September 5, 2017

Upgrade Specialist In Another World – Book 3 / Chapter 186

 

Elder of the Crafting School

Alasan mengapa Bai Yunfei berkata ‘sial’ bukan karena bahaya, melainkan karena….

Ketika serangan terjadi, serangan tersebut telah mengaktifkan efek tambahan dari Flameblade Bracer +10!

(Efek Tambahan untuk item +10: Saat menahan serangan, ada kesempatan 9% menyerap dan mengubah attack power menjadi attack power pribadi, dilepaskan pada serangan berikutnya. Hal ini dapat bertahan selama 3 detik. Besarnya attack power tidak melebihi defensive strength item ini.)

Dan efek itu aktif saat kedua tinju mereka bertemu!

Menurut perhitungannya, penggunaan Ninefold Fist Force Bai Yunfei cukup untuk mengalahkan Fei Nian tanpa banyak cedera untuk keduanya. Dari sana, dia mampu mengambil kesempatan untuk menjelaskan dan berharap dapat menghentikan pertarungan. Bai Yunfei sangat takut jika pertarungan ini akan berakhir dengan pertarungan hingga mati.

Tapi sekarang efek dari bracernya telah aktif dan kekuatan pukulan musuhnya terserap untuk memenuhi pukulannya sendiri, Bai Yunfei tidak lagi bisa mengendalikannya….

“Crack!”

Sebuah suara retakan terdengar saat seluruh tubuh Fei Nian terlempar ke udara. Fei Nian jatuh ke tanah dengan lengan kiri memegang tangan kanannya yang gemetar. Giginya bergemeletuk karena rasa sakit yang dirasakannya, dan wajahnya memerah karena rasa sakit yang dialaminya.

Cahaya penyesalan terlihat di mata Bai Yunfei saat dia menarik tinjunya. Kejadian ini bisa dikatakan sebuah kecelakaan, tapi dia juga tidak bisa meminta maaf. Dengan tanpa ekspresi, dia berkata pada Fei Nian, “Kamu yang ingin melawanku, aku hanya ingin berkata bahwa aku tidak berniat menyakiti juniormu sama sekali.”

“Hmph! Jangan terlalu senang! Aku adalah penerus dari tetua kedua dari Crafting School, bagaimana bisa aku kalah dengan seseorang tak bernama sepertimu!” wajah Fei Nian memerah baik entah karena sakit atau marah; dia jelas marah sekarang, dan matanya memperlihatkan penghinaan yang dia rasakan.

Dengan berteriak, tangan kirinya memaksa tangan kanannya untuk digerakkan sekali lagi. Dalam sekejap, bola hitam ukuran bola sepak muncul di tangannya. Dengan beberapa soulforce, elemental fire mulai berkumpul di tangannya dan pada bola. Menyelimuti keseluruhan permukaannya, bola sepak itu perlaha mulai melayang di langit dan mulai berputar.

Rasa takut mulai  memenuhi pikiran Bai Yunfei. Keringat mulai menetes saat dia mengagumi bola di depannya-jika Fei Nian menggunakan boola itu, nyawa Bai Yunfei ini akan berada dalam bahaya!

“Tsk!” Mata Bai Yunfei mengecil, “Kalau kamu mencoba membunuhku, jangan salahkan aku untuk apa pun yang terjadi!”

Dengan menggerakkan tangan kanannya, Glacial Pricker muncul di tangannya.

“Fei Nian, berhenti!!”

Sebuah teriakan keras terdengar dari belakang keduanya. Sepasang pria dan wanita terlihat sehingga salah satu dari keduanya pastilah berada di sisi Fei Nian sementara yang lain di sisi gadis itu. Laki-laki itu adalah pengawas ujian, Song Lin, dan perempuan itu adalah seorang wanita muda berusia d sekitar 20 tahunan dengan rambut  sebahu dan wajah yang lembut.

“Senior!”

Ekspresi wajah Fei Nian berubah drastis saat melihat kedua orang itu. Dengan cepat dia menarik kembali bola di tangannya dan mengendalikan kekuatan didalamnya, dia berbalik untuk menatap Song Ling dengan ekspresi wajah yang kurang sedap di pandang.

“Siapa yang memintamu menggunakan itu! Apa kamu ingin bunuh diri?! Bagaimana jika juniormu terluka karena tindakanmu!” Song Lin menegurnya dengan menyipitkan mata.

“Aku….”

“Aku tidak butuh penjelasanmu. Ayo kembali dan renungkan perbuatanmu selama tiga hari!” Song Lin mengatakannyan sebelum melihat lengan kanan Fei Nian yag terluka. “Kau terluka? Apa yang terjadi?” tanyanya cemas.

“Heehee, adik Lian Lingming, kakak Song Lin, Kenapa kalian di sini?” Suara gadis muda itu terdengar. Dia terlihat sedang menarik-narik lengan perempuan lainnya sebelum melanjutkan berkata, “Kak Fei Nian melakukan pertarungan dengan kakak bertopi jerami itu! Heehee, mereka berdua sangat kuat ….”

“Ehhh ….” Song Ling tak bisa berkata-kata.

Setetes keringat besar muncul di wajah Bai Yunfei —ini “Sudah aku katakan pada kalian sepanjang waktu, tetapi tidak pernah sekalipun kalian memberiku kesempatan untuk menjelaskan. Apakah kalian pikir ini permainan?!”

Dengan mengeluarkan sebuah sapu tangan kecil, seseorang bernama Lian Lingmang mengusap air mata gadis itu dengan lembut, “Dai Dai,” dia berkata dengan pelan,, “Tanyakan pada adikmu, apa yang terjadi? Mengapa kamu menangis?”

“Wahh…. seseorang yang sangat jelek mencoba menakuti Dai Dai, tapi Dai Dai berhasil membuatnya lari, heehee……” Dai Dai melihat ke sebuah lubang di mana Li Jiannan berada sambil tersenyum.

Song Lin memiliki masih terlihat bingung di wajahnya, tetapi saat dia meminta klarifikasi lebih lanjut, sesuatu membuatnya terkejut, “Guru telah tiba!”

“Siapa yang berani menyakiti gadis kecilku!!” Tidak lama setelah Song Lin selesai berbicara, sebuah suara seperti petir menyambar tempat tersebut. Gelombang soulforce menyapu area tersebut sehperti mencari sesuatu. Saat Bai Yunfei terkena soulforce tersebut, dia merasa tiba-tiba napasnya berhenti ditenggorokan hingga merasa tercekik

Bahkan sebelum kata-kata terakhir dari amarahnya diutarakan, pria dan wanita itu, mereka terbang ke langit.

Ya. Mereka terbang ke langit.

Pria paruh baya itu memiliki sebuah piringan cahaya hijau di bawah kakinya. Disampingnya adalah seorang wanita paruh baya dengan ekspresi memuji. Bukan piringan cahya hijau, di bawah kakinya berdiri di atas sebuah long sword hijau yang berkilau.

Tidak lama setelah dua orang ini muncul mereka turun ke tanah di samping gadis itu.

“Master!”

Song Lin, Lian Lingmin, dan Fei Nian memberi hormat secara bersamaan. Tapi selagi Song Lin dan Fei Nian memberi hormat pada si pria, Lian Ling Ming memberi hormat pada wanita itu.

Ekspresi gembira terlihat di wajah gadis itu saat dia melihat wanita paruh baya tersebut. Dengan meletakkan babi yang berada dalam pelukannya, dia berlari ke arah wanita itu lalu memeluknya dengan tertawa, “Ibu! Kenapa ibu dan ayah kemari?”

Dengan membelai kepalanya penuh kasih sayang, wanita itu berkata dengan hangat, “Kami merasakan bahwa terjadi sesuatu sehingga kami datang. Rui’er, ceritakan pada ibumu apa yang terjadi, oke?”

“Waaa…bukan apa-apa. Xiao Rourou dan aku sedang bermain petak umpet, itu saja.” Dia menunjuk pada babi sedih yang di abaikan sebelumnya untuk pelukan ibu lalu menunjuk sebuah lubang di samping mereka. “Ada pria jahat, tapi aku sudah menakutinya! Heehee, dia benar-benar lemah! Bahkan sarung tangan kucingku mampu mengalahkannya….”

Dengan mengangguk, pria paruh baya itu menatap Bai Yunfei dengan ekspresi tidak suka, “Siapa kau?” Geramnya, “Katakan sekarang, dan kalau kamu menyembunyikan sesuatu, aku akan menghajarmu!”

Tekanan yang luar biasa darinya membuat tubuh Bai Yunfei berkeringat. Tekanan itu terasa seperti seolah sebuah bukit yang berat dijatuhkan padanya, sehingga Bai Yunfei meraasa hampir tidak bisa bernapas. Tapi dia mencoba sekuat mungkin, dia berhasil mengangkat kepalanya dan berkata kata perkata, “Begini. Junior. lemah. Tapi. Aku. Bukanlah. Penjahat. Jadi. Mohon. Tidak. Menanyaiku. Seperti. Ini!”

“Kau!!” Tatapan marah terlihat dimata pria itu. Tidak pernah dia bayangkan sebelumnya bahwa pemuda seperti Bai Yunfei akan berkata seperti itu padanya!

Namun demikian, dia mengalah dan menurunkan tekanan yang dibangunnya di area tersebut, dan bahkan cahaya merah di area itu mulai meredup sedikit demi sedikit.

Namun, seluruh dahi Bai Yunfei bertetsakn keringat dan kakinya gemetar hingga dia merasa akan jatuh dalam beberapa detik lagi. Namun, dia tidak menyerah.

“Aku membantu kalian, dan di sini kalian mengancam hidupku dan menginterogasiku dengan tekanan seperti ini, apa-apan ini!”

“Cukup….menggunakaan keberadaanmu sebagai Soul Exalt untuk mengintimasii yang lebih muda, tidakkah kamu malu?” Tepat saat Bai Yunfei itu mencapai puncaknya, suara yang hangat memotong ucapannya saat seorang wanita pdi belakangnya, “Kapan kamu akan memperbaiki temperamenmu agar kita bisa bertanya pada pemuda ini dengan baik-baik?”

Malu dengan perkataannya, pria paruh baya itu mengalah dan menarik kembali auranya sehingga tekanan di area tersebut berkurang. Wanita paruh baya itu kemudian berjalan mendekati Bai Yunfei dengan senyum kecil di wajahnya, “Suamiku sangat khawatir dengan putri kami, jadi aku harap kamu tidak mengambil hati atas pertakuannay tadi. Rui’er mengatakan bahwa kamu bukanlah orang jahat, jadi maukah kamu menceritakan apa yang baru saja terjadi?”

“Fiuh….” Bai Yunfei menarik napas dalam-dalam sebelum menjawab, “Saya Bai Yunfei, jika berkenan bolehkah saya bertanya siapa senior ini….?”

“Beliau adalah tetua kedua dan ketiga dari Crafting School!” Song Lin memperingatkanya dari jarak jauh.

“Tetua dari Crafting School! Tidak heran mereka begitu kuat …” Bai Yunfei berpikir dengan menganggukkan kepalanya, “Baiklah, apa yang sebenarnya terjadi adalah ….”

Tanpa melebih-lebihkan setiap detil atau menyembunyikannya, Bai Yunfei menjelaskan semua yang dia lihat dan sembari mendengarkan, gadis itu terkadang mengangguk atau menambah sesuatu.

……

“Hmph! Bagaimana kamu lari dari ujian ini jika orang asing itu berhasil berada disini sebelum kamu!” Tetua kedua menatap tajam Song Lin, “Setelah ujian selesai, laporan kepada Tiechui dan terima hukumanmu!”

“Baik, Master….” Song Lin tidak berani membantah dan menerima hukumannya dengan patuh.

“Dan kau bocah …” Tetua kedua berbalik menatap ke arah Li Jiannan dan yang lainnya yang melarikan diri dengan tatapan tajam. “Kalau mereka mencari jalan untuk mati, aku akan lebih senang untuk menunjukkan arahnya!”

Setelah menyelesaikan perkataannya dengan melambaikan tangan, lempengan hijau yang sebelumnya muncul kembali. Berdiri diatasnya, dan dia segera pergi untuk mengejar.

Bai Yunfei terkejut; “Membunuh seseorang hanya untuk melampiaskan kemarahannya, yang benar saja?”

Meskipun hanya sedikit niatan membunuh yang terdeteksi dari orang itu, Bai Yunfei tidak ragu bahwa ia akan membunuh Li Jiannan dan yang lainnya jika mereka bertemu.

Dengan kekuatan seperti itu, melakukan hal seperti ini adalah semudah menjentikkan jari.

“Berapa kali aku mengatakan kepadamu untuk mengubah kebiasaanmu? Kenapa kamu haru ssangat gegabah….?” Wanita paruh baya mendesah, “Saat ada banyak yang lebih muda di sekitarmu, kamu tidak bisa bertindak seperti ini. Bersikaplah tenang, seperti yang mereka harapan. Dia juga tidak menyakiti Rui’er, sehingga kematian dalah hukuman yang keterlaluan ….”

Bai Yunfei menghela napas lega, tsepertinya senior yang ini adalah orang yang baik ….

Tapi kata-kata selanjutnya menghancurkan kegembiraan Bai Yunfei. “Tidak perlu untuk membunuh mereka. Memotong salah satu tangan mereka dan melumpuhkan cultivation mereka, seharusnya sudah cukup.”

“………”

 

Translator / Creator: andra