January 16, 2017

Upgrade Specialist in Another World – Book 1 / Chapter 85

 

The Foe Retreats, Backlash

Bai Yunfei menarik kembali Firetipped Spear dan bergerak menggunakan bracernya untuk melindungi dirinya dari Glacial Palm Zhang Zhenshan. Sebelum dia dapat menstabilkan pijakannya, serangan lain sudah mendekat!

Mata Zhang Zhengshan memerah seolah dia mengamuk. Dalam serangan kali ini, dia sepertinya menyerah dengan pertahanannya untuk menyerang dengan brutal. Bayangan telapak tangannya pun mengabur. Bahkan luka di tangan kirinya dipaksa membeku sebelum bergerak untuk menyerang.

Mundur selangkah demi selangkah, tarian Bai Yunfei berlajut saat menangkis serangan musuh yang berturut-turut. Meskipun sepertinya dia ditekan oleh Zhang Zhengshan, matanya tidak menunjukkan kepanikan, sebaliknya saat menghindari ayunan telapak tangan, matanya berkilat seolah sedang memikirkan sesuatu….

Dalam kemampuan bertarung jarak dekat, Bai Yunfei jelas tidaklah seimbang dengan lawannya. Meskipun kecepatannya tidak lambat dan gerakannya cukup lincah, dia memperlihatkan beberapa kelemahan dalam pertahanannya setelah beberapa menit bertarung. Musuh menyerang bahu kirinya, meskipun Goldsilk Soul Armor menjadi pertahanan, Bai Yunfei masih terhuyung dua langkah ke belakang karena sakit. Bersamaan dengan itu, glacial qi dengan rakus memasuki tubuhnya.

Mengalirkan seluruh soulforcenya, essence fireseed di tubuh Bai Yunfei membesar dan mengecil sesaat sebelum bagian dari elemental fire dialirkan ke bahu kirinya, menyebabkan glacial qi menghilang seketika.

Angin dingin lalu menampar wajahnya. Sedikit membuka matanya, Bai Yunfei melihat sebuah telapak tangan hancur dengan glacial qi yang mengitarinya berada di depan matanya! Tidak ada waktu untuk menghindar, Bai Yunfei hanya bisa menyilangkan kedua lengannya untuk melindungi wajahnya.  Setelah suara debaman, Bai Yunfei dipaksa mundur setengah langakah lagi. Tapi karena pertahanan barcernya, dia tidak mengalami luka apapun dari pukulan kecil itu.

Setelah satu telapak tangan, telapak tangan lain datang menyerang bahkan lebih kuat. Masih di posisi yang sama, Bai Yunfei membuat bracernya menerima serangan tersebut. Setelah beberapa kali serangan palm strike, Zhang Zhenshan menyadari bahwa dirinya tidak mampu menyerang langung hanya menggunakan telapak tangannya saja lalu dia mengalihkan telapak tangannya untuk menyerang bahu Bai Yunfei.

Setelah Bai Yunfei salah langkah, dia mengangkat lengan kanannya secara horizontal sambil mencoba menghindar. Ini memberikan kesempatan serangan telapak tangan Zhang Zhenshan sebelum dirinya melepaskan serangan lain. Posisi kedua pria ini berbalik. Sekarang Zhang Zhenshan menyerang sedangkan Bai Yunfei masih tenang dengan pertahanannya.

Namun, jika diamati lebih  dekat, bisa dilihat bahwa ada yang aneh dengan tatapan Bai Yunfei yang seolah telah melewati beberapa kesempatan untuk melawan dan sebaliknya mempertahankan diri dari Zhang Zhenshan seolah sedang menunggu sesuatu….

Akhirnya, setelah terkena pukulan telapak tangan lagi di abdomennya, Bai Yunfei menggunakan bracernya untuk bertahan dari serangan kedua. Matanya berkilat seolah saat-saat yang ditunggunya telah tiba. Setelah mempertahankan diri dari telapak tangan yang lebih kuat, seluruh tubuhnya tiba-tiba bergeser. Kepalan tangan kanannya diturunkan pada pinggang dan bukannya digunakan untuk bertahan dari telapak tangan Zhang Zhenshan yang menyasar perutnya. Menggunakan berbagai maneuver pertahanan, kaki kanan Bai Yunfei maju setengah langkah. Dengan tangan kanannya membentuk sebuah kepalan, dia melepaskan sebuah pukulan tanpa ragu!

“Bang!” Glacial Plam Zhang Zhengshan mengenai perut Bai Yunfei, pada waktu yang bersamaan Bai Yunfei menyerang dada Zhang Zhenshan dengan tinjunya!

Ninefold Fist Force!

“Bang!”

“Crack!”

Dengan terdengarnya suara tulang yang patah, tubuh Zhang Zhenshan terlempar seperti peluru dengan darah yang menyembur dari mulutnya! Bai Yunfei terhuyung beberapa langkah dengan darah mengalir dari bibirnya.

Ini adalah serangan balasan dari Bai Yunfei setelah dia menyingkirkan spearnya. Dan saat lawan menghujani tubuhnya dengan telapak tangan, keadaan sulit dimana jarak  pemisah yang seperti itu telah mendapatkan hasil!

(Efek tambahan untuk +10: Ketika menahan serangan, terdapat kesempatan sebesar 9% untuk dapat menyerap attack power dan mengubahnya menjadi attack power pengguna, efek akan dikeluarkan pada serangan anda berikutnya. Dapat bertahan selama 3 detik. Jumlah attack power yang diubah menjadi attack power pengguna tidak melebihi defensive strength item ini.)

Bai Yunfei telah menahannya cukup lama hingga akhirnya menunggu efek serangan ini diaktifkan dan menyerangnya dengan kekuatan gabungan dari palm strike yang diserap dan diubah menjadi kekuatan Ninefold Fist Force miliknya!

Perubahan ini terlalu tiba-tiba, sehingga mengejutkan penonton yang menyaksikkan pertarungan. Begitu juga dengan seseorang yang sangat kuat seperti Hong Yin, Yan Xi dan lainnya, mata mereka berkilat seolah mereka melihat sesuatu…

Melihat Zhang Zhenshan yang terlempar, mata Bai Yunfei berkilat tajam. Dia tidak yakin satu pukulan akan cukup untuk mendapatkan kemenangan, sehingga tanpa ragu, dia menghentakkan kaki dan berlari mengejarnya tanpa memberikan waktu pada musuh untuk bernapas!

Setelah memuntahkan darah, Zhang Zhengshan tidak bergerak. Sepertinya dia tidak terkejut, namun dia telah terluka parah dan tidak dapat bergerak sesaat. Wave Treading Steps lebih cepat dari kecepatan Zhang Zhenshan yang terlampar. Sebelum Zhang Zhenshan jatuh ke tanah, Bai Yunfei telah menyusulnya dengan tangan kanan yang bersiap mencengkeram musuhnya.

“Berhenti! Kami mengaku kalah!”

Saat itu, sebuah suara terdengar dari sisi kiri diikuti dengan kemunculan seseorang. Dengan satu tangannya yang memegang Zhang Zhenshan, tangan lainnya mengalirkan glacial qi sebelum menyerang dada Bai Yunfei!

Dia adalah Liu Cheng yang datang mendekat. Kepalan tangan Bai Yunfei telah mengejutkan semua orang dari Glacial School setelah dia menerbangkan Zhang Zhenshan. Liu Cheng yang melihat Zhang Zhenshan terluka sangat parah dan takut Bai Yunfei akan membunuhnya. Karena alasan tersebut, dia tidak ada pilihan selain bergerak untuk menyelamatkan Zhang Zhenshan.

Pukulan Bai Yunfei dihentikan oleh telapak tangan Liu Cheng, namun dia tidak melanjutkannya lagi setelah itu. Sebaliknya, tubuhnya terhenti saat dia melihat telapak tangan Liu Cheng karena terkejut. Saat musuh akan menyerangnya, Bai Yunfei bisa melihat bagian dalam lengan bajunya terdapat sebuah gelang berwarna biru. Sama seperti Bai Yunfei, Liu Cheng menggenakan sebuah gelang, namun Bai Yunfei mengetahui alasan mengapa Liu Cheng menggunakan itu, gelang tersebut mampu membuat kecepatan pengguna menjadi semakin cepat…

Dalam sekejap, kemarahan membuncah dalam hatinya dan meledak di dadanya. Kemarahan ini sangat tak terbayangkan…dengan kemarahan ini, mata Bai Yunfei memerah. Dengan mengepalkan tangan kanannya, dia menyerang Liu Cheng yang berada tepat di depannya!

Liu Cheng melihat ke belakang dimana Zhang Zhengshan berada hanya untuk melihat wajahnya yang terlihat kesakitan. Darah terus-menerus mengalir dari mulutnya, namun dia mampu berdiri meskipun kesulitan. Jelasnya, dia tidak dalam kondisi bisa melanjutkan pertarungan, namun saat Liu Cheng berbalik untuk mengatakan sesuatu, dia melihat Bai Yunfei yang mendekatinya dalam diam dengan mengulurkan kepalan tangannya!

Karena khawatir, Liu Cheng tidak dapat menghindar dengan Zhang Zhenshan yang berada tepat di belakangnya dan dia mengangkat lengannya putus asa. Dengan mengalirkan soulforcenya, Liu Cheng mempersiapkan diri untuk menerima pukulan tersebut.

Overlapping Waves Art, Eighty One Fold Fist Force!!

Satu serangan ini adalah sesuatu yang belum pernah Bai Yunfei gunakan sebelumnya bahkan dalam pertarungan terakhirnya ini. Serangan terkuat dari Overlaping Waves Art!

“Bang!”

“Crack!”

Sama seperti Zhang Zhengshan, tulang Liu Cheng mengeluarkan suara retakan sebelum dia terlempar seperti Zhang Zhengshan.

Saat terlempar ke udara, beberapa potongan gelangnya yang patah jatuh ke tanah dari lengan bajunya.

“Sialan, kamu ingin mati!” Yu Fei berlari ke arah Liu Cheng untuk menganggu pertarungan, namun dia ragu-ragu untuk ikut campur, namun saat dia melihat Liu Cheng terluka, kemarahan memenuhi hatinya. Pada waktu yang bersamaan, udara disekitarnya membeku saat es muncul dan mengitari kepalan tangan kanan Yu Fei sebelum mengarahkannya pada Bai Yunfei.

Badai tiba-tiba melanda tempat tersebut bahkan sebelum telapak tangan Yu Fei menyentuh Bai Yunfei. Angin kencang bertiup ke arah Yu Fei dan melemparkannya ke belakang. Setelah terjungkir ke tanah beberapa langkah, Yu Fei bangkit dari tanah dengan tangan kiri memegang dada dan darah keluar dari mulutnya. Wajahnya melihat ke arah Hong Yin yang berada di samping Bai Yunfei dengan terkejut.

“Ini seharusnya adalah duel yang adil. Jika kepala sekolah Yu Fei dan tetua Liu Cheng mengganggu, lalu apa artinya ini?!” Sebuah suara ringan terdengar saat Mu Wanqing dan You Qingfeng mendekati Bai Yunfei.

Melihat sekelompok orang secara bertahap maju. Wajah Yu Fei menggelap dan mata berkilat seolah memikirkan sebuah rencana.

Bai Yunfei menahan darah di tenggorokannya dan menatap Yu Fei, “Aku menang, jadi kembalikan Glacial Pricker padaku!” katanya dingin.

Setelah mengatakannya, dia menatap Hong Yin di sampingnya. Mengerti maksud Bai Yunfei, tubuh Hong Yin menghilang dan muncul kembali di depan Yu Fei dengan tatapan dingin, “Aku tidak akan menekan anda atas apa yang anda lakukan tadi. Tinggalkan Glacial Pricker di sini dan pergilah!”

Dengan tatapan lekat Hong Yin dan soulforce yang ditahannya, Yu Fei hanya bisa mundur setengah langkah. Dia tahu jika seluruh Glacial School bergabung, mereka tidak akan sebanding dengan orang ada di depannya ini. Wajahnya memucat sebelum akhirnya mengeluarkan Glacial Pricker dan menyerahkannya pada Hong Yin dengan ragu. Lalu berbalik, dia memberikan tanda pada murid-murid di belakangnya untuk membawa Zhang Zhenshan dan Liu Cheng sebelum pergi.

Yan Xi juga memberikan tatapan dalam pada Bai Yunfei sebelum berbalik dan pergi tanpa mengatakan apapun.

Bai Yunfei masih tidak bergerak dari tempatnya berdiri. Tangan kanannya mulai gemetar dengan darah mengalir di lengannya. Eighty One Fold Fist Force telah menyebabkan lengan kanannya robek, otot dan tulangnya terasa sakit karena hal itu.

Namun dia terlihat tidak menyadari hal ini saat dia melirik musuh yang pergi. Sebaliknya, tapatan bingung di matanya menatap tumpukan serpihan biru dengan ekspresi yang sulit diartikan…

Beberapa saat kemudian, dia tiba-tiba tertawa menyindir dan mengutuk dirinya sendiri, “Ah, ini adalah gelang ‘berhaga’mu….”

Mengangkat tangan kirinya, dia menyentuhkan tangan kanannnya lembut pada sebuah topi jerami emas yang muncul di tangannya.

“Aku memberikan itu untukmu, tapi kamu tidak menginginkannya… jadi apa yang kamu berikan padaku, kenapa aku harus menyimpannya?”

“Bang….” Sebuah suara menggema, sebuah bola api muncul di telapak tangannya, membakar topi jerami yang dengan cepat berubah menjadi abu dan berterbangan ke langit…

“Yunfei….kamu baik-baik saja?” Hong Yin bertanya cemas. Bai Yunfei menutup mata, menghirup napas dan menghembuskannya perlahan. Matanya terbuka, ketenangan terlihat di wajahnya. Dengan sedikit memiringkan kepalanya untuk memberikan senyuman pada semuanya, dia mengangguk.

 “Jangan cemas, aku ba-……”

Sebelum dia bisa menyelesaikannya, ekspresi di wajahnya menjadi kaku dan memotong ucapannya sebelum terjatuh ke tanah.

Hong Yin  yang terkejut segera mengangkat Bai Yunfei. Dia bisa melihat mata Bai Yunfei tertutup dengan wajah berkerut kesakitan. Tubuhnya kejang seolah merasakan sakit yang luar biasa.

Kejadian tiba-tiba ini membuat semua orang panik. Chu Yuhe menangis sedangkan Mu Wanqing dengan lembut menepuk bahunya mencoba untuk menenangkannya. Melihat Hong Yin yang memerikasa keadaan Bai Yunfei, Mu Wanqing berbisik, “Hong Yin, Yunfei apakah…”

Hong Yin mengangguk, “Ini adalah efeknya. Kita akan kembali ke sekolah dan memikirkan sebuah rencana…”

 

Translator / Creator: andra