November 29, 2016

Upgrade Specialist in Another World – Book 1 / Chapter 54

 

First Arrival in Cuiliu City; A Cliched Scene?

“Dia pergi begitu saja?”

Berdiri seorang diri di puncak gunung, Bai Yunfei menatap bingung ke arah Ge Yiyun yang menghilang.

Sekelilingnya yang tiba-tiba mulai menggelap, menyadarkan Bai Yunfei. Api yang melayang itu perlahan menghilang dia udara.

“Kenapa dia langsung pergi?…. Dalam keadaan seperti ini, bukankah dia seharusnya memberiku beberapa soul item dan soul technique lagi, atau menghabiskan tenaganya untuk membantuku meningkatkan kekuatanku, setidaknya hingga aku mencapai tahap Soul Sprite?” Entah bagaimana pemikiran ini tiba-tiba muncul dalam pikirannya.

“Er, bagaimana aku bisa memiliki pemikiran yang rakus…?” Bai Yunfei terkejut dan menertawai dirinya sendiri. Dia lalu memanjat sebuah pohon besar, bersiap untuk beristirahat.

“Bagaimanapun juga, malam ini aku sangat beruntung bisa bertemu senior Ge Yiyun. Aku akan melanjutkan perjalanan besok dan sampai ke kota Cuiliu secepat mungkin…”

… … … …

Di kaki gunung, Ge Yiyun berjalan perlahan dengan tangan di belakang punggung. Meskipun langkahnya sangat lambat, anehnya dia mencapai beberapa ratus meter hanya dengan beberapa langkah.

“Aku tidak boleh terlalu berhubungan dengannya lagi. Sampai sekarang, pertolonganku masih dalam batas ‘takdir yang benar’. Jika aku memberi bantuan lebih, aku takut sesuatu yang tak terduga akan terjadi. Lebih baik aku berhati-hati…” Ge Yiyun mendebat dirinya sendiri sambil berjalan, “Karena kecepatan cultivationnya yang aneh, lebih baik aku tidak ikut campur. Tidak peduli rahasia apa yang dimilikinya, ini tidak akan menimbulkan masalah bagi Fate Schoolku….

“Selain dia, masih ada pria bernama Li Chengfeng. Jika yang dikatakannya benar maka….” Ge Yiyun mengernyit, “Saat aku sampai di provinsi Qingyun, fate soulku tidak membimbingku pada seseorang yang sangat berbakat dalam cultivation… tapi ini juga merupakan hal baik. Selama aku tau pria itu darinya, ini tidak akan mempengaruhi petunjuk dari fate soul, aku bisa melakukan banyak hal sekarang. Jika itu terjadi….

“Bagaimanapun juga, selama bisa membantu Fate School mengahadapi bencana di masa depan, aku tidak akan mengabaikan kemungkinan untuk mendapatkannya!”

… … … …

Pada siang dua hari kemudian, ketika Bai Yunfei melihat sebuah jalan utama yang luas, matanya hampir berair – dia akhirnya menemukan rute yang normal!

Setelah menginjakkan kaki di jalan utama di mana tidak mungkin baginya untuk tersesat, Bai Yunfei merasa sedikit gembira. Dia melihat sekitar selagi berjalan. Melihat sebuah sungai berliku di samping jalanan dan sepertinya ada deretan willow yang tak berujung, dia mendesah: “Tidak heran ini disebut kota Cuiliu. Ada banyak sekali pohon willow… Tapi, menamakannya seperti itu terlihat sangat malas. Tempat ini memiliki banyak sekali Willow sehingga disebut kota Cuiliu, lalu jika ada sebuah tempat penuh dengan pinus maka akan disebut kota Cangsong (Kota Pinus) dan jika sebuah tempat penuh dengan pohon Poplar maka disebut kota Baiyang (kota poplar)… Penamaan yang sangat aneh..”

Sementara membiarkan pikirannya berkelana, dia pelahan-lahan telah sampai di kota. Tentu saja, dia mengambil topi jerami dan memakainya di kepalanya lagi— meskipun dia belum melihat adanya bahaya di tempat ini, akan lebih baik jika sebisa mungkin dia berjaga-jaga.

Namun, berbeda dengan ketika memasuki kota Baifeng waktu itu, kali ini Bai Yunfei tidak gugup sama sekali. Mungkin karena dia telah meninggalkan kota Baifeng tanpa masalah atau karena tempat ini sudah sangat dekat dengan batas provinsi Qingyun. Saat ini, selain dengan hati-hati memperhatikan keadaan sekitar, Bai Yunfei juga menikmati pemandangan sekelilingnya.

Setelah memasuki kota, Bai Yunfei segera mengagumi kemakmuran kota Cuiliu ini. Sebelumnya, ketika di kota Baifeng, dia terburu-buru dan saat itu sudah menjelang senja sehingga dia tidak bisa ‘menikmati’ pemandangan seperti sekarang. Oleh karena itu, bisa dikatakan ini pertama kali baginya melihat keadaan di kota besar.

Jalanan yang cukup luas mampu menampung empat kereta kuda yang berjalan berdampingan. Di kedua sisi jalan, terdapat berbagai macam toko yang terlihat indah dan mewah. Bai Yunfei bahkan merasa benda yang dibelinya di beberapa toko kecil pinggir jalan lebih baik daripada yang dia beli di ‘toko besar’ kota Luoshi. Di tengah orang-orang yang berlalu lalang, berbagai suara dan teriakan terdengar terus menerus dan yang paling membuatnya merasa bersemangat adalah…..

“Banyak sekali wanita cantik….” Bai Yunfei hanya bisa mendesah setelah berdiri tertegun di tengah jalan selama setengah menit.

Entah bagaimana Bai Yunfei merasa sosok anggun dan menawan itu terus menerus bermunculan di jalanan satu per satu. Aroma kosmetik mereka bahkan menyebar ke seluruh jalan. Gadis-gadis muda yang cantik sedang berjalan-jalan baik sendiri maupun ditemani seseorang. Suara kristal mereka terdengar saat mereka berbicara.

Di bawah tatapan ‘berani’ Bai Yunfei, seorang gadis yang membawa sebuah keranjang di tangannya segera berjalan melewatinya dengan sedikit tersipu. Melihat siluetnya yang menghilang dikeramaian, Bai Yunfei hanya bisa mendesah.

Namun, ekspresi di wajahnya tiba-tiba berubah menjadi aneh. Dia menarik pandangannya dan menggelengkan kepalanya, menggumam: “Apa yang terjadi denganku tadi? Tidak mungkin, dulu aku tidak akan bertindak seperti ni. Tapi tadi, saat aku melihat gadis-gadis, aku tiba-tiba mengucapkan kata-kata sembrono tentang mereka seperti sudah biasa terjadi….”

Selagi merenungkan ‘kelainan’ di pikirannya, perlahan dia menuju ke tengah kota. Untuk saat ini, dia tidak lagi tertarik menikmati kecantikan para wanita.

Setelah makan di sebuah restoran yang cukup mewah, Bai Yunfei melanjutkan jalan-jalannya untuk berbelanja sebelum beristirahat semalam lalu melanjutkan perjalanannya keesokan hari.

Berjalan keluar dari sebuah toko perhiasan, Bai Yunfei memegang cincin interspasial di tangannya dengan bahagia, berpikir: “Meskipun mereka cukup mahal, mereka semua merupakan perhiasan ‘tingkat tinggi’. Sekarang aku harus bisa mulai meneliti tentang upgrade perihasan…”

“Kau bajingan, kau tidak akan aku ijinkan menyentuh nona mudaku!”

“Oh, kamu cukup kejam untuk seorang gadis pelayan. Aku belum melakukan apapun pada nonamu. Hanya saja dia terlihat sakit jadi aku ingin membawanya ke dokter. Bagaimana bisa kau menyebut seorang tuan muda sepertiku ini bajingan?”

Segera setelah Bai Yunfei keluar dari resatoran, dia mendengar omelan marah seorang gadis dan suara seorang pria.

Menghentikan langkahnya, dia melihat ke arah suara dan melihat seorang pemuda berpakaian mewah dengan ekspresi sombong dan empat orang berpakaian pertugas menghalangi jalan dua orang gadis di sebuah gang samping restoran.

Di depan mereka, ada seorang gadis berpakaian pelayan. Meskipun kalah dalam jumlah, dia tidak memperlihatkan ketakutannya. Sebaliknya, dia menatap marah orang-orang itu dengan ekspresi dingin.

Di belakangnya, seorang gadis dengan baju biru berdiri dengan susah payah dan menyandarkan dirinya pada dinding. Kepalanya menunduk, tubuhnya membungkuk, rambut indahnya menutupi wajahnya, sehingga sulit untuk melihat wajahnya. Sepertinya dia sedang sakit dan menahan rasa sakit luar biasa.

“Humph! Gadis pelayan kecil, jangan menyalahartikan kebaikanku. Aku adalah tuan muda Long kedua. Di kota Cuiliu ini, aku sangat terkenal karena siap menolong orang lain. lihatlah, nona mudamu sangat sakit hingga tak bisa berjalan. Lebih baik kamu membiarkanku membawanya pulang untuk diobati. Jangan khawatir, aku pasti menyembuhkannya. Selain itu, aku akan menjaganya….” Saat pria itu berbicara, suaranya sedikit berubah, seperti ada niat buruk di dalamnya.

“Tak peduli di mana pun, orang kaya yang tak berguna selalu ada…” Bai Yunfei mengernyit dan berkata dipikirannya, “Dan lagi, kenapa ini terlihat sangat akrab bagiku? Ada sebuah kata yang keluar…..‘dibuat-buat’? apa artinya?”

Sambil mencegah orang-orang di depannya mendekat, gadis pelayan itu melirik gadis muda yang ada di belakangnya dan berkata dengan benci; “Humph, kalian bajingan! Jangan pernah berpikir bisa melakukan sesuatu pada nona mudaku! Kalau dia tidak tiba-tiba sakit, dengan kekuatannya, dia akan menghancurkan rendahan seperti kalian dengan mudah! Kuberitahu kalian, nona mudaku ini seorang soul…..”

“Humph! Jangan coba-coba menakutiku dengan kata-kata itu! Kalian berdua terlihat sangat tidak asing. Aku rasa kalian baru saja tiba di kota Cuiliu untuk menghibur diri bukan? Tidak heran, kalian tidak mengenaliku. Akan aku beri tahu, di kota Cuiliu ini, bahkan Green Willow School menunjukkan penghormatan mereka pada keluaraga Long!” Pria itu memotong ucapan gadis pelayan dan terus membual.

Gadis pelayan yang tadinya keras kepala itu terkejut, dia terlihat ketakutan. Selain itu, dia khawatir dengan nona muda di belakangnya sehingga wajahnya terlihat cemas dengan air mata yang sama-samar mengalir dari matanya…….

Orang-orang yang sibuk mengerumuni telah menjauh, seolah-olah mereka takut karena tuan muda Long kedua ini.

“Baiklah, berhenti mengoceh, pelayan. Aku akan segera menyembuhkan nona mudamu. Pergi saja denganku!” Pria itu terlihat tidak sabar, dia segera mendorong gadis pelayan di depannya lalu meminta bawahannya untuk menangkapnya, tanpa mengijinkannya lolos.

“Ha ha, jangan takut, nona muda. Biarkan aku membawamu pulang. Aku akan meminta dokter terbaik untuk menyembuhkanmu….” Tuan muda Long kedua berkata dengan ‘ramah’ sambil melirik gadis muda berbaju biru yang bersandar pada dinding. Pada saat yang sama, dia mengulurkan tangan ingin mengenggam pergelangan tangannya.

Namun, ketika dia akan menyentuhnya, tangan lain tiba-tiba terulur dan menyambar lengannya, sehingga tidak mungkin dirinya bisa bergerak ke depan.

“Oh?” Tuan muda Long kedua terkejut sesaat. Dia menoleh denganragu, dia melihat seorang pemuda dengan baju berwarna abu-abu dan sebuah topi jerami lusuh menahan lengannya dan menatapnya dengan mata penuh kebencian.

“Siapa kau? Ini bukan urursanmu!” Setelah tekejut sesaat, tuan muda Long kedua itu segera bereaksi. Dia tidak menduga seseorang akan menghentikannya!

Penghinaan di mata Bai Yunfei menguat. Mengerahkan sedikit kekuatan di tangannya, dia mendorongnya. Tuan muda Long kedua itu tidak menduga pria ini berani menyerangnya terlebih dahulu hingga dia terhuyung k ebelakang terus menerus. Hanya saat bawahannya membantunya dia mulai bisa memulihkan keseimbangannya.

“Kau! Kamu sangat kurang ajar! Apa kamu tidak tahu siapa aku?! Apa kamu tidak tahu siapa ayahku? Ayahku adalah Long Gang!! Sekarang kamu berani melukaiku, aku akan membuatmu menderita hingga kamu berharap kematianmu!” Tuan muda Long kedua itu meraung sambil menatap tajam Bai Yunfei, wajahnya sangat merah.

“Kata-kata itu… Bisakah kamu membuatnya menjadi lebih klise?” Bai Yunfei melengkungkan bibirnya dan berkata dengan nada menghina.

Translator / Creator: andra