March 29, 2017

Upgrade Specialist in Another World – Book 2 / Chapter 110

 

Beaten Black and Blue

Tak lama setelah perbincangan mereka, semua orang mengemasi barang-barang mereka dan menunggangi kuda serta kereta untuk pergi menuju kota Guyi.

Seorang pria bernama Zhang Yuehan memimpin kelompok. Sesuai permintaan, Huang Wan berada di tengah saat Bai Yunfei perlahan berjalan mendekatinya dari belakang.

Bai Yunfei sering berbincang dengan Tang Xinyun sementara Tianming akan bergabung dalam percakapan mereka dengan tersenyum. Tentu, bibi Zhao akan berada diantara Bai Yunfei dan Tang Xinyun seolah menjaganya dari Bai Yunfei.

Dari percakapan tersebut, Bai Yunfei tahu bahwa nama lengkap bibi Zhao adalah Zhao Mancha, dan dia merupakan pelayan ibu Tang Xinyun. Zhao Mancha juga bertanggung jawab sebagai pengasuh Tang Xinyun, jadi saat dia pergi berkelana, ibu Tang Xinyun meminta bibi Zhao untuk menjaganya. Rumahnya berada di barat daya provinsi Beiyan yaitu provinsi Shanlin, tapi secara detail belum dijelaskan padanya. Tentu saja, Bai Yunfei telah mendapatkan pertunjuk dan tidak perlu memastikannya.

Akan tetapi, sebagai seorang pelayan wanita seperti Zhao Mancha yang seorang Soul Sprite, setidaknya Bai Yunfei dapat memperkirakan bahwa keluarga mereka cukup kuat. Bahkan setelah pengamatan lebih lanjut, Bai Yunfei dapat mengetahui adanya kesedihan saat Tang Xinyun menyebutkan ibunya. Sepertinya ‘rumah’ miliknya tidak dipenuhi oleh cinta antara ibu dan putrinya..

Setelah ‘mengungkapkan’ identitasnya, Tianming memutuskan untuk membicarakan terlebih dahulu rahasianya dengan kata-kata yang terus mengalir tentang bagaimana hidup baginya di kota Gaoyi. Dia mengatakan bagaimana membosankannya saat dirinya berada di rumah, dan bagaimana generasi kedua keluarga bangsawan yang memanjakan diri, membuatnya benci dengan kesombongan mereka. Dian hampir tidak pernah mengatakan ini pada siapapun sebelumnya, Tianming sangat senang dengan ucapannya. Dia bahkan membicarakan beberapa ‘rahasia’ yang tidak seharusnya di katakan, seperti bagaimana gendutnya seorang babi serakah dari house of Liu. Pria itu senang berpura-pura menjadi tampan, dan Tianming tidak menginginkan hal lain selain memukuli si gendut itu. Namun, adik perempuannya yang gendut cukup cantik dengan matanya yang jernih dan kecerdasannya…

Bai Yunfei memerah dengan apa yang telah didengarnya. Tianming jelas terjebak di rumahnya untuk waktu yang sangat lama. Dia terlalu senang saat ‘lepas dari kurungan’ dan mengatakan apa yang membuatnya sedih sepanjang waktu. Tentu saja, ini mungkin karena Bai Yunfei dan Tang Xinyun tidak membuatnya merasa ‘ingin untuk menyakitinya’, sehingga dia tidak perlu meletakkan pembatas atas apa yang diucapkannya. Selama dia berbicara, setiap menyangkut hal-hal berhubungan dengan rahasia klan mereka, Ye Tianming tahu batasan yang tepat untuk berhenti jika itu terlalu pribadi.

Dengan berjalan perlahan hingga matahari terbenam, kelompok tersebut menemukan tempat terbuka untuk bermalam. Menurut Huang Wan, mereka masih sekitar setengah jalan dari kota Yanlin untuk menuju kota Guyi. Dalam tiga hari atau lebih, mereka bisa tiba di tempat tujuan.

Pada siang hari, mereka bertemu dengan beberapa pengelana. Saat melewati jalan utama, beberapa kelompok dari kelompk inti dengan cepat berjalan untuk mencari tempat peristirahatan.

Melihat bagaimana semua orang sibuk dengan tugas mereka masing-masing dan bagaimana dirinya tak berguna untuk bisa membantu mereka, Bai Yunfei berpikir dari matahari terbit hingga matahari tenggelam dan bahkan dalam kegelapan malam. Dia berpikir cara agar dia bisa membantu. Akhirnya, dia memutuskan untuk berkeliling dan mencari hewan liar untuk diburu dan dimakan semua orang malam ini.

Berjalan ribuan meter dari kelompok, Bai Yunfei berharap dia bisa menemukan kelinci, burung, atau binatang buruan lain. Kenapa hanya mencari pada jarak seribu meter dan kenapa tidak lebih jauh? Bodoh! Jika dirinya tersesat, mereka harus mencarinya dan bagaimana memalukannya itu bagi dirinya!?

“Ap-apa burung gemuk! Dan mereka ada tiga! Haha, kita akan enak malam ini!” Mata Bai Yunfei berbinar saat dia memperhatikan tiga burung di depannya. Dengan mengayunkan tangannya, tiga dagger dilemparkan…

Setelah mengikat cakar burung yang baru saya diburu itu dengan alang-alang yang ditemukannya, Bai Yunfei perhalan keluar dari hutan. Bai Yunfei sangat senang saat dia bisa kembali.

Setelah dia kembali ke jalan utama dia menyadari bahwa dirinya berada lebih dari seribu meter dari tempat peristirahatan mereka. Dengan keringat yang menetes, Bai Yunfei berjalan lagi, namun tiba-tiba suara dari belakang mengejutkannya.

“Eh? Bai Yunfei, apa itu benar kamu!?”

Ini adalah pengalaman yang sangat menakutkan bagi Bai Yunfei. Jika seorang Soul Sprite sepertinya tidak bisa mendeteksi oleh seseorang yang berada didekatnya, maka Bai Yunfei membayangkan apa yang terjadi jika orang itu berniat buruk padanya….

Bai Yunfei melanjutkan berjalan tanpa menoleh ke belakang selama berjalan beberapa meter. Lalu, dia segera berbalik untuk melemparkan dagger yang ada di tangan kanannya. Namun, kemudian Bai Yunfei menyadari jika selain dagger, dia masih memegang tiga burung yang baru diburunya, dia menatap marah pria di depannya dengan dagger yang siap untuk dilemparkan.

Seorang pemuda dengan hidung yang sekecil matanya terlihat sedang berdiri beberapa meter darinya. pemuda itu menatapnya dengan ekspresi aneh atau mungkin lebih terlihat senang.

“Siapa kau?” Alis Bai Yunfei mengerut saat dia mengamati pemuda itu dengan soulsense. Pemuda itu terlihat seperti penduduk biasa tanpa adanya sesuatu yang menonjol. Tapi, sebenarnya dia tidak bisa mendeteksi pemuda yang menimbulkan perasaan aneh padanya —perasaan ini sepertinya akrab….

“Baguslah — kau masih hidup! Aku mendengar keributan kemarin malam dia luar gerbang kota. Aku pikir itu adalah kamu dan kamu terbunuh!” Pemuda itu mendesah senang

“Jing Mingfeng!” Alis Bai Yunfei terangkat saat dia menyadari orang itu adalah Jing Mingfeng! Sepertinya Jing Mingfeng mengubah penampilannya lagi.

Dengan mengedipkan matanya, pemuda itu tersenyum, “Siapa lagi kalau bukan aku? Haha, tahu kamu masih hidup adalah berita yang bagus! Kalau kamu pergi dan mati, maka aku terlalu malu untuk bisa hidup dengan tenang.”

Bahkan saat dia berbicara tidak ada sedikitpun rasa malu di senyumnya. Seolah Jiang Mingfeng melihatnya seperti teman lama. Dengan berjalan mendekati Bai Yunfei, dia melebarkan lengannya untuk memberinya pelukan.

Dia tidak memiliki niat buruk sama sekali. Melihat Bai Yunfei selamat dan mendengar suaranya membuat hatinya damai. Pada waktu yang bersamaan, dia teralu senang dengan semuanya.

Bai Yunfei merasakan emosinya bercampur aduk. Dengan meletakkan burung yang ada di tangannya ke tanah, dia meraih tangannya mendekati Jing Mingfeng.

Dengan senyuman yang semakin melebar, Jing Mingfeng melangkah dengan senyuman yang berseri-seri, “Senang melihatm-“

“Kau bajingan! Aku harus menangkapmu! Kembalikan nama baikku!!” Saat mereka semakin dekat satu sama lain, Tangan Bai Yunfei dengan cepat mengearah ke leher Jing Mingfeng. Dia mulai mencekiknya dengan marah.

“Aku… Aku… Aku bisa jelaskan! Biarkan aku… biarkan aku meminta maaf, oke? Haha..” Wajah Jing Mingfeng memerah sembari mencoba bernapas.

“Apa masih ada hal lain untuk bisa memaafkanmu! Aku hampir terbunuh olehmu, selain itu, aku masih disebut ‘cabul’ karenamu! Aku akan mengantung hatimu di tembok. Apa kamu sadar berapa orang yang melihatku hari itu!? Reputasiku! Kenapa!? Kau sialan!” Bai Yunfei mencengkeram kerah baju Jing Mingfeng, menguncangnya lalu melemparkannya sejauh sepuluh meter.

Jing Mingfeng terlempar ke udara lalu terjatuh ke tanah. Bai Yunfei mendekatinya sebelum jatuh ke tanah dan siap untuk menginjak-injaknya hingga mati.

“Tidak! biar aku jelaskan! Aku bisa minta maaf! Aku bil-”

“Maaf! Aku punya banyak sekali keluhan. Aku bahkan tidak tahu bagaimana untuk memulainya denganmu! Aku berjanji, bila aku bertemu denganmu lagi, aku akan menghajarmu hingga ibumu bahkan tak mengenalimu! Maaf? Tunggu sampai aku menghajarmu!” Gertak Bai Yunfei dengan marah.

Gabungan suara pukulan dan jeritan sakit dapat terdengar dari kejauhan yang menarik perhatian Tang Xinyun dan yang lainnya.

Beberapa menit kemudian, suara jeritan itu mulai menenag saat pemilik suara itu mulai lelah. Bahkan suara pukulan juga mulai memelan…

“Tuan Bai, apa yang ter-”

Teriakan terkejut terdengar, membuat Bai Yunfei menoleh. Tepat di depannya adalah Tang Xinyun, Zhao Mancha, Tianming dan bahkan Huang Wan. Dengan tertegun mereka hanya melihatnya dan melihat seorang…pria?

“Nona Tang, Bibi Zhao, kalian datang tepat waktu, aku membawa bukti untuk membersihkan namaku!” Bai Yunfei mengangkat Jing Mingfeng saat dia berbicara pad dua wanita itu. “Orang ini adalah orang yang menyamar menjadi diriku hari itu dan membuat masalah pada kalian! Dia adalah ‘cabul’ dan tidak ada hubungannya denganku!”

“Ehhh? Apa kamu mengatakan bahwa orang ini yang berpura-pura menjadi dirimu?”

Tang Xinyun memperhatikan Jing Mingfeng, dia lebih terlihat seperti babi daripada manusia dengan wajahnya yang babak belur. Alisnya menyatu seperti tidak yakin untuk menanyakan sesuatu.

Translator / Creator: andra