December 27, 2016

Upgrade Specialist in Another World – Book 1 / Chapter 75

 

Help Arrives

Sebuah hembusan angin datang dari belakang. Dengan mengertakan gigi, Bai Yunfei mengalirkan seluruh soulforcenya pada kaki dan mendorongnya melawan tanah dengan kuat. Lempengan batu di jalananan yanga ada di bawah kakinya hancur dan tubuhnya menjauh beberapa inci dalam sekejap berkat soulforcenya yang meledak.

Melihat cengkeramannya meleset, Liu Cheng mendengus dingin dan merubah cakarnya menjadi telapak tangan. Lengan kanannya tiba-tiba terulur, yang memungkinkan telapak tangannya mengenai bagian tengah punggung Bai Yunfei. Ini tidak lain adalah Arm Lengthening Palm!

“Pu!”

Bai Yunfei memuntahkan darah. Kecepatannya berkurang lagi, namun ini terjadi karena palm strike yang mengenainya, melemparnya sejauh sepuluh meter sebelum akhirnya terkulai di tanah.

Ekspresi dingin terlihat di mata Liu Cheng. Tanpa mengurangi kecepatannya, dia bergegas ingin menangkap musuh.

Namun, saat dia sudah berada tiga atau empat meter dari Bai Yunfei, ekspresinya tiba-tiba berubah. Dia mengehentikan gerakannya dan segera mundur!

“Whiz… Clang!”

Saat dia mundur, suara mendesing terdengar dari kejauhan di dalam kegelapan. Sebuah cahaya dingin mendekatinya dan dalam sekejap mendarat di tempatnya berada.

Sebuah pedang sepanjang satu meter menembus lempengan batu. Pegangannya sedikit bergetar, menciptakan suara desingan.

Liu Cheng berdiri menatap ke depan dengan ekspresi serius.

“Siapa yang berani mengacau di wilayah Green Willow School?!” Sebuah pertanyaan di serukan lalu beberapa siluet muncul di hadapannya. Dilihat dari penampilannya, mereka semua adalah wanita. Mereka menggenakan pakaian serba putih dengan dihiasi berbagai hiasan berwarna hijau yang terlihat seperti daun Willow. Saat mereka berjalan, ujung rok mereka bergoyang, membuat hiasan tersebut seolah akan terbang karena angin yang terasa lembut di bawah cahaya malam yang remang-remang.

“Green Willow School!” Pupil mata Liu Cheng mengecil. Ekspresinya terlihat semakin  serius.

Mereka tidak memperlambat langkahnya. Saat Liu Cheng dapat melihat mereka dengan jelas, mereka hampir berada di depannya. Mereka berhenti di samping Bai Yunfei. Dua sosok cantik lalu muncul dan membantunya bangun dari tanah.

“Akhirnya kau di sini….” Bai Yunfei menyeka darah di sudut bibirnya dan menatap Qiu Luliu dan Chu Yuhe yang membantunya. Dia tersenyum tipis, namun sebuah pikiran aneh muncul dalam benaknya: “Kenapa penolong selalu datang pada saat-saat kritis? Kenapa meraka tidak muncul lebih awal? Dengan begitu aku tidak perlu menerima palm strike itu….”

Chu Yuhe menatap Bai Yunfei yang memiliki ekspresi aneh, dengan sepasang matanya yang penuh dengan air mata, hingga hampir membuatnya menangis, dia bertanya cemas: “Kamu baik-baik saja kak Yunfei? Apa kamu terluka serius? Tolong jangan membuatku khawatir….”

Terkejut, Bai Yunfei menatap gadis kecil yang cemas itu lalu tertawa dan berkata untuk menenangkannya: “Aku baik-baik saja. Jangan khawatir. Aku hanya terluka sedikit. Tidak ada luka serius.”

Setelah berkata demikian dia melihat Qiu Luliu yang menatapnya dengan ekspresi cemas, tersenyum padanya dan berkata: “Aku merepotkanmu, Luliu…”

“Kamu tidak perlu seperti itu Yunfei. Kamu adalah kakak Yuhe. Master juga mengatakan bahwa kami harus membantumu.” Qiu Luliu tersenyum lalu menatap seorang wanita paruh baya berumur tigapuluh tahunan yang berdiri di depan Bai Yunfei berkata: “Ini bibi kami Mu Feng, tetua dari Green Willow School. Master secara khusus memintanya pergi bersamaku untuk membantumu.”

Mu Feng sedikit memiringkan kepalanya untuk menatap Bai Yunfei, dengan sedikit mengangguk lalu mengangkat kepalanya menatap Liu Cheng yang berada di depannya, berkata dengan tertawa dingin: “Aku ingin tahu siapa dirimu. Ternyata anda adalah tetua dari Glacial School. Kenapa anda berada di kota Cuiliu tanpa alasan bukannya mengawasi Glacial School? Anda bahkan menyakiti tamu dari sekolah kami. Apa artinya ini?”

Liu Cheng sedikit mengernyit, menatap Bai Yunfei lalu menatap Mu Feng lagi. Dengan mendesah pelan, dia melipat tangannya hormat berkata: “Anda terlalu menanggapinya dengan serius, tetua Mu. Saya tidak bermaksud menyerang sekolah anda. Ini hanyalah persoalan pribadi antara aku dan pria ini. Selain itu, aku tidak tahu dia ada hubungan dengan sekolah anda, jadi….”

“Ada masalah antara anda dan dia? Apa yang bisa membuat seorang Soul Spirite seperti anda secara pribadi bertindak untuk menangani junior yang hanya seorang Soul Warrior?” Mu Feng menyela ucapannya dan bertanya dengan nada menyindir.

“Dia…” Liu Cheng tidak bisa mengatakan apapun. Setelah terhenti beberapa saat, lalu dia melanjutkan: “Dia telah membunuh putra dari tetua Zhang dari sekolah kami, sehingga saya akan menangkapnya…”

“Oh? Dia membunuh putra Zhang Zhenshan? Apakah anda memiliki Bukti?” Mu Feng menaikkan alis indahnya, “Selain itu, kenapa anda ingin membalaskan atas kematian putra tetua Zhang? Kenapa anda menyulitkan diri dengan mengambil tindakan sendiri, tetua Liu?”

Liu Cheng terdiam sesaat lalu berkata dengan suara dalam: “Jadi ini artinya Green Willow School ingin menyelamatkannya?”

“Saya sudah mengatakan bahwa dia merupakan tamu dari Green Willow School. Selama dia berada di kota Cuiliu, sekolah kami tidak akan tinggal diam dan melihatnya terluka oleh musuh. Jika memang ada perseteruan di antara dia dan Zhang Zhenshan, tolong katakan pada tetua Zhang untuk datang kemari dan menghadapinya secara langsung.” Nada Mu Feng terdengar tegas. Dia merupakan seorang tetua dari Green Willow School dan seorang Soul Sprite tahap akhir, sehingga dia jauh lebih kuat dari Liu Cheng. Selain itu, mereka berada di gerbang sekolahnya saat itu sehingga dia tidak ingin terlihat lemah.

Setelah berkata demikian, dia melambai pada orang-orang di belakangnya. Mereka berkumpul mengelilingi Bai Yunfei untuk melindungunya. Dengan Qiu Luliu dan Chu Yuhe yang membantunya, mereka berjalan keluar dari gerbang kota perlahan.

Melihat Bai Yunfei yang dibawa pergi, mata Liu Cheng berkilat. Tanpa menyadari bahwa Mu Feng sedang menatapnya penuh waspada, hingga akhirnya dia tidak bertindak dan melihat mereka menjauh.

Mu Feng dengan lembut menarik pedangnya dari tanah, meletakkanya kembali pada sarung pedang dan menatap bawahan Liu Cheng yang mengikuti Liu Cheng hingga tempat ini, berkata: “Tetua Liu, jika anda ingin pergi ke kota Cuiliu sebagai tamu kami, Green Willow School pasti akan menerima anda, jika anda ada waktu, kehormatan bagi saya jika anda datang berkunjung ke sekolah, sekolah saya pasti akan memperlakukan anda dengan sangat baik…. Tapi, jika anda ingin diam-diam membuat masalah di kota, merendahkan sekolah saya, maka Green Willow School tidak akan mudah untuk di ganggu! Tempat ini bukanlah wilayah Glacial School seperti kota Baifeng!”

Setelah berkata demikian, Mu Feng berbalik dan pergi tanpa memperdulikan pemikiran lawan.

Warna wajah Liu Cheng berubah-ubah antara biru dan putih. Dia sangat marah, tapi tidak ada yang bisa dia lakukan. Memang, tempat ini bukanlah kota Baifeng. Saat ini, dia tidak berani terlibat masalah dengan Green Willow School. Dia hanya membawa dua murid dari sekolahnya menuju kota ini. Meskipun rencananya telah dilakukan, ini telah dilakukan dengan meminjam kekuatan dari keluarga Long yang memiliki hubungan dekat dengan Glacial School.

“Tetua, apa yang akan kita lakukan sekarang?”

Liu Cheng tidak mengatakan apapun dan seorang pria di sampingnya bertanya saat melihat hal ini.

Melihat Mu Feng dan kelompoknya menghilang di gerbang kota, Liu Cheng mendesah frustrasi dan melambaikan tanganya berkata: “Kirim seseorang untuk mengamati sekeliling Green Willow School. Jika Bai Yunfei pergi, segera katakan padaku! Dia sudah terluka. Dalam beberapa hari keedepan, dia seharusnya akan tinggal di Green Willow School untuk menyembuhkan lukanya. Laporkan kepada kepala sekolah mengenai keadaan ini segera agar segera diputuskan. Sebelum itu, kita tidak akan bertindak dan tidak akan menimbulkan masalah untuk Glacial School!”

Ketika Liu Cheng memimpin orang-orangnya kembali, dia mengernyitkan dahinya kuat, karena merasa kesal. Siapa sangka satu demi satu perangkap yang telah diaturnya dengan teliti akan berakhir dengan dia tidak memperoleh apapun?

“Di hari saat Bai Yunfei muncul di kota ini, aku sudah mengirim seseorang untuk menginformasikan sekolah tentang ini. Kenapa kepala sekolah belum tiba? Tidak mungkin dia tidak tertarik dengan Bai Yunfei. Mungkinkah… sesuatu terjadi di sekolah? Dan dia menunda ini?

“Dalam keadaan seperti ini, aku tidak bisa hanya menunggu. Apakah kita perlu terlibat masalah dengan Green Willow School…?”

Pria-pria ini berjalan pergi perlahan, jalanan menjadi tenang kembali. Dari gang terdekat, sebuah siluet berjalan pergi dengan perlahan. Seluruh tubuh orang ini tersembunyi di balik kegelapan, dia telah memperhatikan tempat ini sepanjang waktu tanpa diketahui oleh siapapun. Dia tidak lain adalah Hong Yin.

Dia merenung sesaat lalu berbalik dan berjalan keluar menuju gerbang barat kota….

…………

Di depan Gerbang Green Willow School, Bai Yunfei melihat Mu Wanqing dan You Qingfeng lagi. Siapa sangka mereka berdua akan menunggu semuanya di gerbang? Bai Yunfei dengan lembut menyingkirkan tangan dua gadis yang membantunya, berdiri tegap dengan sedikit kesulitan dan melipat tangannya ke arah semua orang, berkata dengan tulus: “Semuanya, kali ini saya sangat berterima kasih atas bantuan kalian. Jika bukan kalian, saya akan jatuh ke tangan Glacial School, dan saya tidak tahu apakah saya bisa bertahan.”

Mu Wanqing berkata dengan senyum tipis: “Kamu tidak perlu melakukan itu Yunfei. Kamu adalah kakak Yuhe sehingga menolongmu adalah keharusan bagi sekolah kami. Selain itu, Glaical School telah merendahkan Green Willow School kami seperti itu, jika kami tidak melakukan apapun setelah mengetahui bahwa mereka diam-diam melakukan skema di kota, sekolah akan kehilangan muka.”

Hal itu begitu mudah baginya, tapi Bai Yunfei tahu kali ini, karena dirinya lah, dia menghadapi sekolah lain tanpa ragu. Ini adalah kebaikan yang besar.

“Kalau begitu terima kasih banyak, kepala sekolah. Saya tidak akan melupakan kebaikan hati sekolah anda, apapun yang terjadi. Suatu saat nanti, jika saya memiliki kesempatan, saya pasti akan membayarnya!” Setelah berkata demikian, seolah pengaruh lukanya, dia terbatuk dan darah keluar dari sudut bibirnya sekali lagi.

Chu Yuhe sangat cemas. Dia segera mendekat dan membantunya, berkata dengan terisak: “Kak Yunfei, kumohon berhenti berbicara. Cepatlah dan obati luka mu.”

Ekspresi Mu Wanqing juga sedikit berubah. Dia tidak menduga bahwa Bai Yunfei terluka cukup parah. Dengan sedikit mengenyit, dia menatap Mu Feng.

Setelah mata mereka bertemu, sebelum dia dapat bertanya, Mu Feng telah menjawab: “Kepala sekolah, karena kami menunggu di luar gerbang barat kota sebelum menerima berita, saat kami melihat Bai muncul dengan dikejar dan di serang oleh Liu Cheng, dia telah….”

“Saya mohon jangan salahkan senior Mu, kepala sekolah. Saya tidak memikirnya dengan hati-hati dan telah terluka sebelum senior Mu tiba.” Bai Yunfei segera menjawab. Lalu saat dia menyeka darah di ujung bibirnya dan melanjutkan berbicara dengan malu-malu, “Er, kepala sekolah Mu, saya rasa kita harus masuk terlebih dahulu. Saya perlu mengobati luka-luka saya secepatnya. Besok saya akan datang dan berterima kasih kepada semuanya dengan benar.”

“Oh, aku lupa tentang ini. Luliu, Yuhe, kalian berdua bawa Yunfei ke kamar tamu agar dia bisa beristirahat lalu siapkan obat-obatan untuknya.” Mu Wanqing tersenyum lembut dan memimpin semua orang berjalan masuk.

Setelah Bai Yunfei diantar ke kamar tamu, Mu Wanqing dan You Qingfeng berjalan ke arah lain perlahan. You Qingfeng tidak mengatakan apapun sbelumnya, namun sekarang dia bertanya: “Wanqing, apakah dia pantas menerima pertolonganmu seperti itu?”

“Oh?” Mu Wanqing terkejut dan berkata dengan tertawa: “Kenapa kamu menanyakan pertanyaan itu lagi? Bukankah sebelumnya aku mengatakan selama dia mencapai sesuatu di masa depan, sekolah juga akan mendapat keuntungan darinya?”

“Tapi sekarang kamu bermusuhan dengan sebuah sekolah yang sebanding dengan Green Willow School karenanya.”

“Glacial School? Kami adalah dua sekolah terbesar di provinsi utara Qingyun sehingga tidak ada banyak pertemanan di antara kami. Selain itu, aku tidak mengatakan bahwa kami bermusuhan. Saat ini, aku hanya menjamin keamanan Bai Yunfei hingga batas yang bisa diterima. Jika sesuatu yang tak terduga terjadi suatu saat, aku akan membuat rencana lain…”

Sementara Mu Wanqing berbicara, seorang murid tiba-tiba muncul dan melaporkan bahwa ada seseorang di luar yang ingin datang berkunjung, dan dia tidak lain adalah orang yang datang siang tadi yang menginformasikan pada mereka tentangkeadaan Bai Yunfei untuk bisa menolongnya.

Translator / Creator: andra