September 26, 2016

Upgrade Specialist in Another World – Book 1: Rise of the Could – Prolog

 

The Most Tragic Interdimensional Traveler in History

‘The Happiest Interdimensional Traveler in History’ merupakan game online virtual reality paling terkenal pada abad 2xxx. Namanya memang sedikit menggelikan namun segera setelah game itu dirilis, game tersebut dapat menduduki hampir seluruh pasar game. Teknologi canggih yang menjadikannya ‘Kehidupan kedua’ bagi semua orang.

Dalam game, terdapat seorang player yang saat ini sedang memegang sebuah buku dengan tertawa terbahak-bahak di sebuah gua yang gelap.

“Yeah! ‘Equipment Upgrade Technique’! wahahahaha! Aku kaya.. aku kaya!”

Selama 5 hingga 6 menit player tersebut tertawa dan tertawa sampai dia merasakan sakit di dadanya. Bahkan setelah dia berhenti, dia bisa merasakan tubuhnya gemetar tanpa henti dari kepala hingga kaki . Dengan menatap serakah buku itu, player tersebut bersiap menggunakan skill itu sehingga dia mampu meningkatkan kekuatannya.

“Eh? Apa yang terjadi?” sesaat setelah itu, tiba-tiba sekelilingnya mulai berkelip-kelip dan berubah seolah dia menerima sinyal tv yang sangat tidak stabil. “Apakah ini pemadaman listrik? Tidak mungkin, meskipun listrik padam, masih ada listrik cadangan. Mungkinkah terjadi sesuatu dengan server gamenya?”

Saat dia mulai mempertimbangkan untuk melanjutkan game atau tidak, sekelilingnya retak karena beban dan tiba-tiba hancur! Ya, seperti sebuah cermin yang hancur berkeping-keping. Tapi saat sekelilingnya hancur, mereka hancur menjadi titik-titik cahaya sebelum menghilang!!

Dia sangat ketakutan. Untuk sesaat, dia bingung dan tidak bergerak dari tempatnya. Tapi setelah beberapa saat, dia menyadari bahwa tubuhnya tiba-tiba terjatuh ke bawah!

Semua yang ada di sekililingnya kacau sekarang, dan beberapa cahaya berwarna memenuhi tempat ini. Namun sensasi jatuh yang sangat terasa menyadarkannya bahwa dia jatuh semakin cepat dan cepat.

Hal ini menimbulkan ketakutan yang tidak pernah terjadi. Dengan berteriak tanpa henti pada game controller yang ada di tangan kirinya, dia berteriak, “Keluar! Keluar dari game! Sial! Kenapa aku tidak bisa keluar dari game ini?!”

Akhirnya, dia menyerah untuk berteriak. Menggelengkan kepalanya ketakutan, player itu hanya bisa melihat aliran warna-warna, tapi tidak ada hal lain yang bisa dia bedakan.

“Aku akan jatuh kemana?! Aku sedang bermain game VR. Kalau aku terjatuh seperti ini, dimana aku akan berhenti?”

Namun kemudian sebuah pikiran telintas dibenaknya, membuat seluruh tubuhnya gemetar.

“Apa aku… apa aku berpindah tempat?! Tubuhku masih ada di gamepod, tapi kenapa jiwa ku berada di dimensi lain?!”

Seolah ingin menanggapi tebakannya, bagian berwarna di bawahnya perlahan berubah warna membentuk kabut abu-abu. Samar-samar, memperlihatkan pemandangan yang berada di bawah kabut abu-abu. Sepertinya ada jalanan dan orang-orang di sana.

“Aku sampai! Aku benar-benar telah melakukan perjalanan antar dimensi?” setelah tertegun sejenak, player itu tertawa terbahak-bahak, “Wahahaha! Ayahmu telah berjalan melintasi dimensi! Semua buku sejarah itu, percobaan itu, pengetahuan tentang perjalanan antar dimensi (semua novel mengenai perjalanan interdimensional), mereka tidak sia-sia!

Astronomi langit, geografi bumi, origami, peleburan, arsitektur, yang lainnya dan semuanya, Aku tahu itu! Wakakaka dunia, wanita! Disini. Aku datang!”

“Hm? Apa yang terjadi? Hei hei… Kamu becanda?!”

Tawa puas itu akhirnya berhenti, berganti dengan jeritan ketakutan saat dia menyadari bahwa dirinya semakin mendekati kabut abu-abu, dia merasa kesakitan. bahkan ia merasa lemas. Ada sebuah sensasi ‘tersedak’, dan bahkan pecahan mulai muncul di sekelilingnya sebelum menyebar kesegala arah.

Saat pecahan itu menyentuh bahunya, bagian dari bahu tersebut tiba-tiba menghilang!

Seperti bagian dari bahunya dihapus dengan penghapus. Dia menyentuh bagian yang telah hilang, dan rasanya seolah bagian itu telah terlepas dari tubuhnya lalu berubah menjadi kabut hitam.

Yang membuatnya semakin putus asa, pecahan-pecahan di sekitarnya itu semakin lama semakin bertambah dan menelan tubuhnya seperti gerombolan piranha sedang makan – dan melahap dagingnya…

Atau mungkin bisa dikatakan melahap jiwanya!

Kebahagiaan dari perjalanan “dimensi” dengan cepat berubah menjadi rasa ketakutan.

“Jangan bermain denganku seperti ini, oke? Hei sekarang..”

Sebuah pecahan itu melukai kaki kanannya, memisahkannya dari tubuhnya dan berubah menjadi kabut hitam.

“Apa yang terjadi? Dalam buku tidak pernah dijelaskan hal seperti ini saat melakukan perjalanan antar dimensi..”

Lalu lengan kanannya hilang. ‘Equipment Upgrade Technique’ yang dipegang kuat pada tangan kanannya terbang ke udara.

“Dunia” di bawahnya  semakin dekat dengannya, tapi pecahan-pecahan itu semakin banyak. Selain itu, beberapa gelembung transparan di udara mulai muncul. Jika Soul Fragment yang terbentuk dengan pecahan yang menyentuh gelembung tersebut, mereka akan perlahan menghilang dari pandangan.

“Apa yang terjadi?! Aku adalah penjelajah dimensi! Aku tokoh uta—”

Sebelum dia dapat menyelesaikan kalimatnya, tubuhnya telah menghilang dalam kekacauan, yang tertinggal hanya Soul Fragment dalam berbagai ukuran. Satu persatu, soul fragment itu mulai menghilang segitu juga gelembung-gelembung di udara…

Saat ini, soul fragment itu melewati awan. Skill book dan soul fragment itu tersangut di awan abu-abu untuk bisa mencapai dunia di bawah!

Dan gelembung udara dengan cepat mengejarnya…

Bagaimana mungkin perjalanan dimensi akan semudah itu! Setiap dimensi memiliki hukum tersendiri. Apapun dan siapapun yang dianggap bukan bagian dari dunia ini akan dianggap sebagai virus dan akan dilenyapkan oleh hukum tersebut!

Player ini hanyalah karakter pendukung; dan bukan karakter utama. Tidak perlu mengetahui namanya, dan karakter pendukung tragis yang kehilangan nyawanya setelah perlajanan dimensi. Jiwanya hancur berkeping-keping, dan sekarang, dia bahkan tidak bisa mati meskipun dia ingin! Mungkin dia adalah penjelajah dimensi paling tragis dalam sejarah?

Soul Fragment dan skill book yang berhasil melarikan diri dari hukum bukan berarti bagian dari dunia ini, dan mereka juga tidak perlu mengikuti hukum itu. Sekarang mereka pergi ke dunia ini, badai apa yang akan mereka bawa dalam dunia ini?

Translator / Creator: andra