April 13, 2017

Upgrade Specialist in Another World – Book 2 / Chapter 116

 

Quickshade Bird

“Chirp!!”

Suara kicauan burung terdengar dari kedalaman hutan. Suara sedih, siulan dari kejauhan, dan sekawanan burung yang terbang ke segala arah…

Suara kesedihan burung-burung itu dapat terdengar, dan Bai Yunfei juga bisa dengan jelas merasakan gejolak soulforce yang muncul dari segala arah.

“Dua Soul Sprite dan beberapa Soul Warrior!” Alis Bai Yunfei terangkat karena terkejut. Kenapa banyak sekali soul cultivator di tempat seperti ini?

Kuda-kuda dihentikan karena atmosfir aneh yang berasal dari hutan. Mereka mulai meringkik dan menghentakkan kaki mereka. Membutuhkan beberapa saat bagi penunggang kuda sebelum mereka akhirnya bisa menenangkannya, tapi masih belum ada cara untuk mengerakkan mereka.

“Bai Yunfei, Apa… apa yang terjadi?” Melihat tatapan aneh di wajah semuanya, Huang Wan bertanya dengan cemas.

“Soul cultivator… dan mereka dalam jumlah banyak.” Bai Yunfei menatapnya dengan bingung. “Tapi apa yang mereka rebutkan itu sangat aneh…”

Saat dia mendengar soul cultivator bertarung, wajah Huang Wan semakin cemas. “Ah? Lalu, lalu bukankah kita harus bergegas dan pergi jika saja kita terlibat?”

“Ya, baiklah. Setidaknya, kita tidak akan menimbulkan masalah…” Bai Yunfei mengangguk.

“Ah, tidak tidak!” Saat itu, suara Jing Mingfeng dapat terdengar saat dia menatap Bai Yunfei dengan tatapan tertarik. “Apa yang kau coba tawarkan padanya? Bagaimana kita bisa melewatkan kesempatan ini!? Setidaknya kita harus pergi dan melihatnya, bukan begitu?”

“Apa kamu tahu apa yang terjadi di sana?” Bai Yunfei bertanya bingung.

“Karena aku tidak tahu, itulah kenapa aku ingin tahu!” Jing Mingfeng tertawa. “Aku suka melihat sesuatu dari sisi yang lain. Jika kita hanya melihat, kita bisa pergi kapanpun setelah itu.”

“Kamu mengatakannya seakan itu sangat mudah…” Bai Yunfei tidak bisa berkata-kata, tapi dia mengakui bahwa Jing Mingfeng memiliki kemampuan melakukan apapun yang dia ingin lakukan. Jika dia ingin mengikuti sesuatu tanpa seorangpun mengetahui, maka kemampuan menyamarkan diri miliknya lebih dari cukup untuk melakukannya. Jika mereka tidaklah terlalu kuat, maka dia bisa datang dan pergi dengan mudah.

“Benar, kenapa tidak kita lihat saja? Kita memiliki banyak ahli disini, jadi kita akan baik-baik saja meskipun ada masalah. Kita hanya melihat, jadai seharusnya tidak masalah.” Mata Tianming berbinar lalu dia berdiri di samping Bai Yunfei. Di bahkan terlihat lebih bersemangat dibandingkan Jing Mingfeng, dan dia mendongakkan lehernya agar dia bisa melihat ke dalam hutan.

“Baiklah…” Bai Yunfei masih ragu setelah melihat mereka berdua. Sebenarnya, dia cukup penasaran dengan apa yang terjadi. Perhatiannya tertuju pada tangisan burung itu…

“Bibi Zhao, kita harus melihatnya. Kicauan burung itu terlihat mengkhawatirkan…” Saat Bai Yunfei ragu, Tang Xinyun berbicara untuknya.

Dengan menyipitkan matanya, wanita yang lebih tua itu memperdebatkan keputusan itu sesaat sebelum akhirnya mengangguk. “Kita akan lihat dari jauh. Jika perlu, tidak perlu ikut campur urusan mereka…”

“Baiklah.” Tang Xinyun menjawab lalu menoleh untuk menatap Bai Yunfei.

“Baiklah baiklah, kita akan melihatnya, tapi hanya melihat, itu saja!” Bai Yunfei menganggukkan kepalanya pasrah. Dia meyakinkan Huang Wan bahwa mereka akan kembali dalam waktu dekat, dan meminta kelompok untuk beristirahat sekarang. Jing Mingfeng dan Tianming keduanya segera menuju tempat tersebut, tapi mereka menunggu soul cultivator lain sebelum mereka berjalan ke tempat itu dengan semangat.

…………

Berlari sekitar tujuh atau delapan ribu meter, kelompok itu akhirnya merasakan energi soulforce kuat yang merajalela di udara. Berhenti agar mereka dapat menekan soulforce mereka. Jing Mingfeng menggunakan soul techniquenya untuk menyembunyikan keberadaannya saat dia memimpin. Bai Yunfei hampir tidak bisa mendeteksi keberadaannya, sebuah prestasi yang membuatnya merasa sedikit iri pada Jing Mingfeng. Tepat di belakang keduanya, bibi Zhao dan Tang Xinyun menatap Jing Mingfeng kagum.

Keberadaan Tianming sangat samar karena kekuatannya yang hanya pada tingkat seorang Soul Personage. Dengan soulforce yang kacau di depan mereka, tidak seorangpun dapat mendeteksi mereka kecuali mereka berusaha berkonsentrasi dengan menggunakan soulsense.

Tepat di depan, Jing Mingfeng tiba-tiba berhenti bergerak. Dia melambaikan tangannya untuk menghentikan yang lain sebelum diam-diam bersembunyi di balik semak-semak.

Berjalan di dekatnya, Bai Yunfei melihat melalui dedaunan untuk memastikan keadaan.

Sekitar seratus meter di depan, ada sebuah danau kecil dimana terlihat sembilan orang yang membentuk formasi cincin. Semua mata menghadap ke pusat lingkaran tepat 10 meter di udara.

Ada dua burung berwarna biru yang saat ini terjerat satu sama lain. Seekor elang berwarna emas dapat terlihat. Ada seekor burung yang mencoba untuk kabur, tapi segera dihalangi dan dipaksa kembali ke dalam ‘cincin’ setiap mencoba lolos.

Dilihat dari dekat, burung yang satu itu berwarna putih seutuhnya, tapi cahaya biru di sekelilingnya membuatnya terlihat berwarna biru. Abdomen dan bulu-bulu burung itu putih tanpa noda, namun ada seberkas darah kering di bulunya. Sayapnya terbentang lebar. Lebar sayapnya dua atau tiga meter dengan gerakan kepakan tak beraturan – sepertinya dia terluka di bagian kiri.

Meskipun terluka, burung berwarna putih itu tidak berniat untuk menyerah. Dengan kicauan rendah yang membuatnya terdengar marah, angin disekitar tubuhnya berhembus seiring dengan kepakan sayapnya, kemudian terbang turun dengan membentuk sebuah blade of wind.

Burung lain yang bertarung adalah seekor burung berwarna abu-abu dengan wind affinitynya. Terbang mengitari hembusan angin yang kuat tanpa kendala, dan mengeluarkan hembusan angin juga. Tidak ada cedera yang terlihat di tubuhnya, membuat kekuatannya berada pada level yang sama dengan burung lain. Akan tetapi, kecepatannya sedikit lebih lambat dibandingkan burung yang lain. Bahkan dengan luka-lukanya, burung putih itu masih bisa terbang lebih cepat darinya. Elang raksasa itu terbang dengan menatap ke bawah dan memotong jalan tiap burung yang akan kabur. Kelihatannya burung tersebut tidak bisa membiarkannya lebih lama lagi.

Ada kalanya blade of wind dihindari oleh orang-orang di sekitar burung tersebut. Hanya satu pria tinggi dan seorang pria pendek berdiri tegap tanpa bergerak saat mereka menatap langit. Soulforce mereka memenuhi langit seolah mencoba untuk memanipulasi sesuatu. Serangan apapun yang datang pada mereka, mereka dapat menangkisnya dengan kedua tangan serta energi biru dan emas akan maju untuk menetralisir angin.

Dari yang terlihat, seluruh keramaian ini muncul setelah burung putih itu. Selain dua pemimpin, semuanya membawa jaring dan tali di tangan mereka, bermaksud untuk menangkap hewan. Mereka jelas menunggu kesempatan untuk menangkap burung itu.

……

“Apakah mereka mencoba menangkap seekor soulbeast? Ada banyak orang disini! Dua Soul Sprite, tiga Soul Warrior, dan empat Soul Personage…. Mereka jelas tidak sedang mencoba membunuh burung itu. Mereka mencoba yang terbaik untuk bisa menangkapnya…” Bai Yunfei tidak pernah melihat seekor Soulbeast bertarung sebelumnya, membiarkan mereka bertiga. Ada tatapan aneh di wajahnya, saat dia berkata, “Burung itu, sepertinya….”

“Bibi Zhao, itu burung Quickshade!” Saat itu, Tang Xinyun berteriak terkejut. Bai Yunfei berbalik untuk melihatnya dan menyadari kecemasan serta kegelisahan di matanya.

“Ya, itu adalah burung Quickshade yang sama. Aku tidak berpikir akan ada satu disini, ataupun banyaknya orang ayang berkumpul untuk menangkapnya…” Alis bibi Zhao mengernyit saat melihat burung itu.

Mendengarkan keduanya, Bai Yunfei bertanya tiba-tiba, “Eh? Nona Tang, apa kamu pernah melihat butung putih ini sebelumnya?”

Translator / Creator: andra