December 22, 2016

Upgrade Specialist in Another World – Book 1 / Chapter 71

 

First Meeting With Hong Yin

Setelah kemunculannya, Hong Yin tidak menatap siapapun yang berada di tempat itu. Sebaliknya, dia melihat Thunderwolf yang berlari ke arahnya dengan ekspresi serius.

Semburat kesedihan terlihat di matanya. Dengan menggerakkan tangan kanannya, dia menyentuh kepala serigala dengan lembut. Lalu, serigala besar yang akan menerkamnya, tiba-tiba berhenti seolah tertahan dengan kekuatan lembut yang tak terlihat!

Hong Yin menekan lengan kanannya turun sedikit demi sedikit. Tubuh Thunderwolf mendarat ke tanah perlahan-lahan seakan diletakkan dengan lembut. Meskipun pergerakan Thunderwolf telah dibatasi olehnya, serigala tersebut masih meraung pelan, berusaha memberontak dan menyerangnya. Saat dia melihat hal itu, kesedihan di matanya semakin menguat.

Sementara iru, lantai dua restoran terjebak dalam kesunyian aneh dan hanya suara geraman pelan Thunderwolf saja yang terdengar.

Melihat situasi di depannya, pemuda berpakaian hitam itu terkejut. Dia bahkan mundur dua langkah berturut-turut dan menunjuk Hong Yin, berkata: “Kau, siapa kau?!”

Sepertinya akan lebih baik jika tetap diam, karena ucapannya seolah menarik perhatian Hong Yin padanya. Hong Yin yang menatap Thunderwolf dengan menundukkan kepalanya, tiba-tiba mengangkat kepala dan menatapnya. Tatapan matanya setajam pisau. Di mata pemuda berpakian hitam itu, dia seolah melihat serigala merah besar muncul di belakang Hong Yin. Aura mencekik dan buas dapat dirasakannya.

“Kamu dari Beast Taming School?” Hong Yin bertanya dingin sembari menatap musuhnya.

Kata-kata ini mengejutkan pemuda itu. Ilusi di matanya menghilang. Seluruh tubuhnya melemas dan dia merasa seperti beruntung telah lolos dari kematian. Dengan terus menerus mundur, dia bertanya dengan cepat: “Aku, aku Li Long, putra dari seorang Tetua Beast Taming School! Sekolahku adalah satu dari sepuluh sekolah terbaik di dunia. Pamanku ada di sekitar sini! Kamu, kamu tidak bisa menyakitiku! Atau Beast Taming School tidak akan membiarkanmu!”

Dia terlihat bingung sesaat. Tanpa menggunakan sikap sombongnya tadi, dia segera menunjukkan identitas dirinya dan bahkan menyebutkan nama salah satu sekolah terbaik di dunia dengan harapan dia dapat menakuti musuh.

Setelah Hong Yin mendengarkan ucapannya, pupil matanya mengecil, sebuah keinginan membunuh terlihat di matanya. Dengan satu langkah, dia telah berada dihadapan Li Long.

Ya, hanya satu langkah. Bai Yunfei melihat dengan jelas bahwa dia hanya berjalan satu langkah ke depan lalu kakinya berhenti, dia telah berada di depan Li Long yang berada beberapa meter jauhnya.

Bai Yunfei terheran. Dia melemparkan pandangannya pada Thunderwolf yang tak bergerak di tempat itu dengan ekspresi serius, dia sedikit bergerak mundur. Siapapun bisa melihat bahwa pria yang baru saja muncul secara tiba-tiba ini sangatlah kuat. Namun, sepertinya targetnya bukalah Bai Yunfei sehingga respon terbaik saat ini adalah menunggu dan melihat.

Hong Yin mengulurkan tangan kanannya dan memegang pergelangan tangan kiri musuh. Matanya berkilat dengan kemarahan yang siap meledak. Jelas dia telah menghancurkan beberapa tulang lengan musuh!

“Ah!!!”

Jeritan sedih dan keras terdengar dari mulut Li Long. Dia ingin mengulurkan tangan kanannya dan mendorong musuh menjauh namun seluruh tubuhnya tidak mendengarkan perintahnya. Dia tidak dapat bergerak sama sekali. Nyeri tulang dari lengan kirinya hampir membuatnya pingsan.

Dengan mendengus dingin, Hong Ying menggerakkan jari musuh menggunakan tangan kirinya. Cincin hitam di jari tengah pada tangan kiri Li Long diambil olehnya.

Lalu, dengan tenang dia melemparnya, melemparkan Li Long beberapa meter. Setelah terjatuh di atas lantai, Li Long akhirnya mengumpulkan kemampuannya untuk bergerak dan dia memegang pergelangan tangan kirinya sembari meratap tanpa henti.

Tanpa melihatnya, Hong Ying menggunakan cincin tersebut di jari kirinya dan berjalan ke samping Thunderwolf. Kesedihan sekali lagi terlihat di matanya, dia dengan lembut mengusap punggung Thunderwolf. Serigala besar itu menghilang terhisap ke dalam cincin interspatial.

Setelah menenangkan diri, dia menatap Li Long yang sedang berusaha bangun dari lantai, dengan ekspresi dingin berkata: “Enyahlah! Katakan pada pamanmu aku akan menunggunya di kota Cuiliu!”

Menahan rasa sakit di lengan kirinya dengan susah payah, Li Long menatap cincin di tangan musuh dan berkata dengan kaget: “Kau…”

“Pergilah!”

Saat mata Li Long bertatapan dengan mata Hong Yin yang seolah menahan keinginan membunuh, seluruh tubuhnya gemetar. Tanpa berani mengatakan apapun, dia dengan terhuyung turun ke bawah lalu menghilang.

Bai Yunfei menatap Hong Yin yang memandangi cincin di jarinya dengan mata sedikit berkilat. Lalu dia perlahan mundur ke belakang dan pada saat yang bersamaan, meletakkan tangan kirinya di balik punggung, melambai pada dua gadis dan mengisyaratkan mereka untuk pergi.

Namun, ketika dia baru saja mengambil tiga langkah, Hong Ying yang merenung dengan menundukan kepala tiba-tiba berdiri dan menatapnya. Ada senyuman ramah di wajahnya. Dia sedikit mengangguk padanya dan berkata: “Kamu tidak perlu terlalu waspada, saudaraku. Aku tidak memiliki niat buruk…”

Bai Yunfei berhenti. Dengan mengenggam erat Fire-tipped Spear di tangannya, dia bersikap defensive dan menatap lawan selama beberapa detik, berkata dengan suara dalam: “Anda pasti datang kemari karena Li Long. Tapi dia telah pergi dan kami hanyalah turis biasa yang terlibat beberapa bermasalah dengannya. Bagaimanapun juga, kami masih harus berterima kasih karena telah menolong kami. Hari ini kami masih memiliki sesuatu yang harus kami lakukan, oleh karena itu kami akan pergi sekarang.”

Setelah berkata demikian, dia menyingkirkan Fire-tipped Spear lalu memberi tanda pada dua gadis tersebut dengan matanya, bersiap untuk berbalik dan pergi.

“Tunggu sebentar. Ada sesuatu yang ingin aku sampaikan padamu.”

Bai Yunfei menghentikan langkahnya dan berbalik, bertanya dengan ragu: “Anda mengenali saya?”

“Ha ha, kita memang tidak saling mengenal satu sama lain. Tapi aku mengetahui sesuatu yang berhubungan denganmu. Apakah kamu bersedia berbincang denganku?” Kata Hong Yin dengan tersenyum.

Bai Yunfei sedikit ragu. Pria ini terlalu kuat untuk bisa dihadapi namun dia berbicara dengan sangat sopan. Ini cukup untuk menunjukkan ketulusannya, dan lagi dia tidak melihat niat jahat di matanya. Sepertinya dia berniat untuk berteman dengannya.

Setelah mempertimbangkannya sesaat, Bai Yunfei mengangguk.

Hong Yin tertawa, lalu tanpa mengatakan apapun, dia berbalik dan berjalan menuruni tangga. Bai Yunfei dan dua gadis itu pergi mengikutinya. Setelah membayar beberapa koin pada manager untuk membayar kerusakan, mereka segera keluar dari restoran tersebut.

Hong Yin menatap dua gadis di belakang Bai Yunfei dan sedikit mengernyit. Bai Yunfei mengerti apa yang dimaksud sehingga dia berbalik dan berkata pada Liu Meng: “Meng’er, kamu dan Xiao Ning tunggu di sini sebentar, aku akan segera kembali.”

Liu Meng mengangguk dengan ekspresi cemas berkata dengan lembut: “Mm, berhati-hatilah Yunfei. Aku akan menunggumu di sini…”

……

Bai Yunfei mengikuti Hong Yin hingga di sebuah gang sepi. Melihat sekeliling lalu menghentikan langkahnya, berbalik pada Bai Yunfei dengan sedikit menganguk berkata: “Siapa namamu?”

“Bai Yunfei.”

“Mm, namaku Hong Yin.” Setelah memperkenalkan namanya, Hong Yin memiringkan kepalanya untuk melihat Xiao Tang yang berada di bahunya, berkata dengan tersenyum: “Dia temanku, Xiao Tang. Jangan berpikir dia hanyalah tikus biasa. Dia soul beast yang sangat luar biasa.”

Dengan sedikit terkejut, Bai Yunfei menatap ‘tikus kecil’ itu dengan ragu. Namun, sekarang bukan waktunya untuk penasaran, dia melipat tangannya dan berkata pada Hong Yin: “Apa yang ingin anda katakan saat memanggil saya ke tempat ini?”

“Ha ha, sepertinya kamu masih meragukanku. Aku ingin mengetahui sedikit tentangmu hanya karena hubunganmu dengan Fate School.” Hong Yin mengungkapkan mengapa dia mencarinya tanpa menjawab pertanyaannya.

Bai Yunfei terkejut: “Anda dari Fate School?”

“Tidak, tidak hubungan apapun antara aku dan Fate School, tapi dua hari lalu aku berdiskusi dengan senior Qin Zheng dari Fate School, um, dia adalah senior yang bertemu denganmu malam itu.”

Bai Yunfei terdiam, seolah berdebat dengan dirinya sendiri dalam pikirannya. Hong Yin tidak menganggunya dan menunggunya dengan sabar, beberapa saaat kemudian, Bai Yunfei mengangkat kepalanya lagi dan bertanya: “Lalu apa yang ingin anda katakan padaku Hong Yin?”

Hong Yin berkata dengan tertawa: “Aku menemukan beberapa hal dan ku rasa aku harus memberitahumu mengenai mereka. Kamu…”

……

Liu Meng dan Xiao Ning sedang berdiri di depan sebuah kios yang menjual pernak-pernik di samping restoran. Xiao Ning sedang melihat-lihat berbagai benda yang ada di kios tersebut dengan ekspresi penasaran, tapi Liu Meng menatap gang dimana Bai Yunfei dan Hong Yin berada.

Tiba-tiba matanya cerah saat melihat Bai Yunfei yang keluar dari gang tersebut dan berjalan mendekatinya. Dengan eksprei bahagia, dia menrik Xiao Ning untuk menemuinya.

“Bagaimana Yunfei? Siapa pria itu?” Liu Meng bertanya sambil menatap Bai Yunfei dengan cemas.

“Oh, aku baik-baik saja. Jangan cemas…” Bai Yunfei menggelengkan kepalanya, namun tidak menjawab pertanyaannya. Sebaliknya, seolah tiba-tiba teringat sesuatu, dia bertanya: “Oh ya, Meng’er sebelumnya bukankah kamu ingin mengatakan sesuatu, apa itu?”

“Oh? Itu…” Liu Meng tidak menduga Bai Yunfei akan menanyakannya tiba-tiba sehingga dia terkejut sesaat, dia menundukkan kepalanya, wajahnya perlahan memerah. Setelah cukup lama dia berkata dengan suara pelan: “Itu, Itu… Ayahku akan kembali ke kota Cuiliu. Aku ingin, aku ingin kamu pergi dan menemui ayah…”

“Apa?!” Bai Yunfei terkejut dan bertanya dengan ragu, berpikir bahwa dia telah salah mendengar.

Liu Meng menundukkan kepalanya tanpa mengatakan apapun. Rambut indahnya menjuntai ke bahunya, menutupi wajahnya, sehingga sulit untuk melihat ekspresinya dengan jelas.

Di sisi lain, Xiao Ning memotong dengan mengatakan: “Tuan Yunfei, kemarin seorang anggota keluarga menemui nona dan mengatakan bahwa tuan mengetahui nona berada di kota Cuiliu dan tuan sangat marah karena nona belum kembali ke rumah dalam waktu lama sehingga secara pribadi tuan akan datang kemari. Tuan seharusnya sampai sore ini. Mungkin nona akan dibawa pulang. Oleh karena itu… nona ingin anda pergi dan bertemu tuan. Karena anda adalah sudah mencapai tahap soul warrior dalam usia muda, anda pasti akan mendapatkan keuntungan. Mungkin setelah bertemu dengan anda, tuan akan…akan menyetuji nona pergi dengan anda.”

“Ini…” Ada ekspresi kebingungan di wajah Bai Yunfei . Sepertinya dia bingung harus melakukan apa karena informasi yang tiba-tiba ini.

Saat ini, seperti telah mengerahkan keberaniannya, Liu Meng mengangkat wajah cantiknya dan menatap Bai Yunfei, dengan lembut berkata: “Yunfei, saat ayahku tiba, dia pasti akan memintaku pulang dan berjaga-jaga di samping peti mati Zhang Yang… bisakah kamu pergi dan menemuinya denganku? Maksudnya, maksudku kita akan pergi bersama. Aku rasa… aku rasa ayah akan setuju.”

Bai Yunfei menatap Liu Meng heran. Saat dia mulai terlihat cemas berpikir Bai Yunfei tidak akan menyutujuinya, suara bergetar Bai Yunfei terdengar.

“Baiklah, malam ini…. Dan kapan?”

Liu Meng mengangkat kepalanya dan berkata dengan bahagia: “Um, aku tak tahu pasti kapan akan tiba. Xiao Ning dan aku akan pergi bertemu ayahku terlebih dahulu lalu… aku akan berbicara padanya sebelum memberitahu Xiao Ning untuk pergi dan membawamu ke sana, bagaimana?”

Bai Yunfei terdiam sesaat lalu mengangguk: “Baiklah, kalau begitu aku kan menunggu pesanmu di penginapan.”

“Mm! Baiklah aku akan pergi dulu. Kamu harus kembali dan bersiap. Ku rasa ayahku pasti akan menyetujuimu….”

Setelah melihat siluet dua gadis itu menghilang dalam keramaian, Bai Yunfei berbalik dengan ekspresi bingung lalu menghilang di sisi jalan.

Translator / Creator: andra