October 27, 2016

Upgrade Specialist in Another World – Book 1 / Chapter 29

 

Green Willow School, Luliu, Yuhe

Bai Yunfei menatap mayat Zhang Yang ketakutan. Meskipun dia telah membalaskan dendamnya, wajahnya dipenuhi kesedihan dibandingkan ekspresi bahagia.

“Aku sudah membalaskan dendamku… Aku akhirnya membunuh Zhang Yang dengan tanganku sendiri! Paman Wu… kau lihat itu? Aku telah membalaskanmu. Sekarang paman dan Xiao Yu’er bisa beristirahat dengan damai di akhirat…”

Dengan mengangkat kepalanya, Bai Yunfei menatap bintang-bintang di langit yang gelap melalui lubang-lubang di atap. Lalu dia menutup matanya dan mengambil napas dalam-dalam sebelum menghembuskannya perlahan. Akhirnya, perasaan rumit di hatinya telah mereda.

Sebelum dia mempertimbangkan apa yang selanjutnya akan dilakukan, tiba-tiba udara dingin menyebar hingga tulang belakangnya. Perasaan seperti sedang diamati memenuhi pikirannya. Selain itu, samar-samar perasaan ini mirip saat ayah Zhang Yang Zhang Zhenshan menatapnya.

“Siapa?!” Bai Yunfei segera berbalik dan mengambil beberapa langkah mundur. Dengan memegang Fire-tipped Spear di tangannya, dia menatap tajam pintu aula tersebut.

“Oh? Ternyata anda sangat waspada, bukan? Saat anda mulai tenang, anda menyadari keberadaan saya.” Tawa menyenangakan terdengar dari balik pintu. Setelah pintu tersebut dibuka perlahan sebuah bayangan tinggi, berwarna hijau muncul di depan mata Bai Yunfei.

Ternyata dia adalah seorang wanita!

Dia memiliki rambut indah sepinggang yang sedikit bergoyang saat berjalan seperti cabang willow yang sedang menari-nari diterpa angin. Kulitnya seputih salju, dan dagu yang lancip. Dengan senyum tipis di bibirnya, dia mengerlingkan matanya. Seperti sedang menarik perhatian Bai Yunfei di depannya. Baju putihnya dihiasi berbagai macam batu hijau yang menyerupai daun willow. Mereka terikat di pinggangnya, memperlihatkan tubuhnya yang indah. Dia memegang sebuah pedang sepanjang satu meter di tangan kirinya dan sarung pedang berwarna hijau.

Kemunculan wanita ini sedikit membingungkan Bai Yunfei, tapi dia segera bereaksi. Melihatnya yang tidak memiliki niat buruk, dia menghela napas lega. Saat dia ingin mengucapkan sesuatu, suara teriakan terdengan dari lantai atas di belakangnya.

“Kakak Senior!”

Bai Yunfei tertegun. Sebelum dia berbalik untuk melihat, dia mendengar langkah kaki di belakangnya. Seseorang sedang berlari menuruni tangga di belakangnya. Kemudian aroma harum melewatinya bersamaan dengan seorang gadis muda mungil yang berlari melewatinya dan meleparkan diri ke dada wanita tinggi itu.

Setelah melihat gadis muda ini, wanita tinggi itu menghela napas lega. Dia mengangkat tangan kanannya dan menepuk lembut punggung gadis itu sambil berkata dengan suara lembut: “Syukurlah kamu selamat. Aku sangat mengkhawatirkanmu. Aku hanya pergi beberapa hari tapi saat aku kembali aku tidak dapat menemukanmu. Lalu aku tahu kau diculik oleh gang bawah tanah di kota jadi aku mengalahkan semua kelompok penjahat untuk menemukan tempat ini. Syukurlah kau baik-baik saja….. Oh ya, apa mereka melakukan sesuatu padamu? Apa kau disiksa oleh mereka?”

Setelah dia meletakkan kepalanya di dada wanita itu sesaat, gadis muda itu mengangkat kepalanya dan berkata: ”Tidak, aku baik-baik saja. Mereka tidak melakukan apapun padaku. Mereka mengatakan malam ini mereka akan memberikanku… memberikanku pada tuan muda mereka. Aku tahu kakak pasti datang menolongku oleh karena itu aku tidak melakukan apapun. Sekitar setengah jam yang lalu, tuan muda mereka tiba, lalu pria ini muncul…”

Suaranya sangat jernih dan merdu, seperti suara burung oriole, dan saat ini sepertinya terdengar suara isak tangis, suaranya terdengar sangat sedih. Gadis itu menoleh untuk menatap Bai Yunfei sebelum mendunduk kembali. Lalu dia bersembunyi dibalik kakak seniornya sambil menundukkan kepala. Rambut indahnya menutupi wajah, namun bisa terlihat dia diam-diam sedang melirik Bai Yunfei yang ada di depannya.

Sekilas melihat kecantikan dan wajahnya yang seperti permata, Bai Yunfei sedikit terpesona sesaat.

Melihat ekspresi gadis muda itu, gadis tinggi itu sedikit tertawa. Dia mengangkat kepalanya, tersenyum ke arah Bai yunfei dan mengangguk sambil berkata: “Saya Qiu Luliu, murid dari kepala sekolah Green Willow. Ini adalah junior saya Chu Yuhe. Boleh saya tahu anda dari sekolah mana?”

Bagaimanapun, Bai Yunfei tidak menjawab pertanyaannya. Sebaliknya, dia melihat keluar rumah sambil menyapukan pandangannya pada orang-orang yang tidak sadarkan diri karena pecahan atap di aula tadi.

Gadis bernama Qiu Luliu tidak menduga kalau Bai Yunfei tidak akan menjawab pertanyaannya sehingga dia terlihat sedikit kesal, tapi setelah melihat gerakannya, dia terkejut sesaat. Lalu seperti teringat sesuatu, dia berkata dengan tersenyum: “Tuan, saya rasa kita tidak bisa berlama-lama disini. Kenapa kita tidak pergi terlebih dahulu lalu mencari tempat lain untuk bisa berbincang?”

Bai Yunfei menatap Qiu Luliu dan Chu Yuhe yang melihatnya dari belakang kakak seniornya, lalu menundukkan kepala dalam diam sebelum mengangguk dan berkata: “Baiklah, ada yang ingin saya tanyakan pada anda juga … Ayo pergi.”

Dengan menarik Yuhe, Qiu Luliu berjalan keluar dari pintu. Bai Yunfei menatap mayat Zhang Yang sekali lagi dan menghela napas seperti ada arti yang bahkan tidak diketahuinya. Lalu dia mengangkat kepalanya. Pandangan matanya mulai jernih dan tegas. Dia segera berkeliling aula, memunguti semua dagger yang dilemparnya dan memungut dagger mewah millik Zhang Yang, lalu berbalik meninggalkan aula. Setelah dia menyusul Qiu Luliu dan Chu Yuhe, mereka bertiga berangsur-angsur menghilang dalam kegelapan malam.

Lebih dari sepuluh menit setelah mereka pergi, beberapa orang yang tergeletak tak sadarkan diri di lantai aula mulai tersadar. Setelah mereka memastikan bahwa Bai Yunfei dan gadis itu benar-benar pergi mereka menghela napas lega. Tapi mereka merasa sedikit bingung. Melihat tiga mayat yang ada di lantai, mereka tercengang dan tidak tahu apa yang harus dilakukan.

“Ketua… ketua, kita, apa yang kita lakukan sekarang? Haruskah kita segera melapor ke kediaman Zhang agar mereka mengirim orang-orangnya untuk menangkap pembunuh tuan muda?” Pria kecil itu adalah pria yang diserang Bai Yunfei hingga tidak sadarkan diri di jalan, dia berkata pada ketua yang ada di sampingnya sambil menepuk-nepuk dadnaya karena takut. Dia bahkan tidak berani melihat mayat Zhang Yang yang hancur.

Ketua itu melirik mayat Zhang Yang. Warna wajahnya berubah-ubah, kadang pucat, kadang sangat merah dan kadang sangat putih. Mendengar perkataan pria kecil itu, dia terkejut. Tiba-tiba wajahnya berubah sangat marah. Dia berbalik dan menampar pria kecil tersebut tanpa peringatan lalu berteriak histeris: ”Lapor? Lapor katamu!! Dia sudah mati. Bagaimana bisa kita pergi kesana dan tidak terbunuh? Kita semua akan dikubur bersama tuan muda!”

Pria kurus itu tertegun karena tamparannya dan terduduk di lantai sambil menatapnya heran. Setelah mendengar teriakannya, dia gemetar — dia sangat ketakutan karena sudah tersadar.

“Lalu… Lalu apa yang akan kita lakukan? Ketua..” Seorang bawahannya berkata dengan suara sedikit bergetar.

Ketua menundukkan kepalanya dan merenung sesaat lalu mengangkat kepalanya dan berkata pada pria di sekelilingnya: “Sekarang Tuan muda telah terbunuh di tempat kita, tak seorangpun di sini bisa meloloskan diri tanpa pertanggung jawaban. Kita semua tahu bagaimana tindakan keluarga Zhang. Bila kita tertangkap, kita pasti akan dibunuh dan dikubur bersama tuan muda!”

Setelah berkata demikian, dia melihat sekeliling dan melanjutkan bekata: “Bangunkan yang lain. kita kan pergi dari kota Luoshi sekarang. Apapun yang terjadi, nyawa kita yang terpenting. Ayo pergi sejauh mungkin!”

… … … …

Di sebuah gang kecil di timur kota, Bai Yunfei dan dua gadis itu saling berhadapan dan terpisah sejauh sepuluh meter. Qiu Luliu tersenyum padanya, berkata: “Tadi saya telah memperkenalkan diri kami, namun anda masih belum mengatakan dari sekolah mana anda berasal? Meskipun anda seorang Soul Personage, tidak hanya punya cincin interspasial anda juga memiliki banyak soul item. Apakah anda murid dari sekolah Craftimg?”

“Sekolah Crafting lagi…” Bai Yunfei berpikir, “Zhang Yang juga menyebutkan sekolah itu sebelumnya. Sepertinya itu sekolah dengan soul item terbaik. Kalau begitu..”

Bai Yunfei masih terdiam beberapa saat, bukannya menjawab pertanyaan gadis itu, dia menjawabnya: “Tadi, sejak kapan anda berada di balik pintu?”

“Oh? Apa? Kamu sangat memperhatikanku yang mengintip anda?” Qiu Luliu terbingung sesaat lalu dia menutup mulutnya dan tertawa: “He he, sudahlah, saya tiba tiga menit sebelumnya. Saat itu anda terlihat gelisah, Namun saat anda mulai tenang, anda segera menyadari keberadaan saya. Menjadi sangat waspada di tahap Soul Personage, anda sangat luarbiasa.”

“Kamu… seorang Soul Sprite, kan?” Bai Yunfei melanjutkan pertanyaannya.

“Oh? Anda bisa melihatnya? Tidak buruk, aku baru saja mencapai tahap Soul Sprite.”

“Meskipun anda sangat kuat, lebih baik anda dan junior anda segera meninggalkan tempat ini. Mungkin anda masih belum tahu, pria yang saya bunuh adalah tuan muda dari keluarga Zhang di kota Luoshi ini. Ayahnya Zhang Zhenshan juga seorang Soul Sprite dan bahkan bagian dari Glacial School.” Setelah berpikir sesaat, Bai Yunfei memperingatkan: “Tadi di aula, anda menyebutkan identitas anda. Saya rasa saat itu beberapa orang yang tergelatak sudah mulai tersadar. Meskipun aku pembunuhnya, jika mereka tetangkap keluarga Zhang, mereka akan mengungkap identitas anda dan anda berdua akan dalam masalah.”

Mendengar ucapannya, Qiu Luliu menahan senyumnya dan sedikit mengernyit sambil berkata: “Apa? Pria itu tuan muda dari keluarga Zhang? Kalau begitu, ini akan sedikit merepotkan…”

Translator / Creator: andra