September 27, 2016

Upgrade Specialist in Another World – Book 1 / Chapter 6

 

Do You Want Power?

Segera setelah Zhang Yang memberi perintah, dua sampai tiga puluh pasukan bersenjata bergegas menuju pintu arena dan mengepung Bai Yunfei. Namun melihatnya masih memegang batu yang penuh darah ditangannya, tak ada satupun dari mereka yang berani untuk maju terlebih dahulu.

“Kamu bilang kalau aku menang kau akan membiarkanku pergi.” Masih dengan tatapan dingin kearah Zhang Yang, kata Bai Yunfei dengan suara tenang.

“Kau!….Aku…” Lidah Zhang Yang kelu, wajahnya memerah karena menahan diri.

Sekarang semua penonton telah tersadar dari keterkejutan mereka. Bagi mereka, tidak penting siapa yang mati. Hanya kejutan tak terduga dan menyenangkan yang paling mereka inginkan. ‘Pertunjukan Luar biasa’ Yunfei telah memberikan kesenangan bagi mereka, sehingga melihat situsi yang terjadi di arena saat ini, membuat mereka melihat Bai Yunfei dan Zhang Yang dan saling berbisik.

“Benar. Karena dia sudah menang, seharusnya dia bisa pergi, ya kan? Jangan bilang Coliseum milik keluarga Zhang ini adalah tempat bagi mereka untuk membunuh siapapun yang mereka inginkan??” Kata-kata itu tak lain dikatakan oleh tuan muda Zheng kedua. Dia menunjuk orang-orang kaya dan para bangsawan itu dan berkata: “Jika memang begitu, apa gunanya orang-orang itu datang ke tempat ini??”

Dia tidak meninggikan nada suaranya, karena arena sudah agak tenang beberapa saat lalu, para penonton yang berbisik dengan suara pelan, jelas dapat mendengar suaranya. Mereka memperlihatkan ekspresi ‘jadi seperti itu’. Banyak dari mereka bahkan menatap kearah Zhang Yang dengan ekspresi kekecewaan.

Raut muka Zhang Yang terlihat pucat. Akhirnya, dia memaksakan tersenyum, melipat tangannya untuk menghormati tuan muda Zheng kedua kemudian tersenyum minta maaf dan berkata: “Ha ha…Tuan muda Zheng kedua benar. Beberapa saat lalu saya sangat tidak sopan. Sekarang saya akan mengijinkan dia pergi…” Seperti katanya, dia memberikan petunjuk pada bawahannya yang ada di arena dengan mata.

Tak lama, tuan muda Zheng kedua berkata: “Teman, aku akan pergi juga. Bisakah kita pergi bersama?” Kata-kata itu ditujukan pada Bai Yunfei.

Setelah Zhang Yang mendengar itu, wajahnya memerah lagi. Dalam hatinya jengkel tapi dia tidak dapat meluapkan kemarahannya. Sejujurnya dia berniat membunuh Yunfei setelah membiarkannya pergi, namun tuan muda Zheng kedua ini sepertinya mengetahui hal itu. Dia berbicara untuk melindungi hidup Bai Yunfei.

Di arena, Bai Yunfei terlihat tanpa ekspresi, tapi dia sepenuhnya sadar. Dia jelas tahu situasi yang tengah terjadi, tanpa berkata apapun, dia berjalan melewati orang-orang tadi. Tak lama, dia telah berada di stand dan berdiri dengan diam di belakang tuan muda Zheng kedua.

Bai Yunfei menundukkan kepala dan tidak melihat Zhang Yang yang hanya beberapa meter darinya. Namun, urat biru muncul dari tangannya yang menggenggam batu, dan dia mengeretakkan giginya hingga hampir berdarah. Dia tidak dapat mendongakkan kepalanya karena dia takut tidak dapan menahan diri dan memukulkan batu itu ke kepala musuhnya. Dia tahu jika benar-benar melakukannya, jangankan mendekat, dia bisa saja kehilangan nyawanya disini.

“Baiklah saya undur diri, tuan muda Zhang.” Tuan muda Zheng kedua itu mengatakan beberapa patah kata. Lalu, tanpa memperdulikan apa yang dipikirkan Zhang Yang, dia berdiri dan berjalan menuju pintu keluar. Bai Yunfei mengikutinya di belakang sambil membawa tubuh paman Wu. Paman Qin yang ada di belakangnya tampak serius memperhatikan Bai Yunfei yang ada di depannya…..

..….  …… ……

Di sebuah jalan kecil di barat laut kota Luoshi, beberapa orang keluar dari Coliseum. Setelah berjalan beberapa saat, tuan muda Zheng kedua berbalik untuk melihat Bai Yunfei yang berjalan dalam diam di belakangnya, dan berkata sambil tersenyum: “Aku Zheng Kai dari keluarga Zheng, kau….”

“Bai Yunfei.”

“Yunfei, apa…apa rencanamu setelah ini?”

Melihat Zheng Kai, Bai Yunfei terdiam sesaat lalu berkata: “Saya berhutang pada anda kali ini. Suatu saat nanti saya akan menebusnya sepuluh kali lipat…”

“Ha ha, bukan itu yang ku maksud… Aku hanya mengatakan beberapa kata untuk membantumu. Jangan dipikirkan.” Melihat Bai Yunfei menyalah artikan ucapannya, Zhang Kai mengelengkan kepala tersenyum: “Maksudku, lain kali kamu harus berusaha untuk tidak muncul dihadapan Zhang Yang lagi. Meskipun aku bisa membantumu, tapi tak lama lagi aku akan pergi. Saat ini, mungkin dia akan mencarimu dan membuatmu dalam masalah lagi. Menurutku, lebih baik kau tinggalkan tempat ini.”

Bai Yunfei terdiam kembali. Dia menundukkan kepalanya melihat tubuh paman Wu. Tak lama…

“Terima kasih….”

Dia berkata dengan pelan, tanpa memperdulikan Zheng Kai, dia berjalan keluar dengan kepala tertunduk.

“Hari ini kau telah menolongku. Aku akan mengingatnya di hatiku. Kalau aku menjadi lebih kuat suatu hari nanti. Aku pasti akan menebusnya sepuluh kali lipat!”

Melihat Bai Yunfei yang menjauh, Zheng Kai hanya bisa mengelengkan kepala sambil menghela napas…

…..  …… ……

Paman Wu pernah berkata bahwa keluarganya ada di daerah kecil bagian utara kota. Itu tidak jauh dari tempat ini. Beruntung tidak ada keramaian di jalan, jika tidak, mengingat seluruh tubuhnya berlumuran darah dan sedang membawa mayat ditangannya, mungkin dia sudah di bawa ke kantor wali kota.

Setelah menakuti tiga sampai empat orang, dia akhirnya menemukan keluarga paman Wu berkat orang-orang yang ketakutan tadi. Dia menyerahkan tubuh paman Wu kepada keluarganya lalu berbalik, tanpa peduli mereka yang ketakutan, terkejut dan sedih sekalipun.

Setelah kembali ke rumah, dia membersihkan noda darah ditubuhnya dan segera mengganti bajunya. Bai Yunfei memandangi kembali rumah yang telah di tinggalinya selama delapan belas tahun untuk terakhir kalinya dan langsung keluar…

….. ….. …..

Dibawah cahaya rembulan, di sebuah hutan di pinggiran kota Loushi, Bai Yunfei berlutut di hadapan makam ibu dan kakeknya sambil berkata.

“….. …..”

“Akhirnya, aku di tolong oleh Zheng Kai dan meninggalkan tempat itu….”

“Ibu…sekarang aku mengerti. Jika aku tidak ingin diganggu dan direndahkan, jika aku tidak ingin diperlakukan seperti semut, jika aku ingin hidup bebas, aku harus punya kekuatan yang sangat kuat….sangat kuat hingga tak ada satupun yang bisa membuatku terpancing!”

“Bu, kakek berkata aku harus hidup dengan hati nurani….”

“Paman Wu meninggal karena menolongku. Aku.. Aku ingin membalaskan dendamnya! Aku harus membuat Zhang Yang membayar apa yang telah dilakukannya! Untuk paman Wu, untuk cucunya Xiao Yu’er dan untuk diriku sendiri!”

“Sekarang aku memiliki kekuatan istimewa. Aku bisa merasakannya, jika aku mempelajarinya dan menggunakannya dengan baik, aku pasti akan menjadi sangat kuat…”

Bai Yunfei menghapus air mata di wajahnya. Saat akan berdiri, tiba-tiba terdengar suara dibelakangnya:

“Kamu ingin kekuatan?”

“Siapa?” Suara yang tiba-tiba muncul mengagetkan Bai Yunfei. Dia langsung meraih batu di sampingnya dan berbalik untuk melihat siapa dibelakangnya.

“Oh? Soul force mu sudah mulai bangkit? Sepertinya masih sangat lemah…” Mendengar suara itu, dia sedikit terkejut. Orang itu tertawa: “Ha ha, jangan takut, teman kecil, aku tidak akan menyakitimu.”

Dengan diterangi cahaya bulan, Bai Yunfei melihat pria tua mengenakan jubah abu-abu berjalan mendekatinya. Sepertinya dia cukup ramah dan memberikan senyuman padanya.

“Siapa kamu? Apa yang kamu inginkan?” Bai Yunfei langsung melontarkan dua pertanyaan penting. Sepertinya orang ini tidak memiliki niat buruk, dia sedikit lebih tenang tapi masih mengengam batu di tangannya.

“Aku sedikit banyak mengerti apa yang kau katakan. Mengingat soulforce itu sudah mulai bangkit, mungkin itu adalah kekuatan istimewa yang kau maksud, bukan?”

“Tapi, bisa dikatakan tidak mungkin bagimu membalas dendam dengan benda dengan kekuatan kecil itu. Kamu bahkan bukan seorang soul cultivator saat ini. Meskipun bajingan Zhang Yang itu saat ini masih dalam tahap middle Soul Personage, dia masih jauh dari orang yang dapat kau lawan.”

“Yang ingin ku katakan padamu adalah… aku bisa membuatmu lebih kuat dan bisa memungkinkan mu untuk balas dendam, maukah kau menerimanya?”

Sejujurnya, pria tua ini berpikir, setalah mendengarkan ucapannya, anak kecil di depannya ini akan senang dan segera meminta untuk menjadikannya lebih kuat, namun….

“Bagaimana bisa aku percaya padamu?”

“Er..” Pria tua itu tertegun sejenak dan berkata:” Apakah kamu punya sesuatu yang cukup berharga hingga aku bisa membohongimu? Baiklah, aku akan membuatmu percaya padaku…”

Setelah pria tua itu selesai berbicara, Bai Yunfei tiba-tiba merasa sekelilingnya bercahaya. Gelombang hangat menerpa wajahnya – beberapa titik api tiba-tiba muncul dan mengelilingi dirinya dan pria tua itu!!

Tak hanya itu, Api tersebut melayang di udara bukannya terbakar di tanah!!

Di bawah cahaya api, pria tua itu tersenyum menunjuk sebuah batu besar seukuran tangki air yang tidak jauh darinya. Ditengah gemuruh, batu besar itu tiba-tiba bergerak perlahan-lahan dari daratan ke udara. Pria tua itu sedikit menggerakkan jarinya. Suara terdengar dari batu yang akhirnya hancur menjadi serpihan-serpihan, kemudian berjatuhan dari udara…

Bai Yunfei melihat semua yang ada didepan matanya dengan keheranan. Tiba-tiba dia merasa pusing sesaat. Ketika dia mulai tersadar, dia menyadari sesuatu….dia melayang di udara!!

Semua yang terjadi secara terus menerus ini membingungkan Bai Yunfei. Dia menatap heran pria tua yang menatapnya dengan senyuman.

Melihat ekspresi keheranan di wajahnya, pria tua itu tersenyum puas. Dengan mengayunkan tangannya, Bai Yunfei perlahan jatuh ke tanah. Api yang mengelilinginya pun meredup, tapi belum sepenuhnya menghilang. Berubah menjadi bola api berukuran kecil yang melayang. Sepertinya pria tua itu menggunakannya sebagai penerangan.

“Bagaimana? Nak, kau percaya padaku sekarang, bukan? Aku katakan lagi, aku bisa membuatmu menjadi kuat dan dapat membuatmu membalaskan dendammu. Kamu mau menerimanya?”

Bai Yunfei menundukkan kepalanya cukup lama kemudian memandang pria tua itu. Sekarang dia berkata dengan pelan: “Apa syaratnya?”

“Er…” Pria tua itu tertegun sesaat. Ada sedikit rasa tertekan dalam hatinya: “Anak ini sangat berbeda dengan kebanyakan orang…ketika orang lain mendapat keberuntungan seperti ini, mereka akan melompat kegirangan. Tapi dia…”

“Begini…Aku melihat kamu memiliki fisik yang luar biasa dan sangat berbakat, jadi aku ingin mengajarimu…”

“Aku tak percaya.” Bai Yunfei langsung memotong ucapannya.

“Er..” Pria tua itu tak dapat berkata-kata. Setelah terheran beberapa saat, tiba-tiba dia tertawa keras.

“Kamu sangat istimewa, nak. Baiklah, aku tidak akan menahanmu dalam kegelapan lagi. Dibanding membantumu balas dendam, aku lebih ingin mengajarimu beberapa teknik.”

“Aku adalah anggota dari Fate School. Suatu saat sekolahku mungkin akan menghadapi kehancuran. Jadi sekarang aku membantumu, dengan harapan dimasa depan, ketika kamu menjadi seseorang yang pandai, kamu bisa membantu sekolahku menghadapi masalah.”

“Apa itu Fate School?”

“Er..”Pria tua itu merasa dia telah berjalan di kegelapan dan menabrak tembok.

“Fate School adalah sekolah para Soul Cultivator. Meskipun bukan sekolah tebesar di dunia, tapi tidak lemah juga. Begini, akan ku katakan sesuatu. Kepala keluarga Zhang di kota Luoshi ini Zhang Zhenshan dan putranya Zhang Yang merupakan murid dari Glacial School di timur privinsi Qingyun. Itu hanya sekolah kecil, namun kamu belum cukup kuat untuk menghadapinya saat ini. Jika kamu ingin berurusan dengan keluarga Zhang, lebih baik sembunyikan identitasmu.”

Bai Yunfei terdiam, sepetinya sedang merenungkan kata-kata pria tua itu. Setelah beberapa saat, dia bertanya lagi: “Apa itu soul cultivator?”

“Setiap makhluk di dunia ini terbentuk dari tubuh dan jiwa. Siapapun dapat melatih tubuhnya, tapi mereka hanya akan menjadi ahli beladiri biasa. Beberapa orang dapat melatih jiwa mereka, meningkatkan soulforce mereka, sehingga dapat mengendalikan potensi tubuh dan jiwa mereka. Mereka bahkan dapat memanfaatkan kekuatan elemen alami mereka untuk memperoleh kekuatan yang luarbiasa. Mereka yang dapat melatih hal tersebut bisa disebut soul cultivator.”

“Berdasarkan kekuatannya, kekuatan seorang Soul Cultivator dapat dibedakan menjadi delapan tahap yang berbeda: Soul Apprentice, Soul Personage, Soul Warrior, Soul Spirite, Soul Ancestor, Soul Exalt, Soul King, Soul Emperor dan Soul Saint. Setiap tahapan dibedakan menjadi tiga level: awal, menengah dan lanjutan.”

“Sebenarnya sangat sulit untuk meningkatkan soulforce. Kepala keluarga Zhang yaitu Zhang Zhenshan merupakan seorang Soul Spitire tahan awal. Sedangkan kepala sekolah Glacial School hanyalah seorang Soul Ancestor tahap menengah.”

“Soulforcemu sudah mulai bangkit. Ketika sepenuhnya bangkit, kamu akan dapat merasakan keberadaan soulforce dalam tubuhmu dan menjadi Soul Apprentice tahap awal.”

“Aku bisa mengajarimu bagaimana melatih jiwamu dan menggunakan soulforce mu. Sekarang…maukah kamu menerimanya?”

 

Translator / Creator: andra