October 11, 2016

Upgrade Specialist in Another World – Book 1 / Chapter 17

 

Declare War on the Blackwood Stronghold!

Tapi, Bai Yunfei dan Li Chengfeng datang kemari untuk menyelamatkan wanita-wanita ini, bagaimana mungkin mereka membiarkannya berhasil seperti itu?

Sebuah cahaya biru melintas di depan Tiger Li. Lalu, lengan kanannya terjatuh tak bertenaga. Udara dingin mulai menyebar dari lengan kirinya. Dia bahkan tak merasakan sakit dan hanya rasa dingin yang terasa hingga hampir mati rasa. Dia menghentikan langkahnya dan melihat sebuah lubang di sikunya dengan terkejut. Dia menatapnya dengan tatapan kosong.

Setelah menerbangkan Tiger Li dengan pukulannya, Bai Yunfei memperhatikan setiap gerak-geriknya. Dia menatap beberapa wanita muda yang dijadikan sandera dan khawatir jika dirinya menyerang serta melawan musuh dengan gegabah, wanita muda itu pasti akan terluka, oleh karena itu, mereka tidak boleh gegabah. Dia meletakkan tangan kanannya di belakang tanpa bersuara. Hanya dengan mengoyangkan tangan, Glacial Pricker telah muncul di tangannya.

Saat tubuh Tiger Li bergerak, Bai Yunfei menjentikkan tangannya kanannya. Segera setelah musuhnya melonggarkan tangan, Glacial Pricker muncul secepat kilat dan menusuk tangan musuhnya.

Setelah melempar Glacial Pricker, Bai Yunfei segera menyerangnya. Tanpa memberikan kesempatan Tiger Li untuk melawan, dia memukul perutnya dengan tendangan yang kuat, menerbangkannya ke udara!

Bai Yunfei tidak berhenti. Dia segera mengejarnya. Setelah berlari lebih dari sepuluh meter, dia menusukkan spear yang ada di tangannya, menusuk dada Tiger Li yang hampir jatuh ke tanah.

“Bang!!”

Seluruh tubuh Tiger Li menggantung di udara. Cahaya merah terpancar dari tubuhnya. Sebuah ledakan terdengar dan darah berceceran di seluruh tempat seperti hujan, bercampur dengan berbagai potongan-potongan tulang dan daging.

Tubuhnya telah hancur!

… … … …

Setelah melihat wanita-wanita yang belum pulih dari ketakutan, mereka saling membantu satu sama lain, Li Chengfeng menoleh pada Bai Yunfei dan bertanya: “Yunfei, apa yang akan kita lakukan selajutnya? Kita bisa mencapai gunung Blackwood di timur dalam setengah hari. Haruskah kita kesana secepatnya?”

Bai Yunfei menatap mayat-mayat yang tergeletak di tanah. Setelah menundukkan kepalanya cukup lama, dia berkata dan menggelengkan kepala: “Tidak, kita akan tunggu disini, menunggu kelinci yang lebih banyak! Kita sudah membunuh dua hallmaster dari Blackwood Stronghold. Kalau dugaanku benar, kita masih bisa menunggu yang lainya…”

Meskipun Li Chengfeng tidak mengerti maksud ‘tunggu kelinci yang lebih banyak’, dia tahu bahwa Bai Yunfei ingin menunggu bandit yang lain datang dan menghabisi mereka.

“Baiklah, akan ku lakukan apa yang kau katakan. Tapi lain kali, jika ada seorang hallmaster, ijinkan aku bertarung dengannya terlebih dahulu. Aku rasa aku sudah mencapai Soul Apprentice tahap menengah. Kalau aku bisa meningkatkan pemahamanku tentang soulforce selama bertarung, seharusnya aku bisa melaluinya dengan cepat. Jika aku belum sebanding dengannya, kamu dapat membantuku.”

Bai Yunfei terkejut dengan ekspresi bahagia di wajahnya: “Oh? Kamu akan segera mencapainya? Bagus, setelah kamu mencapai Soul Apprentice tahap menengah, kita akan serang Blackwood Stronghold!”

… … … …

Tu Dazhuang,  satu dari empat hallmaster di Blackwood Stronghold yang dijuluki ‘Butcher’ karena senjata yang dimilikinya sangatlah istimewa. Senjatanya ialah sepasang butcher knives. Orang yang tak mengenalnya tentu akan berpikir dia seorang butcher.

Saat ini, dia sedang memimpin duabelas pengikut yang bergerak menuju gunung.

“Tiger Li sialan, dia bahkan diam-diam mengambil anak buahnya dan turun gunung tanpa sepengetahuan ketua. Meski mendapat ijin dari wakil ketua, dia masih belum kembali dalam sehari semalam. Apa yang sebenarnya terjadi? Mungkinkah telah terjadi sesuatu?” Tu Dazhuang berpikir dengan ekpresi tak sabaran saat menunggangi kuda. Wajah buruk dan kejamnya penuh dengan jambang.

“Hallmaster, sepertinya ada seseorang di sana… Mereka adalah orang-orang kita!”

Mendengar itu, Tu Dazhuang mendongakkan kepala untuk melihatnya. Tampaknya banyak orang yang berbaring tak beraturan tak jauh dari mereka. Meskipun dia tidak melihatnya dengan jelas, dia tahu bahwa mereka adalah bandit dari Blackwood Stronghold.

“Oh? Mungkinkah semua bajingan itu mabuk dan tertidur? Tidak mungkin! Cepat periksa!” Tu Dazhuang memberi perintah. Beberapa orang pria bergegas menuju tempat itu.

Saat mereka mendekati orang-orang yang berbaring di tanah, bau darah langsung tercium. Ekspresi Tu Dazhuang berubah. Saat mereka semakin mendekat, mereka menemukan mayat-mayat tergeletak di tanah.

Selain itu, sepertinya mayat-mayat ini telah dimanipulasi seseorang agar sulit terlihat dari kejauhan bahwa mereka telah mati…

“Ini Buruk! Ini jebakan! Semuanya bersi…”

Ini seperti peringatan yang belum selesai untuk semua bandit, atau mungkin Bai Yunfei tak pernah memberikan kesempatan bagi mereka untuk menyelesaikan peringatan mereka. Saat Tu Dazhuang memberikan peringatan, dua bayangan tiba-tiba muncul dari tumpukan mayat dan langsusng menyerang bandit-bandit yang terdekat dengan mereka.

Bai Yunfei bertarung tanpa takut. Bandit biasa dapat ditanganinya dengan mudah.

Pertarungan antara Li Chengfeng dan Tu Dazhuang sepertinya cukup lama. Meskipun Li Chengfeng sedikit lebih lemah dibanding lawannya, tapi setelah mengakhiri pertarungannya, Bai Yunfei menatap mereka dengan spear di tangannya, sehingga mustahil bagi Tu Dazhuang fokus pada pertarungannya.

Tu Dazhuang merasa tangan dan kakinya terikat, tapi Li Chengfeng bertarung dengan sekuat tenaga. Dua belati di tangannya terbang keatas dan kebawah, menyebabkan luka pada tubuh musuhnya satu per satu. tentu saja, ada beberapa luka di tubuhnya juga, namun dia lebih beruntung dari musuhnya, karena tubuhnya memakai soft armor yang telah diupgrade.

Selama mereka bertarung, Kecepatan dan kekuataan Li Chengfeng tiba-tiba meningkat cukup pesat. Bai Yunfei gembira melihatnya: “Aku tak menduga dia bisa mencapai Soul Apprentice tahap menengah di tengah pertarungan!”

Saat yang satu meningkat, yang lainnya akan menurun. Tu Dazhuang terus-menerus mengalami ketidakberuntungan. Oleh karena itu, dengan memanfaatkan efek tambahan dari dua belatinya, Li Chengfeng akan membuatnya mati kehabisan darah!

Saat pertarungan selesai, Bai Yunfei mengangkat bandit yang pingsan dan melemparnya kesisi lain – dia adalah satu-satunya bandit yang tidak dibunuh. Kemudian dia mengambil sebotol obat-obatan dan memberikannya pada Li Chengfeng dan berkata: “Kita istirahat sebentar, setelah ini, kita akan mencari tahu keadaan di Blackwood Stronghold…”

… … … …

Di sebuah aula luas di Blackwood stronghold, seorang pria paruh baya yang terlihat lembut dan kuat duduk di kursi pimpinan. Dia tidak lain adalah pimpinan dari Blackwood Stronghold, Han Xiao. Di kursi bawahan sebelah kiri, ada seorang pria kekar dengan wajah kuning langsat. Dia adalah sang wakil Yang Tian. Di sampingnya seorang pria paruh baya yang terlihat biasa-biasa saja. Dia adalah satu-satunya dari empat hallmaster yang masih tersisa Xiao Chen.
Saat ini, pria-pria tersebut sedang mendengarkan laporan dari seorang bandit di aula dengan wajah seirus.

“Pa!”

Ekspresi Han Xiao menjadi semakin tidak sedap di pandang. Akhirnya, dia tak dapat menahan diri untuk memukul sandaran kursi yang di dudukinya menggunakan telapak tangannya dan berteriak: “Siapun katakan padaku apa yang terjadi?! Tiger Li turun gunung tanpa ijin dan masih belum kembali. Butcher  yang dikirim untuk mencarinya juga belum ada kabar sampai saat ini. Bahkan beberapa orang yang telah dikirim untuk menyelidiki situasi, semuanya hilang dalam tugas… Apa yang terjadi?! Mungkinkah ada banjir dan binatang buas di kaki gunung? Mereka semua hilang tanpa jejak. Apa seseorang ingin menargetkan Blackwood Stronghold kita?!”

Wajah elegan Han Xiao sekarang nampak menakutkan. Saat matanya memandang pria yang memberinya laporan, pria itu merasa seperti telah jatuh dalam lubang es. Dia duduk di lantai dengan wajah sangat pucat, seluruh tubuhnya gemetar: “Ke.. ketua, saya, saya juga tidak tau…”

“Jangan gelisah ketua, jika ada musuh yang kuat di luar sana, maka kita tidak boleh panik.” Tatapan kasar wakil Yang Tian menenang sesaat. Setelah meredakan amarah Han Xio, dia berkat: “situasi saat ini masih belum jelas, jadi kita tidak boleh terlarut dalam kekacauan dan membiarkan musuh mengambil keuntungan dari ini.”

“Kamu punya pendapat lain?” Han Xiao bertanya setelah sedikit tenang.

“Hallmaster Li dan hallmaster Tu masih belum kembali. Saya pikir kemungkinan besar mereka terkena masalah. Mereka adalah Soul Apprentice tahap akhir dan memiliki banyak bawahan. Tapi tak satupun dari mereka yang kembali, menurut saya musuh sepertinya soul cultivator juga, dan mereka tidaklah lemah. Yang terpenting adalah mereka sepertinya kemari untuk menyerang Blackwood Stronghold!”

“Tapi, kota-kota terdekat semuanya tahu bahwa Blackwood Stronghold didukung oleh sekolah. Bahkan pemerintah setempat menutup matanya untuk kita. Siapa yang ingin menargetkan kita?”

“Musuh telah menghabisi semua orang yang ditugaskan untuk menyelidiki. Karena mereka tidak ingin kita mengetahui identitas mereka, dan juga mereka ingin membuat mental kita tertekan. Saya rasa lebih baik kita tidak mengirimkan siapapun untuk turun gunung lagi. Kita kuatkan pertahanan di gunung dan lihat apakah kita bisa memancing musuh naik ke gunung. Tapi…”

“Tapi apa?” Han Xio bertanya dengan ragu melihat perubahan ekspresinya.

“Hallmaster Zhong yang mengawal upeti kesekolah, dia seharusnya telah tiba di stronghold. Tapi sekarang saya takut…”

“Apa?!” Han Xiao terkejut dan tiba-tiba berdiri, menatap Yang Tian dan bertanya: “Maksudmu, bahkan hallmaster Zhong juga jadi korban musuh?”

Setelah melihat Yang Tian mengangguk, Han Xiao terduduk dengan wajah sedih dan melambikan tangan pada yang lain, berkata: “Kalian semua bisa pergi. Lakukan apa yang dikatakan wakil ketua. Kuatkan pertahanan di gunung dan segera laporakan jika ada penyusup!”

… … … …

Di sebuah tempat rahasia di hutan di kaki gunung Blackwood, dari sini dapat terlihat jalan satu-satunya untuk menuju gunung.

Setelah berlatih spear technique, Bai Yunfei bersandar di pohon untuk beristirahat. Li Chengfeng melihatnya dan bertanya dengan ragu: “Yunfei, belum ada pergerakan dari bandit-bandit itu selama tiga hari ini. Apa kita masih akan memperhatikannya di kaki gunung seperti ini? Meskipun kita sudah membawa banyak makanan, ini tidak sebanding dengan bandit-bandit itu, kan? Apa yang akan kita lakukan jika mereka tidak turun dari gunung selama satu atau dua bulan?”

Bai Yunfei mengambil kantung airnya, meminumnya seteguk dan berkata sambil tersenyum: “Jangan khawatir, bandit-bandit itu yang harus khawatir. Kita sudah tahu sedikit situasi di gunung. Saat ini ada soul cultivator di gunung, wakil ketua yang seorang Soul Personage tahap akhir sendiri cukup untuk menarik kita dalam kesulitan, tanpa ketua yang seorang Soul Warrior tahap menengah. Di sana juga ada seorang hallmaster tahap akhir Soul Apprentice. Jika kita gegabah, itu sama dengan membawa kita dalam bahaya…”

“Apa informasi yang sedikit ini berguna untuk kita? Bagaimana kalau kita ditipu?” Li Chengfeng bertanya dengan ragu-ragu.
“Kita memang tidak bisa mempercayai mereka sepenuhnya, tapi bukan berarti itu tidak berguna. Setidaknya kita tau kekuatan bandit-bandit di gunung, keadaan secara umum dan titik-titik rahasia yang harus kita perhatikan. Sepertinya mereka tidak akan turun dari gunung karena kemauan mereka sendiri. Kalau begitu, malam ini ayo kita pergi jalan-jalan ke gunung.”

Saat tengah malam, Han Xiao yang tertidur nyenyak terbangun karena kaget. Dia segera berdiri dengan waspada. Saat dia mengenakan bajunya, suara ketukan pintu terdengar. Seorang bandit melapor dari balik pintu: “Ketua, seseorang diam-diam naik ke atas gunung! Hallmaster Xiao telah menuju ke lokasi!”

Saat Han Xiao tiba di aula stronghold, wakil ketua Yang Tian juga tiba disaat yang bersamaan. Setelah melihat Han xiao, Yang Tian berkata dengan ekspresi cemas: “Ketua, mari kita bergegas kesana. Xiao Chen yang tak tahu diri itu tanpa menunggu kita telah pergi tanpa ijin. Saat ini harapan kita dia bisa menahan penyusup sampai kita tiba…”

Dengan membawa beberapa gerombolan bandit, mereka berdua bergegas keluar dari stronghold. Sebelum mereka melihat pertarungan, mereka telah mendengar suara tangisan bergemuruh dan teriakan menyedihkan terus menerus.

Hanya ada satu jalan menuju gunung Blackwood, dan itu sempit dari bawah dan lebar di atasnya. Saat itu, ada lebih dari seratus bandit di persimpangan, namun sebagian dari mereka ramai di belakang. Hanya ada beberapa bandit yang bertarung di garis depan.

Li Chengfeng berlari dengan cepat dan gesit seperti macan yang sedang berburu. Belati di tangannya mengeluarkan darah setiap dia melakukan serangan. Hampir semua bandit yang mendekat dibunuhnya.

Tak jauh di belakangnya, memegang fire-tipped spear, Bai Yunfei bertarung dengan seorang pria yang juga menggunakan spear. Pria yang bertarung dengannya tidak lain adalah Xiao Chen.

Bai Yunfei bahkan lebih kuat dari Xiao Chen, tapi spear techniquenya tidak semahir lawannya. Oleh karena itu, saat dia sengaja menahannya, mereka bertarung dengan sengit.

Setelah menusukkan spearnya pada bandit yang diam-diam menyerangnya, Bai Yunfei berjongkok, menghindari serangan horizontal spear Xiao Chen. Pada saat yang bersamaan, dia memaksa musuhnya mundur beberapa langkah dengan serangan horizontalnya. Dengan mendongakkan kepala dia menatap puncak gunung, dia samar-samar melihat kerumunan bandit yang datang.

Bai Yunfei memberikan beberapa pukulan pada Xiao Chen terus menerus menggunakan spearnya lalu mengangkat bandit yang diam-diam menyerangnya dan meleparnya pada musuh. Dia menoleh pada Li Chnegfeng dan berteriak: “Sudah saatnya. Bersiaplah mundur! Pada saat yang bersamaan, dia berbalik dan bersiap melarikan diri..

“Mau lari? Tidak semudah itu!” setelah memukul pria tersebut, Xiao Chen berteriak keras setelah mendengar Bai Yunfei akan mundur. Dia menusukkan Spearnya pada punggung Bai Yunfei.
Tapi dia tidak mengetahui saat Bai Yunfei berbalik, senyum tipis muncul di sudut bibirnya!

Dengan satu langkah yang digunakan sebagai tumpuan, dia tiba-tiba berbalik. Fire tipped spear yang ada di tangannya berayun seperti busur crimson, memutar spearnya ke sisi lain.

Sebuah kekuatan besar mengalir ke spear dan mengagetkan Xiao Chen. Wajahnya penuh keterkejutan—selama ini, musuhnya belum mengeluarkan semu kemampuannya! Saat dia akan berbalik, Bai Yunfei mendorong kakinya dan menyerang wajahnya, bukannya menarik spear dan menyerang menggunakan spear itu.

Dengan tatapan ketakutan musuh, Bai Yunfei mengangkat kepalan tangan kanannya dan memberikan pukulan pada dada musuh yang tak terlindungi.

Overlapping Waves Art, Threefold Fist Force!

Spear tergelincir dari tangan Xiai Chen. Dadanya melengkung kedalam dan dengan satu pukulan di punggungnya dia memuntahkan darah.

Setelah berlatih Threefold Fist Force selama beberapa hari terakhir, sekarang Bai Yunfei tidak membutuhkan waktu lama untuk bisa menyesuaikan diri. Dia mengerakkan spearnya, menusukkannya berkali-kali pada tubuh musuh, yang masih berada di udara karena pukulannya.

Darah mengalir dari tubuh Xiao Chen, namun dia tidak bergerak sama-sekali. Sepertinya dia sudah mati, namun Bai Yunfei tidak menghentikan tusukannya sama sekali. Saat tusukan ke enam, matanya berkilat dan berteriak: “Meledaklah!”

“Bang!!”

Dengan tatapan bandit yang kaget, tubuh Xio Chen meledak menjadi kepingan-kepingan dalam sekejap. Hujan darah membasahi tempat kecil itu, membasahi kelapa dan wajah para bandit.

Ini adalah adegan pertama yang dilihat Han Xio dan Yang Tian saat tiba di lokasi pertarungan.

Bai Yunfei menatap kurumunan bandit yang muncul dari kejauhan lalu menoleh tanpa ragu. Dia dan Li Chengfeng menghilang bersama di kaki gunung. Tak ada seorang bandit pun berani mengejar dan menyerang mereka.

Dari kaki gunung, jauh, sebuah kata terdengar di telinga bandit yang baru tiba dari gunung.

“Tiga hari mulai dari sekarang, kami akan menghancurkan Blackwood Stronghold! Siapapun yang masih ada di gunung akan… mati!”

Translator / Creator: andra