October 18, 2016

Upgrade Specialist in Another World – Book 1 / Chapter 22

 

Destroy The Blackwood Stronghold; Return To The City!

Saat Han Xiao akan menggerakkan tangan terakhir kali untuk melemparkan dua flying dagger yang mematikan, dan membunuh musuhnya, ekspresinya tiba-tiba berubah. Dia tidak memiliki waktu menyerang lagi!

Bai Yunfei yang terlihat kehilangan keseimbangan, memutar tubuhnya seperti telah kehilangan akal untuk menghindar, samar-samar dia mengayunkan tangan kanannya. Sebuah cahaya biru melesat bagai petir, mengarah ke tenggorokan musuh!

Cepat, sangat cepat sekali! Gerakannya terlalu cepat hingga Han Xiao tak ada waktu untuk menghindar. Saat terlintas di pikirannya cara untuk menghindar, cahaya biru itu semakin dekat dengannnnya!

Saat genting antara hidup dan mati seperti ini, Han Xiao menjauh tiga centimeter ke kiri berkat reaksinya yang cepat. Dia merasa lengan kanannya dingin. Meskipun dia menghindari tusukan di tenggorokannya, sebuah lubang berdarah terlihat di bahu kanannya!

Namun, lubang di bahu kanannya tidak mengeluarkan banyak darah. Luka itu sepertinya membeku. Dalam sekejap, rasa dingin menyebar ke seluruh tubuhnya, hampir membuat Han Xiao gemetar. Dia tidak bisa merasakan bahu kanan dan lengan kanannya sama sekali.

Menatap lubang di bahunya, mata Han Xiao dipenuhi ketakutan. Saat dia mendongakkan kepalanya, dia merasakan gelombang hangat menyerang wajahnya.

Sebuah cahaya merah yang menyilaukan memenuhi penghilatannya. Dia ingin bergerak dan menghindar, namun tubuhnya mendingin. Sudah sangat terlambat untuk menghindar!

“Pu!”

Ujung spear menembus bagian belakang lehernya. Benda itu berlumuran darah, cahaya merahnya meredup.

Bai Yunfei menarik spear tersebut, tubuh musuhnya terjatuh ke belakang. Darah keluar dari tenggorokannya, menyembur ke berbagai arah.

Pimpinan Blackwood Stronghold, seorang soul cultivator dari tahap Soul Warrior telah tewas dengan penyesalan yang paling mendalam seperti itu!

Setelah semua ini, Bai Yunfei tiba-tiba terhuyung ke belakang, sepertinya dia kelelahan. Pada akhirnya dia tak dapat menahannya dan terjatuh ke tanah. Punggungnya bersandar pada dinding, dia mulai terengah-engah.

“Untungnya… Glacial pricker tidak menegcewakannku setelah ku alirkan hampir seluruh soulforce yang tersisa, jika tidak, aku bisa mati. Selanjutnya aku tidak bisa bertarung seperti ini karena aku tidak akan selalu beruntung setiap saat…”

Melihat Han Xiao yang telah mati, dia menghela napas lega dan menenangkan pikirannya, mulai memulihkan soulforce dan tenaganya yang kelelahan.

Pertarungan ini benar-benar diluar dugaannya dan tanpa diduga dirinya bisa membunuh dua soul cultivator yang tidak lebih lemah dari dirinya — Semua ini berkat berbagai macam item upgradenya, khususnya Glacial Pricker yang memiliki kekutan luar biasa hingga dirinya dapat memenangkan pertarungan ini.

Bahkan, Han Xiao seharusnya tidak bisa dikalahkan dengan mudah dan cepat. Bagi Soul Personage biasa, seorang Soul Warrior tidak terkalahkan, karena pengendalian kulit-daging dan pengendalian tulang-darah, seorang Soul Warrior juga mengetahui tiga level pengendalian tubuh ini — Pengendalian acupoint (titik akupuntur)!

Acupoint merupakan sesuatu misterius yang terdapat dalam tubuh. Mereka tidak nyata seperti kulit, daging, tulang, dan darah, namun mereka benar-benar ada. Meskipun ukuran mereka kecil, acupoint ini memiliki kekuatan yang tak terbayangkan.

Tidak seorang pun mengetahui berapa jumlah acupoint dalam tubuh manusia. Meskipun telah ditemukan beberapa titik acupoint namun fungsinya masih belum diketahui.

Banyak ahli bela diri yang menggunakan tenaga dalam untuk melatih tubuh mereka dan menggunakan beberapa acupoint dalam tubuh manusia sebagai target serangan mereka, untuk mendapatkan hasil yang tak terduga. Selain itu, dalam dunia pengobatan, ada banyak metode penyembuhan menggunakan jarum dengan menusuk titik-titik tersebut.

Mereka hanya merangsang titik-titik tersebut dengan tenaga dalam untuk mengaktifkan fungsi titik-titik tersebut, namun soul cultivator dapat mengontrolnya!

Soul force seorang soul cultivator dan mereka yang akrab dengan peningkatan pengendalian tubuh, setelah mencapai tahap Soul Warrior, dia dapat merasakan keberadaan titik-titik tersebut diberbagai tempat dalam tubuh. Banyaknya acupoint yang dapat mereka rasakan bergantung pada keahlian dan keberuntungan mereka. Selain acupoint pada umumnya, banyak acupoint lain yang membutuhkan metode latihan khusus yang lebih kuat dan efektif. Sebagian besar metode ini mengubah dasar soul skill sehingga mereka sangatlah langka dan tidak dapat dijangkau oleh soul cultivator biasa.

Soulforce Han Xiao telah mencapai Soul Warrior tahap menengah, namun pemahamannya mengenai acupoint masih kurang, jika tidak, sekolah tidak akan mengirimnya ke tempat seperti ini untuk menetap di gunung dan menjadi seorang bandit. Bahkan sekarang, dia hanya bisa mengendalikan titik acupoint dasar di beberapa bagian seperti lengan dan kakinya. Meski demikian, kekuatan dan kecepatan yang digunakan tidak dapat dibandingkan dengan Soul Personage.

Meskipun, dia menghadapi musuh yang salah, di tempat yang salah dan pada waktu yang salah serta cara bertarung yang salah!

Saat dia mempersiapkan pengintaian tengah malam sesuai dengan rencana sebelumnya, Bai Yunfei dan Li Chengfeng sudah melancarkan serangan pertama mereka. Masih permulaan saja, pikirannya sudah kacau. Kemudian, melihat Yang Tian terbunuh dengan mata kepalanya sendiri merupakan sebuah peringatan baginya.

Dan juga, sejak awal dia sudah takut dengan spear di tangan Bai Yunfei sehingga dia tidak berani mengeluarkan semua kemampuannya. Setelah memperhatikan musuh sesaat, dia memutuskan untuk bertarung menggunkan flying dagger yang dikuasainya, berniat untuk mengalahkan lawan dengan serangan jarak jauh.

Namun dia tidak menduga Bai Yunfei juga tidak terlalu buruk dengan flying dagger! Setelah mereka berdua saling melempar sesaat, Bai Yunfei menempatkannya pada posisi yang tidak menguntungkan. Buruknya lagi, nyawanya dalam bahaya. Namun dia masih memiliki kartu truf!

Itu adalah Glacial Pricker! Efeknya sangat kuat dan hampir kehilangan fungsi utamanya sebagai ‘penusuk’. Sebaliknya Bai Yunfei menggunakannya seperti peluru atau flying dagger. Sejak awal hingga akhir, dia telah bertarung dengan musuh beberapa kali, dan Glacial Pricker memiliki peranan penting di bandingkan dengan Fire-tipped Spear!

Ini bukan pengecualian!

Tangisan menyedihkan bandit-bandit terus terdengar dari luar. Pertarungan Li Chengfeng masih berlanjut. Bai Yunfei memulihkan soulforcenya sebelum berdiri dan bergabung dalam pertarungan…

Pertarungan ini adalah sebuah kemenangan yang sempurna! Mulai sekarang, Blackwood Stronghold sudah tidak ada lagi!

… … … …

Setelah pertarungan di Blackwood Stronghold, mereka berdua menghabiskan waktu dua hari untuk membuat kesepakatan dengan wanita yang diculik bandit. Mereka memberikan semua harta di stronghold untuk wanita-wanita itu, membiarkan mereka membawa harta tersebut kembali ke berbagai desa yang telah di ganggu bandit.

Lima hari kemudian, mereka berdua kembali ke desa asal Li Chengfeng untuk meletakkan semua beban mereka. Sepanjang hari, dia memikirkan Ling’er dan selalu mengharapkan pernikahan mereka, yang hanya dapat terjadi setelah dirinya kembali ke desa.

Dia melakukan apa yang dikatakannya, dan pada hari kedua setelah mereka kembali, sebuah pernikahan meriah dan sebuah perjamuan besar digelar di desa. Seluruh desa merayakannya, berbincang dan tertawa bahagia.

pada hari berikutnya, Bai Yunfei mengucapkan perpisahan pada mereka semua, bersiap untuk kembali ke kota Luoshi.

Di pintu masuk desa, Bai Yunfei memandang Li Chengfeng ragu-ragu, berkata sambil tersenyum: “Ada apa? Kalau kamu ingin mengetakan sesuatu, katakanlah. Kamu adalah pria yang sudah menikah, jangan terganggu dengan itu.”

“Er… Ha ha, Yunfei, kamu benar tidak tinggal disini lebih lama lagi? Aku akan segera mencapai tahap Soul Personage, tapi kamu tidak bisa memberiku technique scroll. Saat kau pergi, aku tak akan bisa berlatih lagi. “ kata Li Chengfeng yang terlihat malu dan ragu-ragu.

Bai Yunfei berkata dengan tersenyum: “Bukan ini yang ingin kau katakan, bukan? Ha ha, jangan khawatir, aku kembali untuk melakukan beberapa hal yang harus kulakukan. Kau tidak perlu berpikir untuk membantuku. Tinggallah disini bersama Ling’er. Kamu harus memperlakukannya dengan baik. Setelah mengatasi beberapa hal, aku akan melakukan perjalanan. Tapi sebelumnya, aku akan menemuinu lagi dan memberimu gulungan itu.”

“Kau… Oh tuhan, baiklah, kamu harus berhati-hati. Jika kamu butuh bantuan apapun dariku, datanglah kapan saja. Kamu orang baik dan yang terpenting, kau adalah temanku. Aku…”

“Baiklah, karena kita teman, kamu tidak perlu mengucapkan itu. Aku pasti akan datang mencarimu lagi. Jangan membuat masalah… Aku pergi sekarang!”

Melihat siluet Bai Yunfei yang perlahan-lahan menghilang, mata Li Chengfeng terlihat khawatir. Dia mendesah pelan: “Ha… Saat kau bilang akan kembali ke Luoshi, matamu penuh dengan kebencian. Mana mungkin aku tidak mengetahuinya? Aku sangat akrab dengan perasaan itu… Yunfei, jangan biarkan sesuatu buruk terjadi padamu. Aku berhutang padamu. Beri aku kesempatan untuk membayarmu!”

Di jalanan hutan, Bai Yunfei berjalan dengan cepat, namun matanya telihat tidak fokus. Sepertinya dia mengingat sesuatu, ekspresinya kadang terlihat malu, kadang marah dan kadang sedih…

“Sebentar lagi… Aku akan balas dendam. Zhang Yang, sekarang aku bukanlah sesorang yang bisa kau bunuh seperti semut kapanpun kau mau. Aku akan membuatmu membayar yang kau lakukan padaku!

“Dunia ini tidak adil. Baik dan Jahat sama saja. Karena surga tidak menghukum yang jahat, aku akan menghukummu atas kejahatanmu!”

Translator / Creator: andra