March 11, 2017

Upgrade Specialist in Another World – Book 2 / Chapter 104

 

Jiang Fan of the Crafting School!

Sembari memperhatikan sosok berjubah hitam itu, Bai Yunfei mulai mencoba memulihkan seluruh soulforce yang telah digunakannya.

“Ini mungkin akan menjadi pilihan terakhirnya, bagaimana ini akan berubah….”

Saat Bai Yunfei memikirkan dirinya sendiri, sebuah soulforce yang kuat mulai bersinar yang seakan meledak. Cahaya emas itu mulai menguat. Menyapu batuan yang berterbangan dan mulai berputar di area itu, membentuk sebuah tornado emas yang berputar.

Berputar semakin cepat dan cepat, tornado itu terus menyeret api dan batu tersebut ke pusatnya. Segera setelah itu, gerakannya mulai melambat. Kurang dari satu menit kemudian, tornado tersebut hilang dikejauhan dari satu hingga dua atau tiga meter. Sekarang pria berjubah hitam dapat terlihat sedang berdiri di atasnya.

Dengan mengangkat tangan kanannya, pria berjubah hitam itu menggerakkannya untuk menyingkirkan cahaya emas tersebut. Saat dihilangkan, cahaya itu berubah menjadi sebuah bola emas yang berputar mengelilinginya.

Seperti sebelumnya, pria berjubah hitam itu terlihat sedang berdiri tegak. Tapi, tangan yang diangkat sebelumnya adalah tangan kanan dengan lengan baju yang terbakar. Kulit di bawahnya terlihat terbakar satu inci. Lukanya cukup serius, meskipun dengan cahaya emas di tanganya, sebuah goresan merah masih terlihat.

Jubah hitamnya masih tersisa, tapi tudung yang menutupi kepalanya telah lenyap. Rambut silvernya dapat terlihat beserta sebuah topeng emas di wajahnya.

Beberapa bercak darah terlihat di topeng emasnya seolah itu merupakan bekas luka di wajahnya. Itu membuat penampilannya menakutkan. Yang lebih menakutkan adalah selain mata kanannya yang normal, mata lainnya memiliki pupil berwarna pucat.  Yang lebih aneh adalah pupilnya berbentuk vertikal yang terlihat seperti binatang buas!

Melihat luka di lengan kanannya, mata pria itu tidak bisa menyembunyikan keterkejutan dan kemarahannya. Sebagai seorang Soul Ancestor, dia telah terluka karena seorang Soul Sprite!!

Tiba-tiba dia mengangkat kepalanya dengan mata berbinar, dia melangkah ke depan menggunakan kakinya. Lalu, dengan sebuah cahaya keemasan yang membentuk sebuah pisau tajam, pria itu mengambilnya dan mengarahkannya pada Bai Yunfei!

Pria itu tiba-tiba melompat ke arah Bai Yunfei beberapa meter ke udara saat mengarah padanya. Pria itu berputar-putar di langit. Dengan membentuk sebuah pisau dengan tangan kirinya, pria itu mulai berkonsentrasi pada cahaya halo emas sebelum melayangkan sebuah tebasan cahaya ke arah Bai Yunfei!

Melihat itu, pria tersebut seolah sependapat dengan Bai Yunfei. ‘Mata dengan mata’, tapi Bai Yunfei akan mati!

Ketika Bai Yunfei melihat pria itu bergerak, matanya menyipit dan berkonsentrasi. Saat dia mempersiapkan diri untuk menghidar, musuhnya berhasil melompat puluhan meter untuk mendekatinya. Lompatan berikutnya beberapa kali lebih cepat dari kecepatan sebelumnya!

Karena terkejut, Bai Yunfei menghindar dengan hidup yang dipertaruhkan. Menggunakan beberapa soulforce yang telah pulih untuk Wave Treading Steps, dia berhasil menyingkir sejauh satu setengah meter.

“Swish!”

Satu detik kemudian, bumi mulai bergetar. Batu raksasa tempat Bai Yunfei bersandar terbelah menjadi dua dengan sempurna!

Saat pria berjubah hitam itu menginjak tanah, dia menurunkan tangan kirinya dan menaikkan lengan kanannya untuk melepaskan ‘pedang’ cahaya lain!

Tak mampu menghindar, Bai Yunfei hasnya menggertakkan giginya dan menggunakan bracernya untuk melindungi diri dari pedang tersebut.

“Clang!!”

Suara dentuman lain terdengar bersamaan dengan sebuah percikan api saat tubuh Bai Yunfei terlempar ke belakang. Meskipun dia tidak terluka, masih ada sebuah garis putih di bracernya. Namun bracer tersebut telah kembali seperti keadaan semula.

Kilatan keterkejutan terlihat di mata pria itu, tapi dia hanya menyeringai tanpa henti. Dia berlari ke arah Bai Yunfei.

Sekali lagi disapa oleh ‘palm blade’ emas, Bai Yunfei segera mundur sembari mengangkat lengan kirinya untuk melindungi dirinya lagi.

Saat lengan kiri pria berjubah hitam itu diturunkan, kilatan cahaya terlihat di mata pria itu! Tiba-tiba, dia mengubah sudut telapak tangannya sehingga cahaya pedang itu lewati Bracer Bai Yunfei dan mengarah ke dadanya!

“Bang!!”

Tubuh Bai Yunfei seperti selongsong meriam saat terlempar ke belakang dengan suara berdebam. Menghancurkan sebuah batu setebal satu meter, Bai Yunfei telempar lagi sejauh sepuluh meter sebelum akhirnya berhenti dan terguling di tanah.

Bai Yunfei berlutut di tanah dengan ekspresi muram dan menyemburkan darah dari mulutnya, ada keputusasaan di matanya sebelum memfokuskan diri. Dengan gerakan tangan kanannya, Glacial Pricker muncul, dia menatap pria berjubah hitam dan bersiap untuk menyerang.

Melihat Bai Yunfei yang terluka parah, pria berjubah hitam itu tertawa puas. Keinginan membunuh di matanya semakin menguat. Tangan kanannya telah pulih sepenuhnya sekarang. Dengan mengangkat kakinya, dia bersiap bergerak untuk menyerang lagi.

Saat dia mengangkat kakinya, matanya tiba-tiba melebar dan dia melompat ke belakang tanpa ragu.

Sebenarnya beberapa detik setelah dia mundur, sebuah cahaya merah datang di area tempatnya berdiri. Bahkan setelah menghindar, cahaya merah itu berubah arah untuk sekali lagi mengarah pada pria berjubah hitam!

Dengan tatapan dingin di matanya, pria berjubah hitam itu mengeratkan kepalan tangannya dan mengangkatnya. Cahaya emas disekelilingnya mulai memadat dan membentuk sebuah Long Swordboard yang diayunkan pada cahaya merah.

“Clang!” Cahaya merah yang datang tiba-tiba berhenti, memperlihatkan sebuah crimson sword sepanjang satu meter!

Tangan kanan pria berjubah hitam itu terangkat sementara seluruh tubuhnya terhempas ke belakang. Crimson Sword berputar beberapa kali di udara sebelum akhirnya di tangkap oleh sosok putih.

Jubah putihnya memperlihatkan tubuh tinggi dan santainya; orang baru ini sepertinya berumur tidak lebih dari tigapuluh tahun. Wajahnya tegas, alisnya tebal, dan bahkan rambut di pelipisnya mempertajam penampilannya. Selangkah demi selangkah, pria itu berjalan di langit dengan cahaya merah di bawah kakinya. Dia adalah putra tertua keluarga yang telah memperhatikan Bai Yunfei di kedai teh, Jiang Fan!

Jiang Fan mendekat dan berhenti di atas sebuah batu setinggi sepuluh meter, sehingga membentuk sebuah segitiga diantara pria berjubah hitam dan Bai Yunfei. Dengan memegang sebuah crimson-red sword di tangannya, dia menatap curiga pria itu dengan mata dingin lalu bertanya, “Dan siapakah anda tuan? Apakah seorang Soul Ancestor yang terhormat bisa mengganggu seorang junior Soul Sprite dari Crafting Schoolku?”

Dengan terperangah, pria berjubah hitam itu menatap Bai Yunfei yang berada puluhan meter darinya dengan mata berkedip.

Mata Bai Yunfei berbinar dengan tatapan termenung. Melihat Jiang Fan yang menghalangi pria itu, bisa memberinya waktu untuk bernapas sesaat. Siapapun identitas orang ini atau kenapa pria ini menolongnya telah membingungkan Bai Yunfei. Kebingungan ini berlangsung hingga dia mendengar dirinya disebut sebagai seorang ‘junior dari Crafting School’.

“Dia dari Crafting School! Tapi kenapa dia mengatakan kalau aku juniornya di sana? Apakah karena… personal soul itemku?” Bai Yunfei memperhatikan Flameblade Bracernya dengan menduga-duga. Dengan hati gembira, Bai Yunfei berdiri dengan menggengam erat Glacial Pricker yang ada di tangannya. Masih berdiri dengan penuh perhatian, Bai Yunfei mulai memulihkan soulforce untuk menyembuhkan luka-lukanya.

“The Red Lotus Blood Sword, Crafting School, kau Jiang Fan!” Setelah keheningan sesaat, pria itu berbicara dengan kasar.

Jiang Fan tertawa, “Jadi kau mengenalku? Aku harus memanggilmu siapa? Dari suaramu aku bisa mengetahui bahwa kamu seumuran denganku. Tapi kekuatanmu… mungkin aku bisa bertanya dari sekte atau bagian keluarga manakah dirimu?”

Pria itu tidak merespon, Jiang Fan mendesaknya untuk merespon, “Jika kamu tidak ingin mengatakannya, maka lupakan. Ijinkan aku bertanya, apa yang dilakukan juniorku sehingga membuatmu menjadi tak berbelas kasih?”

Mata pria itu semakin mendingin saat dia mendengus, “Aku ingin membunuhnya, itu saja. Apa aku perlu memberimu alasan!?”

 “Oh?” Alis Jiang Fan menegang. “Dari apa yang kau katakan, apa artinya kamu tidak melihat Crafting School sebagai ancaman?”

Tanpa takut, pria itu melanjutkan berbicara dengan nada dingin, “Crafting School? Hah, mengintimidasi sekali! Kamu dan aku memiliki kekuatan yang sebanding; jika aku ingin membunuhnya, apa kamu pikir kamu bisa melindunginya dan dirimu sendiri dalam waktu yang bersamaan?”

Senyuman Jiang Fan menghilang dari wajahnya dan menunjukkan ekspresi jijik. Dengan sedikit mengeram, dia berkata, “Apa kamu pikir aku tidak bisa melakukannya? Lalu kenapa kau banyak bicara? Kamu sudah kehilangan banyak soulforce saat bertarung dengan juniorku sebelumnya. Jadi, kamu hanya mencari kesempatan, kamu membutuhkan waktu untuk memulihkan tenagamu, bukan begitu?”

“Dia menyadarinya!” Pria itu berkata dalam hati, tapi masih dengan sikap dinginnya, dia menjawab, “Kalau begitu aku akan membunuhnya agar kau tahu!!”

Segera setelah selesai berbicara, dengan kekuatan luar biasa membuatnya terbang ke arah Bai Yunfei!

Akan tetapi, Jiang Fan telah mempersiapkan ini sebelumnya. Dengan mengayunkan tangan kanannya sebuah long sword muncul. Bersamaan dengan pendaratannya, Jiang Fan berlari menuju bagian tengah di antara Bai Yunfei dan pria berjubah hitam itu.

Saat setengah jalan, pria itu memiringkan tubuhnya ke samping untuk menghindari long sword yang datang. Pedang itu berputar sebelum kembali ke tangan Jiang Fan. Long sword diayunkan untuk menjatukan pria tersebut.

Pupil mata pria itu mengecil saat dia menggerakkan tangan kanannya. Sebuah dagger emas bercahaya muncul di tangannya, membuatnya dapat menahan sword yang datang.

Karena efek dari kekuatan putaran tersebut, Jiang Fan bergerak ke depan Bai Yunfei. Menatapnya sekilas, Jiang Fan memerintah, “Kau pergilah dulu!”

Dia takut Bai Yunfei akan terperangkap dalam badai pertarungan seperti keinginan musuh. Sulit baginya melindungi mereka berdua. Oleh karena itu, akan semakin mudah jika dia hanya perlu melindungi dirinya sendiri.

Bai Yunfei bahkan tidak perlu diperintah untuk mundur karena dia telah melakukannya saat Jiang Fan dan pria itu mulai bergerak. Saat dia mendengar perintah Jiang Fan, kaki Bai Yunfei bergerak satu detik lebih cepat dan dia menjuah seratus meter.

Bersamaan dengan teriakan Jiang Fan, terdapat sebuah cahaya halo emas di bawah kaki pria yang lainnya. Melompat ke tanah untuk terbang beberapa meter di udara, pria itu menatap sinis pada Bai Yunfei yang mundur. Dagger di tangan kanannya bersinar terang sebelum tiba-tiba terbang dengan sebuah golden crescent arc ke arah Bai Yunfei.

“Bang!!”

Kecepatan Bai Yunfei meningkat secara tiba-tiba saat itu, sehingga cahaya di belakangnya menghilang. Menghantam sebuah pilar terdekat. Dengan ledakan menghancurkan, pilar tersebut terbelah menjadi dua.

Saat pria itu akan melepaskan busur cahaya kedua, matanya tiba-tiba melebar. Dia melemparkan dirinya sendiri ke kanan, saat dia menghindar, cahaya merah itu melewatinya dan mengenai cahaya emas.

Pada titik ini, Jiang Fan telah bergerak sepuluh meter di udara bersama pria tersebut. Matanya menatap dingin pria itu sementara crimson red sword di tangannya bergerak. Sebuah bola api terlihat berkumpul di sekitarnya lalu menari mengelilingi pedang itu. Seolah-olah sedang melakukan gerakan tarik menarik. Saat api berkumpul, api itu mulai berputar-putar di sekitar area tersebut.

Dalam sepersekian detik, api memotong benda tersebut menjadi 7 bunga lotus di sekiling Jiang Fan. Mengitari tubuhnya, mereka terus menekannya.

 “Red Lotus!”

Translator / Creator: andra