October 21, 2016

Upgrade Specialist in Another World – Book 1 / Chapter 25

 

Fighting for vengeance! (2)

Li Shi bereaksi sangat cepat. Dia mengangkat saber, membuat pertahanan dan melemparkan dagger. Namun dua dagger lain mengarah pada Du Xin yang ada di belakangnya!

Du Xin yang seorang Soul Apprentice tingkat akhir hanya mengikuti di belakang Li Shi. Awalnya, saat melihat Li Shi mengeluarkan sabernya, dia berpikir bahwa Bai Yunfei akan berhenti. Namun saat dia ingin menyerang, dia tiba-tiba melihat musuhnya berputar lalu dalam sekejap dua pisau tajam datang menyerangnya, satu mengarah pada tengorokan sedangkan yang lain mengarah ke jantungnya!

Tak ada waktu untuk berpikir, dia segera memiringkan tubuhnya ke samping. Sebuah dagger melesat melewati lehernya dan menggoresnya, namun dagger lain yang mengarah ke jantungnya tidak bisa dihindari sepenuhnya. Akhirnya, dia mengalirkan soulforcenya dan menegangkan otot-ototnya, sehingga kulitnya menjadi sekeras lapisan tanduk.
Namun, semua itu sia-sia! Dagger tersebut menembus bahu kiri hingga pangkalnya hampir tanpa halangan!

Sebelum dirinya dapat mengerang, dia sudah disumbat dengan dagger lain yang datang!

Sebuah dagger menembus lehernya, menyebabkan darah menyembur tanpa henti. Mulutnya terbuka lebar tapi tidak mengeluarkan suara. Dengan mata membelalak, dia menatap Bai Yunfei yang ada depannya dengan putus asa, matanya dipenuhi ketakutan, keengganan dan kebingungan. Dia pun jatuh perlahan dan mati.

Karena sejak awal dia lebih lambat, dia hanya bisa mengikuti Li Shi dari belakang. Berpikir Bai Yunfei akan menyerang tuan muda, dia tidak menduga bahwa musuh akan tiba-tiba memilihnya sebagai target serangan, apalagi musuhnya mahir menggunakan flying dagger dan juga bisa melemparkan dagger sekaligus tanpa henti. Banyak hal yang tidak terpikirkan olehnya, namun dia tidak memiliki kesempatan untuk berpikir lagi. Hanya karena satu kesalahan saja, dia sudah kehilangan nyawanya!

Dengan satu putaran tubuhnya, Bai Yunfei telah membunuh seorang soul cultivator!

Ketika dua pria tersebut menghindari batu pecahan atap, dia mengetahui tingkat kekuatan mereka dan memutuskan untuk bertindak cepat. Meskipun seorang Soul Apprentice tingkat akhir tidak berarti apapun baginya saat ini, tapi jika dia tertangkap, seorang Soul Apprentice juga akan menjadi ancaman baginya.

Oleh karena itu dia melepaskan kesempatan menyerang Zhang Yang untuk memberikan serangan kejutan pada Du Xin yang mengejarnya paling akhir. Lalu, dia bahkan menggunakan pinggangnya untuk menahan serangan saber dari Li Shi tanpa ragu dan meleparkan mortal dagger pada Du Xin, menyerangnya hingga mati.

Setelah melemparkan dagger tersebut, Li Shi tidak berhenti sama sekali. Mengambil kesempatan dari Bai Yunfei yang masih belum menyeimbangkan diri, dia melangkah kedepan, mengayunkan long sabernya, memaksa musuh berhenti menghindar dan mulai menyerang.

Namun, bukannya menghindar, musuh tiba-tiba melemparkan pisau tajam lain dari tangannya dengan satu jentikan. Long sabernya berhasil melukai pinggang musuh, namun suara keras dan jelas dari besi terdengar. Musuh hanya terhuyung ke belakang sebelum berbalik, tanpa luka dan mulai menyerangnya!

Sejak menghindari pecahan batu pertama kali, Zhang Yang telah berdiri di pintu masuk koridor, melihat pertarungan itu dengan ekspresi dingin. Meskipun dia jahat dan kejam, dia bukanlah playboy yang tak berguna. Banyak dari pasukan bawah tanah keluarga Zhang berada dibawah kendalinya, dan dia sedniri adalah seorang soul cultivator. Di matanya, keadaan ini masih belum bisa dikatakan ‘berbahaya’.

Sejak awal, dia merasa bingung, namun ketika Bai Yunfei menyerangnya setelah turun ke tanah, dia bisa menebak penyusup itu tidaklah cukup kuat, hanya sedikit lebih kuat darinya dan sebanding dengan Li Shi. Dia berpikir bahkan jika dirinya tidak bergerak, dua pengawalnya pasti bisa melumpuhkan penyusup itu.

Keadaan ini awalnya tidak mengecewakan. Ketika penyusup sudah separuh jalan untuk menyerangnya, dia sudah tertangkap oleh Li Shi. Namun, saat dia menundukkan kepala memutuskan dia harus ikut campur atau tidak untuk turut menyelesaikan ‘masalah’, musuh telah menembus tenggorokan Du Xin denagan satu putaran tubuh dan membunuhnya. Pria itu tiba-tiba menahan serangan saber dari Li Shi sebelum menyerangnya dengan kecepatan penuh!

Wajah acuh tak acuh Zhang Yang membeku seketika. Dia bahkan mulai berfikir ‘segera melarikan diri.’

Namun, saat Bai Yunfei mempersempit jarak hingga kurang dari lima meter dari Zhang Yang, sekali lagi dia terkejar oleh Li Shi dan tidak dapat menarik diri.

Layak disebut sebagai salah satu pengawal paling kompeten di bawah Zhang Zhenshan, Li Shi menyimpan perintah dalam pikirannya untuk melindungi nyawa tuan muda yang di berikan sang master padanya sebelum pergi. Dia bahkan tidak melihat Du Xin yang jatuh di belakangnya, dan tidak takut akan serangan membunuh milik Bai Yunfei. Dengan mata yang serius, dia menangkap Bai Yunfei dengan cepat. Melibaskan sabernya, dia mengelilingi musuh dengan lingkaran saber yang dibuatnya.

Saat melihat penyusup bertarung dengan Li Shi, Zhang Yang menghela napas lega dan menghilangkan ide untuk kabur. Namun, bukannya menyerang musuh bersama Li Shi, dia justru mundur dan melihat pertarungan mereka berdua.

Setelah memperhatikan Bai Yunfei sesaat, dia merenung: “Aku selalu merasa dia meninggalkan sedikit kesan untukku, tapi aku tak mengingat siapa dia sebenarnya. Sepertinya dia datang kemari karena aku, apa dia ingin membunuhku? Tapi selain flying dagger yang dilemparnya tadi, sekarang dia bahkan tidak memiliki senjata apapun di tangannya. Ini sangat tidak masuk akal. Apa dia tidak ahli menggunakan senjata? Dia hanya mengandalkan pertarungan jarak pendek dengan tangan kosong? Oh? Bukankah yang di tubuhnya itu soft armor… sebuah soul item?!”

Di halaman, Bai yunfei menghindar ke kanan dan ke kiri. Meskipun dia telah terkena long saber, dia sepertinya tidak terluka sama sekali. Bajunya telah terkoyak, memperlihatkan sebuah soft armor yang sedikit memancarkan cahaya emas.

Mengandalkan pertahanan soft armor, dia ingin memaksa Li Shi untuk melawannya menggunakan tangan kosong. Sebagai seseorang yang memiliki banyak pengalaman bertarung, bagaimana mungkin Li Shi akan membiarkan musuhnya mencapai hal itu? Saber itu bergerak kesana-kemari, dia menggunakan large saber segesit dagger. Pisau tajam saber itu selalu mengelilingi seluruh tubuh Bai Yunfei, tidak ada kesempatan baginya untuk melepaskan diri.

Setelah bertarung selama sepuluh menit, mereka berdua sepertinya tidak bisa berbuat sesuatu dan masih terperangkap dalam pertarungan.

Berdiri di sisi lain, Zhang Yang menatap Bai Yunfei dengan mata berbinar. Atau lebih tepatnya menatap golden soft armor di tubuh Bai Yunfei dengan wajah yang sedikit senang dan penuh keserakahan.

“Soft armor di tubuhnya itu adalah sebuah soul item! Itu pasti soul item! Sebuah defensive soul item… Siapa sangka? Tidak heran dia sangat percaya diri. Memang, senjata Li Shi tidak dapat merusak soft armor itu. Tapi, bukan berarti seluruh tubuhnya di tutupi defensive soul item! Kamu bisa mengatasi seranagan Li Shi sendiri, tapi kamu lupa aku ada disini!” Dia mengatakan itu dipikirannya: “Sepertinya dia hanya seorang diri dan dia tidak menutupi kekuatannya. Dia hanyalah seorang Soul Personage tingkat akhir seperti Li Shi. Kalau begitu, soul item ini… akan jadi milikku!”

Setelah membuat keputusan, Zhang Yang tak ragu-ragu lagi. Dia mengeluarkan tangannya, mengeluarkan dagger dari pinggangnya, bergabung dalam pertarungan dan berteriak: “Li Shi tahan dia! Aku akan mengatasinya dengan serangan mematikan!”

Gerakan Zhang Yang ini membuat ekspresi wajah dua orang yang sedang bertarung ini berubah: Wajah Li Shi menunjukkan kegembiraan sedangkan wajah Bai Yunfei menunjukkan kecemasan … dan kengerian.

Melihat ekspresi di wajah Bai Yunfei, Zhang Yang tertawa puas, sambil berkata: “Sekarang kau tahu sekuat apa kami, bukan? Kamu hanya bisa menyalahkan dirimu sendiri karena telah melebih-lebihkan kekuatanmu, membawa kehancuranmu sedniri! Kamu akan membayarnya dengan nyawamu, dan bahkan memberikan soul item itu padaku!”

Sambil berteriak, dia mengambil keuntungan saat Bai Yunfei merendahkan tubuhnya untuk menghindari seranag saber dari Li Shi, dia mengayunkan daggernya dan menusuk belakang kepalanya.

Bai Yunfei berguling dan menghindari serangan itu dengan sedikit kesulitan. Namun, dengan berguling membuatnya berada di belakang Li Shi dan di samping kirinya. Sekarang mereka bertiga hampir berada dalam satu garis lurus dengan Li Shi yang berada diantara Bai Yunfei dan Zhang Yang.

Dengan tanpa ekspresi, Li Shi berbalik, menyerang Bai Yunfei yang masih belum sepenuhnya berdiri dan Li Shi mengarahkan saber padanya. Dia tahu musuhnya dapat menghindari serangannya menggunakan soft armor, namun jika dia tidak bisa melukainya, dia masih dapat membuat musuh hilang keseimbangan dengan kekuatannya, sehingga mustahil bagi musuh untuk mempertahankan ritme bertarungnya. Dengan begini, hingga tuan muda mendapati kesempatan, dia bisa membunuhnya dengan cepat!

Bai Yunfei sedikit membungkukkan tubuhnya. Lubang lain terdapat di punggungnya karena long saber, memperlihatkan golden soft armor di bawahnya. Namun kali ini, setelah mengambil kekuatan dari serangan saber, tubuhnya hanya bergetar sekali. Tidak seperti sebelumnya, sekarangang dia tidak kehilangan keseinbnagannya karena dia tidak bisa menyerap pengaruh dari serangan lagi!

Li Shi menaikkan long sabernya, bersiap untuk memberikan tekanan padanya. Sebelum dapat melakukan itu dia dikejutkan dengan reaksi Bai Yunfei, matanya menatap mata Bai Yunfei yang melihat keatas. Wajahnya tiba-tiba terlihat terkejut.

Saat Bai Yunfei mendongakkan kepalanya, wajahnya tidak lagi menunjukkan kecemasan dan ketakutan. Bahkan wjahnya yang kelelahan hampir menghilang. Sekarang, hanya ada tatapan dingin di matanya dan ekspresi kejam di wajahnya!

Tanpa menunda, di bawah tatapan heran Li Shi, dia mundur selangkah dengan kaki kanannya sambil memiringkan tubuhnya ke depan dan melayangkan pukulan menggunakan tinju kanannya, menciptakan suara desingan! Sepertinya dia telah menyimpan pukulan itu terlalu lama!
Overlapping Waves Art, Threefold Fist Force!

Suara lembut tulang yang retak pun terdengar. Meskipun Li Shi menguatkan pertahanan di tubuhnya, dia masih tidak dapat menahan serangan tersebut. Dia mundur tak terkendali.

Li Shi memuntahkan banyak darah. Dia bingung sesaat. Setelah dia kembali tenang, dia merasa wajahnya terserang gelombang hangat. Spear merah menyala yang menyilaukan mengarah padanya!

Karena tidak bisa menghindari serangan sepenuhnya, saat antara hidup dan matinya, Li Shi masih memiliki cukup waktu untuk berpindah ke samping kurang dari setengah centimeter. Pada saat yang bersamaan, dia meletakkan long saber di depannya, berharap dapat menahan spear lawan yang akan menusukknya.

Spear itu muncul dalam sekejap dan mengenai badan saber miliknya, menciptakan suara desingan lembut yang hampir tak terdengar. Lalu menembus saber tanpa halangan dan melukai bagian kiri perutnya!

Li Shi tahu bahwa tidak mungkin bisa menghindari cedera sehingga dia menciptakan pertahanan untuk mengurangi cedera. Meskipun spear telah melukai perutnya, luka itu tidaklah fatal bagi seorang soul cultivator. Soul cultivator manapun yang memperlajari pengendalian tulang dan darah pada tahap Soul Personage dapat mempercepat penyembuhan pada tubuhnya sendiri.

“Tidak terkena bagian vital ku! Untunglah, aku masih ada kesempatan…” Kegembiraan Li Shi muncul sesaat sebelum berubah menjadi ketakutan.

Saat ujung spear menembus badan sabernya, mata Bai yunfei terpancar kebahagiaan. Dia berteriak dalam hati: “Berhasil! Sekarang saatnya… Meledaklah!”

“Bang!!” Ledakan terdengar dari ujung spear atau mungkin dari dalam tubuh Li Shi. Darah dan dagingnya berserakan. Seluruh bagian kiri perutnya meledak, meninggalkan celah yang mengerikan. Permukaan luka tersebut menghitam karena terbakar, namun darah merah masih mengalir tanpa henti dari celah itu.

Tangan Li Shi masih memegang potongan saber yang rusak di dadanya. Wajahnya penuh ketakutan, kebingungan dan tidak percaya, mirip dengan wajah Du Xin. Tubuhnya terjatuh ke belakang perlahan, memperlihatkan Zhang Yang yang ada di belakang sedang melihat dengan tatapan tak percaya.

Zhang Yang melihatnya dengan wajah kebingungan. Dia bahkan masih berada di posisi saat akan menyerang. Saat tubuh Li Shi jatuh ke tanah dia baru tersadar karena terkejut. Dia terus mundur beberapa langkah, memperluas jarak antara dirinya dan Bai Yunfei. Dengan ekspresi wajah yang berubah, dia berteriak ketakutan: “Soul item! Soul item lain! Dan kamu memiliki cincin interspatial! Kau menyembunyikan kekuatanmu! Bagaimana mungkin? Kenapa tidak sejak awal kau… Kau melakukan itu untuk memperdayaku!!”

Zhang Yang cukup cerdik. Dia beraksi dengan cepat. Setelah mengerti semua keadaan ini, dia bahkan lebih ketakutan.

Translator / Creator: andra