November 2, 2016

Upgrade Specialist in Another World – Book 1 / Chapter 35

 

 +13 brick! Hurling!

Setelah tertegun hampir setengah menit, Bai Yunfei bertingkah seperti sebelumnya. Dia berdiri, melemparkan batu tersebut ke tanah, menginjaknya dan berteriak.

“Sialan! Kamu mempermainkanku?!?!”

… … … …

Setelah lima menit berlalu, Bai Yunfei akhirnya bisa menenangkan hati dan tubuhnya. Saat mengambil batu tersebut, setengah dari batu tersebut terpendam di tanah, membersihkan tanah di permukaan batu tersebut dengan tangannya dan dia hampir menangis.

“Jika aku tahu akan seperti ini, Aku akan mengupgrade Glacial Piercer…” Dia menatap batu di tangannya dengan ekspresi rumit, dalam hati Bai Yunfei menyelesal telah melakukan upgrade.

Dengan berpikir, kegunaan batu itu muncul di pikirannya.

“Item grade: Normal.

“Upgrade level: +13.

“Damage: 9.

“Damage Tambahan: 132.

“Efek tambahan untuk +10 : Setiap serangan memiliki kesempatan sebesar 1% untuk menyebabkan confuse pada target maksimum selama 3 detik (saat menyerang kepala, kesempatan tersebut meningkat 5%)

“Efek tambahan untuk +12: Setiap serangan memiliki kesempatan sebesar 8% untuk menyebabkan stun pada target maksimal selama 5 detik (saat menyerang kepala, kesempatan tersebut meningkat 15%).”

“Efek tambahan untuk +13: Setiap serangan memiliki kesempatan sebesar 30% untuk melemparkan target ke udara.

“Upgrade requirement: 50 soul points.”

“Ini…” Ekspresi muram di wajah Bai Yunfei menghilang dalam sekejap dan berganti menjadi ekspresi keheranan, seolah dia tidak percaya dengan informasi di pikirannya.

Setelah terheran sekitar sepuluh detik, dia meletakkan batu tersebut ke tanah lagi dengan keheranan lalu mengambilnya lagi dan memeriksanya. Dia meletakkannya lagi, mengambilnya dan memeriksanya sekali lagi…

Setelah melakukannya beberapa kali, dia yakin ini nyata. Menggenggam, batu dengan kedua tangannya, dia bergumam: “Ini… yang disebut ganti rugi. Meskipun Icesoul Silver Needles hancur, efek tambahan ini tidak buruk juga. Setidaknya tidak percuma aku kehilangan item itu…

“Kalau begitu, ayo pergi dan uji kemampuannya!” Kekesalan Bai Yunfei telah tersapu. Sekarang dia terlihat lebih bersemangat. Dengan wajah yang penuuh keinginan menguji batu itu, dia membawanya sambil berlari menuju desa.

Li Chengfeng sedang mengangkat tong kayu besar di masing-masing tangannya, berjalan bolak-balik di desa. Biasanya, saat penuh dengan air, tong kayu tersebut hanya dapat dipindahkan perlahan menggunakan sebatang galah oleh penduduk, tapi sepertinya beratnya bukan masalah bagi tangannya – dia telah menyelesaikan latihannya dan beristirahat untuk membantu penduduk mengumpulkan air.

Saat dia baru saja mengisi sebuah tangki air milik sebuah keluarga dan akan pergi mengumpulkan air lagi, dia melihat Bai Yunfei kembali dengan tergesa-gesa dari gunung di belakang desa dengan sebuah batu di tangannya dan dengan wajah penuh harapan.

“Ada apa Yunfei?“ Melihatnya seperti itu, Li Chengfeng bertanya dengan sedikit kebingungan.

“Ah, Aku punya sesuatu yang bagus. Chengfeng, hentikan yang kamu lakukan sekarang dan uji kemampuan ini bersamaku.” Kata Bai Yunfei padanya sambil melempar-lempar batu di tangannya.

“Er… yang ini? Sebuah batu?” Li Chengfeng bertanya dengan ragu tanpa reaksi.

“Ya, ini. Jangan bertanya. Kamu akan tahu setelah melihatnya. Ayo!” Setelah berkata demikian, Bai Yunfei dengan tak sabar pergi menuju area kosong di luar desa.

“Oh, baiklah…” Melihatnya yang sangat bersemangat, Li Chengfeng jadi penasaran. Dia meletakkan tong kayu dan mengikutinya.

“Gunakan pertahan terbaikmu dulu. Aku akan menyerang bahumu dengan ini dan lihat apa yang akan terjadi.” Setibanya di area kosong, Bai Yunfei berkata setelah berpikir sejenak.

Tanpa tau apa yang Bai Yunfei pikirkan, Li Chengfeng mengalirkan soulfrcenya tanpa berkata apapun, menyebabkan daging di bahunya sedikit bergoyang. Saat dia sudah melakukan persiapan pertahanannya, dia berpikir dengan ragu: “Apa maksudnya? Dia ingin menyerangku menggunakan batu itu? Bagaimana mungkin serangan seperti itu akan efektif untuk menyerang seorang soul cultivator? Atau ada sesuatu yang istimewa dengan batu itu? Dilihat bagaimanapun, itu hanyalah batu biasa..”

Saat dirinya masih menebak-nebak, Bai Yunfei berjalan mendekatinya dan mengangkat batu tersebut tanpa menggunakan teknik apapun lalu menyerang bahunya.

“Bang!”

“Ah!”

Sebelum suara benturan terdengar seluruhnya, Li Chengfeng terkejut, tangisan kesakitan terdengar. Dia tiba-tiba mundur dua langkah sembari memijat lengan kirinya tanpa henti. Saat dia meringis kesakitan, dia menarik napas dalam udara yang dingin.

“Mana mungkin?! Batu ini… Yunfei, kamu tidak menggunakan Overlapping Waves Art kan? Sama seperti Threefold Thrust, ini…Threefold Smack?” Li Chengfeng bertanya sambil menatap Bai Yunfei dengan wajah penuh kebingungan. Dia mengalirkan soulforcenya dan menghilangkan rasa sakit di bahu kirinya.

“Threefold Smack apanya! Sekarang apa aku terlihat seperti mengunakan sebuah soul technique?” Bentak Bai Yunfei lalu berkata dengan santai, “Um, tapi… Threefold Smack? Ha ha, akan ku pikirkan itu…”

Li Chengfeng terdiam. Sebuah soul technique yang cukup kuat digunakan untuk batu ini?

“Yah, ayo lanjutkan. Kali ini kamu harus bertahan dengan baik.” Setelah berpikir sesaat, Bai Yunfei berkata lagi.

Li Chengfeng tertegun: “Kita masih akan mengujinya lagi? Apa yang sebenarnya ingin kau lakukan? Ah… Baiklah, sini serang aku lagi.”

Sama seperti sebelumnya, Bai Yunfei menyerang bahu Li Chengfeng dengan tiga kali serangan berturut-turut. Kali ini, Li Chengfeng telah mempersiapkan dirinya dengan memperkuat pertahanannya sehingga selain sedikit rasa sakit, dia bahkan tidak berpindah seinchi pun. Dia melihat ragu Bai Yunfei, yang menatapnya penuh harap selama beberapa detik setiap memukulkan batu tersebut.

Setelah pukulan ketiga, Bai yunfei menatap batu di tangannya dengan sedikit kecewa dan berkata pada dirinya sendiri: “Aneh… Kenapa belum terjadi?”

Lalu dia mengangkat kepalanya lagi dan menatap Li Chengfeng sambil tersenyum berkata: “Kamu sangat beruntung, Chengfeng…” Setelah itu , dia menyerang menggunakan batu itu sekali lagi.

“Oh? Apa maksudmu? Keberuntunganku…” Kata Li Chengfeng bingung, tapi saat dia belum menyelesaikan perkataanya, tiba-tiba sesuatu yang aneh terjadi saat serangannya mendarat di bahunya!

Saat Bai Yunfei merasa aliran soulforce dari batu tersebut mengalir di tanganya, matanya bersinar: “Ini dia!”

Li Chengfeng yang masih acuh tak acuh, tiba-tiba terlempar ke udara tanpa bisa menyelesaikan perkataannya saat dia seolah menabrak sebuah teruk besar…er, kereta kuda besar. Dia terlempar lebih dari tiga meter, setelah mendarat, dia meluncur hampir sepuluh meter sebelum akhirnya berhenti.

Li Chengfeng duduk di tanah dengan mulut yang setengah terbuka. Dia tidak terluka, tapi dia bingung karena kejadian yang tiba-tiba ini.
“Ha-ha, akhirnya aktif. Ini adalah efek ‘hurling (melemparkan)’ bukan? Ini bahkan lebih kuat dari yang ku pikirkan, ha ha…”

Bai Yunfei terlihat sedikit puas, tawa bahagianya menyadarkan Li Chengfeng dari kebingungannya. Dia berdiri dan menatap batu di tangan Bai Yunfei dengan terkejut, dia bertanya: “Yunfei, apa yang terjadi tadi? Tubuhku tiba-tiba terlempar ke belakang tak terkendali tapi aku tidak terluka… Mungkinkah ini karena batu itu?”

“Ya, kamu benar. Ini luar biasa bukan? Ha ha, Aku akan menjelaskanya padamu nanti. Kemari, mari lanjutkan…” Bai Yunfei berhenti berbicara saat mendengar pertanyaanya lalu berjalan mendekatinya dengan semangat.

“Tunggu, tunggu! Aku berhenti. Ini aneh. Aku tak mau bermain dengan itu lagi…” Li Chengfeng menatap batu di tangan Bai Yunfei yang sedikit bersinar merah dan berkata sambil melambaikan tangannya berulang-ulang. Ekspresi Bai Yufei membuatnya takut.

“Ah… Kenapa kau seperti ini? Ini tak akan melukaimu… Efek tadi hanya punya kesempatan 30% untuk bisa aktif.” Melihat Li Chengfeng yang mundur terus menerus, seperti tidak ingin bekerja sama dengan ‘penelitiannya’ lagi, Bai Yunfei berpikir sesaat lalu tidak ada pilihan lain selain berganti peran: “Ah, lupakan. Bagaimana kalau kamu yang menyerangku? Setidaknya ini tidak masalah kan? Aku akan merasakan efeknya sendiri.”

“Er… benar tak masalah?” Li Chengfeng tercengang dan berhenti mundur. Menatap batu yang diserahkan Bai Yunfei padanya, dia menerimanya dengan ragu. Saat dia menimbang dengan tangannya dia berkata: ”Baiklah, aku akan membantumu mengujinya. Apa yang harus kulakukan? Menyerang bahunmu dengan ini? Berapa banyak kekuatan yang harus kugunakan?”

“Biarkan aku berpikir… Jangan serang di bahuku. Serang dahiku, bagaimana? Tapi jangan gunakan terlalu banyak tenaga. Hanya serang saja selembut mungkin.” Bai Yunfei berkata setelah berpikir sejenak.

“Dahi? Baiklah, kalau begitu bersiaplah. Aku akan menyerangmu sekarang..” Li Chengfeng sedikit bingung dan berkata ragu-ragu.

“Ya, lakukan saja, tapi tunggu sebentar setelah setiap kali kamu selesai memukulku. Jangan memukulku lagi hingga aku beritahu.” Bai Yunfei merendahkan kepalanya dan bersiap.

“Oh…” Li Chengfeng perlahan mengulurkan batu di tangannya dan memukulkannya pada dahi Bai Yunfei dengan menggunakan sedikit tenaga.

“Bang!”

Meskipun dia menggunakan tenaga yang sedikit, saat batu itu memukul dahi Bai Yunfei, terdengar suara lembut yang aneh.

Setelah itu, seperti yang terjadi pada Li Chnegfeng sebelumnya, Bai Yunfei terlempar cukup jauh dengan suara berdengung seolah telah menabrak kereta kuda yang besar.

Melihat Bai Yunfei yang duduk di tanah kebingungan, lalu dia menatap batu di tangannya, Li Chengfeng terkejut sesaat lalu tiba-tiba tertawa keras sambil memegangi perutnya.

“Kamu bilang apa? Kesempatan mengaktifkan efeknya lebih rendah dari sepertiga kan? Ha ha… kalau begitu sepertinya aku lebih beruntung darimu ha ha!!”

Bai Yunfei berusaha bangkit dari tanah, membersihkan kotoran dari tubuhnya dan berkata dengan sedikit malu: “Er, ini di luar dugaan, di luar dugaan… Ayo lanjutkan.”

“Lanjutkan? Baiklah, Baiklah. Bersiaplah, aku datang.” Kali ini Li Chengfeng tampaknya sangat aktif dan bahkan sangat menikmatinya. Terlepas dari apa itu yang di namakan efek ‘hurling’ sebenarnya, saat ini dia merasa sangat tertarik dan senang.

“Ya, serang aku.” Saat Bai Yunfei menatap wajah Li Chengfeng yang penuh harapan, sudut bibirnya berkedut.

“Semoga… semua efeknya akan segera teruji.” Dia berdoa untuk dirinya sendiri dalam hati.

Translator / Creator: andra