December 26, 2016

Upgrade Specialist in Another World – Book 1 / Chapter 74

 

One Against Two

Dengan sebuah gerakan Fire-tipped Spear, Bai Yunfei menyerang Liu Cheng tanpa peringatan terlebih dahulu!

Pupil mata Liu Cheng mengecil. Matanya berkilat takjub. Dia tidak menduga Bai Yunfei yang hanya berbicara dengan acuh tak acuh, mengambil inisiatif dan menyerang.

Dengan melengkungkan sudut bibirnya menghina, Liu Cheng menggerakkan kakinya, meluncur ke belakang. Pada saat yang bersamaan, dia memerintahkan: “Tangkap dia. Hati-hati jangan membunuhnya.”

Sebenarnya, tidak perlu baginya mengatakan ini karena dua pria di sampingnya telah bertindak. Mereka menyerang bergantian, salah satunya mencengkeram tangan kanan Bai Yunfei yang memegang spear dan yang lainya melemparkan  sebuah pukulan tepat pada jantungnya.

Melihat sikap Liu Cheng, dia tidak berpikir untuk perlu bertindak sendiri. Sebaliknya, dia ingin membiarkan dua bawahannya menangkap Bai Yunfei!

Mata Bai Yunfei terfokus. Dengan memutar tangan kanannya, dia berputar ke kiri dan pada waktu yang bersamaan membuat serangan horizontal menggunakan Fire-tipped Spear. Pria yang berada di sisi kiri segera menggunakan lengannya untuk menangkis serangan horizontal dari spear, namun dia terlempar karena dampak kekuatan yang besar.

“Bang!” Sebuah suara terdengar dari punggung Bai Yunfei yang terkena sebuah pukulan. Namun dia hanya sedikit terhuyung setengah langkah lalu mengangkat kaki kanannya melemparkan tendangan pada penyerang. Pria tersebut menggunakan tangannya untuk menahan dan terpaksa mundur setengah langkah.

Mereka berdua adalah Soul Warrior tahap menengah!

Tatapan mata Bai Yunfei menjadi lebih serius. Menggunakan Wave Treading Steps, dia berlari menuju pria yang berada di sisi kiri dengan menggerakkan tubuhnya dan menusukkan Fire-tipped Spear pada jantung musuh. Tapi segera setelah dia bergerak, pria yang berada di belakangnya mengambil langkah dan mendekatinya.

Saat pria di depannya menghindar, Bai Yunfei mendadak menghentikan tubuhnya. Kemudian mengambil langkah dengan mengaitkan kakinya seolah terikat dan setelah menciptakan dua bayangan, dia tiba-tiba berhenti dan berbalik menghadap ke arah lain!

Fire-tipped Spear yang telah ditarik kembali ketika dia berbalik, sekarang ditusukkan dengan keras pada pria yang mengejarnya dari belakang!

Ekspresi pria yang mengejar dan menyerang Bai Yunfei berubah drastis. Dengan ketakutan, dia memutar tubuhnya ke kiri dengan tergesa-gesa. Fire-tipped Spear menggores dadanya. Sebelum dia dapat bergembira karena ini, dia merasa pinggang bagian kanannya terkena pukulan yang cukup kuat. Pinggangnya terkena tendangan dari Bai Yunfei. Dengan mengerang kesakitan dia terlempar.

Saat Bai Yunfei ingin mengejar dan menyerang pria itu, dia mendengar suara dari belakang. Pria yang lainnya telah melompat dan menggunakan kaki kanannya untuk menyerang kepala Bai Yunfei.

Bai Yunfei melempar pandangan padanya dan menggerakkan sedikit kakinya. Pada saat yang bersamaan, dia mengangkat Fire-tipped Spear secara horizontal. Tendangan tersebut mengenai pegangan spear, memaksanya mundur setengah langkah. Dengan menggunakan kaki lain musuh menendang ke arah jantungnya.

Otot lengannya mengembung, dia mendorong dengan kuat. Saat musuh terdorong, mengetahui bahwa tidak mungkin bisa menyerang Bai Yunfei lagi, dia menginjak pegangan spear lagi dan menggunakan kekuatan dorongan Bai Yunfei untuk memutar badannya ke belakang.

Bai Yunfei juga terpaksa mengambil langkah mundur. Pada waktu yang bersamaan, tubuhnya sedikit bergetar. Sebelum dia bisa berdiri dengan baik, dia merasakan sakit pada pinggang kanannya. Ternyata pria yang telah ditendangnya menyerangnya kembali dan membalas dengan menendang pingganngnya dengan sebuah tendangan memutar.

Bai Yunfei mengambil dua langkah ke kiri. Pada waktu yang bersamaan, dia mengayunkan spearnya secara horizontal, memaksa pria yang ingin mengejar dan menyerangnya mundur. Namun saat dia melihat musuh yang berada di sisi lain berlari dan menyerang lagi.

Sambil melihat sekitar, dia melihat meja penuh dengan makanan yang berada di sampingnya. Matanya berkilat, dia mundur dua langkah lalu melemparnya dengan sebuah tendangan kuat. Suara dentingan terdengar ketika mangkuk dan piring-piring tersebut terlempar. Meja besar telah terbalik karena tendangannya dan terlempar pada pria yang menyeranganya di sebelah kiri

Pria yang berlari ke arahnya telah berada empat atau lima meter dari Bai Yunfei. Sekarang meja bundar itu terlempar ke arahnya, sudah terlambat baginya untuk menghindar. Pupil matanya mengecil, dia tiba-tiba mengulurkan telapak tangannya, ingin mendorong meja tersebut.

“Hati-hati!” Segera setelah tangannya bersentugan dengan permukaan meha, dia mendengarkan sebuah peringatan dari rekannya. Sangat ketakutan, dia tidak ada waktu untuk berpikir dan mengabaikan gerakannya. Dengan mengerahkan kekuatan kakinya, dia menghentikan tubuhnya. Saat dia mundur, sebuah suara lembut tiba-tiba terdengar dari meja bundar yang ada di depannya. Lalu sebuah spear dengan ujung yang bersinar merah menembusnya, menusuk tepat pada dadanya!

Pria ini sangat ketakutan. Dia tidak menduga Bai Yunfei akan sangat cepat hingga dia bisa mengejar dan menyeranganya dalam sekejap setelah menendang meja tersebut. Jika bukan karena peringatan rekannya, dia akan tertusuk spear tersebut!

Menatap ujung spear tersebut, pria ini segera mundur. Hanya saat dia telah mundur sejauh dua meter ujung spear tersebut berhenti.

Bai Yunfei berlari ke arah meja yang dipegang dalam posisi vertikal. Fire-tipped Spear di tangannya menembus hingga ke pangkal meja. Tanpa melambatkan gerakannya, dia melemparkan tendangan lain pada meja, melemparkannya ke depan dengan kecepatan tinggi. Lalu dia menarik Fire-tipped Spear dan memaksa pria yang mengejarnya dari belakang mundur. Pada waktu yang bersamaan, dia mennggunakan Wave Treading Steps dan mengejar meja yang diterbangkan itu.

Pria yang sebelumnya, terus-menerus mundur tanpa henti. Saat dia akan mendesah lega, dia terkejut melihat meja yang terbang ke arahnya lagi. Matanya berkilat, secara alami dia tidak dapat menghindar seperti sebelumnya. Dengan menghentakan kakinya keras, tubuhnya bergerak ke samping.

Saat dia keluar dari area yang terancam ini, dia melihat ujung spear yang menyala merah lagi!

Matanya penuh dengan keterkejutan, dia hanya bisa berputar lalu berbaring tanpa ragu mengabaikan keseimbangan tubuhnya, menghindari serangan spear yang hanya berjarak seulas rambut. Namun, meskipun dia menghindari tusukan spear tersebut, dia tidak bisa menghindar dari serangan lanjutannya!

Bai Yunfei sangat cepat. Meskipun tusukan spearnya meleset, musuh telah kehilangan keseimbangannya. Saat spear melewati musuh, dia berlari ke hadapannya dan melemparkan sebuah tendangan tanpa ragu. Sebuah geraman kesakitan terdengar dan pria tersebut terlempar beberapa meter seperti peluru sebelum menghantam dinding.

Bai Yunfei tidak melanjutkan mengejar dan menyerangnya karena serangan lain datang dari arah belakangnya. Dia terjatuh ke kiri, menghindari pukulan yang menyasar bagian belakang kepalanya. Saat dia akan terbentur lantai, dia mengambil langkah lanjutan dan bergerak mundur terus-menerus. Saat dia melewati musuh, tubuhnya bangkit. Segera setelah dia berdiri, musuh melemparkan pukulan lain pada dadanya. Mata Bai Yunfei berkilat, Fire-tipped Spear menghilang dengan sebuah gerakan tangan kanannya. Dia tidak menghindari serangan. Saat dia menerima pukulan ini secara langsung, dia juga melemparkan pukulan menggunakan tangan kanannya!

Ninefold Fist Force!

“Bang!”

“Bang!”

Dua suara pukulan terdengar hampir bersamaan. Bai Yunfei mundur beberapa langkah terus-menerus namun musuh yang terlempar terjatuh dan menyemburkan darah!

Tanpa berhenti, Bai Yunfei mendegus dingin dan segera mengejar dan menyerangnya. Musuh telah menerima sebuah pukulan kuat. Tepat setelah dia terjatuh di lantai, sebelum dapat bernapas, dia melihat Bai Yunfei yang mendekatinya lagi. Dengan ketakutan, dia melawan dengan terburu-buru. Saat dia hampir dikalahkan, pria lain akhirnya menyerang Bai Yunfei lagi.

Alih-alih mengeluarkan Fire-tipped Spear, Bai Yunfei terlibat pertarungan dengan dua pria tersebut menggunakan pukulan dan kakinya.

Suara pukulan terdengar tanpa henti. Dengan mengandalkan pertahanan Goldsilk Soul Armor dan kelincahan Wave Treading Steps, Bai Yunfei terlihat masih mampu menghadapi dua musuh yang berkerja sama. Tentu saja, ini juga harus dilakukan karena mereka tidak berani melukainya.

Dia melemparkan sebuah tendangan, berbenturan dengan tendangan dari pria yang berada di sisi kanan. Mereka berdua mundur setengah langkah, namun pria di sisi kanan Bai Yunfei mengambil kesempatan dan melemparkan pukulan pada belakang kepala Bai Yunfei.

Bai Yunfei sedikit memiringkan tubuhnya ke kanan. Pukulan ini mendarat di bahu kirinya. Dia terhuyung setengah langkah namun pinggang kanannya terkena tendangan memutar lagi.

Akan tetapi, saat dia terkena tendangan pada pinggang kananya, matanya berkilat. Menggunakan kekuatan tendangan ini, dia menghentakkan kakinya dan melompat ke kiri. Lalu dia mempercepat gerakannya, menciptakan sebuah ilusi dan berlari ke depan.

Tanpa diduga dia berlari ke arah Liu Cheng!

Liu Cheng hanya berdiri di sana dan hanya melihat pertarungan mereka. Sebagai tetua Glacial School dan seorang soul cultivator tahap Soul Sprite, dia akan terhina jika mengatasi junior yang seorang Soul Warrior seorang diri. Namun, melihat kemampuan gabungan dari dua muridnya yang tidak mampu menjatuhkan musuh dalam waktu yang cukup lama, dia mejadi sedikit tidak sabaran. Saat dia mempertimbangkan untuk bertindak sendiri agar cepat menyelesaikan pemasahan ini lebih cepat, dia melihat Bai Yunfei yang mendekatinya.

“Jangan menyombongkan kekuatanmu! Kamu membawa kematianmu sendiri!” Liu Cheng mendengus dingin dalam pikirannya. Meskipun dia tidak diizinkan membunuh Bai Yunfei, masih memungkinkan baginya untuk bisa melukainya cukup serius!

Bai Yunfei sangat cepat, dia berada di hadapan Liu Cheng dalam sekejap. Namun ini tidak berarti apapun bagi Liu Cheng. Saat Bai Yunfei mendekatinya, dia telah mengangkat lengan kanannya. Dengan udara dingin yang berputar di telapak tangannya, dia melemparkan sebuah palm strike pada Bai Yunfei.

Glacial Palm!

“Bang!”

Tidak ada sesuatu yang tak terduga terjadi. Bai Yunfei terkena pukulan di dadanya dengan palm strike lalu terlempar ke belakang seperti peluru. Selama di udara, dia memuntahkan darah.

Meskipun telah melemparkan musuh hanya dengan palm strike, Liu Cheng mengernyit, matanya berkilat penuh keraguan. Dia merasa…. musuh sepertinya menerima pukulan tersebut dengan sengaja?

Segera setelah pemikiran aneh ini muncul dibenak Liu Cheng, ekspresinya tiba-tiba berubah, karena dia menyadari musuh terlempar ke arah sebuah jendela dalam ruangan tersebut!

Ketika ekspresi Liu Cheng berubah, Bai Yunfei sudah terlempar ke sisi jendela. Saat di udara, dia memutar tubuhnya dengan tiba-tiba dan melemparkan sebuah pukulan pada waktu yang bersamaan!

“Bang!”

Potongan-potongan kayu bercereran. Bai Yunfei melangkah ke tepi jendela dengan menggunaan kaki kanannya lalu segerala melompat ke bawah.

“Kamu cukup pintar, tapi apa kamu pikir kamu bisa lolos seperti ini?” Meskipun Liu Cheng terkejut sesaat karena Bai Yunfei membiarkannya melukai dirinya sendiri cukup parah agar bisa melarikan diri, sebagai seorang Soul Sprite, reaksinya sangat cepat saat Bai Yunfei melompat ke bawah dari jendela, dia bergegas dan menggerakkan tubuhnya. Melihat Bai Yunfei yang berlari seperti orang gila di jalanan setelah mendarat, dia mendengus dingin dan melompat keluar jendela untuk mengejarnya.

Dua pria yang bertarung dengan Bai Yunfei sebelumnya terkejut sesaat. Mereka tidak menduga bahwa dia tiba-tiba melakukan gerakan ini. Sekarang mereka mulai mengejarnya tanpa ragu.

Dengan mencengkeram dada menggunakan tangan kirinya, Bai Yunfei terpaksa menekan keinginan yang tak tertahankan untuk menyemburkan darah lagi saat dia berlari. Meskipun dia telah merencakanannya cukup lama dan menerima serangan palm strike musuh dengan pertahanan terbaiknya saat efek pertahanan Goldsilk Armor aktif, bagaimana bisa sebuah palm strike dari seorang Soul Sprite tahap menengah akan mudah di tahan? Jika bukan karena pertahanan armor, mungkin dia tidak bisa bertahan.

Organ dalamnya terasa sangat sakit. Mereka sepertinya terluka. Bahkan yang lebih buruk, udara dingin menyebar, membuatnya gemetar tak terkendali. Dia segera mengeluarkan Fire-tipped Spear. Gelombang panas menyebar ke tubuhnya dan akhirnya menghentikan rasa dingin tersebut.

Menggunakan Wave Treading Steps dengan sekuat tenaga, menciptakan sebuah ilusi, dia berlari dengan kecepatan tinggi.

Sekitar sepuluh meter di belakangnya, Liu Cheng mendekatinya dengan kecepatan tinggi. Ice Treading Step hanya sesuai untuk bergerak dalam area yang kecil selama pertarungan dan tidak sesuai untuk menutup jarak yang cukup jauh dengan cepat. Tapi meskipun dia tidak menggunakan soul technique saat ini, tanpa diduga dia masih sedikit lebih cepat dari Bai Yunfei!

Saat Liu Cheng menatap Bai Yunfei yang semakin dekat dengannya, matanya berkilat terkejut. Kecepatan penuh body-maneuvering soul technique yang Bai Yunfei gunakan ini mengejutkannya. Siapa sangka Soul Sprite tahap menengah seperti dirinya harus mengejar Bai Yunfei yang berada dalam jarak cukup jauh untuk bisa ditangkapnya?

Melihat mereka telah berlari keluar dari gerbang barat kota, Liu Cheng mendengus pelan. Dengan mengalirkan soulforcenya, dia melangkah dan mempercepat langkahnya dengan Soulforce. Kemudian dia melompat yang memungkinkan dirinya untuk bisa mencapai punggung Bai Yunfei dalam sekejap, dan mengulurkan tangan kanannya untuk bisa mencengkeram lehernya.

“Kamu tidak bisa lari bajingan. Menyerahlah!!”

Translator / Creator: andra