October 4, 2016

Upgrade Specialist in Another World – Book 1 / Chapter 13

 

First Time Fighting A Soul Cultivator; The Might of The Upgraded Items!

Lebih dari dua puluh kuda bergegas keluar dari hutan, dengan dipimpin oleh hallmaster Zhong, berlari menuju desa.

Setelah belokan, mereka melihat sebuah desa dari kejauhan. Hanya saja, harusnya ini sudah waktunya sarapan, tapi tidak ada asap mengepul dari cerobong asap di desa. Selain itu, ada ‘tumpukan pria’ yang samar-samar terlihat di pintu masuk, membuat ketenangan desa terasa aneh.

Hallmaster Zhong mengangkat tangannya dan berkata pada pengikut di belakangnya: “Pelan-pelan. Hati-hati saat maju. Mungkin ada…”

Namun, sebelum dia dapat menyelesaikan perkataannya, sebuah tali tebal tiba-tiba muncul dari tanah dan membentang kuat. Kuda-kuda yang berderap tidak memiliki waktu untuk berhenti. Beberapa kuda di baris depan langsung terjatuh ke tanah. Para penunggang terjatuh dari kudanya. Orang-orang di belakangnya dengan sigap menarik tali kendali, namun ada bandit-bandit malang yang terinjak dadanya oleh kuda yang tak bisa berhenti. Mereka menghela napas sejenak lalu tidak bergerak sama sekali.

Saat beberapa kuda di depan telah tumbang, dua bayangan muncul masing-masing dari sisi kiri dan kanan jalan lalu membunuh mereka yang sedang dalama kekacauan.

Hallmaster Zhong terlempar karena sebuah pukulan dari bagian belakang kudanya tepat sebelum terjatuh. Dia terguling di tanah beberapa kali, menghapus semua kesempatan yang ada. Setelah dia mendengar suara tangisan menyedihkan dari belakangnya.

Dia melihat dua orang menyerang dan membunuh bandit-bandit, seperti seekor harimau diantara para domba—dua orang yang menyerang itu adalah Bai Yunfei dan Li Chengfeng.

Dengan memegang belati di kedua tangannya, Li Chengfeng menebas, mencincang dan menusuk. Sebelum pria di sekelilingnya melawan, hampir semuanya terluka. Bahkan dua dari mereka terjatuh mati ke tanah setelah mendapat tusukan di dadanya.

Bai Yunfei hanya menggunakan tangan kosong, namun suara tulang yang patah selalu terdengar saat dia melayangkan pukulan atau tendangan. Hampir semuanya yang di kalahkannya tidak dapat memberontak lagi.

Hallmaster Zhong bingung sesaat, namun sekitar lima hingga enam pengikutnya telah dikalahkan mereka!

Seluruh tubuhnya gemetar, sudut matanya menajam, dia mengangkat large sabernya dan menyerang dengan amukan.

Melihat hallmaster Zhong menyerang, mata Bai Yunfei berkilat licik. Dia memiringkan tubuhnya untuk menghindari saber lalu mencengkeram bandit tersebut dan melemparnya sekuat tenaga ke depan, menghancurkan kerumunan, untuk membuat celah. Lalu, dia keluar dari kepungan dan menyerang hallmaster Zhong!

Setelah beberapa langkah, hallmaster Zhong melihat pria itu datang menyerangnya. Dengan seringai menyeramkan, dia meraih sabernya dan menyerang musuhnya. Namun pria tersebut tiba-tiba melompat sepuluh kaki di udara. Saat di udara, dia menggerakkan tangan kanannya dan large saber sepanjang satu meter tiba-tiba muncul dalam sekejap. Dia mengambil kesempatan mendaratnya untuk mengayunkan large saber sekuat tenaga!

“Cincin interspatial? Soul cultivator!” Ekspresi hallmaster Zhong berubah. Dia mengangkat large saber di tangannya  untuk membalas serangan musuh.

“Ding!”

Terdengar sebuah suara dari benda metal yang beradu. Kesempatan ini menguntungan bagi Bai Yunfei sehingga dia dapat mengalahkan lawan dalam beberapa langkah. Namun, setelah mendarat ke tanah, dia tidak mencoba untuk menjadi penyerang pertama. Bagaimanapun, dia belum memiliki pengalaman bertarung, jadi menyerang dengan gegabah hanya akan memperlihatkan kelemahannya pada lawan.

“Soul Apprentice tahap akhir! Sial! Bagaimana bisa bertemu seorang soul cultivator di tempat seperti ini?! Lagi pula, dia adalah soul cultivator dengan sebuah cincin interspatial!” Hallmaster Zhong mundur beberapa langkah. Dia hanya dapat merasakan lengannya yang merinding dan sangat terkejut. Awalnya dia menduga bahwa musuhnya adalah seorang soul cultivator yang sekuat dirinya, yang mana bukanlah masalah baginya. Namun, tanpa diduga musuhnya ternyata memiliki cincin interspasial! Seluruh Blackwood Stronghold telah mengetahui bahwa hanya pimpinan yang memiliki cincin interspasial, dan bahkan wakilnya pun tak memilikinya.!

Dia menatap large saber di tangannya lagi, dan dia terkejut, dia melihat serangannya meninggalkan sebuah retakan disana!

“Sial! Sial! Siapa dia sebenarnya?! Large saber milikku terbuat dari bahan kelas atas. Apakah saber miliknya sebuah soul item? Tidak mungkin. Jika itu memang sebuah soul item, tidak mungkin hanya goresan kecil seperti ini. Tapi itu jelas lebih bagus dari milik ku!”

Beberapa tangisan menyedihkan menyadarkan hallmaster Zhong dari keterkejutannya. Lebih dari sebagian anggota bandit yang tersisa telah Bai Yunfei kalahkan. Meskipun salah satu lengan Li Chengfeng terluka, sepertinya tidak terlalu serius. Pergerakannya gesit ketika menghindar dan menyerang, dia tidak menggunakan teknik istimewa. Dia hanya menghindari serangan lalu menusukkan belatinya, menjatuhkan bandit satu persatu.

“Pria itu seorang soul cultivator juga! Ini buruk!” Hallmaster Zhong tiba-tiba bereaksi. Dia menyerang Bai Yunfei tanpa ragu.

Strategi bertarung Bai Yunfei sebenarnya sangat sederhana, yaitu, ketika musuh sedang lengah, dia akan mengalihkan hallmaster Zhong terlebih dahulu semetara Li Chengfeng akan mengalahkan bandit yang tersisa, lalu mereka akan bergabung dan membunuh hallmaster Zhong!

Bandit tersebut berjumlah dua puluh orang. Mulanya enam dari mereka telah dikalahkan Bai Yunfei dan Li Chengfeng dan yang lainnya sangat tidak beruntung karena terinjak kuda. Saat Bai Yunfei maju untuk menghalangi hallmaster Zhong, hanya lima belas orang yang tersisa. Jadi, dengan semua usaha dan kebenciannya, Li Chengfeng dapat mengatasi mereka dengan mudah.

Selain itu, karena bandit-bandit tersebut diserang secara tiba-tiba dan banyak dari rekan mereka yang di kalahkan dalam sekejap, mereka kebingungan. Kehilangan satu orang adalah keuntungan bagi yang lain. Dalam keadaan seperti ini, Li Chengfeng mungkin dapat mengalahkan semua bandit dalam waktu sepuluh menit kedepan.

Hallmaster Zhong juga menyadari hal tersebut. Tanpa menunda lagi, dia menyerang sekuat tenaga, namun Bai Yunfei hanya bertahan. Mengandalkan ketajaman large saber di tangannya, dia melakukan serangan demi serangan. Tak lama, saber milik hallmaster Zhong terkikis, seperti sebuah gergaji.

Bai Yunfei mengangkat saber dan menghindari serangan lain dari hallmaster Zhong. Tiba-tiba, dia merasa sebuah kekuatan besar datang dari perutnya, namun itu adalah tendangan hallmaster Zhong untuknya. Pada akhirnya, dia masih belum berpengalaman sehingga dia hanya memperhatikan cara menghentikan serangan senjata dari musuh dan mengesampingkan bagian bawah tubuhnya. Hasilnya, dia dipaksa mundur beberapa langkah karena tendangan.

Sebelum dapat menstabilkan tubuhnya, dia merasa sesuatu datang dari arah belakang. Dia berbalik dan melihat seorang bandit yang tiba-tiba meninggalkan kelompoknya dan menyerang Li Chengfeng di beberapa titik lalu mengayunkan saber padanya.

Belajar dari hallmaster Zhong, dia mengangkat sabernya untuk menahan serangan dan mengangkat kakinya, melayangkan sebuah tendangan. Pria tersebut terpelanting ke arah Li Chengfeng lalu menikam dadanya menggunakan belati.

Ketika mengangkat kakinya, Bai Yunfei diam-diam menyiapkan serangan lainnya. Sebelum dia berbalik, sudut matanya menangkap kilatan saber yang berasal dari sisi kanan pinggangnya.

Karena tidak mungkin baginya menahan serangan menggunakan saber miliknya, dia hanya dapat menghindar ke kiri, menghindari serangan yang hanya selisih sehelai rambut, dan melompat pada saat bersamaan. Akan tetapi, saat belum sepenuhnya menghindar, dia merasakan sakit yang luar biasa di pinggangnya. Bai Yunfei bergerak menjauh sejauh dua meter, menoleh untuk menatap hallmaster Zhong, dan memegang pinggangnya. menyentuh bagian yang terasa dingin namun bukanlah sebuah luka.

Hallmaster Zhong sangat senang melihat wajah Bai Yunfei yang ketakutan. Saber miliknya telah melukai pinggangnya sehingga bisa membuatnya terbelah, namun… selain rasa sakit, dia tidak kehilangan setetes darah pun!

Sebuah robekkan lebar pada baju Bai Yunfei, memperlihatkan sebuah armor di dalamnya. Terdapat bekas tanda putih pada armor yang disebabkan oleh serangan saber tadi.

Bai Yunfei menyentuh soft armor di tubuhnya dengan terkejut: “ aku tak mengira defense +10 soft armor ini sangat tinggi. Ini sangat berbahaya. Aku bahkan berpikir akan terbelah dua…”

(The soft armor’s properties)

Item grade: Normal.

Upgrade level: +10.

Defense: 31.

Additional defense: 43.

+10 Additional effect: Saat menyerang, pengguna memiliki chance 2% untuk merefleksikan damage.

“Mana mungkin?… Mana mungkin?! Mungkinkah soft armor itu soul itemnya? Siapa dia sebenarnya?!” Teriaknya dalam hati, hallmaster Zhong menyerangnya kembali.

Mengetahui tingkat defense soft armor, Bai Yunfei menjadi lebih terkendali. Selama serangan itu ditujukan pada tubuhnya, dia dapat menahan rasa sakit yang ditimbulkan sehingga dia dapat menyerang lawan menggunakan serangan saber milliknya.

Meskipun hallmaster Zhong mengenakan soft armor di tubuhnya yang dapat menahan serangan dari senjata biasa, itu hanya akan terlihat seperti secarik kertas bagi senjata Bai Yunfei. Pinggangnya juga terkena tebasan, namun dia tidak seberuntung Bai Yunfei. Sebuah luka yang panjang muncul karena serangan dan darah mengalir dari luka tersebut.

Menghadapi serangan horizontal dari saber, Bai Yunfei berbalik dan menahan serangan menggunakan punggungnya. Namun, saat dia terluka. Dia tidak merasakan sakit seperti sebelumnya. Sebaliknya, dia hanya perlu mengambil selangkah maju untuk menyerap efek serangan tersebut dan sebagian kecil soul force di tubuhnya tiba-tiba terkuras seperti diserap oleh soft armor tersebut.

Ketika large saber melukai punggung Bai Yunfei, hallmaster Zhong tiba-tiba merasakan kekuatan yang besar mendatanginya. Bagian telapak tangan antara ibu jari dan jari telunjuknya meledak, membuatnya hampir tak bisa memegang gagang saber. Terkejut, dia mundur sedikit demi sedikit. Ketika melihat telapak tangannya berdarah, dia tertegun beberapa saat.

Effek tambahan dari soft armor: Damage reflection!

Dalam sekejap, Bai Yunfei tahu apa yang terjadi. Tentu, dia tidak akan melepaskan kesempatan bagus ini. Dia berbalik dan mengayunkan large saber di tangannya pada pinggang musuh. Sangat ketakutan, hallmaster Zhong mengangkat sabernya untuk menahannya. Meskipun dia mampu menangkis serangan dari Bai Yunfei, large saber di tangannya terlempar karena dia tak dapat mengenggamnya denga sekuat tenaga.

Dengan sangat terkejut, hallmaster Zhong terus menerus mundur. Saat dia telah mundur lebih dari sepuluh meter dia menatap Bai Yunfei dengan ekspresi ketakutan.

Bai Yunfei tidak mengejar maupun menyerangnya karena melihat pertempuran di belakangnya telah selesai. Tak satu pun dari dua puluh bandit yang dapat bertahan dan sebagian besar mereka telah terbunuh. Mereka yang tersisa sedang meratap di tanah, tak berdaya untuk melawan lagi.

Ada beberapa luka di lengan dan kaki Li Chengfeng, namun beruntung tubuhnya masih utuh. Di balik pakaiannya yang compang-camping, terdapat sebuah soft armor abu-abu di dalamnya juga. Meskipun hanya item defensif +9 dan tidak memiliki efek tambahan, itu sudah cukup untuk menahan serangan bandit.

Li Chengfeng tidak terburu-buru menghabisi bandit-bandit yang masih hidup. Sebaliknya, dia mengangakat belati yang berlumuran darah, dia berjalan kearah Bai Yunfei setapak demi setapak. Seluruh tubuhnya berlumuran darah – sebagian besar darah bandit. Mata merahnya, dipenuhi dengan kebencian, dia menatap tajam hallmaster Zhong. Meskipun hallmaster Zhong telah membunuh banyak orang, saat ini dia juga merasa gemetar dan tidak berani menatap matanya.

Hallmaster Zhong mengambil napas dalam dan menenangkan pikirannya yang kacau. Dia tidak berani menatap mata Bai Yunfei dan Li Chengfeng meski hanya sesaat, takut mereka akan menyerang tiba-tiba. Tangan kanannya meraih dadanya dan mengambil kotak kayu panjang dan mengambil senjata berwarna biru seperti sebuah ice pricker.

“Meskipun aku tak cukup baik menggunakan senjata seperti ini, ini adalah sebuah soul item, seharusnya ini bisa menembus soft armor. Saat ini, aku tak punya pilihan selain menyerang!”

Bai Yunfei tidak langsung menyerang karena dia ingin memberi waktu Li Chengfeng untuk memulihkan diri. Sekarang keadaan ini menguntungkan bagi mereka selama mereka berhati-hati, mereka dapat memperoleh kemenangan.

Saat ini, musuhnya mengambil senjata yang terlihat seperti ice pricker dan seukuran belati. Dilihat dari ekspresinya, Bai Yunfei merasa itu jelas bukanlah benda biasa. Melihatnya mulai menyerang, dia berkata pada Li Chengfeng yang berada di sampingnya: “Hati-hati dengan senjatanya. Aku akan melawannya dan kamu lihat kesempatan untuk menyerang!”

Menghadapi hallmaster Zhong yang mendekati nya, Bai Yunfei masih menurunkan sabernya. Tiba-tiba musuhnya mengangkat pricker tersebut, menggunakan pricker yang kecil dan pendek tersebut untuk menahan serangannya. Selain itu, saat beradu dengan pisau saber, sebuah goresan tiba-tiba muncul di pisau.

Setelah menahan serangan Bai Yunfei, hallmaster Zhong mengulangi trik yang sama sambil mengangkat kakinya, melayangkan tendangan. Mana mungkin Bai Yunfei jatuh pada trik yang sama? Dia juga melayangkan tendangan. Setelah dua kaki berbenturan satu sama lain, mereka berdua mundur selangkah.

Namun, hallmaster Zhong bereaksi lebih cepat dari Bai Yunfei. Setelah menstabilkan tubuhnya, dia melangkah maju lalu mengangkat Glacial Pricker yang ada di tangannya dan menusukkannya pada jantung Bai Yunfei!

Bai Yunfei sangat terkejut. Dia tidak berani menggunakan soft armor di tubuhnya untuk menghalangi serangan itu, sehingga dia segera meletakkan large saber yang ada di tangannya di depan dadanya secara horizontal. Lalu suara gesekan terdengar dan Bai Yunfei mundur beberapa langkah.

Saat lawan hendak mengejar dan menyerangnya, ekspresinya tiba-tiba berubah. Dia berputar, mengangkat Glacial Pricker dan menahan serangan belati. Namun dia merasakan sakit di lengannya. Meskipun dia telah menahan belatinya, ada hal lain yang tak dapat di tahannya!

Li Chengfeng mengambil kesempatan untuk melukai lengan lawan sebelum mendapat tendangan.

Bai Yunfei menstabilkan tubuhnya dan menunduk untuk melihat. Dia berkeringat dingin setelah melihat lubang kecil di kedua sisi mata pisau dan  bagian tengah large sabernya. Bahkan bagian soft armor hampir tertusuk! Selain itu, ada bagian yang dingin di sekeliling lubang kecil tersebut tertutupi oleh lapisan tetesan air yang membeku.

“Senjata apa itu?!” Bai Yunfei gemetar ketakutan setelah melihat senjata di tangan hallmaster Zhong. Dia merasa ketakutan.

Melihat hallmaster Zhong tiba-tiba mengejar Li Chengfeng, dia sangat ketakutan. Dia menenangkan pikirannya terlebih dahulu lalu meraih senjatanya.

Karena pricker pendek di tangan hallmaster Zhong terlalu kuat, Bai Yunfei dan Li Chengfeng khawatir ketika akan menyerang dan bertahan. Namun hallmaster itu selalu khawatir dengan senjata di tangan lawannya juga, jadi mereka bertiga terjebak dalam pergulatan yang sulit.

Tak lama, sudah banyak luka di tubuh mereka.

Bai Yunfei hanya merasakan dingin di beberapa bagian di tubuhnya yang telah ditusuk lawan. Sepertinya udara dingin mengamuk dalam tubuhnya. Tenaga dan kecepatannya saat ini lebih buruk dari sebelumnya, dan Li Chengfeng pun mengalami hal yang samaa.

Akan tetapi, keadaan hallmaster Zhong pun tidak terlalu baik. Ada banyak luka di tubuhnya dan hampir semuanya karena sayatan belati Li Changfeng. Selain itu, luka tersebut mengeluarakan darah tanpa henti dan memulih sedikit demi sedikit – ini adalah efek tambahan dari belati tersebut: “Perlahan memulihkan luka disebabkan oleh item.”

Hallmaster Zhong sangat cemas, jika melanjutkan ini, dia akan mati kehabisan darah!!

Karena terburu-buru, dia membuat sebuah kesalahan. Setelah memaksa Bai Yunfei untuk mundur, karena dia tak punya cukup waktu menghindar, luka lain muncul di bahunya karena tusukan belati Li Chengfeng, dan saat terkena tusukan belati, tiba-tiba seluruh tubuhnya mengigil. Sebuah perasaan aneh muncul di tubuhnya, tapi dia tidak tahu apa itu.

Saat dia membalas tusukan Li Chengfeng yang ada di sampingnya, dan serangan tersebut dapat dihindari oleh lawan, dia menemukan sebuah masalah lain: musuh seharusnya tidak mampu menghindari serangannya, namun tanpa di duga dia menghindar, karena—dia melambat!

Pada keadaan normal, sepengetahuannya, serangan ini harusnya sudah mengenai target. Namun, tubuhnya jadi melambat!

Ini adalah perasaan yang tak terkoordinasi yang belum pernah ia alami sebelumnya jadi dia merasa bingung.

Akan tetapi, Mata Bai Yunfei berkilat tajam. Beberapa detik kemudian, dia menyadari bahwa hal ini merupakan efek tambahan dari belati:

 “Serangan memiliki chance 2%  memperlambat kecepatan target selama 10 detik.”

Trigger sukses!

Tentu saja Bai Yunfei tidak dapat melewatkan kesempatan langka ini. Dia mengingatkan Li Chengfeng untuk memperhatikan serangan lalu mengacungkan large sabernya, menyerang musuh dengan ganas.

Satu serangan lain, Bai Yunfei menyerang tanpa henti dengan kecepatan satu serangan per detik. Hallmaster Zhong sangat kebingungan, tanpa tahu apa yang terjadi pada tubuhnya. Kecepatan tubuhnya yang berkurang mustahil dapat melakukan serangan balik sehingga ia hanya dapat menahan serangan Bai Yunfei satu demi satu dengan menyedihkan.

Tiba-tiba, saat dia menggunakan pricker untuk menahan serangan lain dari saber, dia merasa kekuatan yang besar berasal dari saber. Tak dapat menahan itu, membuatnya mundur beberapa langkah. Tubuhnya bahkan terdorong kebelakang, kehilangan keseimbangan.

Saat Bai Yunfei merasakan soulforce mengalir ke large saber, dia tahu bahwa itu adalah efek trigger!

 (The large saber’s properties)

Item grade: Normal.

Upgrade level: +10.

Damage: 33.

Additional damage: 39.

Upgrade requirement: 17 soul points.

+10 Additional effect: Serangan memiliki chance  3% untuk melumpuhkan target. 

“Sekarang saatnya!!!”

Saat Bai Yunfei berteriak, Li Chengfeng telah bergegas menyerang hallmaster Zhong. Setelah  mengangkat dua belati secara bersamaan, dia menikamkannya pada dada musuh.

Tepat di jantung!

 

Translator / Creator: andra