December 1, 2016

Upgrade Specialist in Another World – Book 1 / Chapter 56

 

Liu Meng

Lantai dua di Mingxiang Tea House, dalam sebuah ruangan pribadi,

Setelah duduk di tempat ini, Bai Yunfei masih merasa kurang nyaman dengan dua gadis yang ada di depannya. Memegang cangkirnya dengan kedua tangan, dia minum tanpa henti dan bahkan dia tidak menyadari saat dia meminum daun teh.

Melihatnya seperti itu, gadis pelayan Xiao Ning hanya mengeluarkan suara tertawa ‘pfff’, namun ketika dia akan tertawa lepas, dia dihentikan oleh Liu Meng.

Melihat sikap pemuda yang ada di depannya, Liu Meng juga terlihat menahan tawanya. Dia memenuhi cangkir Bai Yunfei lagi dan berbicara dengan lembut pelan: “Kali ini saya tiba-tiba jatuh sakit dan bertemu sesuatu yang tidak baik. Untungnya anda bertindak dan menyelamatkan saya. Tidak cukup bagi saya hanya berterima kasih pada anda”

Bai Yunfei meletakkan cangkir teh di tangannya, menenangkan pemikirannya dan berkata sambil menggerakkan tangannya: “Kamu tidak perlu melakukan yang seperti ini, nona. Menolong seseorang adalah kebaha… Er, maksudku, bertindak seperti itu setelah melihat ketidakadilan adalah sesuatu yang harus dilakukan setiap orang. Selain itu, hanya butuh sedikit tenaga, jadi jangan terlalu kamu pedulikan.”

“Tapi itu bukanlah usaha yang kecil…” Kata Liu Meng sambil tertawa, “Saat itu, ada banyak orang, tapi anda satu-satunya yang berani bertindak untuk menolong saya. Tuan muda Long kedua dikenal sebagai orang yang tak berguna di kota ini. Mengandalkan pengaruh dari keluarganya, dia sering menimbulkan banyak masalah. Kali ini saya yang keluar seorang diri untuk menghilangkan kebosanan tapi saya tidak menduga akan terlibat dengannya.

“Keluarga Long sangatlah berpengaruh di kota Cuiliu ini. Bahkan Green Willow School seolah takut pada mereka, tapi kali ini anda menyerang tuan muda Long kedua karena saya. Saya telah melibatkan anda dalam hal ini….

“Sebenarnya, dengan kekuatan sebagai seorang soul cultivator, saya tidak seharusnya takut padanya, tapi saat itu, tiba-tiba saya merasa sakit. Sakit yang luar biasa hingga saya tak berdaya dan dia bisa mengganggu saya karena itu…”

Awalnya Bai Yunfei mendesah dalam pikirannya: “Green Willow School ada di sini!”

Namun setelah mendengar ucapannya yang terakhir, dia tertegun dan terkejut: “Oh? Kamu mengatakan bahwa kamu seorang soul cultivator juga?”

Liu Meng mengangguk dan tersenyum: “Ini sedikit memalukan, tapi saya juga seorang soul cultivator… Oh, apa maksudnya ‘juga’? apakah anda juga seorang soul cultivator?”

Melihat Bai Yunfei mengangguk, di sisi lain, Xiao ning berbisik: “Whoa! Anda adalah seorang soul cultivator tuan! Pantas saja anda bisa mengalahkan pada bajingan itu dengan mudah!”

Menyadari tatapan mata Liu Meng berubah, Bai Yunfei merasa tidak nyaman lagi: “Ha ha, ini tidak ada artinya juga. Aku hanyalah seorang soul cultivator yang lemah. Nona, kamu….”

“Saya Liu Meng. Anda bisa memanggil saya Meng’er, tuan.” Mendengar Bai Yunfei memanggilnya ‘nona’ setiap saat, Liu Meng tersenyum dan berkata dengan suara lembut. Ini mungkin atau mungkin juga bukanlah sebuah ilusi, tapi Bai Yunfei melihat wajahnya yang semakin memerah saat mengucapkan kata-kata itu.

“Boleh saya tahu nama anda, tuan?” Liu Meng melanjutkan pertanyaan lain setelah berhenti sesaat.

Bai Yunfei tidak menduga akan diizinkan memanggil namanya seintim itu sehingga dia terkejut beberapa saat. Setelah dua menit berlalu dia berkata dengan hati-hati: “Nona… Er, Meng, Meng’er… kamu bisa memanggilku Yunfei…”

“Yunfei? Ha ha, kedengarannya penuh kebebasan.”

Bai Yunfei meminum seteguk teh, seakan dia melakukan ini untuk bisa mencairkan rasa gugup di hatinya. Lalu dia meletakkan cangkir itu, seperti sedang memikirkan sesuatu, dan bertanya dengan ragu: “Baiklah, Meng, Meng’er… Kamu adalah seorang soul cultivator, bagaimana kamu bisa tiba-tiba seperti tadi?”

Bagi soul cultivator, bahkan mereka dengan tingkat terendahpun memiliki tubuh yang lebih kuat dari orang biasa sehingga penyakit biasa pada umumnya  tidak akan mempengaruhi mereka, dan ini adalah alasan mengapa Bai Yunfei menanyakan pertanyaan ini.

Tepat setelah bertanya, di depannya, Liu Meng tiba-tiba terdiam. Setelah cukup lama, dia mendesah lembut dan melanjutkan:

“Saya telah memiliki tubuh yang lemah dan memiliki penyakit sejak kecil, saya besar dengan obat-obatan. Tak peduli dengan metode pengobatan apapun, mereka tidak bisa disembuhkan dan bahkan menjadi semakin parah. Seluruh tubuhku sering merasakan sakit luar biasa secara tiba-tiba, seolah paku besar yang tak terhitung jumlahnya bergerak tanpa henti dalam tubuh saya. Itu sangat sakit. Dokter yang merawat saya mengatakan bahwa saya tidak bisa hidup lebih dari umur 10 tahun…

“Lalu, ketika saya berumur delapan tahun, saya bertemu seorang pengembara senior. Dia merasa kasihan pada saya sehingga tidak hanya membangkitkan soulforceku, dia juga mengajariku sebuah metode cultivation, hingga aku menjadi seorang soul cultivator. Lalu dia melanjutkan perjalananya setelah memberiku beberapa resep, dan berkata jika saya menggunakannya dan tidak berhenti berlatih, tubuh saya akan sembuh.

“Selama saya bisa menjadi lebih kuat, tubuh saya juga akan semakin membaik. Sekarang saya jarang jatuh sakit. Selama saya bisa mencapai tahap Soul Sprite, tubuh saya akan ditempa dengan elemen alam dan saya bisa menyingkirkan penyakit ini selamanya….

“Hari ini, saya telah memakan obat di pagi hari tapi entah mengapa saya masih sakit. Saat itu seluruh tubuh saya terasa sangat sakit. Bahkan saya merasa pusing dan saya juga bertemu bajingan tadi. Jika anda tidak bertindak untuk menolong saya, mungkin saya akan mati karena sakit. Bisa dikatakan saya berhutang karena anda telah menyelamatkan hidup saya…”

Bai Yunfei sedikit menyandarkan tubuhnya ke samping. Awalnya dia membenamkan dirinya untuk bisa mendengarakan ceritanya, namun ketika dia mengatakan ‘berhutang karena telah menyelamatkan hidup saya’, dia tersedak teh dan berkata dengan menggelengkan kepalanya lagi dan lagi: “Er… kamu terlalu menanggapinya serius. Meng’er apa yang kulakukan tidaklah penting. Aku tidak menyelamatkan nyawamu. Kamu tidak perlu….”

Untungnya dia mengerem ucapannya tepat waktu dan menelan kembali ucapan ‘membayarku dengan dirimu sendiri’. Bai Yunfei memandang rendah dirinya sendiri.

“Butuh apa?” Akan tetapi, di depannya, Liu Meng bertanya  dengan penasaran.

“He he, tidak, tidak bukan apa-apa. Jangan dihiraukan, Meng’er, kalau tidak akau akan malu…”

Di sisi lain, Xiao Ning tidak tahan melihat ini lagi sehingga dia memotong: “Tuan Yunfei, sebagai seorang pria bagaimana bisa anda terlihat lebih pemalu dari nona saya? Kemana semangat heroik yang anda perlihatkan ketika berurusan dengan pria-pria jahat itu tadi?”

“Uhuk uhuk uhuk!!” Mendengar perkataan Xiao Ning, Bai Yunfei bahkan jadi lebih malu dan terbatuk terus menerus.

……

Saat mereka bertiga berjalan keluar dari kedai teh itu, hari sudah malam. Sebelum berpisah, Liu Meng seperti teringat sesuatu dan bertanya pada Bai Yunfei: “Oh ya, Yunfei besok mari berjalan-jalan ke gunung Qingquan di luar desa bersama-sama! Kamu baru saja tiba di kota Cuiliu jadi ini waktu yang tepat untuk berkeliling. Aku dengar di sana ada mata air gunung yang jernih dan manis serta bisa menyembuhkan penyakit!”

“Oh? Besok? Hanya kita berdua yang akan ke sana?” Secara kebetulan, Bai Yunfei melontarkan pertanyaan ini.

Tepat setelah itu, dia menyadari bahwa itu tidaklah pantas dan memberikan tamparan pada dirinya sendiri: dia tidak mengira dirinya akan berkata segenit itu!

“Hey hey! Tuan Yunfei! Anda sudah terlalu jauh. Saya tidak menduga anda berani merayu nona!” Di sisi lain, Xiao Ning berkata dengan pura-pura marah, “Dan lagi, kalian meninggalkanku, bukan? Tapi aku harus menjaga nona sepanjang waktu. Aku tidak bisa meninggalkannya meski hanya sebentar!”

“Xiao Ning, kau pelayan yang jahat! Omong kosong apa yang kau katakan?!” Liu Meng menatap tajam Xiao Ning lalu melihat Bai Yunfei dengan senyum yang menawan, wajahnya sedikit memerah.

“Baiklah, sudah diputuskan! Yunfei, kamu harus segera kembali dan beristirahat. Kita akan bertemu di gerbang timur kota saat fajar besok!”

Setelah memperoleh ketenangannya kembali, dua gadis itu telah menghilang di ujung jalan. dia bedriri di sana cukup lama dan menghela nafas. sekrang dia tidak ada pilihan selain berbalik dan berjalan meuju penginapan yang telah di pesannya.

…………

Di penginapan, Bai Yunfei yang berbaring di atas kasur dengan dua tangan di balik kepalanya sibuk memandangi langit-langit. Dia sedang tidak ingin melakukan cultivation. Pikirannya mengingat kejadian setelah dia betemu Liu Meng hari ini.

Tiba-tiba, ekspresinya berubah dan alis matanya mengerut. Sepertinya sesuatu yang penting terlintas dipikirannya,

“Dia.. saat dia bersama Zhang Yang waktu itu, dia memanggil Zhang Zhenshan paman. Apa hubungan antara dirinya dengan keluarga Zhang?” Saat ini, alis mata Bai Yunfei mengerut lebih kuat, “Dia seharusnya tahu bahwa Zhang Yang telah tewas. Jika hubungan mereka dekat, dia seharusnya tahu kalau aku yang membunuh Zhang Yang. Tapi sikapnya hari ini….

“Apa dia benar-benar lupa dengan aku? Atau… itu hanya pura-pura? Tidak. Saat dia sakit, jelas itu bukan pura-pura. Dan lagi, aku tidak menyadari sesuatu yang aneh di sekitarnya.

Lalu… apa aku terlalu banyak berpikir? Mungkin tidak ada hubungan antara dirinya dan keluarga Zhang. Aku ingat sikapnya pada Zhang Yang saat itu sangat dingin…”

Saat ini Bai Yunfei hanya bisa mengingat kejadian ketika dia dan Liu Meng bertemu untuk pertama kalinya.

……

“Zhang Yang, hentikan… apa aku pernah bilang aku ingin dia mati?”

……

“Sepertinya dia tidak sedang berpura-pura. Selain itu meskipun dia telah menyinggung perasaanku, tidak perlu mengambil hidupnya…”

……

“Dia sudah menerima tendanganmu tadi. Dia juga terluka parah. Anggap saja dia sudah dihukum.”

……

“Ha ha, selain itu, dia sudah ganti rugi dengan tanghulu. Hanya saja sudah kau jatuhkan…”

……

Selama Bai Yunfei memikirkan apa yang terjadi, matanya perlahan memejam. Sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya mengalir di tubuhnya sedikit demi sedikit, seolah mencegahnya meragukan Liu Meng, mencegahnya untuk berpikiran buruk.

“Besok… Jalan-jalan…” Bai Yunfei mengingat kata-kata Liu Meng saat mereka berpisah, “Tapi aku harus meninggalkan tempat ini. Meskipun keluarga Zhang belum menemukanku, jika aku di sini lebih lama, aku akan dalam bahaya…”

“Baiklah, sudah diputuskan! Yunfei, kamu harus segera kembali dan beristirahat. Kita kan bertemu di gerbang timur kota saat fajar besok!” Telinganya seperti mengulang perkataan lembut Liu Meng itu berkali-kali. Bai Yunfei mengerutkan dahinya, seolah ada gejolak dalam hatinya.

Akhirnya…

“Mari kita bersenang-senang sehari. Tidak akan ada masalah….”

Translator / Creator: andra