November 9, 2016

Upgrade Specialist in Another World – Book 1 / Chapter 41

 

Leave… Peril is coming?

Pada malam hari, Bai Yunfei sedang berbaring di atas tempat tidur, dengan hati-hati menjumlahkan informasi mengenai Upgrade Technique yang diperolehnya selama beberapa hari terakhir.

“Saat item yang diupgrade mencapai level +10, +12 dan +13, masing-masing akan memperoleh efek tembahan. Meskipun yang telah mencapai +13 hanyalah sebuah batu, karena dua level sebelumnya selalu memperoleh efek tambahan, ku rasa saat sebuah item yang mencapai +13, efek yang lain juga akan ditambahkan.”

“Dari 10 hingga 12 adalah tingkatan, tapi saat mencapai 13, efek tambahan akan langsung muncul. Bukankah ini artinya dari level 13 dan seterusnya, setiap item yang mencapai level berikutnya akan memperoleh efek tambahan? Tapi… sekarang aku belum memiliki kemampuan untuk menguji perkiraan ini! Sangat sulit mengupgrade item menjadi +13…”

“Setelah mencapai +12 dan +13, damage tambahan sebuah senjata non-soul item akan meningkat berlipat ganda. Aku ingin tahu hal yang sama akan terjadi pada soul item atau tidak. Ah, sekarang aku hanya bisa menebak-nebak karena aku tidak memiliki banyak soul item untuk mengujinya…. Icesoul Silver Needles sudah hancur sebelum aku bisa menggunkannya….

“Ada berbagai macam efek tambahan. Mereka tidak selalu efektif, khususnya yang berhubungan dengan waktu. Bila lawan sangat kuat, dia dapat pulih sebelum durasi berakhir.

“Untuk sesaat, aku hanya mendapatkan sedikit informasi. Dalam waktu dekat, aku tidak akan memiliki waktu untuk melakukan penelitian seperti ini lagi. Besok aku akan mulai berkeliling di dunia luar!”

Bai Yunfei duduk dan mengeluarkan dagger dari cincin interspasialnya.

“Masih ada sekitar sepuluh dagger tersisa. Mereka seharusnya cukup untuk menghabiskan soulforce ku sekali lagi…

“Kalau begitu, ayo kita coba tembus penghalang terakhir untuk mencapai tahap menengah Soul Warrior malam ini!

“Upgrade!”

……

… … … …

Pada keesokan paginya, saat untaian sinar matahari membelai wajahnya, Bai Yunfei membuka matanya perlahan.

Dia duduk, mengangkat tangan kanannya dan mengepalkannya, matanya menunjukkan kepuasan.

“Tahap menengah Soul Warrior… Aku telah membuat semua persiapan. Keluarga Zhang… tidak masalah sebesar apapun pengaruh kalian, karena tidak akan mudah untuk menangkapku!”

Di luar desa, di sebuah bukit, Bai Yunfei menatap Li Chengfeng dan Ling’er yang berada di depannya dalam diam sebelum berkata: “Jangan mengucapkan perpisahan lagi, agar kita tidak terlalu terbawa perasaan. Chengfeng, aku percaya suatu hari kita pasti akan bertemu lagi. Kita berdua akan membuat nama kita sendiri di dunia yang besar ini!”

Li Chengfeng tetap terdiam sesaat lalu dengan memaksakan senyumnya dia berkata: “Baiklah, kalau begitu aku tidak akan banyak berkata. Yunfei kamu harus jaga dirimu sendiri dan buatlah namamu sendiri secepatnya. Suatu saat nanti aku akan berkeliling dunia dengan Ling’er. Kalau kami tidak bisa mengatasinya, kami akan pergi dan mencari perlindungan padamu.”

Bai Yunfei menatap kembali desa yang damai itu dari kejauhan, mengambil napas lembut, menghembuskannya perlahan lalu berkata sembari tersenyum pada dua orang di depannya: “Baiklah… aku pergi sekarang!”

Setelah berkata demikian, dia berbalik dan melangkah pergi tanpa ragu.

Melihat bayangan Bai Yunfei yang perlahan pergi, Ling’er menoleh dan bertanya pada Li Chengfeng dengan ragu: “Kak Xiao Feng, apakah kak Yunfei memiliki masalah? Kemana dia akan pergi?

Li Chengfeng juga melihat bayangan Bai Yunfei dengan perasaan campur aduk. Setelah terdiam sesaat, dia mendesah lembut, mengalihkan pandangannya dan membelai rambut indah Ling’er dengan penuh kasih sayang.

“Yunfei telah membuat keputusannya sendiri. Dia tidak akan mengubah pikiranannya karena orang lain. Dan lagi… tempat kecil seperti provinsi Qingyun ini tidak bisa mengikatnya. Saat ini dia mendapat sedikit masalah, tapi aku yakin dia pasti bisa mengatasinya dengan baik!

“Dunia di luar sana sangat indah dan langit luas tak terbatas. Akhirnya mereka akan membiarkannya terbang seperti awan putih!”

… … … …

Crafting School terletak di provinsi Pingchuan sebelah utara benua Heavenly Soul. Provinsi Pingchuan terpisah dari provinsi Qinyung oleh sebuah Provinsi lain yang disebut Beiyan, sehingga perjalanan ini masih sangat panjang.

Setelah meninggalkan desa, Bai Yunfei segera menuju ke utara. Untuk menghindari orang-orang suruhan keluarga Zhang yang sedang mencarinya, dia hanya mengikuti jalur pegunungan, berjalan menyusuri gunung dan melewati jurang-jurang, berharap dia dapat keluar dari provinsi Qinyun dengan scenario terbaik yaitu tanpa diketahui.

Namun, dia juga tahu bahwa ini hampir tidak mungkin. Saat melakukan perjalanan seorang diri, dia harus sering pergi ke tempat-tempat berpenduduk untuk bertanya sehingga dia tidak akan salah arah, belum lagi dia harus membekali dirinya dengan berbagai kebutuhan sehari-hari di cincin interspasialnya.

Ah… cukup merepotkan bila memiliki pengetahuan buruk mengenai arah…

Setelah tiga hari seperti ini, sambil Bai Yunfei berlatih Wave Treading Steps selama perjalanan, dia sudah melakukan perjalanan yang cukup jauh.

Setelah melintasi sebuah puncak gunung berhutan, Bai Yunfei memanjat sebuah pohon besar dan menatap sekitar. Matanya tiba-tiba berbinar. Dia melompat turun dengan gembira dan bergegas menuju kaki gunung.

“Akhirnya aku menemukan sebuah tempat padat penduduk. Dilihat dari ukurannya, ini pasti sebuah kota. Bermalam di sini, istirahat yang cukup, makan beberapa makanan enak dan menanyakan arah!”

Namun, ketika dia baru saja berlari, dia tiba-tiba melambat dengan wajah menegang.

“Tapi, aku tidak tahu pasukan keluarga Zhang ada di kota ini atau tidak. Tapi tempat ini sangat jauh dari kota Luoshi. Dan lagi, ini tempat yang terpencil, jadi seharusnya mereka tidak di sini… Aku tidak akan berkeliling di luar dan hanya akan menemukan sebuah hotel untuk beristirahat semalam lalu pergi keesokan harinya. Ya, seharusnya itu tidak masalah…”

Setelah membuat keputusan, dia melesat lagi tanpa ragu menuju kota kecil yang tak jauh di sana.

……

Malam hari di kota Old Well, di jalanan ramai sebuah kota kecil, seorang pemuda yang terlihat seperti pengembara berjalan perlahan dengan kepala sedikit menunduk, sehingga mustahil seseorang dapat melihat wajahnya dengan jelas. Dia melihat sekeliling dengan penuh penasaran dan sedikit waspada.

Setelah dengan cepat membeli perlengkapan dan barang-barang dari berbagai toko, Bai Yunfei pergi ke satu-satunya hotel yang ada di kota.

Di hall luas Happy Arrival Hotel, beberapa pengunjung sedang duduk di meja. Saat pelayan yang berdiri di depan counter melihat seorang pengunjung datang, dia berlari dengan sopan dan berkata dengan senyum lebar: “Selamat datang, tuan! Bolehkan saya bertanya anda ingin makan malam atau menginap di hotel?”

Bai Yunfei melemparkan pandangan padanya lalu menundukkan kepala dan berjalan menuju sebuah meja di ujung sambil berkata padanya: “Aku kemari untuk keduanya! Bawakan semua makanan terbaik di hotel ini dan sediakan sebuah kamar untukku, aku akan istirahat di sana setelah makan malam.”

Saat dia selesai berbicara, dia telah berjalan menuju meja itu. Lalu dia duduk di sebuah bangku dan tidak berbicara lagi dengan memperlihatkan wajah tidak ramah.

Pelayan itu menatap ragu Bai Yunfei, seolah jarang melihat pengujung yang aneh. Bai Yunfei mengerutkan dahi dan berkata dengan tidak puas: “Kenapa kamu masih di sini?!”

“Ah, Baiklah! Baiklah! Mohon tunggu sebentar tuan. Makanan anda akan segera kami sediakan!” Kata pelayan tersebut.

Bai Yunfei memegang perutnya yang sudah mulai protes dan mulai berpikir: “Akhirnya aku bisa makan makanan yang layak…”

“Er, tuan…” Sebuah teriakan terdengar dari depan. Bai Yunfei tersentak. Saat dia menggerakkan matanya untuk melihat, dia melihat pelayan itu berbalik dan kembali.

“Ada apa?”

“Tuan, saya hanya ingin menanyakan apakah anda membutuhkan sebotol anggur?” Pelayan tersebut membungkuk dan menatap Bai Yunfei dengan senyuman, “Vintage Nu’er Hong hotel kami memiliki rasa lembut dan harga yang ramah. Anda pasti puas, tuan!”

Bai Yunfei terkejut. Pertama kali dia meminum wine saat dia mengunjungi makam paman Wu malam itu. Waktu itu soulforce telah bangkit sepenuhnya, merubahnya menjadi seorang soul cultivator.

“Terserah. Bawakan sebotol untukku. Tapi cepat berikan makananku dulu.” Bai Yunfei tidak mempermasalahkannya dan berkata dengan santai.

“Baiklah! Mohon tunggu sebentar tuan. Makanan anda akan segera kami sediakan!”

Setelah kembali ke counter, pelayan itu berbisik pada pegawai penginapan yang ada di belakangnya. Sepertinya dia sedang melaporkan makanan dan minuman tamu yang dipesan pada atasannya.

Namun, Bai Yunfei yang telah menundukkan kepalanya karena dia tidak ingin dikenali orang-lain tidak menyadari bahwa setelah pegawai penginapan mendengar ucapan pelayan itu, ekspresinya berubah. Dia melirik Bai Yunfei yang tidak menyadarinya lalu melihat sebuah gambar di bawah counter dan diam-diam membandingkan Bai Yunfei dengan itu…

Translator / Creator: andra