October 14, 2016

Upgrade Specialist in Another World – Book 1 / Chapter 20

 

Kill The Vice-Chieftain!

Ekpresi di wajah Bai Yunfei berubah-ubah. Dia tidak menduga keberadaan orang-orang ini di stronghold.

Namun, bukanlah hal yang aneh baginya. Ada ratusan bandit di seluruh stronghold. Bandit-bandit kejam itu tidak bisa selalu mencuci pakaian sendiri dan memasak makanan mereka sendiri, oleh karena itu, tidak aneh melihat wanita yang telah diculik berada di stronghold. Dia ternyata telah mengabaikan masalah ini.

Melihat hal tersebut, ini alasan mengapa bandit-bandit itu melakukan penyerangan dan menculik para wanita setelah menghancurkan desa.

Bai Yunfei memperkirakan waktu sesaat dan berkata: “Jangan khawatir. Karena aku sudah tau, aku pasti akan menyelamatkan kalian. Sekarang, bawa aku ketempat dimana mereka disekap. Aku harus tau situasi disana.”

Dipandu oleh wanita paruh baya itu, Bai Yunfei tiba di sebuah bangunan lusuh yang terlihat seperti penjara. Diluar dugaan, tidak ada penjaga di pintu masuk, dan sepertinya pintunya juga tidak dikunci.

Bahkan sebelum mendekati tempat itu, Bai Yunfei mendengar suara cabul dari beberapa pria dan suara memohon dari wanita yang terdengar dari dalam.

Ekspresinya berubah, tapi wanita paruh baya itu sepertinya terbiasa, kesedihan terlihat dari matanya: “Mereka datang lagi. Akhir-akhir ini bandit-bandit sepanjang hari hidup dalam ketakutan. Tak ada tempat pergi untuk meredakan frustasi mereka sehingga sebagai pelampiasannya mereka menyiksa gadis-gadis itu dua kali lebih sering di banding sebelumnya..”

“Apa itu…. karena aku? Karena aku menekan bandit-bandit itu, mereka menyiksanya dua kali lebih sering?” Bai Yunfei tertegun sesaat. Ada perasaan sedih yang tak tergambarkan di hatinya.

Tiba-tiba dia mengkat kepala dan tubuhnya samar-samar bergegas memasuki ruangan.

Saat dia memasuki ruangan, dia dapat dengan jelas melihat keadaan di dalamnya. Ruangan tersebut dibagi menjadi lima penjara. Setiap penjara, setidaknya ada sepuluh wanita di sudut dinding, meringkuk bersama dan gemetar.

Di penjara paling dekat dengan Bai Yunfei, enam bandit dengan tubuh telanjang berkumpul mengitari beberapa wanita muda dan merobek pakaian mereka yang sudah compang camping.

Karena mereka memunggungi pintu, bandit itu tak akan mengetahui jika ada orang lain masuk. Ekspresi Bai Yunfei berubah, sepertinya kemarahannya mengalir ke matanya. Dalam sekejap, dia menyerang punggung bandit itu dan menusukkan Glacial Pricker di tangannya tepat mengarah pada jantung mereka tanpa ragu!

Untuk menghindari wanita-wanita itu ketakutan melihat kejadian tersbut, Bai Yunfei tidak membunuh enam bandit itu dengan cara terlalu berdarah. Mereka mati karena sebuah tusukan di jantung mereka yang terjadi dalam sekejap mata.

Para wanita itu tampak ketakutan karena kejadian yang tiba-tiba ini. Mereka semua melihat Bai Yunfei dengan terkejut.

Tepat saat itu, wanita paruh baya tesebut masuk ke dalam ruangan. Melihat Bai Yunfei melempar keenam mayat bandit seperti sampah, dia sedikit gemetar, namun dia segera berlari mendekati Bai Yunfei dan berkata dengan suara pelan pada wanita-wanita yang lain: “Jangan bersuara, semuanya! Jangan takut! Pria ini datang untuk menyelamatkan kita!”

Dia sepertinya sangat berpengaruh diantara wanita yang lain. setidaknya apa yang dikatakannya dapat melegakan mereka. Setelah mengerti situasi yang terjadi, mereka mulai berdiskusi satu sama lain dengan suara pelan sambil mencuri pandang pada Bai Yunfei dengan ekspresi penuh harap dan sedikit rasa takut.

Sepuluh menit kemudian, setelah berganti pakaian mengenakan pakaian bandit tadi, Bai Yunfei berjalan ke arah pintu dan berkata pada wanita paruh baya itu: “Kalian semua tunggu disini dan tutup pintu rapat-rapat. Sampai aku kembali, jangan buka pintu apapun yang terjadi. Kalian mengerti?”

Dia mengamati letak bulan lalu memperkiraan waktu sekali lagi. Menyembunyikan tubuhnya dalam bayangan rumah-rumah, dia segera menuju halaman rumah dimana wakil ketua berada berdasarkan informasi dari wanita paruh baya tadi.

… … … …

Yang Tian sedang duduk di atas kasurnya dengan kaki menyilang sambil menyalurkan soulforcenya. Menyesuaikan kondisinya untuk persiapan pengintaian nanti malam. Namun dia selalu merasa gelisah dan tidak bisa fokus berlatih. Sebaliknya, semakin hari dia merasa semakin gelisah.

Tiba-tiba, suara gaduh terdengar hingga ruangannya, samar-samar terdengar suara rintihan berkali-kali.

“Wakil ketua! Ini buruk! Musuh telah menyerang lagi!” sebuah teriakan peringatan terdengar dari balik pintu. Yan Tian merasa ketakutan. Dia segera meraih large saber di sampingnya dan segera keluar ruangan.

Saat membuka pintu, pria yang baru saja melapor sedang berdiri sambil menundukkan kepala. Yang Tian tidak mempedulikannya sama sekali. Dia segera berjalan menuju aula stronghold, dan memberikan perintah pada waktu bersamaan: “Katakan pada semuanya untuk bersiap bertempur! Ketua dan…”

Sebelum dia dapat menyelesaikan perkataannya, tiba-tiba dia merasa merinding, bulu kuduknya berdiri. Takut akan kematian menyergap pikirannya. Tanpa ada waktu untuk berpikir, dia berbalik secepat kilat dan mengangkat large saber ke dadanya.

Pada saat yang bersamaan, tanpa pikir panjang dia melayangkan tendangan dengan kaki kanannya, menjatuhkan seseorang yang menyerangnya dari belakang. Setelah mundur beberapa langkah, dia merasakan dingin di area jantungnya. Saat dia menundukkan kepala untuk melihat, dia terkejut mengetahui sebuah lubang yang menembus large saber di tangannya. Sebuah lubang sebesar setengah inchi yang juga menembus dadanya, hampir menghilangkan nyawanya!

Mengambil kesempatan yang dibuat Li Chengfeng saat melancarkan serangan di kaki gunung, Bai Yunfei telah menyamar sebagai pembawa pesan dan menyelinap untuk menyerang musuh, tapi, sepertinya masih dapat dihindari.

Yang Tian merasa semburan dingin menyeruak dari lukanya, saat dia mengangkat kepalanya lagi dan melihat cahaya biru dari pricker di tangan musuhnya, dia berteriak terkejut: “Soul item! Kau…”

Tak ada seorang pun berbicara omong kosong dalam sebuah pertarungan!

“Aku harus mneyelesaikan pertarungan ini secepatnya! Kalau ketua itu muncul sekarang, aku akan dalam masalah!”

Dijatuhkan dengan tendangan musuh, membuat Bai Yunfei sedikit kecewa, namun dia tidak bisa berhenti. Dengan menggerakkan pergelangan tangannya, Glacial pricker menghilang dan berganti dengan crimson Fire-tipped Spear yang muncul di tangannya. Dia menyerang dan menusuk Yang Tiang.

“Sebuah cincin interspatial? Kamu!” saat Yang Tian melihat crimson spear muncul, dia terkejut. Tanpa berani menahan serangan, dia memiringkan tubuhnya ke samping dan menghindarinya meskipun kesulitan.

Namun, dia juga seorang soul cultivator dengan banyak pengalaman bertarung jadi dia berusaha menenangkan diri sejenak. Setidaknya itu yang telihat dari luarnya. Saat dia menghindari dan menangkis serangan spear, pikirannya beradu: “Dia tiba-tiba menyusup ke stronghold! Tapi dia hanyalah seorang Soul Personage tahap menengah. Meskipun dengan soul weapon yang kuat di tangannya, kalau aku bisa menahannya sampai ketua tiba…. Kita akan menang!”

Setelah mengumpulkan kembali semangat bertarungnya, Yang Tian juga berangsur-angsur pulih dan mulai melakukan serangan balasan. Kekuatan mereka sebanding jadi mereka terlibat dalam pertarungan yang sengit di bawah kilatan dan bayangan senjata masing-masing. Sekelompok bandit menghampiri mereka setelah mendengar suara pertarungan dan berkumpul di luar pintu, namun mereka tidak berani ikut campur dalam pertarungan itu.

Selama pertarungan berlangsung, Bai Yunfei terlihat sangat cemas. Seiring waktu berlalu, ekspersi wajahnya juga semakin tak terbaca. Namun, Yang Tian tampak gembira dan lebih berani untuk melawannya.

Dengan mata penuh tekad, Bai Yunfei tiba-tiba mengubah cara bertarungnya. Dia tiba-tiba menyerah untuk bertahan menggunakan tubuhnya dan mulai menyerang dengan berani.
Mata Yang Tian berkilat. Dia pikir musuhnya menjadi semakin tidak sabaran dan sudah hilang akal. Saat menghindar, dia mengarahkan long sabernya pada Bai Yunfei berkali-kali tanpa ragu.

Ding! Ding! Ding! Suara dentingan benda logam beradu terdengar berkali-kali. Bai Yunfei sengaja menghindari beberapa serangan saber dengan tubuhnya. Bahkan soft armor +10 mungkin tidak dapat bertahan dari serangan seorang Soul Personage tingkat menengah seperti Yang Tian, hanya dengan beberapa pukulan saja bisa rusak, dan sebagian besar soft armornya telah mengalami kerusakan. Beberapa luka terlihat di pinggang Bai Yunfei, namun itu tidaklah serius.

Yang Tian sekali lagi terkejut melihatnya. Selain itu, saat dia menyabet bagian kiri pinggang lawanya menggunakan saber, sebuah reaksi aneh muncul. Itu adalah efek tambahan dari +10 soft armor itu — damage reflection! Karena dia tidak mengantisipasinya, long saber miliknya hampir melayang dari tangannya, dan lengannya juga terangkat. Bai Yunfei memanfaatkan kesempatan ini dan menusukkan spearnya, ujung spearnya mengedipkan cahaya merah.

Yang Tian melakukan yang terbaik untuk menghindar tapi ujung spear itu masih bisa menusuk bahu kirinya. Dia hanya merasakan sebuah rasa panas menyebar ke seluruh tubuhnya dalam sekejap. Bahu kirinya bahkan terasa sakit karena terbakar hingga dia tidak dapat merasakan lengan kirinya!

Sayangnya hal ini tidak memicu efek ledakan, namun satu pukulan saja sudah cukup untuk bisa membunuhnya!

Matanya dipenuhi ketakutan, Yang Tian ingin mundur, namun Bai Yunfei menjeratnya sehingga dia tak ada pilihan lain selain melawan.

Kemudian, suara gaduh terdengar dari balik pintu. Sekilas, Yang Tian melihat Han Xiao yang datang dengan terburu-buru dengan wajah terkejut. Dengan menggelatukkan giginya, Yang Tian melayangkan serangan menggunakan sabernya, memaksa Bai Yunfei untuk mundur selangkah, lalu dia melompat ke samping, menjauh dari Bai Yunfei. Dia berteriak: “Ketua, tolong saya…”

Saat dia melompat, dia melirik Bai Yunfei dan tidak melihat Bai Yunfei mengejar ataupun menyerangnya sehingga dia sedikit senang. Segera setelah dia mendarat, dia berbalik untuk membunuh pria itu bersama dengan ketua. Namun, dia melihat Bai Yunfei melemparkan sesuatu berwarna biru di tangannya secepat kilat.

Sebuah cahaya biru itu telah menembus dadanya dalam sekejap!

Translator / Creator: andra