September 12, 2017

Upgrade Specialist In Another World – Book 3 / Chapter 188

 

There’ll Always Be Someone That Needs A Spanking

Panggilan itu mengejutkan Bai Yunfei. Dia menoleh ke samping dan melihat seorang pemuda berusia 23 atau 24 tahunan dengan empat ‘pelayan’ yang mendampinginya. Seseorang yang berada di depan memperlihatkan tatapan tidak puas di wajahnya, sehingga Bai Yunfei tahu bahwa bahwa dialah yang memanggilnya tadi.

Dengan mengerutkan alis, Bai Yunfei berkata, “Apa? Apa masalahmu?”

“Aku bertanya padamu, dan inikah jawabanmu? Semua orang di sini melalui ujian yang jujur ​​dan adil, tapi kamu melewatinya dengan santai? Tsk, kamu mencoba untuk menarik tali dan masuk melalui pintu belakang atau bagaimana? Sejak kapan Crafting School membiarkan itu…” Pemuda berambut pendek melotot jijik pada Bai Yunfei.

Tidak heran dia merasa kesal. Dalam klannya, dia disebut sebagai jenius, tapi di sini, dia tersingkir dan diperlakukan dengan kejam oleh orang-orang di sekelilingnya. Terpaksa menunggu selama beberapa jam, dia kesal melihat orang lain hanya melenggang santai ke tempat di mana orang-orang yang lulus menunggu. Karena itu, saat siswa yang mendampingi Bai Yunfei pergi, anak itu memutuskan untuk melampiaskan kemarahannya pada Bai Yunfei. Bai Yunfei sepertinya adalah orang yang penurut.

Bai Yunfei membuka salah satu matanya untuk melihat pria tersebut. Dia adalah seorang Soul Warrior tahap akhir-cocok, tidak terlalu buruk untuk seseorang seusianya bagi usia—tapi kepribadiannya sangat kurang. Terlalu malas untuk menanggapi pria itu, Bai Yunfei memutar kepalanya untuk melihat kembali peserta ujian lainnya.

“Hei anak sialan! Kakak kami bertanya padamu. Kamu benar-benar punya nyali untuk tidak menjawab?”

“Kakak kami Li Jianren adalah seorang jenius! Dia seorang Soul Warrior tahap akhir, dan afinitas elemental firenya adalah yang terbaik ‘best talent!’ Dia sebentar lagi menjadi seorang Soul Sprite dan membuat soul itemnya sedniri, menjadi murid salah satu tetua tidaklah sulit. Apa kamu masih ingin mengabaikannya!?”

“Hmph, kau sangat sombong. Jangan pikir kami takut untuk memberimu pelajaran dan menunjukkan padamu siapa yang terbaik diantara murid baru?”

“Itu benar…”

Ketika para pelayan Li Jianren melihat bagaimana Bai Yunfei bertindak, mereka tertegun dan mengejek. Tentu saja, mereka mengancam Bai Yunfei.

Bai Yunfei menoleh dengan kterkejut. Menatap mereka engan mulut sedikit berkedut, dia tidak bisa menahan diri untuk senyum, “Li Jianren? Mungkinkah dia saudara Li Jiannan?”

Ekspresi terkejut di wajah Bai Yunfei ini telah disalah artikan oleh Li Jianren. Dengan melambaikan tangannya puas, dia berhasil menutup mulut semua orang di sana. Dengan menunjukkan jarinya pada Bai Yunfei, dia berkata, “Aku bisa memaafkanmu atas kesombonganmu. Sekarang cepatlah jawab pertanyaanku dan panggil aku ‘kakak.’ Aku akan mengijinkamu mengikutiku mungkin!”

Pasti ada banyak burung di hutan, tapi bahkan orang-orang seperti ini mampu memasuki Crafting School? Bai Yunfei kagum, tapi dia berhasil mengatakan dua kata padanya,  “Tidak tertarik.”

“Kau—!”

“Eeeh? Bukankah kamu kakak Bai!?” Sebuah suara bahagia tiba-tiba memotong ucapan Li Jianren sebelum empat orang berjalan ke arah Bai Yunfei. Memimpin di depan adalah Zhong Xuhai dan Liu Mang.

Bai Yunfei terkejut untuk berkata. Dia sama sekali tidak mengira mereka berdua lulus ujian, tapi dia tersenyum dan mengangguk, “Ah, jadi kalian berdua lulus ujian juga. Haha, tidak buruk …”

“Heehee, aku juga tidak mengira aku akan lulus, tapi ternyata, aku lulus dengan medium talent! Itu sudah cukup baik bagiku. Selama kita bisa lulus ujian crafting, kita bisa menjadi murid dari Crafting School!” Zhong Xuhao mengusap rambutnya dengan senang.

Melihat dua pemuda di belakang mereka, Bai Yunfei bertanya, “Dan kedua ini adalah …?”

“Oh! Biar aku perkenalkan mereka padamu!” seru Zhong Xuhao, “Ini adalah Mo Xiaoxuan dan ini adalah Xi Yan. Mereka berdua adalah Soul Warrior tahap akhir dengan high talent!”

“Benarkah?” Bai Yunfei menatap dua pemuda itu dengan keterkejutan yang melebihi sebelumnya. Diberkahi dengan kekuatan dan bakat pada usia yang masih muda artinya mereka pasti akan sukses di masa depan. Fakta bahwa Zhong Xuhao yang masih muda telah berhasil mendapatkan teman tidaklah buruk.

Mo Xiaoxuan adalah seorang pemuda berambut pendek yang menyapa Bai Yunfei dengan ceria dan ramah. Di sisi lain, Xi Yan jauh lebih pendiam, tapi dia sepertinya bukalah orang yang buruk juga. Setelah mengganggukkan kepala pada Bai Yunfei, dia berbalik untuk melihat ujian yang masih berlangsung.

Liu Mang mengambil kesempatan ini untuk berjalan mendekati Bai Yunfei dan berbicara untuk pertama kalinya sejak mereka bertemu satu sama lain. Dia berbisik, “Kakak Bai, aku melihatmu berbicara dengan seorang siswa sebelumnya, kau luar biasa! Kamu sudah berada di sini dan kamu telah berhasil melaluinya. Di masa mendatang, tolong ingat adik ini ya, heeheee …”

Bai Yunfei terdiam; benar dia bertemu dengan Lian Lingmin sebelumnya, tetapi apakah Liu Mang benar-benar melihat itu? Lagipula-anak itu berjarak cukup jauh, tapi siapa yang akan berpikir bahwa hal pertama yang dia katakan akan menjadi sesuatu yangn buruk !?

“Oh, kakak Bai, apa orang-orang ini temanmu?” Liu Mang menunjuk Li Jianren dan yang lainnya yang telah terabaikan oleh kedatangan Zhong Xuhao dan tiga orang lainnya.

“Aku sama sekali tidak mengenal mereka …”

……

Saat kelompok tersebut terus berbicara satu sama lain, wajah Li Jianren mulai terlihat terganggu. Diabaikan oleh mereka cukup lama membuatnya sangat marah hingga seluruh tubuhnya mulai gemetar seolah mereka telah melakukan sesuatu padanya.

Akhirnya, dia menghentakkan kakinya ke tanah dan menghancurkan sebuah batu sembari menunjuk Bai Yunfei dengan marah. Dengan berteriak marah, dia mengumpat, “Sialan! Beraninya ka-”

“Bang!”

Sebuah debaman tiba-tiba memotong ucapan terakhir Li Jianren sebelum tubuhnya terlempar ke udara. Tubuhnya berputar beberapa kali sebelum dia akhirnya jatuh ke tanag dengan darah dan beberapa gigi yang patah.

Dari tempatnya berdiri, Bai Yunfei menarik kepalan tangan kanannya untuk menatap dingin seseorang yang merangkak di tanah. “Ada beberapa hal yang tidak bisa kau katakan pada orang laian. Kalau kau mencobanya lagi, aku akan menarik lidahmu!”

“……”

Perkembangan keadaan ini terjadi terlalu cepat; hampir semua orang yang melihatnya terpana dalam keheningan. Bai Yunfei baru saja tersenyum gembira saat dia berbicara dengan Mo Xiaoxuan dan yang lainnya, tapi tiba-tiba berubah menjadi orang menakutkan yang meninju seorang Soul Warrior tahap akhir dengan keras hingga terlempar ke udara! Keadaan yang sulit bagi siapapun untuk bisa menanggapi.

“Mmmghhhh!” Butuh beberapa detik bagi Li Jianren untuk menyadari apa yang baru saja terjadi. Saat dia membuka mulut untuk berbicara, darah dan giginya mengalir keluar. Hampir gila karena marah, dia menunjuk Bai Yunfei dan berteriak, “Kau-aku … aku akan fu-”

“Fwomph!” Lengan kanan Bai Yunfei terangkat untuk memperlihatkan sebuah nyala merah terang diatas telapak tangannya. “Jangan berpikir aku hanya menggertakmu, aku tantang kau untuk mencobanya!” Dia berkata dingin kepadanya.

“Seorang Soul Sprite!!”

Penggunaan soulforce Bai Yunfei sekali lagi mengejutkan orang-orang di sekitarnya, Kali ini, semua orang menatapnya dengan penuh hormat.

“Dia seorang Soul Sprite, dengan fire affinity! Tidak heran dia mampu untuk melewati ujian tahap pertama …”

“Dia sudah menjadi seorang Soul Sprite, jadi kenapa dia ingin bergabung dengan Crafting School?”

“Menjadi seseorang yang sangat kuat di usianya yang muda, dari keluarga mana dia?”

“……”

Dihadapkan dengan tatapan dingin dari Bai Yunfei, Li Jianren bahkan tidak tahu harus berkata apa lagi. Terkejut dan keengganan memenuhi wajahnya, tapi dia tidak tahu lagi harus melakukan apa. Kelompoknya juga telah mengabaikannya.

“Pertarungan dilarang di area ujian, apa yang terjadi di sini!?”

Saat itu, suara surga terdengar oleh Li Jianren. Dengan memutar kepalanya, dia bisa melihat sekelompok siswa datang mendekat ke arah mereka; di bagian paling depan adalah Zhang Sanxian.

Mata Zhang Sanxian melihat ke arah wajah bengkak Li Jianren sebelum menatap Bai Yunfei terkejut. Dengan mengangkat alisnya, dia bertanya, “Junior Bai, apa yang terjadi di sini?”

Dengan memadam bola api di atas telapak tangannya dan menarik soulforcenya, Bai Yunfei memperlihatkan ekspresi maaf di wajahnya. “Zhang Sanxian, aku minta maaf. Aku tidak bermaksud untuk menimbulkan masalah, tapi orang ini sangat tidak sopan sehingga aku harus memberinya pelajaran.”

“Ah? Baiklah…” Zhang Sanxian menganggukkan kepalanya tanpa bertanya lagi. Beralih menatap Li Jianren, dia berkata, “Pergilah dan sembuhkan dirimu! Jika kamu membuat masalah lagi, pertimbangkan keinginanmu untuk bergabung dengan sekolah akan di cabut!”

Murid ini jelas membela Bai Yunfei, membuat semua orang mulai bertanya-tanya mengenai status Bai Yunfei sekali lagi. Mengapa siswa dari Crafting School akan memberikan ‘pertimbangan’ padanya?

“Junior Bai, ujian tahap pertama hampir selesai. Tunggu sedikit lebih lama lagi dan kami akan mengantarkanmu ke tahap berikutnya.”

Zhang Sanxian berbicara kepada Bai Yunfei tanpa peduli apa yang orang lain katakan sebelum meninggalkannya lagi.

Saat Bai Yunfei mulai berbicara dengan Zhong Xuhao dan yang lainnya, semua orang mulai menatap Bai Yunfei berbeda. Mo Xiaoxuan dan Xi Yan berdua menatap hormat padanya.

Kekuatan— yang membuatmu berbeda dari orang lain.

……

Pada meja ketiga dari kanan di area ujian.

“Gagal, berikutnya!”

Kata seorang siswa setelah melihat batu yang hampir tidak menyala.

Seorang Soul Personage tahap akhir yang sedih meninggalkan ujian dan digantikan oleh seorang pemuda berambut panjang berusia sekitar 22 atau 23 tahunan. Dia terlihat lemah, tapi tubuhnya tegak dan bibirnya melengkung tersenyum. Jelas, dia adalah pemuda dengan sifat yang berwibawa.

Saat dia berjalan ke depan, pemuda itu bahkan tidak perlu repot-repot meletakkan tangannya di kotak. Sebaliknya, dia tersenyum pada siswa yang mengujinya, “Saudaraku, aku tidak percaya aku membutuhkan pemeriksaan ini.”

“Apa? Apa yang kamu maksud dengan ti-”

Saat siswa itu sedang bertanya pada pemuda tersebut, pemuda itu mengangkat tangan kanannya.

“Bang.”

Sebuah bola api terbentuk di atas telapak tangannya. Dalam cahaya yang merah terang, terdapat seberkas cahaya hijau yang samar-samar.

Dengan memperbesarnya, pemuda itu berkata,

“Aku Ye Zhiqiu, 22 tahun penduduk dari kota Canglan, provinsi Huangchuan. Aku adalah seorang Soul Sprite tahap akhir dengan afinitas ganda yaitu wood dan fire!”

 

Translator / Creator: andra