September 11, 2017

Upgrade Specialist In Another World – Book 3 / Chapter 187

 

Escaped

Memotong satu tangan mereka? Melumpuhkan Cultivation mereka?

…itu yang dianggap ‘cukup’?

Tapi meskipun hanya memikirkannya, Bai Yunfei dapat merasakan sudut bibirnya berkedut. Tidak masalah jika dia melihat tetua kedua terbang di udara atau wanita paruh baya yang dengan penuh kasih sayang menyisir rambut putrinya, Bai Yunfei hanya bisa merasakan keringat yang bercucuran dari wajahnya sendiri.

Karena gelisah, Bai Yunfei dengan berhati-hati berkata pada wanita paruh bata itu, “Uhm.. Senior, bolehkah junior ini, bolehkah aku pergi? Aku belum mengikuti ujian untuk masuk Crafting School…”

“Oh?” Wanita itu terlihat terkejut, “Kamu ingin masuk Crafting School?”

“Ya.”

“Seorang Soul Sprite tahap akhir…” Wanita itu menilai Bai Yunfei dengan matanya dan menganggukkan kepala, “Tidak buruk. Dilihat dari umurmu, kamu pasti berumur 20 tahunan?”

Dia tidak bisa disalahkan jika menganggap Bai Yunfei berumur 20 tahunan. Setelah semua yang terjadi pada Bai Yunfei—khususnya dalam perjalanan selama setengah tahun. Bai Yunfei telah sangat dewasa sejak kepergiannya dari kota Luoshi. Ditambah dengan kelelahan selama perjalan baru-baru ini, Bai Yunfei telah ‘diterpa’ angin dan hujan sehingga dia terlihat sangat berbeda dari sebelumnya.

“Aku baru saja berumur 19 tahun bulan lalu.” Bai Yunfei menggaruk kepalanya malu.

“Apa? Kamu baru 19 tahun? Lebih muda 4 tahun dariku, bagimana bisa!” Fei Nian tiba-tiba berteriak tidak percaya. Song Lin baru saja menyembuhkan lukanya, tapi sekarang dia, Song Lin dan Lian Lingmin tertegun mendengar umurnya.

“Aku benar-benar 19 tahun…” Bai Yunfei mengangkat bahunya seolah berkata pada mereka, “Tidak ada gunanya berbohong pada kalian. Terserah pada kalian untuk percaya padaku atau tidak.”

“19 tahun…” Bahkan wanita paruh baya itu tidak berpikir bahwa Bai Yunfei berumur sekian. Dia mulai mengamatinya sekali lagi. Secara samar-samar, Bai Yunfei bisa merasakan soulforce yang menyapu tubuhnya. Hal itu berlangsung selama beberapa detik saat wanita itu menatap Bai Yunfei sebelum akhirnya tersenyum. “Ah, ya. Aku tahu sekarang. Dengan bakat seperti ini, kamu seimbang dengan Song Lin….”

“Dalam kasusmu, menjadi pewaris dari salah satu tetua Fire School bukanlah tantangan bagimu, atau mungkin bahkan menjadi murid kepala sekolah di sana. Kenapa kamu datang ke Crafting School kami?” Wanita itu bertanya padanya.

Terkejut dengan pertanyaan seperti itu, Bai Yunfei hanya bisa menjawab dengan jujur, “Untuk belajar seni craftsmanship dan menjadi semakin kuat!”

“Seni crafting tidak mudah dipelajari bahkan jika mereka memiliki bakat dalam cultivation. Meskipun jika kamu lulus, bukan berarti kamu sukses dalam aspek crafting. Dalam skenario terburuk, hal itu bisa menghalangimu untuk menjadi semakin kuat….”

“Tanpa mencoba, bagaimana aku tahu jawabannya?” Saat ini, Bai Yunfei menyadari maksud wanita paruh baya itu, “Selain itu… aku yakin dengan diriku sendiri!”

“Benarkah? Ohoho…” Dia tidak tahu darimana kepercayaan dirinya berasal, tapi wanita itu mengangguk senang. “Darimana asalmu?” tanyanya, “Apakah kamu kemari karena permintaan keluargamu?”

“Aku berasal dari kota Luoshi di Provinsi Qinyun…” kilatan kesedihan terlilhat di mata Bai Yunfei saat mengatakan tempat kelahirannya, namun dia berkata, “Aku bukanlah putra dari keluarga manapun atau klan manapun. Aku hanyalah penduduk biasa yang tidak memiliki satupun keluarga di dunia ini…”

Jawabannya membuat wanita itu menaikkan alisnya. Dia menyadari perubahan suasana hatinya dari jawaban yang dilontarkan. Dengan mata berkilat, dia menganggukkan kepala, “Baiklah, kamu tidak perlu mengikuti ujian. Dengan kekuatanmu sebagai Soul Sprite tahap akhir dengan afinitas elemental fire, mengikuti ujian di bawah sana tidaklah berguna. Pergi ke gunung dan ikutlah ujian crafting.”

Ucapannya membuat Bai Yunfei senang, tapi wajahnya masih setenang batu. Dengan membungkuk memberi hormat pada wanita tersebut, dia menjawab dengan rasa berterima kasih, “Terima kasih banyak, tetua ketiga!”

“Ya, ya.” Wanita itu mengangguk sebelum berbalik menuju tempat ujian. Dari sana, suara langkah kaki terdengar sebelum sepuluh siswa tiba-tiba muncul tak lama kemudian.

“Song Lin, Lingmin, lanjutkan ujiannya. Buat persiapan untuk Bai Yunfei dengan yang lainnya agar dia dapat mengikuti ujian berikutnya.” Wanita itu mengangguk pada setiap murid di sini dan memberi mereka perintah. Dengan menggerakkan tangan kanannya, sebuah pedang hijau muncul di depannya, dan dengan gerakan lainnya, elemental fire mulai menyebar ke dalam pedang tersebung. Dia bersama dengan gadis itu mulai terangkat ke udara dengan pedang yang berada di bawah kakinya, dan dalam beberapa detik, mereka terbang melintasi langit.

“Kakak topi-jerami! Mari kita bertemu lagi di atas gunung! Heehee…” Dari jauh, suara gadis itu terdengar, memperlihatkan seringai di wajah Bai Yunfei saat dia mendengarnya.

Dia tersandung dan menyimpan kembali topi jeraminya secepat yang dia bisa. Jika dia mendapatkan nama panggilan ini di masa depan, itu akan sangat memalukan!

“Ah!” Dari jauh, teriakan kesakitan terdengar dari seorang gadis itu.

“Di mana Xiao rourou, aku kehilangan dia…”

“Oink!”

Seolah menanggapinya, teriakan ‘babi’ itu terdengar dari bawah. Sedih karena dilupakan, kepala soulbeast fifth-tier itu mendonggak ke atas, menatap gadis tersebut. Tanpa banyak waktu, soulbeast itu menghilang dalam kabut seolah mengejar dua sosok yang terbang…

Setetes keringat jatuh dari kepala Bai Yunfei.

“Baiklah…sekarang semuanya selesai dan telah teratas, mari kita lanjutkan ujian.” Song Lin menepukkan tangannya dan berseru kepada salah satu siswa, “Sanxian, kemarilah.”

“Senior, ada perlu apa?” Seseorang bernama ‘Sanxian’ bertanya. Dia adalah seorang pemuda dengan alis tebal.

Song Lin menunjuk Bai Yunfei, “Dia adalah Bai Yunfei, bawa dia ketempat dimana yang lainnya menunggu untuk ujian berikutnya. Dia akan mengikuti ujian crafting daripada yang pertama.”

Tidak menduga permintaan ini, Sanxian tterlihat tertegun sejenak sebelum menganggukkan kepalanya. “Mengerti.” jawabnya.

Dari sana, Song Lin mengajak siswa lainnya untuk kembali dalam ujian, termasuk Fei Nian yang baru saja pulih yang menatap Bai Yunfei sebelum pergi bersama Song Lin.

Sambil tersenyum, San Xian menatap Bai Yunfei, “Bai Yunfei, bukan? Aku Zhang Sanxian, seorang murid dari Nan Feng. Kamu bisa memanggilku Sanxian! Mari kita bergegas, membutuhkan waktu kurang dari satu jam untuk menyelesaikan ujian pertama bagi pendaftar yang tersisa.”

“Baiklah kalau begitu, kamu bisa menunjukkan jalannya, senior yang Sanxian.” kata Bai Yunfei.

“Haha, baiklah! Setelah kamu memasuki Crafting School, kita akan menjadi teman, jadi tidak perlu terlalu sopan.” Zhang Sanxian tertawa keras saat dia memimpin jalan.

Saat mereka berjalan, Zhang Sanxian bertanya, “Ah, junior Bai, apa yang baru saja terjadi? Aku bersumpah aku melihat tetua kedua dan ketiga …”

Bertentangan dengan kata-kata sebelumnya, Zhang Sanxian mengambil keuntungan dari Bai Yunfei sebagai calon murid dan menyebutnya sebagai  ‘junior’-nya.  Bai Yunfei tidak yakin apakah dia harus menceritakan kembali apa yang terjadi, sehingga dia memutuskan untuk menjawab secara samar. “Tidak banyak. Salah satu pendaftar yang sebelumnya gagal mencoba melakukan sesuatu di sini, dan aku menangkapnya …”

“Oh, begitukah …” Zhang Sanxian bisa mengatakan bahwa Bai Yunfei menahan diri untuk menceritakan semuanya, sehingga diia memutuskan untuk tidak menekan dengan pertanyaan-pertanyaannya. Dengan mengubah topik pembicaraan, dia bertanya, “Nah, junior Bai, kamu tidak perlu mengikuti ujian pertama kan? Kalau kamu mengikuti ujian-ujian berikutnya, maka artinya salah satu senior sudah mengujimu?”

“Tidak, tetapi tetua ketiga mengatakan bahwa karena aku adalah Soul Sprite tahap akhir dengan afinitas elemental fire dan dengan begitu aku tidak perlu mengikuti ujian tahap pertama.”

“Apa!? Kamu Soul Sprite!?” mata Zhang Sanxian terbelalak karena itu.

Bai Yunfei mengangguk.

“Wow! Hanya membandingkan kita berdua saja membuatku ingin menangis. Aku telah bekerja keras sejak bergabung dengan sekolah saat aku masih delapan belas tahun, tapi aku hanyalah seorang Soul Warrior tahap akhir. Kamu seumuran denganku, tapi kamu sudah menjadi seorang Soul Sprite. Luar biasa!?”

“Haha, saudara Sanxian, kamu terlalu memujiku. Aku hanya beruntung, sungguh …”

Entah Zhang Sanxian yang sangat antusias dengan Bai Yunfei, atau dia sebenarnya terlalu cerewet untuk memulai. Sepanjang perjalanan, Zhang Sanxian akan menceritakan begitu-dan-begini tentang Crafting School dan akan menjawab pertanyaan Bai Yunfei tanpa ragu. Jelas, sebagian besar jawabannya sudah umum bagi dunia luar, tapi Bai Yunfei tidak menyadari sebagian besar hal-hal ini, oleh karena itu dia bertanya. Selain itu, Bai Yunfei tahu lebih banyak daripada bertanya tentang hal-hal yang lebih rahasia mengenai Crafting Scholl dan tidak pernah bertanya pada mereka.

Tak lama, mereka berdua tiba di tempat ujian. Melihat sekeliling, Bai Yunfei bisa melihat bahwa jumlah orang di sini berkurang menjadi lebih dari setengah dari jumlah awal, tapi di antara orang-orang ini, banyak dari mereka yang ingin melihat ujian berlangsung.

Bai Yunfei dipimpin ke bagian paling kanan dari kaki gunung. Semua orang-orang yang telah lulus ujian tahap pertama juga berkumpul di area yang sama.

Di area ini, hanya ada seratus orang lulus-dengan berakhirnya ujian tahap pertama, hanya kurang dari seratus orang yang lulus!

Sekarang mereka berdua telah tiba, Zhang Sanxian berkata pada Bai Yunfei, “Junior Bai, silakan tunggu di sini untuk saat ini. Aku akan menolong orang laing untuk menyelesaikan ujian yang masih berlangsung. Dari sana, kami akan mengantarmu ke ujian crafting.

Bai Yunfei menganggukkan kepalanya, “Silakan melakukan apa yang harus kamu lakukan, saudara Sanxian. Jangan mencemaskanku.”

Melihat sekeliling area tersebut, Bai Yunfei menemukan dirinya berada di tempat bagus untuk beristirahat. Duduk di atas sebuah batu raksasa, Bai Yunfei hendak menutup matanya dan beristirahat saat suara keras tiba-tiba memanggilnya dari belakang.

“Hei, Nak! Aku melihatmu keluar dari hutan. Apa yang membuatmu berpikir bahawa kamu bisa kemari tanpa mengikuti ujian?”

 

Translator / Creator: andra