December 7, 2016

Upgrade Specialist in Another World – Book 1 / Chapter 61

 

Meeting Qiu Luliu Again

Keesokan hari, Bai Yunfei telah tiba di tempat yang telah disepakati setengah jam lebih awal.

Cahaya matahari bersinar lembut pagi ini. Semuanya terlihat bersemangat, baik rumput di tanah hingga pohon willow.

Bai Yunfei berdiri dipinggir jalan, memandangi pohon willow yang tertiup angin, matanya terlihat tidak fokus,

“Sudah dua hari sejak aku tiba di kota Ciiliu, tapi aku tidak melihat sesuatu yang tidak biasa, mungkinkah keluarga Zhang atau pasukan Glacial School belum mencapai tempat ini? Apa ini karena…. Keberadaan Green Willow School?

“Aku pikir dua kakak beradik long tao dari keluarga Long akan datang dan membuat masalah denganku lagi. Keluarga Long cukup berpengaruh di tempat ini jadi seharusnya mereka memiliki beberapa orang soul cultivator. Terakhir kali aku hanya diganggu dua orang tak berguna, jadi mereka tidak memiliki banyak orang dengan mereka. Jika mereka masih ingin membalas…

“Tentu saja, akan lebih bagiku untuk pergi lebih cepat? Lalu, segera meninggalkan tempat ini besok! Setelah berkeliling hari ini, aku akan mengatakan pada Liu Meng bahwa aku akan pergi besok di pagi hari….”

Meskipun dia telah membuat keputusan, perasaan lain masih ada dalam pikirannya. Apakah itu…. Keengganan? Bai Yunfei menggelengkan kepalanya dengan senyum yang dipaksakan dan memarahi dirinya sendiri karena tak berdaya dan menjadi sangat bimbang.

“Bai… Bai Yunfei?”

Saat pikirannya bergejolak, sebuah suara terdengar dari belakangnya. Dengan sedikit kaget, dia segera berbalik untuk melihat.

Dia melihat seorang gadis muda yang tinggi dan mengenakan pakaian berwarna hijau sedang menatapnya dengan ekspresi terkejut. Bai Yunfei terkejut dan berkata dengan heran: “Qiu Luliu! Kenapa kamu di sini?”

Gadis muda ini tidak lain adalah Qiu Luliu, murid dari Green Willow School yang datang untuk menolong juniornya saat Bai Yunfei menikam Zhang Yang hingga mati.

“Kata-kata itu harusnya aku yang menanyakannya bukan? Siapa yang mengira itu kamu? Aku bahkan mengira aku telah salah orang!” Qiu Luliu berjalan mendekati Bai Yunfei dengan tersenyum. Setelah berada di dekatnya, dia bertanya ragu: “Kenapa kamu ada kota Cuiliu?”

Saat ini, seperti tiba-tiba teringat sesuatu, dia melihat sekeliling, berkata dengan suara pelan: “Oh ya, saat ini keluarga Zhang sedang mencarimu di mana-mana. Kamu harus berhati-hati! Terkahir kali, sekitar sepuluh hari setelah kita berpisah, ayah Zhang Yang datang mencariku dan ingin aku memberitahu bagaimana dirimu dan persembunyianmu. Aku bisa menipunya dengan mudah. Sekarang aku tahu kamu aman dan sehat, aku bisa tenang. Tapi kamu sangat di luar dugaan. Aku tidak menduga kamu bisa menghindari kejaran merpati keluarga Zhang dan mencapai tempat ini…”

Mendengar ucapannya, Bai Yunfei sedikit terkejut lalu berkata degan senyum yang dipaksakan: “Aku tidak seberuntung itu. Zhang Zhenshan menangkapku beberapa waktu lalu dan cukup sulit bagiku untuk bisa melarikan diri…”

“Apa?! Dia menangkapmu?” Qiu Luliu berseru dengan suara rendah, “Dan lagi, kamu bisa melarikan diri? Bagaimana kamu melakukan itu?”

“Er, ceritanya panjang. Saat itu dia…”

“Ah, ini bukan tempat yang tepat untuk membicarakan ini. Bagaimana kalau pergi ke kedai teh untuk berbincang? Karena kita segera berpisah saat itu, aku selalu ingin berterima kasih padamu dengan benar karena telah menyelamatkan juniorku.” Kata Qiu Luliu dengan tersenyum sembari memperhatikan sekeliling.

“Ini….” Bai Yunfei melihat ke jalanan kota lalu berkata dengan sedikit malu, “Aku takut, aku tidak bisa melakukannya hari ini. Aku sudah setuju bertemu seseorang dan aku sedang menunggunya di sini…”

“Oh, baiklah…” Qiu Luliu sedikit berpikir lalu berkata, “Kalau begitu bagaimana dengan besok? Masih ada cukup waktu bagiku untuk kembali ke sekolah dan memberitahu juniorku. Dia pasti akan sangat senang. Besok kita akan berbicara apa yang terjadi, oke?”

Bai Yunfei bertanya ragu: “Kembali ke sekolahmu? Oh, ya benar. Green Willow School ada disekitar kota Cuiliu bukan? Apa itu jauh dari sini? Jika tidak terlalu jauh, kamu tidak perlu repot-repot, nona Qiu.”

“Sudahlah. Green Willow School memiliki sebuah lahan yang luas tidak jauh di bagian barat kota.” Qiu Luliu berkata dengan tertawa: “Ha, ha, aku tidak menduga bisa bertemu denganmu saat aku keluar hari ini. Aku pikir juniorku Yuhe akan sangat gembira bila bertemu denganmu lagi. Kau tahu, dia sering membicarakanmu, dia ‘penyelamat’, lagi dan lagi, he he….”

Bayangan seorang gadis mungil nan cantik yang bersembunyi malu-malu dibalik Qiu Luliu muncul dalam pikiran Bai Yunfei. Dia hanya bisa tertawa dalam hati, bertanya: “Oh ya, bagaimana dengan nona Chu sekarang? Dia sudah mulai berlatih, bukan?”

“Ya, tentu saja. Master sangat menyukai murid kecil itu. Dia sangat baik dan pekerja keras. Dengan bantuan master, soulforcenya telah bangkit lebih cepat. Sekarang dia bersiap mencapai tahap Soul Apprentice tingkat menengah!” Qiu Luiliu sepertinya senang saat membicarakan Chu Yuhe. Sepertinya dia sangat menyayangi junior kecilnya itu.

Bai Yunfei tertawa dan berkata dengan mengangguk: “Oh, itu kabar yang baik. Di mana kita akan bertemu besok? Dan kapan?”

“Ini… Mari kita lakukan dengan cara ini. Katakan padaku di mana penginapan tempat mu tinggal dan aku akan datang mencarimu nanti. Aku masih ada beberapa hal harus dilakukan sehingga aku tidak tahu kapan aku bisa kesana, tapi aku pastikan sebelum sore hari….” Kata Qiu Liu setelah berpikir sesaat.

“Oh, baiklah. Aku akan menunggumu. Aku tinggal di…”

……

Setelah melihat Qiu Luliu pergi, Bai Yunfei mengalihkan matanya, mencari di antara keramaian dan berkata ragu sambil menundukkan kepalanya: “Ada apa dengan Meng’er? Kenapa dia belum datang? Apa dia sakit lagi?”

“Yunfei, maafkan aku membuatmu menunggu lama lagi….”

Saat Bai Yunfei merasa khawatir, suara Liu Meng tiba-tiba terdengar. Hatinya bahagia, dia mengangkat kepalanya dan melihat senyum serta rambut indahnya yang seperti air tejun dengan beberapa helai rambut yang menempel di pipinya. Saat angin berhembus, rambut halusnya melayang dan bajunya terkepak, membuatnya terlihat seperi peri di mata Bai yunfei.

Setelah melihat gadis ramping dan anggun di depannya, Bai Yunfei tiba-tiba tidak bereaksi. Dia hanya menatapnya terkejut.

“Tu-an-Yun-fei!! Sadarlah!”

Sebuah teriakan centil terdengar di telinga Bai Yunfei dan mengagetkannya. Melihat Xiao Ning tertawa dengan mulut yang di tutupi, dia tertawa malu dan berkata: “Akhirnya kau di sini Meng’er. Kamu baik-baik saja kan? Apa kamu sakit lagi hari ini?”

Mendengar ucapannya, Liu Meng merona. Di sisi lain, Xiao Ning menjawab: “Hei, tuan Yunfei, apakah anda menyalahkan nona karena terlambat? Benar, apa anda tahu, setiap gadis membutuhkan waktu untuk berdandan sebelum keluar? Humph, nonaku bahkan secara khusus berdandan hari ini. Apakah anda tidak menyadari dia terlihat lebih cantik dari kemarin?”

“Apa katamu Xio Ning?! Kapan aku secara khusus berdandan….?” Liu Meng sedikit mencubit lengan Xiao Ning dan berkata dengan tidak puas.

Ditegur Xiao Ning sekali lagi, Bai Yunfei hanya bisa terbatuk kering karena malu dan mengubah topik pembicaraan mereka: “Um, ini sudah waktunya. Meng’er ayo pergi ke kuil Cuihua sekarang.”

……

Mereka bertiga berjalan di jalan berumput, berbincang dan tertawa bersama, perlahan mereka menuju kuil Cuihua. Saat di jalan, perlahan banyak orang berkumpul di sekitar mereka. Ramalan kuil ini sangatlah akurat, oleh karena itu banyak orang yang ingin ke sana untuk membakar dupa dan membuat permohonan atau sekedar berkeliling untuk menghilangkan kebosanan.

Mendekati tengah hari, matahari bersinar semakin kuat. Bahkan udara menjadi panas dan kering. XiaoNing telah membuka sebuah payung kertas berwana pink,untuk menghalangi sinar matahari yang menyinari dirinya dan Liu Meng.

Melihat Bai Yunfei mulai berkedip karena teriknya matahari, Liu Meng seperti teringat sesuatu. Dia menghentikan langkahnya dan berkata pelan: “Oh Ya, Yunfei, aku hampir lupa aku memiliki sesuatu yang akan ku berikan padamu!”

“Oh?” Bai Yunfei terkejut, “Sesuatu untukku? Apa itu?”

Liu Meng mengulurkan tangannya dan tersenyum. Sebuah benda berbentuk lingkaran muncul di tangannya — itu adalah sebuah topi jerami berwarna emas…

“Aku ingat saat pertama kali kita bertemu, kamu menggunakan topi jerami, tapi sepertinya sudah sangat lusuh. Saat aku keluar hari ini, aku tidak sengaja melihat seseorang menjual topi seperti ini di jalan, jadi aku membeli satu yang baru utukmu. Ambil dan pakailah. Itu bisa menghalangi sinar matahari.”

“……”

Bai Yunfei menerima topi jerami yang bersinar emas dan juga terdapat sebuah garis merah di samping itu, dia tertegun dan tak mengatakan apapun selama beberapa sesaat. Dia tidak menduga Liu Meng memberinya sebuah ‘hadiah’, tapi…. kenapa harus topi jerami??

“Kenapa, Yunfei? Kau tidak suka?”

Suara ragu-ragu Liu Meng terdengar. Bai Yunfei segera berkata: “Oh? Tidak, tidak. Aku sangat senang. Ha ha, terima kasih, Meng’er…”

Sembari berbicara, dia meletakkan topi itu di kepalanya, senyum bahagia terlihat di wajahnya. Dengan sedikit menekan topi tersebut, dia tidak lagi merasakan teriknya matahari. Ada sebuah rasa ‘dingin’ yang tidak bisa dijelaskan yang dirasakan tidak hanya tubuhnya tapi juga di hatinya…

“Tuan Yunfei, nona saya baru saja memberimu hadiah, tidakkah seharusnya anda berterimakasih sedikit?”

“Ah? Oh, Tentu, tentu saja , aku akan….”

Suara menggoda Xiao Ning dan jawaban malu-malu Bai Yunfei melayang di udara. Tiga siluet itu berjalan semakin menjauh…..

Translator / Creator: andra