September 19, 2017

Upgrade Specialist In Another World – Book 3 / Chapter 192

 

The First Elder Xiao Binzi (Second)

“Tidak tertarik.”

Bai Yunfei tidak ragu-ragu untuk memberikan penolakan datar atas tantangan Fei Nian ini.

“……”

Dengan ekspresi seperti tersedak napasnya sendiri, wajah Fei Nian mulai memerah. Dengan mata terbelalak, dia menatap Bai Yunfei ragu,“Apa?”

“Aku bilang, aku tidak tertarik bertarung denganmu.”

“Kau—kau seorang pria atau bukan!? Saat ditantang oleh seseorang yang memiliki kekuatan sama sepertimu, kamu seharusnya senang menerima tantangan itu. Lalu kenapa kamu menolak!?”

“Apa hubungannya dengan aku pria atau bukan? Kenapa aku harus bertarung denganmu? Apa gunanya?” Jawab Bai Yunfei terus-menerus.

Bingung, Fei Nian menjawab dengan ketus, “Lalu kenapa kau tidak mau bertarung denganku?”

“Tidak tertarik.”

“……”

Fei Nian semakin marah, “Tentu saja tidak! Kamu akan bertarung melawanku, aku harus membuktikan bahwa aku lebih kuat darimu!”

“Baiklah kalau begitu. Kau lebih kuat dariku. Senang?” Bai Yunfei mengerutkan kening. “Aku sudah sangat lelah hari ini dan ingin beristirahat. Kau juga harus kembali dan tidur.”

“Kau-”

“Fei Nian, apa yang kau lakukan di sini? Bukannya berlatih di Southern Point, kamu membuat masalah di sini? Apa yang akan kau lakukan!” Sebuah suara tajam memotong ucapan Fei Nian sebelum seseorang muncul.

Dia adalah Xiao Nanren.

Fei Nian jelas takut pada Xiao Nanren; kesombongannya lenyap dalam sekejap. Sambil menelan ludah, dia berkata, “Senior Xiao, aku-”

Dia bahkan belum selesai berbicara saat beberapa pintu lainnya terbuka. Seluruh siswa terbangun karena keributan diluar dan keluar untuk melihat apa yang terjadi, Fei Nian menggumpati dirinya sendiri karena kesialannya; dua tidak tahu bahwa Xiao Nanren akan berjaga disini. Pertarungannya dengan Bai Yunfei tidak akan terjadi hari ini.

Seperti dugaan, Xiao Nanren telah menyadari orang-orang yang berkumpul di sekitar mereka dan berkata pada Fei Nian dengan menyipitkan matanya, “Cepat di kembali ke Southern Point! Kamu adalah murid dari tetua kedua, tapi di sini kamu membuat masalah dengan murid baru. Apa artinya ini!?”

Xiao Nanren harus mengetahui peristiwa yang telah terjadi di antara Bai Yunfei dan Fei Nian sebelumnya hari itu karena matanya menatap Bai Yunfei saat dia berbicara.

Begitu Fei Nian pergi, Xiao Nanren berbalik untuk mengatasi kerumunan, “Semuanya, harap kembali ke kamar kalian. Hari ini adalah hari yang melelahkan, jadi manfaatkan tiga hari kedepan untuk mempersiapkan diri kalian menghadapi ujian yang sesungguhnya.”

Saat kerumunan mulai pergi, Xiao Nanren menganggukkan kepalanya pada Bai Yunfei dan Ye Zhiqiu dan pergi. Tidak lama setelah dia pergi, Mo Xiaoxuan dan Zhong Xuhao datang mendekat, “Bai Yunfei, apa yang terjadi?”

“TIdak, bukan apa-apa, kembalilah dan tidur…” Bai Yunfei menggeleng.

……

Tiga hari berikutnya dihabiskan untuk menunggu. Bai Yunfei dan yang lainnya menunggu di Western Point Karena mereka semua diperingatkan untuk tidak berkeliaran, kelompok dengan 96 orang di tinggalkan tanpa apapun di luar selain halaman untuk mereka berkeliling. Kebanyakan dari mereka menghabiskan waktunya di ruangan masing-masing utnuk berlatih dengan tenang, tapi beberapa duduk di beberapa tempat dan berbincang satu sama lain. Saat waktunya untuk makan, murid-murid dari Crafting School akan datang mengantarkan pada mereka, membuat hidup kelompok tersebut sedikit menyenangkan.

Ada lima titik ke Sekolah Crafting di Gunung Crimson. Ruang utama sekolah terletak di paling pusat, tentu saja. Selain itu, ada empat titik utama. Setiap titik diawasi oleh salah satu dari empat tetua. Grand elder berada Northern Point, tetua kedua di Southern Point, tetua ketiga di Eastern Point, dan tetua keempat di Western Point.

Catatan penulis: Kenapa rasanya seperti kita bermain Mahjong?

Pada malam ketiga— sebuah tempat tinggal yang berdiri di Northern Point beberapa ribu meter dari gua misterius. Dalam salah satu kamar yang dirancang sederhana, seorang pria tua yang berumur sekitar 70 tahunan terlihat. Dia memiliki rambut yang putih dan ekspresi tegasnya terlihat dari posisi dukuknya di atas sebuah tika. Jauh di dalam meditasi nya, orang ini seolah hampir trasparan. Saat dia duduk diam di sana, sepertinya jika ada seseorang berjalan memasuki ruangan, mereka tidak akan menyadari ada seseorang disini…

Dia adalah grand elder dan junior kepala sekolah Crafting School, Xiao Binzi.

Dengan membuka matanya seolah hanya suara yang mengindikasikan keberadaannya, pria itu berkata, “Masuk.”

Pintu ruangannya dibuka dengan suara “berderit” saat seseorang mendorongnya terbuka. Seseorang yang tinggi berjalan masuk tak lama kemudia, dia adalah murid dari kepala sekolah, Song Lin.

“Grand elder, semua informasi telah dikumpulkan dan disusun. Tidak ada satupun latar belakang yang mencurigakan diantara murid baru ini.” Song Lin melaporkan segera setelah dia masuk dan berhenti di depan grand elder.

Pria tua itu menganggukkan kepalanya. “Bacakan.”

“Baiklah.” Jawab Song Lin. Dengan menggerakkan tangannya, sebuah perkamen tebal yang berisikan tulisan muncul.

Membacanya dengan suara keras, Song Lin berkata, “Ye Zhiqiu. Dua puluh dua tahun. Putra kedua tuan Ye dari keluarga Ye di kota Canglan provinsi Huangchuan. Soul Sprite tahap menengah dengan dua afinitas fire dan wood. Keluarga Ye dianggap sebagai kekuatan menengah di kota Canglan, tapi 600 tahun yang lalu, pernah ada seorang Soul King dalam keluarga mereka. Di tengah era kejayaan mereka, keluarga tersebut menemui bencana yang menyebabkan penurunan mereka. Putra pertama mereka …”

Kata demi kata, setiap detail tentang Ye Zhiqiu dibacakan oleh Song Lin. Tanpa ada satu detil pun yang terlupakan!

……

“Tian Yuhang. Sepuluh tahun. Putra keempat keluarga Tian dari kota Fushun provinsi Sichuan. Dia mendapatkan ‘best talent’ untuk elemental fire. Keluarga Tian merupakan…”

“Mo Xiaoxuan. Delapan belas tahun. Anak ketiga keluarga Mo dari kota Sanxia provinsi Shanlin. Meskipun seorang Soul Warrior tahap akhir, dia bisa meningkatkanya kapanpun sekarang. Kemampuannya dalam elemental fire tegolong dalam ‘high talent.’ Keluarganya adalah…”

“Xi Yan. Delapan belas tahun. Berasal dari kota Simo provinsi Lishui. Dia adalah dari keluarga biasa, tetapi saat usia lima tahun, seorang soul cultivator yang berkelana mengajarkannya beberapa metode pelatihan karena kebaikannya. Kemudian gurunya meninggal dari pertempuran, meninggalkannya untuk bersembunyi di kota dan melatih dirinya. Sebagai seroang Soul Warrior tahap akhir, dia hampir mencapi tingkat selanjutnya. Bakatnya dalam elemental fire adalah ‘high talent.’

“Chen Hong…”

“……”

Baris demi baris dari halaman perkamen itu dibacakan. Itu adalah perkamen berisi rincian informasi dari setiap pendaftar—selama tiga hari terakhir, Crafting School berhasil mendapatkan banyak informasi tentang mereka semua!!

Semua orang yang Song Lin sebutkan memiliki setidaknya ‘high talent’ dalam elemental fire, atau setidaknya mereka adalah Soul Sprite. Setelah menyebutkan beberapa, Song Lin terhenti.

Alis grand elder berkedut. “Itu semuanya?”

“Masih ada satu orang terakhir yang lebih  menonjol dari yang lain. Karena dia istimewa, saya rasa lebih baik dia di sebutkan paling akhir…” Song Lin mengganti perkamen di tangannya dengan perkamen lain. Beberapa baris kata tertulis dalam perkamen yang satu ini, membuat Song Lin membacanya sekali lagi. “Bai Yunfei. Sembilan belas tahun. Soul Sprite tahap akhir dengan afinitas fire. Seorang rakyat biasa dari kota Luoshi provinsi Qingyun. Saat dia berusia lima tahun …”

Masa kecil yang bermasalah, sembilan tahun penderitaan, bencana Coliseum, penghancuran Blackwood Stronghold, kematian Zhang Yang, melarikan diri ke kota Cuiliu, perilaku Bai Yunfei di provinsi Qingyun dan semua hal lainnya. Selain rahasia kecil yang tidak pernah dia ceritakan pada orang lain, semuanya dibacakan. Bahkan pertemuannya dengan Ge Yiyun dijelaskan secara detail, tapi apa yang terjadi setelah Bai Yunfei meninggalkan Provinsi Qingyun, sepertinya sekolah tidak menyelidikinya lebih jauh.

Bahkan kemudian, jumlah informasi yang mereka miliki sekarang cukup mengejutkan. Hasru mengumpulkan begitu banyak informasi dalam tiga hari, bukankah sangat efisien sekali koneksi dari Crafting School ini?

“Dari apa yang kamu katakan, yang satu ini bahkan awalnya tidak tahu bagaimana melakukan cultivation, tapi berhasil tidak hanya berteman dengan Hong Yin, tapi bahkan Ge Yiyun dari Fate School?” Untuk pertama kalinya sejak Song Lin mulai melaporkan, alis orang tua terangkat karena terkejut.

Lagu Lin menganggukkan kepalanya, “Menurut laporan yang kami miliki … itu memang apa yang dikatakan.”

“Baiklah, kamu bisa kembali. Besok pagi, membawa mereka semua untuk mengikuti ujian.” jawabnya setelah terdiam.

Dengan membungkuk, Song Lin meninggalkan ruangan agar grand elder dapat melanjutkan meditasinya dengan tenang. Dengan penuh perhatian, dia melihat api yang menmyala dengan mata termenung …

Translator / Creator: andra