October 12, 2016

Upgrade Specialist in Another World – Book 1 / Chapter 18

 

Bai Yunfei’s Plan

Di aula stronghold, Han Xiao duduk di sebuah kursi dengan ekspresi serius. Di bawah penerangan lampu aula, wajahnya terlihat sangat marah dan menakutkan. Sekelompok bandit penjaga di balik pintu aula semuanya menahan napas karena takut menganggu ketua mereka dan menjadi pelampiasan kemarahannya.

Pertarungan malam ini telah menyebabkan kematian hallmaster terakhir dan bandit yang jumlahnya hampir seratus orang! Namun, saat Han Xiao tiba, dia bahkan tidak dapat melihat secara langsung seperti apa musuhnya.

“Sialan! Sialan! Siapa mereka sebenarnya?! Pria yang membunuh Xiao Chen, spear di tangannya pasti sebuah soul item! Dan pasti bukalah level rendah! Human… ataukah sebuah soul item dari earth tier? Menghancurkan Blackwood Strongholdku dalam tiga hari dari sekarang?… Sombong sekali!” Dengan marah, Han Xiao memukulkan telapak tangannya dan kursi yang didudukinya telah berganti fungsi sekali lagi.

Soul item, terbuat dari inti soul beast atau bahan istimewa yang mengandung kekuatan dari unsur-unsur alam, dan merupakan senjata paling kuat.

Soul item di bagi menjadi tiga tier yaitu, heaven, earth dan human. Setiap tier terbagi menjadi tiga tingkatan yaitu, tinggi, sedang dan rendah. Bahkan soul item human tier tingkat rendah yang merupakan soul item dengan tingkatan paling rendah pun adalah benda tertinggi bagi orang biasa. Meskipun menjadi pemimpin Blackwood Stronghold, Han Xiao hanya memiliki soul item human tier tingkat rendah yang disebut ‘Goldsilk Soul Armor’, yang dihadiahkan sekolah padanya. Dia tidak bisa membayangkan tingkat dan tier dari crimson spear yang digunakan pembunuh Han Xiao.

Wakil ketua Yang Tian juga memiliki ekspresi yang tak terbaca, namun sepertinya dia nampak lebih tenang. Setelah kemarahan Han Xiao agak mereda dia berkata: “Ketua, tenanglah. Saya akan mengulanginya lagi: kita tidak boleh larut dalam kekacauan, kalau tidak, kita akan jatuh keperangkap musuh…”

“Oh? Apa pendapatmu?” Han Xiao tahu wakil ketua lebih banyak akal dibanding dirinya sendiri. Yang Tian berkali-kali berperan sebagai seorang penasehat dalam stronghold.

“Pertama, saya bisa memastikan satu hal, yaitu, musuh tidaklah cukup kuat, jika tidak mereka sudah naik gunung dan menyerang kita secara langsung. Menurut dugaan saya sepertinya diantara mereka tidak ada seorangpun yang lebih kuat dari Soul Warrior.

“Selain itu, tujuan dua pria di gunung semalam sangatlah jelas. Ini adalah taktik untuk menakut-nakuti! Bukan kita, mereka ingin menakut-nakuti orang-orang di bawah kita. Bagi mereka, soul cultivator sangatlah kuat. Dengan mata kepala mereka sendiri bahkan seorang hallmaster bisa terbunuh seperti itu dan sebuah kejutan yang tak terduga bagi mereka. Tak hanya itu, pria itu mengucapkan sesuatu diakhir. Saya rasa… dalam beberapa hari, akan ada kejadian tak terduga di stronghold.”

“Maksudmu… beberapa orang akan melarikan diri dari Stronghold?”

“Kurang lebih seperti itu.”

“Apa mereka bodoh? Pria-pria itu menunggu di kaki gunung. Bagaimana mungkin mereka keluar tanpa terbunuh?”

“Jika mereka berpikir mereka akan mati jika tetap disini, beberapa orang pasti akan mencobanya. Lagipula, kata terakhir yang pria itu katakan, ‘siapapun yang meninggalkan stronghold dapat hidup’. Ini mungkin yang terpikirkan oleh mereka…”

“Humph! Kalau ada yang berani membelot dari stronghold, kita tidak perlu menunggu musuh naik ke gunung, karena aku akan mematahkan leher mereka terlebih dahulu!”

“Mengeksekusi satu orang untuk memperingatkan ratusan yang lain adalah metode paling baik yang digunakan saat seseorang memutuskan untuk melarikan diri dan sisanya akan ragu-ragu untuk melarikan diri atau tidak. Untuk beberapa hari kedepan, kita katakan pada orang kepercayaan kita untuk memperhatikan bawahan mereka…” Ekspresi Yang Tian terlihat sedikit frustasi, rencana dari musuhnya ini sangat licik. Mereka belum memutuskan naik gunung untuk menyerang, tapi mereka sudah menyebabkan perpecahan di stronghold.

“Pria itu berkata, mereka pasti akan menghancurkan stronghold dalam tiga hari dari sekarang. Bisakah kita pecaya ucapannya?” Han Xiao segera bertanya setelah mengingat masalah itu.

“Tentu saja tidak, itu hanyalah cara untuk membingungkan kita. Tapi… kita tak dapat mengesampingkan kemungkinan mereka akan naik gunung dalam tiga hari ini…. Jika kita hanya fokus pada ‘tiga hari dari sekarang’, mereka pasti akan melancarkan serangan sebelum itu. Aduh… Sepertinya musuh telah mencapai tujuan mereka! Sekarang, karena kita bisa diserang kapan saja, kita tidak punya pilihan lain selain waspada setiap saat.”

“Lalu apa yang akan kita lakukan?” mendengarnya berkata demikian, Han Xiao juga terlihat frustasi.

“Tak ada jalan lain, kita tidak bisa membawa orang-orang kita dan bergegas turun gunung karena mereka mungkin sudah menanti kita. Jadi, kita tidak punya pilihan lain selain memperkuat pertahanan di gunung dan bersiap melawan musuh kapanpun…”

“Sialan! Kenapa Blackwood Stronghold kita menjadi sangat tak berdaya?… Kamu mengatakan sepertinya mereka tidak punya seseorang yang sekuat Soul Warrior. Kenapa tidak aku sendiri yang membawa anak buah dan bergegas turun gunung? Tidak masalah jika mereka menyergap atau tidak. Aku hanya akan menghancurkan mereka dengan kekuatanku sendiri!”

“Jelas anda tak dapat melakukan itu! Jika anda ceroboh sedikit saja, Blackwood Stronghold pasti akan musnah. Dan lagi… apakah anda melupakan soul weapon yang digunakan pria itu untuk membunuh Xiao Chen? Spear itu pasti bukan benda tingkat rendah. Bagi soul cultivator dibawah soul sprite, membunuh seseorang di tingkat yang lebih tinggi dengan soul item yang cukup kuat tidaklah sulit. Anda yakin Goldsilk Soul Armor anda dapat bertahan dari pisau spear itu?”

Han Xiao terdiam. Goldsilk Soul Armor yang dihadiahkan untuknya dari sekolah bisa ditembuh oleh senjata biasa, namun saat dia teringat bagaimana Xiao Chen yang hancur berkeping-keping karena spear itu, dilubuk hatinya dia merasa ketakutan. Dia… tidak berani bertaruh!

“Kalau begitu lakukan seperti yang kau katakan. Setidaknya mereka tidak melakukan pergerakan lain, bukan? Kalian semua bisa pergi sekarang…”

Han Xiao berdiri dengan sedih dan berjalan kerluar dari aula, menuju ruangannya. Lalu dari kejauhan terdengar sebuah desahan halus yang hampir tak terdengar.

“Mungkinkah… Blackwood Stronghold ku akan hancur dengan cara yang membingungkan ini…?”

… … … …

Di kaki gunung Blackwood, Bai Yunfei dan Li Chengfeng sedang duduk di semak-semak dan mengobati luka di tubuh mereka.

“Pertempuran kali ini sangat memuaskan! Bandit tak manusiawi yang melihat kita seperti semut yang bisa dibunuh kapan saja sesuka mereka telah ku bunuh dengan mudah…. Kalau aku mengetahui kekuatan ini lebih awal… ayahku, ibuku, kakak perempuanku, paman Zhou, kepala desa Li dan yang lainnya…..” Li Chengfeng bergumam sendiri dan bersandar ke sebuah pohon sambil menatap langit melalui celah dedaunan, “Sekarang aku punya kekuatan itu. Aku akan… menghabisi semua bandit! Akan kubunuh semuanya…”

Li Chengfeng berhenti berbicara pada dirinya sendiri, memijat kepalanya lalu tersenyum pada Bai Yunfei dan berkata: “Aku tahu apa yang kau khawatirkan, tapi ku pastikan, aku tak akan lepas kendali. Bandit-bandit itu pantas mati. Aku hanya membalaskan dendamku dan mereka yang telah tiada. Tak ada tujuan lain. Aku tak akan menjadi seorang pembunuh…”

Bai Yunfei mendesah lega, berkata: “Ya, mereka semua pantas mati. Kalau kita biarkan mereka lolos, mereka akan membuat lebih banyak orang yang tak bersalah menderita. Saat aku pertama kali bertemu mereka, aku tidak terlalu bertekad sepertimu, tapi sekarang… aku pasti akan menghancurkan mereka semua!”

“Oh ya, bukankah kamu sudah mencapai Soul Personage tahap menengah? Bandit dengan spear yang menyerangmu sebelumnya lebih lemah darimu, kenapa kau bertarung lama sekali? Hanya untuk menunggu pemimpin mereka tiba dan membuatnya ketakutan?” Li Chengfeng bertanya mengingat pertarungan sebelumnya.

“Itu salah satunya. Yang penting adalah, bukankah kamu bilang dia juga menggunakan spear? Meskipun aku melatih spear technique ku ketahap yang lebih baik, aku hanya memiliki sedikit pengalaman dalam bertarung. Penguna spear seperti dia sulit untuk dilawan jadi aku membutuhkan waktu lama untuk bertarung dan untuk belajar darinya.”

“Oh… Aku benar-benar tak bisa mengerti dirimu. Kamu masih menyebut dirimu sendiri lemah? Kekuatan Fire-tipped Spear mu cukup untuk menebus kekurangan dalam teknik yang kau gunakan bukan?”

“Itu memang benar kalau kita berhadapan dengan musuh yang telah kita temui sejauh ini. Di dunia soul cultivator, kita masih sangat sangat lemah…” Seperti yang dikatakannya, Bai Yunfei teringat tatapan ayah Zhang Yang yaitu Zhang Zhenshan padanya. Tahap Soul Sprite memang tidak dapat dicapainya dengan mudah untuk saat ini, apalagi level orang tua misterius yang telah memberinya cincin interspatial ini.

“Oh ya, apa maksudmu saat kau meneriakkan kata itu? Apa kita akan menyerang stronghold tiga hari dari sekarang?”

“Tentu tidak. Aku hanya menipu mereka…”

“… … … …”

“Ha ha, itu hanya sedikit siasat untuk membuat kita lebih mudah melakukan serangan nanti.” Bai Yunfei tertawa sambil melihat puncak gunung. “Kalau dugaanku benar, dua hari dari sekarang, beberapa bandit mungkin akan turun gunung untuk melarikan diri. Terlepas dari ketua mereka akan melakukan tindakan untuk menghentikan ini, itu tidak akan merugikan kita.”

“Lalu… kalau beberapa dari mereka benar-benar melarikan diri dari gunung, apakah kita akan membiarkanmereka pergi?”

“Apa? Kamu akan membiarkan mereka pergi?”

“Tentu saja tidak! Bajingan tak manusiawi itu, kalau kita biarkan mereka pergi. Mereka akan jadi bencana.”

“Kalau begitu kita akhiri. Jika seseorang benar-benar turun dari gunung, kita akan bunuh mereka.”

“… … … …”

“Baiklah, ayo kita bergiliran untuk istirahat. Beberapa hari kedepan, kita harus berlatih. Kita, aku dan kamu memiliki kecepatan latihan yang cukup baik. Aku yakin tak butuh waktu lama untukku mencapai Soul Personage tingkat menengah dan kamu mencapai Soul Apprentice tahap akhir juga. Saat itu, saat waktunya tiba, dan kita akan menghancurkan bandit-bandit itu hanya dengan sekali pukul!”

Translator / Creator: andra