November 3, 2016

Upgrade Specialist in Another World – Book 1 / Chapter 36

 

+13 brick! Stunning! Confusing!

Saat Bai Yunfei menatap wajah Li Chengfeng yang penuh harapan, sudut bibirnya berkedut.

“Semoga… semua efeknya bisa segera teruji…” Dia berdoa pada dirinya sendiri dalam hati.

Setelah mereka berdua memposisikan diri, Li Chengfeng melanjutkan memukul dahi Bai Yunfei perlahan menggunakan batu itu lagi dan lagi – wajahnya penuh harapan.

Saat pukulan ketiga mendarat, Bai Yunfei tiba-tiba merasakan kekuatan aneh mengalir ke kepalanya. Sebelum dapat bereaksi, dia merasa pusing. Tiba-tiba terlihat sebuah cahaya emas di matanya kemudian dia melihat bintang. Pikirannya kacau serta pertahanan kulit dan daging di dahinya yang diperkuat dengan soulforce juga menghilang dalam sekejap. Dia mundur dua langkah dengan tak terkendali hingga hampir terguling.

Kali ini saat Li Chengfeng memukulkan batu itu, dia merasa soulforce mengalir tak terkendali ke dalamnya. Saat dia melihat Bai Yunfei terus-menerus mundur dengan mata yang tidak fokus dan hampir jatuh. Dia segera meraih bahunya untuk membantunya menyeimbangkan diri dan bertanya dengan sedikit ketakutan: “Yunfei? Kamu baik-baik saja?”

Saat dia telah menyelesaikan pertanyaannya, Bai Yunfei sudah kembali pulih. Dia menggelengkan kepalanya, berdiri tegak dan berkata: “Aku baik-baik saja” Sebelum mulai mengingat yang terjadi.

“Chengfeng, tadi berapa lama aku terlihat kebingungan?” Tak lama kemudian, Bai Yunfei mengangkat kepalanya dan bertanya..

“Kebingungan? Ah, tidak lama, hanya sekitar tiga detik…” Li Chengfeng terkejut dan menjawabnya setelah berpikir sejenak.

“Tiga detik! Tapi seharusnya efeknya bisa bertahan maksimal lima detik, jadi dengan kata lain, durasi efek ini berbeda tergantung targetnya… Dalam hal ini, bila target sedikit lebih kuat dariku, efeknya mungkin hanya satu detik, atau bahkan setengah detik…. Tapi, pada tingkat ini, bahkan setengah detik cukup bagiku untuk mengubah alur pertarungan…” Bai Yunfei bergumam pada dirinya sendiri sambil berpikir.

Melihat tatapan ragu dan gelisah di mata Li Chengfeng saat mengangkat kepalanya, dia berkata sambil tertawa: “Jangan kuatir. Aku baik-baik saja. Aku akan menjawab pertanyaan di pikiranmu nanti. Masih ada satu hal yang harus diuji. Ayo lanjutkan.”

“Er… lanjut? Baiklah, Aku akan menunggu penjelasanmu.” Kata Li Chengfeng sambil mengangguk frustasi.

Setelah itu, Bai Yunfei mengalami efek hurling dan efek stun secara bersamaan sebelum akhirnya mengalami efek confusing.

Saat efek ini aktif, apa yang dilihat Bai Yunfei tiba-tiba dialihkan dan pikirannya bingung, seolah banyak hal yang telah dijejalkan dalam pikirannya. Namun, ini tidak seserius stun karena di masih bisa mengendalikan tubuhnya dan soulforcenya, tapi dia juga merasa kurang terkoordinasi.

Dengan menggelengkan kepala, dia berjalan setengah langkah ke depan dan mencoba mengulurkan tangannya pada Li Chengfeng yang ada di depannya, tapi dia tidak bisa meraih apapun.

Rasa aneh ini lalu menghilang dan dunia di matanya kembali normal. Bai Yunfei tiba-tiba menyadari bahwa dirinya telah berpindah tempat sekitar dua langkah dari Li Chengfeng di sebelah kiri Li Chengfeng. Namun dia tidak berhadapan dengan Li Chengfeng. Sebaliknya dia menghadap ke kanan.

“Kamu baik-baik saja, Yunfei? Apa yang terjadi? Kenapa kamu tiba-tiba kehilangan arah?” Li Chengfeng berjalan mendekatinya dan bertanya dengan penasaran.

“Aku baik-baik saja…” Bai Yunfei menggelengkan kepala lalu menunduk lagi.

“Ini efek ‘confusing’ kan? Ini mirip dengan stun, tapi ada perbedaannya …”

“Yunfei, apa yang kamu pikirkan? Haruskah aku memukulmu lagi?” Melihat tidak ada reaksi dari Bai Yunfei cukup lama, Li Chengfeng akhirnya bertanya.

Bai Yunfei mendongakkan kepala dan menatapnya lalu memarahinya dengan gurauan: “Apa kamu ketagihan memukulku? Jangan memukulku lagi. Aku telah menyelesaikan penelitianku. Berikan batunya.”

“Oh…” Li Chengfeng menyerahkan batu tersebut pada Bai Yunfei dengan sedikit rasa kecewa di wajahnya.

Dengan sedikit menarik ujung bibirnya, Bai Yunfei meletakkan batu tersebut kembali, tak tahu harus menangis atau tertawa karena ini. Dia lalu duduk dan berkata: “Baiklah, sekarang aku akan menjawab semua pertanyaanmu.”

Mendengar ini, Li Chengfeng langsung tertarik. Dia duduk di sampingnya dan bertanya dengan penuh rasa penasaran; “Bagus, bagus, cepat katakan apa yang terjadi. Bagaimana bisa batu ini sangat mengagumkan? Baiklah… Sekarang ini yang aku pikirkan, dua dagger yang kau berikan padaku sepertinya juga cukup istimewa. Aku merasa mereka sama seperti batu ini…”

Bai Yunfei mengangguk: “Benar, dua dagger yang kuberikan padamu, batu ini, dan Fire-tipped Spear milikku serta Glacial Piercer, mereka semua setidaknya memiliki ‘efek istimewa’.”

“Apa maksudmu?” Li Chengfeng tidak mengerti ucapannya.

“Er… mereka memiliki semacam efek yang tidak biasa dan tak terbayangkan.” Bai Yunfei terdiam sesaat, tapi dia tidak tau bagaimana harus menjelaskannya sehingga dia tidak ada pilihan lain selain memerikan sebuah contoh, “Batu tadi misalnya. Apa kamu pikir efek semacam itu bisa melemparkan seseorang? Lalu ada juga dua dagger milikmu. Salah satu efeknya adalah ‘serangan memiliki kesempatan 2% untuk mengurangi kecepatan musuh selama 10 detik.’ Apa kamu masih ingat pertama kali kita bekerja sama untuk membunuh hallmaster Zhong? Akhirnya, semua itu karena kamu mengaktifkan efek ini sehingga kita mampu membunuhnya.”

Melihat ekspresi merenung di wajah Li Chengfeng, Bai Yunfei lalu melanjutkan: “Dagger lain dapat mengurangi kecepatan pemulihan luka yang disebabkan olehnya. Dan Fire-tipped Spearku memiliki efek ledakan. Sebenarnya, senjata itu tidak memiliki efek. Akulah yang ‘memberi’ mereka efek itu. Aku memilki kemampuan khusus yang bisa menciptakan efek itu…. Sekarang, kamu mengerti setelah aku jelaskan seperti ini?”

“Aku… masih tidak cukup mengerti secara spesifik.” Li Chengfeng mengelengkan kepalanya bingung, “Tapi singkatnya, kamu memiliki kemampuan tambahan yang tidak bisa dibayangkan untuk bisa menambahkan efek luar biasa pada benda ini, bukan?”

“Er… itu benar. Kesimpulanmu sangat akurat.” Bai Yunfei berkata sambil mengangguk setelah berpikir sejenak.

“Oh, ini…” Li Chengfeng tidak terlalu terkejut atau penasaran seperti yang dipikirkan Bai Yunfei. Sebaliknya, dia merenung sesaat sebelum berkata: “Ini seharusnya rahasiamu kan?”

Bai Yunfei tertegun lalu menjawab: “Ya, sampai saat ini, kamu adalah orang pertama dan satu-satunya orang yang tahu rahasiaku.”

“Um, Aku mengerti. Jangan kuatir, Yunfei. Aku pasti tidak akan memberitahukan pada siapapun rahasiamu ini.” Kata Li Chengfeng dengan tegas setelah terdiam sesaat.

Bai Yunfei tersenyum dan memukul bahunya dengan sebuah tinju, lalu berkata: “Tentu saja aku tak akan memberitahumu kalau aku tak percaya padamu. Kenapa kau memberiku jaminan seolah aku tak percaya padamu?”

Mereka berdua berbincang mengenai berbagai efek dalam senjata. Li Chengfeng sangat penasaran mengenai hal ini. Dia bahkan hampir tak bisa menahan diri untuk mengambil dua dagger yang telah diupgrade dan melukai dirinya sednriri untuk merasakan efeknya. Namun Bai Yunfei tidak menjelaskan secara terperinci Upgrade Technique karena itu sangat sulit untuk dijelaskan. Dan Li Chengfeng juga tidak bertanya mengenai hal itu.

“Oh ya, Chengfeng, bisakah kau melakukan perjalanan ke kota Luoshi besok?” Kata Bai Yunfei pada Li Chengfeng, seperti tiba-tiba ada sesuatu yang dipikirkannya.

“Oh? Pergi ke kota Luoshi? Apa yang harus kulakukan?” Tanya Li Chengfeng ragu.

“Kamu pergi kesana dan belilah beberapa dagger. Karena kamu telah memutuskan menggunakan dagger sebagai senjata pilihanmu, aku akan membuatkan dua dagger yang kuat untukmu!”

“Benarkah? Baiklah! Aku akan pergi besok!” Li Chengfeng menyetujuinya dengan gembira dan matanya berbinar.

“Ya, pergilah ke ‘Treasure Weapon Shop’, toko senjata terbesar di kota. Di sana banyak senjata terbaik dan kau harus membeli senjata dengan kualitas terbaik. Ambil uang ini, beli sebanyak mungkin dan bawa mereka kembali.” Bai Yunfei menyerahkan kantung uang padanya. Setelah ragu-ragu sejenak, dia melanjutkan: “Saat kamu di kota… amati apakah ada berita mengenai diriku, tapi berhati-hatilah agar tak membuat seseorang mengenalimu.”

Tanpa upacara, Li Chengfeng menerima kantong uang dan meletakkanya dalam cincin interspasialnya. Mendengar perkataan Bai Yunfei yang terakhir, dia bingung dan sedikit mengerutkan dahinya sesaat. Setelah itu, dia terlihat seperti memikirkan sesuatu dan ekspresinya kembali seperti semuala. Dia berkata dan mengangguk: “Oke, aku mengerti. Aku akan berhati-hati.”

… … … …

Translator / Creator: andra