December 2, 2016

Upgrade Specialist in Another World – Book 1 / Chapter 57

 

Stroll and Tell

Di pagi hari berikutnya,

Saat Liu Meng dan Xiao Ning tiba di gerbang timur, Bai Yunfei sudah berada di sana hampir satu jam.

“Yunfei, maaf aku terlambat.” Liu Meng mempercepat jalannya, mendekati Bai Yunfei dan berjalan dengan wajah penuh penyesalan.

“Ha ha, tidak apa-apa. Aku tiba tidak terlalu lama…” Bai Yunfei tertawa, dia tidak mengatakan bahwa dirinya telah menunggu dalam dingin selama bermenit-menit.

“Tuan Yunfei, anda tidak bisa menyalahkan nona saya.” Di sisi lain, Xiao Ning memotong, “Dia sakit pagi ini dan setelah meminum obat, saya segera menyiapkan segala sesuatu untuknya. Lalu nona segera bergegas kemari.”

“Oh? Benarkah? Meng’er, bagaimana keadaanmu sekarang? Kamu tidak sakit kan? Atau, jangan pergi ke gunung Qingquan itu hari ini.” Bai Yunfei bertanya terus menurs dengan cemas, ekspresinya sedikit berubah.

Liu Meng tidak menduga Bai Yunfei akan bereaksi seperti ini sehingga dia sedikit terkejut lalu berkata dengan mata yang tersenyum: “Aku tidak selemah yang kamu kira. Jangan lupa aku juga seorang soul cultivator! Tenanglah, aku baik-baik saja. Selama penyakitku tidak kambuh, tidak akan ada masalah.”

“Oh, baguslah, baguslah…” Seakan menyadari kehilangan ketenangannya sendiri, Bai Yunfei menggaruk kepalanya malu. Lalu seperti teringat sesuatu dan segera menyembunyikan tangan kanannya di balik punggung. Saat dia mengeluarkannya, dia sudah memegang setusuk tanghulu.

“Meng’er, tanghulu ini aku beli khusus untukmu.” Melihat ekspresi heran di wajah Liu Meng, Bai Yunfei memberikan tanghulu dengan tersenyum.

“Yunfei, kamu, bagaimana kamu tahu aku menyukai tanghulu?” Liu Meng menerimanya dengan senyuman dan bertanya penasaran.

“Er, aku melihat banyak gadis di jalanan yang sepertinya suka makan tanghulu jadi aku membeli satu untukmu.” Bai Yunfei berkata bohong. Tentu saja dia tidak berani mengatakan padanya bahwa saat mereka bertemu pertama kali, dia telah menjatuhkan tanghulu di tangannya dan akhirnya membelikannya setusuk lagi. Namun dijatuhkan oleh Zhang Yang juga….

“Humph, anda tidak adil tuan Yunfei. Apakah saya bukan gadis? Anda hanya membelinya untuk nona, humph, humph, anda sangat jahat!” Suara marah gadis pelayan Xiao Ning terdengar, membuatnya agak bingung. Wajahnya bahkan memerah.

“He he, saya hanya bercanda. Jangan marah tuan Yunfei!” Melihat Yunfei yang malu, Xiao Ning menjulurkan lidahnya dan berkata nakal.

Bai Yunfei tertawa kering tapi tidak tahu bagaimana menanggapi gadis pelayan ini. Dia hanya bisa mengatakan pada Liu Meng: “Er, ha ha, Meng’er, ayo pergi…”

“Baiklah, Ayo.”

…………

Rumput, bunga, pohon, burung, mata air, angin…

Untuk pertama kalinya, Bai Yunfei merasa mendaki gunung adalah hal yang menyenangkan. Bicara tentang itu, sekarang dia bisa dianggap sebagai ‘pendaki gunung berpengalaman’. Dia sendiri bahkan tidak tahu berapa banyak gunung yang telah di dakinya sejak meninggalkan kota Luoshi, namun dia selalu mendaki gunung untuk mempercepat perjalanan dan untuk melarikan diri menyelamatkan diri bukan untuk berhati-hati menikmati pengalaman seperti hari ini.

Atau mungkin, yang membuatnya gembira bukanlah pemandangan gunung ini, tapi seseorang yang ada di sampingnya….

Bai Yunfei mengambil semangkuk air jernih dari mata air, berjalan menuju Liu Meng yang sedang duduk di bawah pohon, menyerahkannya dan berkata: “Meng’er, kamu lelah? Kalau lelah, kita istirahat di sini sebentar, oke?”

“Ha ha, kalau aku tidak lelah?” Liu Meng menerima mangkuk tersebut, meminum seteguk dan berkata dengan lembut, “Kamu lupa lagi kalau aku seorang soul cultivator. Berjalan dengan jarak pendek seperti ini bukanlah masalah bagiku. Ayo kita naik. Kita akan mencapai puncak gunung sebelum siang.”

Bai Yunfei menerima mangkuk yang diberikan gadis itu padanya, dan meminum air yang masih tersisa dalam sekali teguk. Di sisi lain, saat Liu Meng melihat sikapnya, wajahnya memerah.

“Oh, kalau begitu aku tidak keberatan. Kita….”

“Saya… Saya, saya keberatan!!” Suara marah terdengar dari belakang mereka berdua. Mereka menoleh untuk melihat dan mereka melihat Xiao Ning yang ‘bergerak’ ke atas mendekati mereka selangkah demi selangkah dengan tubuh membungkuk dan berkacak pinggang.

“Nona, Nona, Tuan Yunfei… kalian berdua, kalian sangat tidak pengertian!” Xiao Ning mendekati mereka dengan sedikit kesulitan dan terengah-engah dengan mulut terbuka lebar. Pada saat yang bersamaan, dia cemberut dan berkata dengan tidak puas: “Kalian pikir bisa meninggalkanku di belakang hanya kerena, hanya karena kalian soul cultivator huh? Aku, aku sangat lelah….”

Bai Yunfei dan Liu Meng saling menatap dan mereka berdua merasa malu. Saat Bai Yunfei melihat Xiao Ning yang cemberut dan tidak senang, dia memutar mata namun terlihat senang.

“Meng’er, kenapa kita tidak berlomba untuk melihat siapa yang bisa mencapai puncak gunung terlebih dahulu?” Bai Yunfei menyarankan pada Liu Meng dengan tertawa.

Dia tertegun sesaat lalu bereaksi dengan melirik Xiao Ning, semburat kenakalan tiba-tiba terlihat di matanya dan berkata dengan mengangguk: “Baiklah, ayo kita berlomba, tapi… kamu harus membiarkanku lari terlebih dahulu!”

Bai Yunfei terkejut, segera setelah perkataannya berakhir, dia berlari sebelum Bai Yunfei bereaksi, menyebabkan angin harum berhembus melewatinya. Bajunya terkepak, Liu Meng bergegas naik ke gunung dengan sangat cepat seperti seorang elf berpakaian biru yang anggun.

Sebenarnya, Bai Yunfei hanya terkejut sesaat sebelum bereaksi, namun dia tidak segera mengejarnya. Sebaliknya, dia menunggu hingga Liu Meng berlari cukup jauh sebelum melihat Xiao Ning yang masih kebinggungan dan bergegas naik dengan tertawa.

“Hey hey!! Nona! Tuan Yunfei!! Kalian, kalian keterlaluan!”

Teriakan marah Xiao Ning terdengar dari belakang. Pada waktu yang bersamaan, tawa Liu Meng yang indah melayang turun bersamaan dengan angin. Dengan tertawa, Bai Yunfei berlari menuju puncak gunung.

Saat ini, dia merasakan sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya yaitu kenyamanan dan kebahagiaan.

…………

Di puncak gunung, Bai Yunfei dan Liu Meng duduk berdampingan di atas rerumputan, menatap hamparan rumput yang luas dan pohon-pohon di bawah. Keduanya terdiam.

Angin bertiup melewati mereka, menyebabkan beberapa helai rambutnya berterbangan ke wajahnya, menggelitik. Saat Liu Meng menyadari ini, dia tersenyum pada Bai Yunfei dan menggunakan tangannya untuk menyelipkan helaian rambut itu di belakang telinganya.

“Terima kasih Yunfei…” Ucapnya lembut. Perkataan Liu Meng ini memecahkan keheningan, sembari menatap burung-burung yang melintas.

“Oh? Kenapa kamu mengatakan ini lagi? Bukankah aku sudah memberitahumu kemarin….”

“Tidak hanya kemarin, tapi hari ini juga.” Sebelum Bai Yunfei menyelesaikan perkataannya, Liu Meng menyela. Dia menggelengkan kepalanya lembut dan melanjutkan: “Terima kasih untuk pergi menghilangkan kebosanan denganku. Satu-satunya orang yang biasanya pergi denganku adalah Xiao Ning. Meskipun dia adalah pelayan perempuanku, dia seperti seorang kakak bagiku… Selain dia, aku hampir tidak pernah berteman dengan siapapun. Sebelumnya, tubuhku terlalu lemah untukku melakukan itu, tapi kemudian, karena orang-orang mendekatiku dengan niatan yang buruk, aku memutuskan tidak ingin berteman.

“Kamu tahu? Meskipun aku seorang soul cultivator, aku tidak bisa hidup seperti yang kuinginkan….” Mengutak-atik rumput di depannya menggunakan tangan, Liu Meng berbicara dengan pelan: “Untuk menyingkirkan penyakit di tubuhku, aku telah menghabiskan hampir seluruh waktuku untuk melakukan cultivation. Aku terkadang pergi keluar untuk berjalan-jalan, tapi aku melakukan ini untuk melepaskan diri saat mencapai puncak.

“Ayahku… Beliau seorang pedagang. Beliau bisa menggunakan apa saja untuk memperluas bisnisnya, bahkan termasuk memanfaatkan pernikahanku…

“Glacial School di timur laut provinsi Qingyun memiliki seorang tetua bermarga Liu… Ayahku entah bagaimana berhasil menggali informasi kekerabatan dengannya dan ingin didukung oleh oleh Glacial School dalam hal bisnis.

“Lalu, dia menjilat tetua lain dari Glacial School yang bernama Zhang Zhenshan dan mulai melakukan bisnis dengan keluarga Zhang di kota Luoshi. Ini membuatnya sangat gembira. Untuk meningkatkan kedekatan keluarga kami, dia menjodohkanku dengan tuan muda keluarga Zhang, Zhang Yang.

“Aku berumur empatbelas tahun saat itu sehingga aku tidak bisa menolak ini. Ayahku tidak mengijinkaku menolaknya juga, sehingga aku tidak ada pilihan selain berharap bisa mencapai tahap Soul Sprite secepatnya. Saat itu, aku akan memiliki kekuatan untuk menolaknya….

“Setelah itu, Zhang Yang sering berusaha mendekatiku. Aku tahu dia melakukan ini karena keperluan kotornya saja.

“Namun hubungan antara ayahku dan keluarga Zhang semakin dekat. Keluarga itu sangat kuat dan tidak bisa disinggung. Akhirnya, aku bahkan harus sering ke kota Luoshi untuk mengunjungi mertua ‘masa depan’ ku…”

Saat mengatakan itu, suara Liu Meng terdengar frustasi dan sedih. Namun saat ini dia mengubah topik pembicaraan dan melanjutkan:

Tapi beberapa hari lalu, ayahku menerima informasi bahwa… Zhang Yang tiba-tiba terbunuh sehari sebelumnya!”

Translator / Creator: andra