November 15, 2016

Upgrade Specialist in Another World – Book 1 / Chapter 44

 

Three days of tracking; an approaching mortal danger!

Di malam hari berikutnya, di hotel,

Zhang Zhenshan sedang duduk di sebuah meja dengan tatapan membeku mendengarkan Zhao Ping yang segera melaporkan situasi mengenai Bai Yunfei di sampingnya.

Setelah dia selesai mendengarkan laporan, Zhang Zhenshan terdiam sesaat lalu tiba-tiba berdiri dan melambai pada tikus pelacak yang sedang menggerogoti buah kecil di meja. Hewan kecil itu menghentikan gerakannya dan mengangkat kepalanya untuk melihat Zhang Zhenshan. Dengan ragu-ragu, tapi setelah Zhao Ping mendesakknya, dengan cepat dia naik ke bahu Zhang Zhenshan.

“Tuan, apakah anda akan segera bertindak?” Kata Zhao ping yang ada di sampingnya, “Untuk bisa mencapai tempat ini, ada harus menggunakan banyak soulforce. Akan lebih baik bila anda beristirahat sesaat.”

“Aku bisa menangganinya sendiri!” Zhang Zhenshan mengernyit dan berkata dengan tanpa ekspresi lalu berjalan keluar hotel tanpa ragu.

Melihat bayangan Zhang Zhenshan yang dengan cepat menjauh, Zhao Ping menghela napas lembut dan bergumam: “Sebagai seorang Soul Sprite, seharusnya tuan tidak masalah berhadapan dengan seorang soul cultivator tahap Soul Warrior. Tapi aku selalu merasa pria itu masih menyembunyikan sesuatu. Saat kita bertarung terkahir kali, dia jelas tidak menggunakan seluruh kekuatannya. Semoga tuan tidak kalah dengan dirinya sendiri untuk bisa membalaskan dendamnya…”

… … … …

Tikus pelacak itu merupakan soul beast tingkat 1, tingkat terendah bagi soul beast. Mereka pada dasarnya tidak berbahaya dan hampir tidak bisa meningkat, tapi mereka sangat berguna bagi beberapa orang karena mereka memiliki kemampuan khusus, yaitu melacak!

Apabila tubuh target terkena air liur mereka maka selama tiga hari kedepan, kemanapun target lari atau sembunyi, mereka selalu bisa menemukan lokasi target dengan akurat.

Selain itu, kecuali bila air liur mereka di cuci dengan cairan obat khusus, tidak mungkin bisa menghilangkannya!

Kurang dari tiga jam, dengan petunjuk dari tikus pelacak, Zhang Zhenshan tiba di sebuah tempat dengan sungai kecil tempat di mana Bai Yunfei beristirahat kemarin malam.

Setelah tiba di tempat ini, tikus pelacak ini mengeluarkan suara rendah. Zhang Zhenshan dengan ragu menghentikan langkahnya dan melihat hewan kecil itu melompat dari bahunya, berlari ke tepi sungai dan berhenti sesaat, seperti meyakinkan sesuatu, lalu berlari bolak-balik di tempat itu. Dia bahkan melihat hidung kecilnya berkedut lagi dan lagi.

“Pria itu sangat waspada. Dia membersihkan air liur tikus pelacak di tempat ini!” Melihat perilaku hewan kecil itu, Zhang Zhenshan mengernyit. Dia mengendus dingin lalu menunggu tikus itu mencari dengan tenang, “Jadi bagaimana kalau dia melakukannya? Tanpa mencuci dirinya menggunakan cairan obat khusus, dia hanya bisa membuatku menghabiskan sedikit waktu. Tidak mungkin dia bisa melarikan diri!”

Benar saja, beberapa menit kemudian, tikus pelacak tiba-tiba berlari di sepanjang sungai dengan gembira lalu berlari ke bahu Zhang Zhenshan lagi. Dengan ekspresi bahagia, Zhang Zhenshan bergegas menuju tempat itu tanpa ragu.

Kecepatannya sudah mencapai maksimum. Saat dia bergerak dengan kecepatan penuh, dia menciptakan suara mendesing yang bahkan bisa terdengar dari kejauhan di malam yang tenang. Tikus pelacak di bahunya juga mencengkeram erat kerah bajunya dengan cakar kecilnya sambil meringkuk seperti bola sehingga dia tidak akan terlmpar.

Semalaman mengejar tanpa henti, di pagi hari berikutnya Zhang Zhenshan berhenti. Setelah beristirahat selama dua jam dan membiarkan tikus pelacak memastikan arah, dia melanjutkan pengejaran…

Saat matahari terbenam di balik gunung dan bulan mulai menampakkan diri, Zhang Zhenshan berhenti di hutan. Dia mengambil beberapa makanan dari cincin interspatial dan memakannnya. Pada saat yang bersamaan, dia memulihkan soulforcenya.

Namun, sekarang ada jejak kecemasan di wajahnya.

“Sial! Seberapa jauh pria itu berlari? Dia pasti berlari tanpa henti hampir seharian penuh. Melihat tak ada seorang pun yang mengejarnya, dia seharusnya sedikit mengurangi kewaspadaannya dan melambat…. Tapi meskipun aku telah mengejarnya dengan kecepatan tertinggiku, aku tidak mengira masih belum bisa menemukan jejaknya!

“Jika aku melewatkan kesempatan, aku tak tahu kapan aku bisa menemukannya lagi. Bila dia berlari keluar dari provinsi Qingyun, hampir tidak mungkin bagiku untuk bisa membalaskan Yang’er!

“Dua hari berlalu. Masih ada satu hari tersisa. Aku harus menagkapnya besok apapun yang terjadi!”

Hari berikutnya, yang juga merupakan hari terakhir batas waktu pelacakan, Zhang Zhenshan bahkan menyerah beristirahat untuk bisa mengejar dengan kecepatan penuh dengan seluruh kemampuannya tanpa henti.

Di siang hari, saat kurang dari setengah dari hingga batas waktu pelacakan, ekspresi Zhang Zhenshan menjadi lebih cemas. Bahkan ada rasa putus asa di wajahnya: “Mungkinkah… Aku benar-benar tidak bisa menangkapnya?”

Saat ini, tikus pelacak di bahunya tiba-tiba menjerit dengan suara rendah. Menyadari sesuatu yang tidak biasa, Zhang Zhenshan segera berhenti dan melihat dengan gugup.

Hewan kecil itu mengenduskan hidungnya dengan hati-hati, mengeluarkan dua teriakan lagi dan melambaikan cakarnya lembut, terlihat bersemangat.

“Kita sudah dekat?! Akhirnya aku sudah dekat dengan pria itu!!” Melihat perilaku hewan kecil itu, Zhang Zhenshan berteriak bahagia.

Meletakkan kembali hewan kecil itu di bahunya, dia bergegas lagi.

Satu jam kemudian, saat dia mendaki sebuah gunung kecil, tikus pelacak itu tiba-tiba berteriak dengan semangat. Zhang Zhenshan gembira. Dia melihat ke bawah gunung dengan hati-hati dan melihat padang rumput di kaki gunung, sebuah bayangan seseorang sedang berlari menuju hutan di depan.

Orang itu sepertinya seorang pemuda. Saat ini, meskipun dia tidak berlari dengan kecepatan tinggi, dia juga tidak berlari dengan lambat.

Ketika Zhang Zhenshan melihat bayangan itu, seluruh tubuhnya bergetar, terlihat kebencian mendalam dan kemarahan yang meledak-ledak di matanya.

“Itu dia! Itu pasti dia! Akhirnya, kamu membiarkanku mengejarmu! Aku tidak akan melepaskanmu. Sekarang bayar kematian putraku dengan nyawamu!!”

… … … …

Malam itu, setelah mengetahui bahwa musuh mungkin sedang melacakknya, Bai Yunfei berlari dengan cepat selama dua hari penuh. Selain berhenti untuk istirahat, dia tidak berhenti sama sekali!!

Selain itu, dia tidak mengetahui bila ini adalah efek psikologis atau bukan, tapi saat dia mencium bau di tangan kanannya setetah beberapa waktu, dia samar-samar mencium bau aneh itu. Hal ini membuatnya sangat khawatir. Hampir setiap kali dia berhenti, dia akan membasuh tangannya tanpa henti hingga lebih dari sepuluh menit, karena ini jalan satu-satunya yang dapat membuatnya sedikit lebih tenang….

Dua hari kemudian, dia khirnya tidak lagi bisa berlari dengan kecepatan penuh selama sehari semalam. Setelah beristirahat setengah malam, dia perlahan melanjutkan perjalanannya.

Bisa dikatakan ini berkat menggunakan Wave Treading Steps tanpa henti selama dua hari dan satu malam, penguasaan soul technique ini semakain meningkat. Bila dia berlatih teknik ini seperti biasa, meskipun dia tidaklah malas, baginya membutuhkan setidaknya sepuluh hari untuk mencapi kemampuan yang setingkat dengannya saat ini dalam menguasai Wave Treading Steps.

Pada tengah hari, setelah mendaki gunung, dia makan beberapa makanan lalu pergi ke padang rumput luas ini. Di depan ada sebuah hutan yang tidak terlalu jauh. Bai Yunfei bermaksud pergi ke hutan untuk melihat apakah dia bisa menemukan sebuah tempat berpenduduk.

Melihat daerah ini sepertinya adalah padang rumput tak berujung dan pohon-pohon di depannya, Bai Yunfei hampir menangis dan bergumam:

“Ini…. Dimana aku sebenarnya sekarang?”

 

Translator / Creator: andra