March 24, 2017

Upgrade Specialist in Another World – Book 2 / Chapter 108

 

 Another Encounter

“Kau… kau tahu kalau aku seorang soul cultivator?”

Mata Tianming melebar saat dia menatap Bai Yunfei dengan terkejut.

Bai Yunfei membuat gerakan menutup mulut dengan tangannya daat Tianming berbicara terlalu keras. Dengan senyuman samar, Bai Yunfei berkata, “Haha, jangan cemas. Aku tidak akan mengatakan pada siapapun; Aku kan menjaga rahasiamu.”

“Kalau… kalau kamu tau, itu artinya kamu juga seorang soul cultivator!” Tianming segera berbisik setelah menyadari bahwa Bai Yunfei adalah seoraang soul cultivator.

Dengan menganggukkan kepala, Bai Yunfei berjalan mendekat dan duduk di kursi. “Ya. Kita berdua soul cultivator, dan kita akan berkerjasama satu sama lain. Kalau kamu tidak mau menunjukkan siapa dirimu, maka aku juga tidak akan menunjukkan dirimu. Lagipula, aku tidak berniat memberitahukan pada mereka juga. Jadi, bagaimana kalau kau tidak memberitahukan pada mereka juga, oke?”

“Aah? Oh… uh… baiklah…”Jawab Tianming. Dengan bingung, dia menjawab, “Aku tidak bisa merasakan soulforcemu, jadi itu artinya kamu lebih kuat dariku! Kenapa kamu tidak mau menunjukkan siapa dirimu? Sebagai seorang soul cultivator, kamu masih ingin berbaur dengan penduduk? Dan lagi, caramu berbicara dengan mereka sama sekali tidak seperti seorang soul cultivator…”

“Eh? Ada yang aneh dengan itu? Haha, apakah aku harus sombong dan berwibawa untuk ‘menjadi’ seorang soul cultivator? Bukankah kamu baru saja mengatakan kalau soul cultivator juga manusia? Dan kamu tidak pernah berpikir bahwa soul cultivator satu tingkat lebih tinggi dari orang-orang pada umumnya? Kebetulan aku juga merasakan hal yang sama.”

“Benarkah?” Wajah Tianming bersinar karena semangat, “Apakah kamu benar berpikir seperti itu juga, Bai Yunfei?”

Ye Tianming mendesah seolah dirinya menjadi orang yang sudah tua, dan dewasa. “Banyak soul cultivator yang merasa seolah mereka jauh lebih penting dari penduduk biasa, dan benci jika disamakan. Bahkan dalam menaknya mereka tidak perlu dekat dengan penduduk. Begitu juga dengan dua soul cultivator di tenda itu. Meskipun mereka sopan, mereka tidak bicara jika tidak dibutuhkan, dan tidak pernah berbaur dengan kami….”

“Siapa yang peduli dengan apa yang mereka lakukan?” Bai Yunfei tertawa. “Bukankah mereka bebas melakukaan apa yang ingin mereka lakukan? Selama kau mengikuti pemikiranmu sendiri tanpa masalah, lalu siapa peduli dengan apa yang orang lain pikirkan. Itu bukan berarti kamu hidup untuk mereka.”

Tianming menatap Bai Yunfei kosong selama beberapa saat sebelum nyawanya kembali ke tubuhnya, “Aku.. aku bisa hidup untuk diriku sendiri? Orang tuaku selalu berkata…bahwa lahir di house of Ye adalah untuk melayani keluarga seumur hidup. Bagi keluarga, seseorang harus menelan harga diri mereka dan mentolerir keluhan kami demi membangun keluarga—bahkan jika itu artinya mengorbankan nyawa sendiri…”

“Untuk keluarga ya…” Alis Bai Yunfei menyatu saat berpikir, “Itu adalah sesuatu yang tidak aku mengerti, tapi bahkan jika itu keluarga, kamu tidak seharusnya menelan harga dirimu berkerja untuk keluarga. Bahkan jika kamu menemui masalah, kamu harus menyelesaikannya dan tidak dipaksa oleh yang lain. Lakukan sesuai yang kamu inginkan. Bahkan jika itu sulit atau melelahkan, lakukanlah agar kamu tidak akan menyesal. Seorang pria harus bahagia dalam hidupnya, bukan begitu?”

“Itu… Aku… Aku tidak tahu….” Tianming menggelengkan kepalanya. Matanya menyiratkan kebingungan dengan tatapannya yang kosong.

“Oh, baiklah. Aku tidak mengerti banyak tentang diriku sendiri juga.” Bai Yunfei tersenyum malu. “Aku hanya mengatakan apa yang muncul di kepalaku. Singkatnya, jika kamu bisa, lakukan apa yang kamu inginkan dengan kemampuanmu. Jadilah bebas dan hidup tanpa penyesalan.”

“Melakukan apa yang ingin kulakukan?” Tianming masih tidak mengerti selama beberapa saat sebelum menyadari perubahan di wajahnya. Dengan tersenyum lebar, dia menjawab, “Ya! Itu! Melakukan apa yang aku inginkan! Hah, berada di rumah sangat menyesakkanku! Bahkan setelah kabur selama dua bulan, ada bahaya apa? Aku hanya bermain-main!”

“Haha, ya, selama kamu bahagia.” Bai Yunfei menganggukkan kepalanya. “Ah, Tianming, rumahmu di kota Gaoyi bukan? Kalau begitu apa kamu tahu house of Liu itu keluarga seperti apa?”

“Eh? Apa kamu membicarakan tentang keluarga Liuqi? Apa? Apa kamu mengenal house of liu?”

“Tidak, bukan seperti itu. Aku punya seorang teman yang akrab dengam house of Liu; mereka tahu bahwa aku berkelana melewati kota Gaoyi sehingga mereka memberiku sebuah surat. Aku diminta untuk pergi dan mencari house of Liu jika aku membutuhkan pertolongan. Aku tidak kenal dengan mereka, jadi aku ingin bertanya.”

“Oh, seperti itu…” Tianming tidak menanyakan pertanyaan lainnya dan mulai merenung. “House of Liu termasuk satu dari tiga keluarga paling berkuasa di kota Gaoyi. Rumahku house of Ye dan house of Zhao memiliki kekuatan yang sama, tapi beberapa anggota senior di keluarga itu adalah murid di Wood School. Mereka memiliki hubungan istimewa dengan Wood School karena murid-muridnya. Dan lagi, mereka bukanlah tipe yang membutuhkan bantuan saat terancam karena mereka adalah keluarga yang sangat terhormat.”

“Oh, benarkah?” Bai Yunfei mengangguk lalu tiba-tiba bertanya, “Kamu bagian dari house of Ye? Apa itu artinya keluargamu adalah salah satu dari tiga keluarga berkuasa di kota?”

“Sial! Aku kelewatan!” Tianming memucat saat dia menyadari bahwa dia bicara terlalu banyak. Dengan malu-malu melambaikan tangan, dia menjawab, “Er…hehe, mari kita rahasiakan ini dari yang lain, oke? Aku belum mengatakan pada siapapun, tapi jika mereka mengetahuinya, maka kita tidak akan bisa berbicara seperti biasanya lagi.”

“Jangan cemas, aku tidak akan mengatakannya. Baiklah kalau begitu, sudah semakin larut. Aku akan istirahat dulu. Kita akan bicara lagi besok. Aku belum istirahat selama beberapa hari, jadi setidaknya aku akhirnya bisa istirahat dengan damai!” Bai Yunfei menguap lalu meletakkan kepalanya pada bantal dan menutup matanya.

Tianming tidak tahu apa lagi yang harus dikatakan, tapi saat dia melihat Bai Yunfei yang terlelap, dia memutuskan untuk tidak mengatakan apapun lagi. Dengan berbaring di tempat tidurnya sembari merenung, Tianming akhirnya tertidur beberapa saat kemudian.

…………

Bahkan tanpa melakukan cultivating, Bai Yunfei bangun di pagi hari dengan suasana hati yang baik. Melihat cerahnya langit di luar, Bai Yunfei menyadari bahwa yang lainnya belum bangun. Dengan duduk menyilangkan kakinya di atas tempat tidur, Bai Yunfei perlahan mulai memeriksa luka-lukanya.

Beberapa saat kemudian saat hari semakin terang, Bai Yunfei akhirnya membuka matanya dengan senyuman puas. “Mereka sudah pulih tanpa efek. Soulforceku bahkan meningkat. Sepertinya tenagaku meningkat setelah mengalami bahaya! Tapi… aku harap situasi seperti ini tidak sering terjadi. Aku tidak suka cara meningkatakan kekuatan seperti ini.”

“Eh? Bai Yunfei, kamu sudah bangun? Aku baru saja akan membangunkanmu untuk sarapan.”

Saat berjalan keluar tenda, Bai Yunfei bertemu dengan Tianming yang sedang menyelesaikan pekerjaannya. Di tangannya ada sebuah kipas rusak, dan wajahnya penuh dengan jelaga. Rambutnya bahkan ada beberapa daun yang terselip – dia sedang memasak sarapan untuk hari ini.

“Saat aku akan membangunkanmu kamu sedang melakukan cultivation, jadi aku tidak ingin menganggumu. Buburmu sudah dihangatkan dan bisa kau makan. Kalau kamu sudah membersihkan diri di sungai, kita bisa sarapan dan melanjutkan perjalanan kita.” Tianming menunjuk singai di sebelah kanan mereka temat untuk Bai Yunfei membersihkan diri.

“Baiklah. Aku akan membersihkan diri.” Bai Yunfei mengangguk, namun melihat bagaimana kotornya Tianming, dia tidak bisa menahan senyumnya. “Hei, Tianming. Kenapa tuan muda sepertimu suka melakukan perkerjaan seperti ini? Kau sangat kotor, kenapa kau tidak mandi sekalian saja.”

“Ini menyenangkan! Aku tidak pernah melakukan ini di rumah….haha. Baiklah, aku akan pergi mandi.” Tianming menggelengkan kepalanya dengan terkekeh, dan mengikuti Bai Yunfei ke sungai.

Setelah bersih, Bai Yunfei mulai mengeringkan tangannya. Saat dia ingin memanggil Tianming, sebuah teriakan marah mengejutkan Bai Yunfei, membuatnya terjatuh ke air.

“Cabul! Apa kamu masih menyangkalnya! Kamu masih mengikuti nona!” Suara wanita paruh baya itu tiba-tiba terdengar dari belakang. Bahkan orang-orang di kejauhan terkejut dan mulai melihatnya.

Bai Yunfei gemetar saat dia berbalik untuk melihat dua orang yang berada tepat di belakangnya. Dengan menggerakkan bibirnya karena malu, dia menjawab, “Bi…bibi, kebetulan sekali. Kita bertemu lagi…tapi, aku jelaskan sebelumnya, aku bukan orang cabul…”

Dua wanita itu adalah orang yang telah dipermainakan oleh Jing Mingfeng saat berada di kota Yanlin. Orang yang sama yang telah bertarung dengan Bai Yunfei.

“Hmph! Kamu masih menyangkalnya! Sekali cabul, tetap cabul! Kalau kita bertemu lagi disini, maka itu artinya kamu tidak menyerah dengan nona!?” Bibi Zhao tanpa sadar menyembunyikan nona muda itu di belakangnya saat dia menatap waspada Bai Yunfei dengan tatapan marah.

Tidak bisa tertawa maupun menangis, Bai Yunfei dengan putus asa menjawab, “Sudah aku katakan sebelumnya, bibi. Ini hanyalah kebetulan. Kalau aku mengikutimu, apa aku akan menunjukkan diri secara terbuka seperti orang bodoh? Sebelumnya bukanlah aku, aku telah mengatakan bahwa seseorang menyamar sebagai dririku. Aku bahkan sudah bertemu dengannya juga…”

“Hmph, lalu dimana dia!? Panggil dia untuk membuktikannya!” Bibi Zhao tak henti-hentinya melawan Bai Yunfei dan mulai menuntut jawaban darinya.

“Hmm… dia dan aku telah berpisah di jalan…”

“Omong kososng! Semua itu bohong!” Ekspresi marah di wajahnya semakin menjadi-jadi bahkan soulforcenya mulai dialirkan ke seluruh tubuhnya. Dengan mengangkat kaki kanannya dari tanah, dia menghentakkan kakinya kuat-kuat. Saat elemental earth mengalir, sebuah batu besar melayang setengah meter di udara tepat di samping kakinya. Dengan sebuah tendangan, bibi itu menerbangkan batu tersebut ke arah Bai Yunfei dengan mengeluarkan suara desingan.

Alis Bai Yunfei menyatu karena merasa jengkel. Dengan mendengus, dia mundur setengah langkah dan menaikkan tangan kanannya untuk meninju batu tersebut.

“Bang!!”

Sebuah cahaya merah terang dapat terlihat. Batu yang dilemparkan ke arah Bai Yunfei hancur menjadi debu dan tersebar bersama angin.

“Bibi, bibi sudah keterlaluan. Aku tidak pernah melakukan kesalahan padamu, dan ini kedua kalinya bibi mencoba untuk memulai sesuatu. Jika bibi masih ingin bertarung hari ini, maka aku tidak akan segan seperti sebelumnya!” Bai Yunfei mengangkat kepalan tangan kanannya dengan marah.

“Bibi Zhao jangan marah. Tuan ini tidak mengikuti kita. Boss Huang mengatakan bahwa seorang pengelana bergabung dengan kelompok kemarin malam. Mungkin dia adalah orangnya. Jika dia benar penipu, maka apa dia akan melakukan ini…” Tangan kurus dan bersih memegang pergelangan tangan bibi itu. Pada waktu yang bersamaan, suara lembut dan hangat terdengar.

“Nona, apa nona percaya omong kosongnya!?” Bibi itu menatap Bai Yunfei marah.

Wanita muda itu tersenyum dan menggelengkan kepalanya. “Bibi, aku tahu bibi takut aku terluka, tapi bisakah bibi tidak terlalu emosional. Aku sudah mengatakan sebelumnya bahwa mungkin kita salah orang, tapi bibi masih kerasa kepala. Lihat sikap dan mata tuan ini. Dia sangat berbeda dengan yang kita temui sebelumnya.”

“Nona, tapi aku…” Bibi itu ingin mengatakan lebih, tapi wanita muda itu menggelengkan kepalanya, membuat bibi itu mendesah dan mengambil napas dalam-dalam untuk menenangkan dirinya. Berbalik dan berjalan ke sisi wanita muda, bibi itu terus menatap tajam Bai Yunfei.

“Tuan, bibi Zhao adalah orang yang sangat gegabah. Jika anda merasa tersingung dengan ini, mohon maafkan kami.” Nona muda itu berjalan ke depan. Dia tersenyum pada Bai Yunfei dan berkata dengan suara lembut.

Seperti sebelumnya, wanita muda itu menggunakan baju berwarna putih dan rambutnya seperi air terjun yang menjuntai hingga bahunya. Dua helai rambutnya disibakkan ke belakang kepala. Rambutnya diikat dengan sebuah pita silver yang menyatukan ribuan helai rambut. Seolah memperlihatkan kulitnya yang halus, bibirnya semerah cherry, serta alisnya yang panjang yang membentuk. Saat dia tersenyum, dua lesung pipi dia kedua sisi wajahnya terlihat jelas hingga dia trlihat imut dan manis.

“Oh, nona sangat bijaksana. Aku harus berterima kasih pada anda. Sejak awal ini adalah kesalah pahaman. Saya dijebak…” Mata Bai Yunfei menatap wajah wanita muda itu sejenak lalu menoleh melihat yang lain. Bukan berarti dia tidak ingin menatapnya. Namun, tatapan setajam pisau di belakang wanita itu membuat Bai Yunfei tidak ingin melihatnya.

“Haha, aku percaya padamu tuan. Anda tidak perlu menjelaskan apapun pada kami. Ekspresi anda sudah menunjukkannya, tidak seperti  orang yang menyerang kami malam itu….” wanita itu tertwa lagi. “Ah, boleh saya tahu siapa nama anda tuan?”

“Oh. Aku Bai Yunfei. Bai berarti putih, dan Yunfei adalah awan yang melayang bebas di langit…dan anda?”

Mendengar nama Bai Yunfei mengejutkan gadis itu sesaat. Melihat matanya, dia seperti meragukannya sesaat. Namun, setelah melihat tidak ada yang aneh dalam ucapan maupun tatapannya, dia melihat ke arah lain dan menundukkan kepalanya. Bai Yunfei tidak tahu ini hanyalah imajinasinya saja atau tidak, tapi dia bersumpah bahwa dia bisa melihat rona kemerahan di wajahnya.

Saat bibi mendengar Bai Yunfei berbicara, alisnya terangkat. Untuk beberapa alasan, tatapan marah terlihat di wajahnya seolah kata-kata Bai Yunfei menyingungnya. Namun saat dia akan membuka mulutnya untuk berbicara, seorang gadis menyelanya.

“Aku… Tang Xinyun.”

Translator / Creator: andra