November 4, 2016

Upgrade Specialist in Another World – Book 1 / Chapter 37

 

The Zhang Family’s Movements; The Approaching Peril!

Dua hari lalu, hari kesepuluh setelah kematian Zhang Yang, di kediaman keluarga Zhang di kota Luoshi,

Kepala keluarga Zhang Zhenshan sedang duduk aula menatap lima pria yang sedang berlutut di depannya dengan tatapan dingin dan tegas. Tatapan matanya setajam pedang. Lima pria tersebut gemetar dari kepala hingga kaki dan keringat mereka bercucuran.

“Humph!” Setelah mempertahankan suasana yang menyesakkan ini lebih dari sepuluh menit, Zhang Zhenshan mendengus dingin. Tubuh lima pria yang berlutut itu tersentak hampir bersamaan. Jelas mereka bahkan lebih takut dari sebelumnya.

“Kalian… melakukannya dengan sangat baik. Kurang dari sepuluh hari, kalian mampu lari cukup jauh dalam waktu singkat. Butuh waktu lama bagiku untuk menemukan kalian…” Zhang Zhenshan berkata dengan nada acuh tak acuh. Tidak mungkin bisa menjelaskan bagaimana perasaannya sekarang, tapi semua orang tahu dia bisa membunuh seseorang kapan saja saat ini.

“Katakan, bagaimana putraku meninggal? Dan siapa yang membunuhnya?” Saat melontarkan pertanyaan tersebut, meskipun dengan nada yang masih tenang, tapi itu tidak bisa menutupi kesedihan yang ditahannya sekuat tenaga – bagaimana mungkin rasa sakit kehilangan seorang anak akan mudah disembunyikan?

Lima pria yang berlutut itu adalah geng yang tak sadarkan diri karena Bai Yunfei saat serangan pertamanya pada Zhang Yang lalu mereka melarikan diri karena takut keluarga Zhang akan menuntut pertanggung jawaban atas kematian Zhang Yang. Meskipun mereka mencoba berbagai cara untuk melarikan diri, pada akhirnya mereka masih bisa tertangkap dan dibawa kembali oleh orang-orang keluarga Zhang.

Bahkan ketua geng tersebut berada diantara lima orang ini.

“Tu… Tuan, kematian tuan muda Zhang Yang… tidak ada hubungannya dengan kami! Pembunuh secara khusus datang kesana untuk menargetkan tuan muda. Selain itu, dia merupakan soul cultivator yang sangat kuat! Kami tersungkur di lantai karena serangan pertaman darinya. Ini tidak ada hubungannya dengan kami! Tuan, mohon ampuni kami…”

Sang ketua tidak ada pilihan selain memohon dengan ketakutan setelah sempat ragu-ragu. Empat pria lain yang berlutut di belakangnya juga ketakutan hingga mereka tidak berkata sepatah katapun.

“Aku tidak bertanya padamu soal itu!” Nada bicara Zhang Zhenshan terdengar naik turun. Sepertinya dia mulai tidak sabar.

“Ya, ya… Kami akan menceritakan semuanya, tuan. Kami harap anda dapat memberikan kami kesempatan dan membiarkan kami hidup. Kami akan melakukan yang terbaik untuk membantu mencari pembunuh tuan muda!”

“Kamu tidak berhak menawar!” Suara Zhang Zhenshan menjadi lebih serius. Dia membentak dan membiarkan kemarahan di hatinya meledak kapan saja.

Seluruh tubuh ketua itu gemetar. Dia tidak berani memohon lagi lalu melanjutkan berkata: “Ya, ya…. Hari itu, pembunuh tiba-tiba jatuh dari atap dan menjatuhi kami dengan pecahan-pecahan batu atap…”

“Apa? Kalau begitu… tak seorangpun dari kalian melihat wajahnya dan kalian juga tidak tahu siapa dia?” Zhang Zhenshan mengerutkan dahi dan berkata dengan nada tidak menyenangkan.

“Tidak, tidak, sebenarnya, saya tersadar pada saat-saat terakhir, saat pria tersebut akan pergi, sehingga saya mendengar beberapa hal…” Ketua segera berkata kembali, “Pria itu awalnya hanya seorang diri, namun seorang perempuan muncul stelah pertarungan berakhir. Sepertinya dia datang untuk menolong gadis yang kami tangkap. Dia dan pembunuh tuan muda sepertinya tidak saling mengenal dan tapi pada akhirnya mereka pergi bersama!

“Wanita itu berkata, dia adalah seorang murid dari Green Willow School namanya… Qiu Luliu. Gadis yang kami tangkap adalah juniornya bernama Chu Yuhe…” Ketua menjawabnya dengan jujur, seperti mencoba mengingat keadaan waktu itu.

“Apa? Green Willow School?!”

Ekspresi Zhang Zhenshan berubah, dia tiba-tiba berdiri dan berkata dengan nada terkejut.

Namun, setelah menenangkan diri, dia mengerutkan dahi dan berkata dengan ragu: “Katamu dia datang untuk menyelamatkan seseorang? Dan kalian menculik juniornya? Humph! Jika itu benar, mana mungkin kalian bisa menculik seseorang dari Green Willow School?! Kalian ingin menggunakan Green Willow School untuk menipuku?!?”

“Tidak, tidak! Tuan, mana mungkin saya berani berbohong pada anda? Wanita itu mengatakan demikian. Saya mendengarnya dengan jelas!” Ketua segera menjelaskannya,

Zhang Zhenshan menatap wajahnya dan berpikir: “Sepertinya dia tidak berbohong. Jika benar Green Willow School? Qiu Luliu… murid elite dari Green Willow School, kali ini dia seharusnya keluar untuk mendapatkan pengalaman, artinya gadis yang diculik itu kemungkinan besar hanya orang biasa yang akan di bawa ke sekolahnya. Dan lagi, sepertinya dia yang menghacurkan semua geng di kota malam itu. Jika demikian, semuanya masuk akal sekarang… Bahkan jika dia bukan teman pembunuh putraku, mereka telah pergi bersama jadi dia pasti mengetahui identitasnya dan persembunyiannya!”

Dia berpikir namun ekspresi wajahnya tidak berubah. Setelah mulai tenang, dia berkata acuh tak acuh: “Kalian masih belum mengatakan padaku informasi yang lebih spesifik mengenai pembunuh itu. Apa itu karena kalian memang tidak mengetahuinya atau kalian tidak ingin memberitahuku?”

“Pria itu sangat berhati-hati dan tidak menyebutkan identitasnya sama sekali. Saya, saya tidak menyembunyikan apapun. Tuan, bila tuan menemukan seseorang dari Green Willow School itu, anda pasti dapat mengetahui siapa dia. Tolong ampuni kami tuan!” Ketua memohon

Saat itu, sebuah suara ketakutan dan gemetar terdengar dari belakang: “Tu, tuan … Saya, Saya tahu sedikit informasi mengenai identitas pembunuh itu…”

“Oh? Cepat katakan!” Zhang Zhenshan mengerutkan dahinya dan berkata dengan suara keras.

“Sebelum, sebelum membunuh tuan muda, pria itu berkata sesuatu…” Pria ini melakukan yang terbaik untuk mengingat lalu menceritakan percakapan antara Bai Yunfe dan Zhang Yang sebelum kematiannya hari itu.

Zhang Zhenshan mendengarkannya dalam diam, namun seorang pengawal yang berdiri di sampingnya terkejut. Setelah mendengar itu, wajahnya penuh ketidak percayaan – ini karena dia adalah salah satu dari dua pria yang sebelumnya menangkap Bai Yunfei dan membawanya ke Coliseum.

Saat pria itu selesai berbicara, pengawal ini sedikit ragu lalu mengertakkan giginya. Tanpa berani menyembunyikan apapun, dia berjalan ke Zhang Zhenshan dan berkata dengan suara rendah: “Tuan, Saya rasa saya tau siapa dia…”

Setelah itu, dengan suara rendah, dia mengatakan semuanya pada Zhang Zhenshan yang dia ketahui mengenai Bai Yunfei, termasuk bagaimana Bai Yunfei menyakiti hati Liu Meng, bagaimana Zhang Yang memintanya membawa Bai Yunfei ke Coliseum, bagaimana Bai Yunfei bertarung di Coliseum dan apa yang terjadi pada paman Wu dan Xiao Yu’er.

“Apa? Pria itu?!” setelah mendengarkan ceritanya, Zhang Zhenshan berkata dengan ekspresi sangat terkejut, “Ternyata dia… Tapi mana mungkin? Saat itu aku juga melihatnya di jalan dan aku rasa dia hanyalah orang biasa yang lemah. Apa mungkin tuan muda Zheng membantunya? Tidak mungkin, tuan muda Zheng tidak akan melakukan itu untuk orang biasa yang tidak dikenalnya. Atau… dia beruntung dan menjadi lebih kuat?

“Lupakan itu, abaikan itu terlebih dahulu. Sekarang aku tau identitasnya, itu sudah cukup!” Menyingkirkan mengertakkan keraguan di pikirannya sementara, Zhang Zhensahan mengangkat kepalanya lalu menatap pria yang di depannya dan berkata dengan wajah dingin: ”Jadi artinya kamu melihat pria itu membunuh putraku tanpa melakukan apapun dan terus menerus berbohong berbaring dengan di lantai?”

Pria itu gembira karena dia telah memberikan informasi berguna dan pada akhirnya dia bisa menyelamatkan dirinya sendiri, jadi saat dia mendengar perkataan Zhang Zhenshan, wajahnya langsung membeku. Seluruh tubuhnya gemetar dan hatinya penuh dengan ketakutan. Dia melambaikan tangannya berkali-kali karena panik dan berkata dengan suara bergetar:

“Tidak.. Itu tidak benar. Tuan, Saya…”

“Humph! Sampah tak berguna, minta maaflah pada putraku sekarang!” Zhang Zhenshan tidak membiarkan dia menyelesaikan ucapannya. Dalam sekejap, terlihat ekspresi kebencian di wajahnya, seolah pria di depannya ini adalah pembunuh putranya.

Kilasan cahaya telintas di mata semua orang dan Zhang Yang muncul di depan pria itu. Dia mengulurkan tangan kanannya, menyambar leher pria itu dan mengangkatnya ke udara dengan mudah.

Udara dingin keluar dari tubuhnya. Ini jelas bukan hanya perasaan dingin. Sebaliknya, ini adalah udara dingin yang nyata. Suhu di aula tiba-tiba menurun dan semua orang hanya bisa gemetar.

Kabut putih terlihat di sekeliling tangan kanan Zhang Zhenshan. Pria yang dipegang Zhang Zhenshan ke udara meronta-ronta tanpa henti dan karena lehernya dicengkeram wajahnya menjadi sangat merah. Sekarang tiba-tiba wajahnya perlahan menjadi pucat dan tertutupi lapisan es sedikit demi sedikit. Akhirnya dia berhenti meronta, tangannya terjatuh tak bertenaga.

Zhang Zhenshan melonggarkan cengkramannya dan pria itu langsung terjatuh ke lantai. Tubuhnya sangat kaku, seolah dia mati membeku dalam es dan salju!

“Idiot…” Ketua diam-diam menghela napas saat dia melihat mayat pria itu. Meskipun wajahnya ketakutan seperti yang lain, masih ada sedikit… kebahagian yang terlihat.

Zhang Zhenshan menyapukan pandangannya pada empat pria yang tesisa dan berkata dengan dingin: “Kalian berempat, Aku akan mengampuni kalian. Bila kalian berkontribusi untuk mencari pria itu, aku tak akan membunuh kalian. Jika tidak… kalian akan dikubur bersama putraku!”

Dia mengangkat kepalanya dan memerintahkan bawahan yang ada di sampingnya: “Segera buat gambar pria itu dan cari tahu siapa dia sebenarnya lalu kerahkan semua pasukan dan orang-orang untuk melakukan pencarian! Setiap kota, setiap daerah, setiap desa… Bahkan bila kau harus membalik seluruh provinsi Qingyun, kalian harus menemukan pria itu untuk ku!!”

… … … …

Translator / Creator: andra