September 27, 2016

Upgrade Specialist in Another World – Book 1 / Chapter 7

 

Exploded?!

 

Kali ini Bai Yunfei mengulurkan tanganya dan berkata tanpa ragu: “Berikan padaku.”

Sudut bibir pria tua mengejang. Seperti ada garis hitam berjalan di kepalanya…

Mengeluarkan sebuah cincin hitam dari dadanya dan memberikannya pada Bai Yunfei, dia menjelaskan: “Ini adalah cincin interspasial dengan miniatur ruangan di dalamnya yang bisa digunakan untuk menyimpan benda-benda. Saat soulforce mu sepenuhnya bangkit, kamu hanya perlu menuangkan soulforce mu kedalamnya dan pergi untuk melatih teknih soul cultivation didalamnya. Latihlah souforcel mu berdasarkan teknik itu, maka kamu akan dapat meningkatkan kekuatanmu.”

Setelah mengamati cincin tersebut beberapa saat, Bai Yunfei mengenggamnya. Lalu dia menatap pria tua itu, seperti ingin menanyakan sesuatu namun urung melakukannya.

“Ada masalah? Apakah kau masih ingin menanyakan hal lain padaku?” Pria tua itu berkata sambil tersenyum.

“Kau punya uang? Berikan sedikit untukku…”

“… … … …”

Pria tua itu memberikan sekantung uang. Bai Yunfei membuka dan melihat isinya. Tanpa diduga kantung itu penuh dengan koin emas. Akan tetapi, dia hanya mengambil dua buah dan memberi hormat pada pria tua itu.

“Pak tua, suatu saat aku pasti akan menebus kebaikanmu hari ini sepuluh kali lipat jika ada kesempatan!”

Pria tua itu melihat bayangan Bai Yunfei dari kejauhan, senyuman di wajahnya menghilang. Setelah terdiam beberapa saat, dia menghela napas.

“Huh… Ini sudah yang ke empat kalinya… Akankah dia menjadi seseorang yang dapat menghilangkan kesengsaraan Fate School ku? Anak ini sedikit istimewa. Sayangnya aku tidak bisa ikut campur lebih jauh dalam perkembangannya…”

“Pastikan kamu tidak akan mengecewakanku, nak…”

… … … …

Setelah kembali ke kota, Bai Yunfei menyewa sebuah kamar di penginapan. Di dalam hidupnya sampai saat ini, ini adalah ‘kemewahan’ pertama dalam hidupnya.

“Aku belum mendapatkan apapun, tapi aku sudah dua kali berhutang budi…” Berbaring di tempat tidur, Bai Yunfei bergumam sambil menyentuh cincin yang ada di dadanya.

Rasa lelah telah mengambil alih dirinya, tidak hanya lelah fisik tapi juga mentalnya, sehingga dia tertidur dalam waktu singkat – Bagi Bai Yunfei yang hidup selama delapan belas tahun sebagai orang biasa dan bahkan ‘rendahan’, apa yang dialaminya hari ini dan keputusan yang akan diambilnya nanti akan sangat berat. Biarkan dia beristirahat untuk malam ini….

Hari berikutnya, Bai Yunfei bersembunyi dalam gelap melihat keluarga paman Wu menguburkannya dari jauh. Setelah itu, dia menyewa rumah sederhana di sebuah daerah terpencil di selatan kota untuk melanjutkan hidupnya.

Dia telah mengambil dua koin emas milik pria tua. Sebuah koin emas setara seratus koin perak dan satu koin perak setara dengan seratus koin tembaga. Bagi seseorang yang sebelumnya mendapatkan 20 koin tembaga seperti Bai Yunfei, dua koin emas ini sudah cukup banyak, cukup baginya untuk hidup selama beberapa waktu.

Di rumah yang kecil, hanya ada satu tempat tidur dekat jendela dan sebuah lemari kecil. Bai Yunfei sedang duduk diatas tempat tidur, tangannya memegang batu spesial itu.

“Item Grade: Normal.”

“Upgrade Level: +10.”

“Damage: 9”

“Additional Damage: 16”

“+10 Additional effect: Attack memiliki 1% chance stunning target maksimal 3 detik (ketika menyerang kepala, chance stunning akan bertambah 5%).”

“Upgrade Requirement: 12 Soul Points.”

Dia memikirkan hal itu dan tiba-tiba sebuah informasi terlintas di kepalanya. Yunfei merenung sesaat dan berkata : “Upgrade.”

Dalam sekejap, sesuatu dalam tubuhnya seperti ditarik, menyebabkan dirinya hampir tak sadarkan diri

“Tentu saja, hari itu aku pingsan karena telah terlalu banyak menggunakan ‘Soul Points’.”

“Upgrade failed.”

“Item destroyed.”

Dua informasi yang muncul di pikirannya, mengejutkan Bai Yunfei: “Hancur? Mungkinkah….”

Tepat saat itu, dia merasa tangannya semakin ringan. Dia menundukkan kepala untuk melihat dan batu di tangannya tiba-tiba berubah menjadi bubuk dan berjatuhan ke tanah!

“Ini…” Bai Yunfei kebingungan beberapa saat  lalu berkata pada dirinya sendiri dengan kebingungan: “ Hancur, hancur…bukankah kegagalan upgrade akan menurunkannya satu level? Kenapa tiba-tiba hancur?”

Setelah melihat heran tumpukan pasir di kakinya cukup lama membuatnya mulai tenang.

“Aku masih belum mengerti dengan teknik Item Upgrade ini…” Bai Yunfei berpikir sejenak lalu berdiri dan keluar rumah.

Satu jam kemudian, dia masih duduk di tempat tidur, tangannya memegang sebuah batu. Tapi bedanya yang sekarang dari sebelumnya, ada beberapa belati di lemari kecil dan setumpuk batu berwarna merah terang disisi lainnya…

Dan di depannya, ada tumpukan kecil pasir berwana merah di lantai.

“Setelah upgrade level +8, jika upgrade gagal, item akan hancur. Aku sudah mengupgrade tiga batu, tapi tak satupun berhasil mencapai +9. Dari sini, bisa di simpulkan bahwa aku sangat beruntung bisa mengupgrade hingga level 10 malam itu.” Melihat batu lain yang berubah menjadi tumpukan pasir di tangannya lagi, kata Bai Yunfei pada dirinya sendiri. Lalu dai mengambil sebuah belati, ”Sekarang, kita coba yang ini.”

Tak lama…

“Upgrade Successful.”

“Item Grade: Normal.”

“Upgrade Level: +8.”

“Damage: 21”

“Additional Damage: 18”

“Upgrade Requirement: 10 soul points.”

Bai Yunfei mengelengkan kepalanya yang terasa pusing: “Apa aku sudah mencapai batas? Sekarang, mari kita tes untuk membuktikannya..”

Setelah berkata demikian, dia langsung melukai jarinya menggunakan belati.

“Upgrade…”

Setelah itu, Bai Yunfei jatuh di atas bantal yang telah disiapkan sebelum kehilangan kesadaran.

… … … …

Hari berikutnya, ketika hangatnya mentari menyinari rumah melalui jendela, Bai Yunfei meregangkan pinggang dan bangun dari tempat tidur.

“Seperti yang kuduga, aku pingsan setelah menggunakan ‘soul point’ ku. Tapi mereka akan beregenerasi dan mereka bahkan dapat menyebuhkan tubuhku yang terluka dengan proses regenerasi itu. Ini juga alasan kenapa luka dari pukulan tempo hari menghilang ketika aku terbangun di Coliseum waktu itu.”

“Selain itu, aku bisa merasakan bahwa… Aku telah menjadi semakin kuat! Ini bukan soal tubuhku. Ini hanya perasaan luar biasa. Kalau tidak salah, ini karena ‘soul point’ ku telah meningkat selama proses regenerasi.”

“Soul points, soul points, mugkinkah…”

Bai Yunfei mengambil belati di bawah tempat tidur.

“Item grade: Normal.”

“Upgrade level: +9.”

“Damage: 21”

“Additional damage: 23”

“Upgrade requirement: 12 soul points.”

Setelah merenung beberapa saat, Bai Yunfei mengambil batu lalu mengangkat belati dan memotong-motongnya. Sebuah suara terdengar dari potongan batu yang jatuh kelantai. Batu yang kokoh tak diduga dapat terpotong dalam sekejap seperti potongan tofu!

Bai Yunfei menghela nafas dengan lembut: “Kekuatan +9 ini sangat luar biasa!”

“Tidak memiliki efek tambahan seperti stun. Mungkinkah itu hanya akan muncul ketika ku upgrade item menjadi +10?”

Dia meraih belati dan batu yang lain lalu mengupgradenya menjadi +8 secara terpisah.

Kali ini dia melakukannya perlahan. Setelah mengupgrade, dia berhenti dan merasakannya sesaat—sekarang sepertinya samar-samar dia dapat merasakan keberadaan mereka yang disebut ‘soul point’.

Setelah beberapa kali mengupgrade, Bai Yunfei merasa sedikit kelelahan. Sepertinya sebagian besar ‘soul point’ di tubuhnya telah digunakan.

“Haruskah aku terus mengupgrade dan menggunakan soul poin ku lagi untuk mengujinya?”

“Baiklah, tak perlu tergesa-gesa, meskipun aku tak tahu apakah pingsan seperti itu dapat membahayakanku, sebaiknya cukup mencobanya sekali dalam sehari, sepertinya cukup aman…”

Bai Yunfei menyingkirkan belati dan batu tersebut ltu lalu mengambil cincin pemberian pria tua di malam itu.

“Ini adalah cincin interspasial? Kenapa rasanya sangat tidak asing? Aku tidak pernah mendengar benda seperti ini sebelumnya… Ada ruang yang dapat menyimpang benda di dalamnya? Aku bisa menggunakannya saat soulforceku bangkit sepenuhnya dan mencapai tahap early Soul Apprentince.. Tapi kapan aku bisa mencapai ‘ kebangkitan’? Seperti apa soul cultivator itu …?”

“Baiklah…” Saat ini, sambil memikirkan teknik Item Upgrade, Bai Yunfei memandangi cincin di tangannya dan memikirkan sesuatu.

 “Item Grade: Superior.”

“Upgrade Requirement: 5 soul points.”

Bai Yunfei terheran: “Superior? lalu, tidak memiliki damage dan untuk upgrade awal membutuhkan sebanyak 5 soul points.”

Dia sedikit mempertimbangkan lalu memutusan untuk mengupgradenya satu kali dan melihat apa yang kan terjadi …

“Upgrade Successful.”

“Item Grade: Superior.”

“Upgrade Level: +1.”

“Additional Attribute: Strength +1.”

“Upgrade Requirement: 6 soul points.”

“Strength +1? Ini berarti dapat meningkatkan kekuatan fisik pemakainya kan? Dan seberapa banyak +1 sebenarnya?”

Bai Yunfei meletakkan cincin tersebut di jari telunjuk kanannya dan mengepalkan tangan. Tapi dia tidak merasakan sesuatu yang istimewa. Dia segera mengupgradenya beberapa kali. Namun dia merasa pusing dan menghentikannya.

 “Item Grade: Superior.”

“Upgrade Level: +5.”

“Additional Attribute: Strength +15.”

“Upgrade Requirement: 10 soul points.”

Setelah meletakkan cincin itu kembali, Bai Yunfei dapat merasakan kekuatan yang mengalir ke seluruh tubuhnya. Saat itu, dia bahkan merasa dirinya dapat membelah prasati dan menghancurkan batu.

Namun sayangnya, dia kelelahan, seperti telah membawa karung beras seharian, jadi dia tidak punya pilihan selain berbaring di tempat tidur dan istirahat.

Setelah berbaring karena pusing dan rasa kantuk yang cukup lama, Bai Yunfei pun akhirnya duduk kembali. Meskipun dia belum sepenuhnya pulih, tapi sudah lebih baik dari sebelumnya.

Dia memandangi cincin di jarinya dan merasakan efek nya lagi. Perasaan meningkatnya kekuataan benar – benar ada.

Dia mengambil batu, memegangnya dengan kedua tangan dan mematahkannya sekuat tenaga. Batu tersebut terbelah menjadi dua. Lalu dia mengambil batu +8 dan mencoba mematahkannya berkali-kali, tapi tidak ada yang terjadi.

“Aku sudah semakin kuat. Selain itu, setelah item di upgrade, strukturnya jauh lebih kuat …”

Memandang langit melalui jendela, Bai Yunfei menyadari bahwa hari sudah mulai larut – satu hari telah berlalu seperti ini.

Lalu, dia tiba-tiba merasakan sesuatu “Aku sangat lapar…”

… … … …

Di malam hari, Bai Yunfei mengunjungi makam paman Wu dengan membawa sekeranjang persembahan dan sebotol anggur.

Setelah meletakkan dan menatanya dengan rapi, dia membungkukkan badan tiga kali sebagai tanda hormat.

“Paman Wu, Aku datang mengunjungimu. Maafkan aku karena tidak dapat menemuimu secara langsung ketika kau dimakamkan …”

“Paman Wu, kau  telah menyelamatkan hidupku. Kupastikan kau tidak akan meninggal sia-sia. Kematianmu dan kematian cucumu, aku pasti akan membuat Zhang Yang membayar semua yang telah dilakukannya pada kita!”

Bai Yunfei mengenang pada saat singkat yang dihabiskannya secara bersama paman Wu; menganang bagimana dia memandangnya dengan ramah dan penuh kasih sayang, mengenang bagaimana dia mendorongnya menjauh, bagaimana darahnya yang mengenai wajahnya dan apa yang dikatakannya sebelum menemui ajal…

Tanpa sadar air matanya menggenang. Dia memalingkan wajah untuk menatap langit agar air matanya tak mengalir. Ada perasaan marah yang menjadi-jadi dan kebencian mendalam di hatinya.

Dia mengambil botol anggur dan meminum seteguk. Rasa hangat mengalir dari tenggorokan ke dadanya.

Bai Yunfei menggelengkan kepala dan meneguknya lagi. Wajahnya memerah dan matapun memerah seolah darah mengalir di matanya.

Namun kemarahan dan kebencian di hatinya bagaikan api yang membara terkena minyak. Seolah-olah api tersebut dapat keluar dari tubuhnya.

“Paman Wu, Aku pasti akan menbunuh Zhang Yang. Aku pasti akan membunuhnya dengan tanganku sendir!”

Dia mengangkat kepala, meminum anggur yang tersisa dengan sekali teguk.

“Aku, Bai Yunfei, bersumpah dengan hatiku bahwa aku tak akan membiarkan orang lain mengendalikan hidupku lagi! Tidak akan menanggung penghinaan apapun lagi! Aku akan menginjak-injak mereka yang menghinaku! Siapapun yang melukaiku akan menerima balasnnya!”

Dalam sekejap, sesuatu dalam tubuhnya seperti terpecah. Sebuah energy mengalir ketubuhnya. tangan kanan yang memegang botol anggur langsung membengkak, dan otot-otot menojol.

“Bang!”

Botol tembikar anggur itu hancur dalam genggamannya. Pecahan-pecahan itu mengeluarkan suara di tangannya. Dia merenggangkan tangannya dan pecahan-pecahan itu berjatuhan ke tanah.

 

Translator / Creator: andra