnya terjatuh. Suara lainnya datang dari elang emas yang tertusuk pada abdomennya. Dengan bulu emas yang jatuh dan kilatan cahaya lain, elang itu tidak terluka, namun kesulitan untuk terbang.

terlalu ringan bagi keempatnya, burung abu-abu itu berkicau rendah dan miring ke samping untuk menghindaro dagger yang datang. Namun, kelelawar terluka parah dibandingkan elang. Sayap kanannya telah sepenuhnya tertembus. Dengan rasa askit yang seperti itu, kelelawar tersebut tidak seimbang dan jatuh ketanah.

Dua sosok yang datang telah melihat oleh kerumuman tersebut. Salah satu dari mereka berteriak keras,

“Oy! Bajingan! Lepaskan burung itu!!”

Translator / Creator: andra