August 30, 2017

Upgrade Specialist In Another World – Book 3 / Chapter 184

 

There’s Strange Things Everyday, but Today Even Moreso

Senyum menggemaskan di bibir gadis itu menghilang sebelum wajahnya menegang dengan air mata yang mulai terbentuk di mata lebarnya. Dan dalam detik berikutnya, sebuah suara ‘waaaaah’ meluncur dari bibirnya!

Dia sebenarnya telah dibuat menangis oleh Li Jiannan!

“Waaaaaah… dasar jelek! Kau menakuti Dai Dai…kau jahat! Kamu jelek karena ingin menakuti Dai Dai bukan…..waaaahh kamu jahat! Jahat!” Seseorang yang dipanggil ‘Dai Dai’ meratap dan mengusap air matanya dengan jari gemuknya.

“Pft!”

Bai Yunfei sebenarnya memiliki tatapan tegang pada wajahnya, namun saat dia melihat betapa manisnya tindakan gadis ini, dia tertawa. Menangis bukanlah masalah, tapi…seorang pria bisa saja memiliki wajah jelek, tapi itu bukanlah karena dia terlihat seperti itu untuk menakutimu!!!

Selama dua detik, Li Jiannan membeku. Kemudian, seluruh tubuhnya mulai bergetar sebelum dia menatap gadis itu, “Ka-kau….”

Ucapan ‘kau’ berlangsung selama beberapa detik sebelum dia akhirnya menutup mulutnya. Dia tidak pernah terlibat dalam keadaan seperti ini sebelumnya, dan sekarang, dia benar-benar kacau. Setelah terkejut, rasa marah membanjiri wajahnya. Dengan tangan kanan yang diangkat ke atas, Li Jiannan bergerak untuk menampar gadis itu!

Melihat ini, tangan kanan Bai Yunfei digerakkan untuk mengeluarkan dagger di tangannya. Saat dia bersiap untuk melemparnya, hal lain yang mengejutkan terjadi dan menghentikannya!

“Bang!!”

Diikuti dengan suara daging yang terpukul, seluruh tubuh Li Jiannan terlempar ke belakang seperti meriam. Tubuhnya meluncur beberapa beberapa meter sebelum akhirnya menghantam sebuah pohon selebar 3 meter. Untuk sesaat, tubuhnya terlempar ke pohon sebelum akhirnya meluncur turun ke tanah.

Ada banyak cahaya merah dari tempat gadis itu menangis. Di sekelilingnya, soulforce kuat meledak dari tubuhnya.

“So–Soul Ancestor!!”

Mata Bai Yunfei terbelalak melihat ini. Untuk sesaat, dia tertegun hingga dia lupa untuk bergerak. Dengan tidak percaya, dia hanya bisa menatap gadis tersebut. Soulforce sebanyak ini jauh lebih kuat daripada miliknya, artinya gadis itu setidaknya adalah seorang Soul Ancestor tahap menengah!

Chen Luo juga kehilangan kata-kata. Dengan berdiri ditempatnya, Chen Luo bahkan tidak bisa berpikir untuk saat ini.

Dalam sekejap, gadis muda itu telah mengulurkan tangan kanannya ke depan sehingga sarung tangan merah muda yang dipakainya memancarkan cahaya merah yang cemerlang. Rasanya seolah-olah menyerap elemental fire di dunia ke dalamnya dan kemudian mengolahnya menjadi sebuah bentuk – sebuah bentuk yang menyerupai kuku kucing sepanjang dua meter dan terbuat dari beberapa energi!

Dengan terbentuknya ‘cakar kucing’ tersebut, gadis muda itu kemudian mengarahkannya bawah….

“Pow!” Li Jiannan sedang dalam proses berjuang berdiri saat gadis itu membantingnya ke tanah lagi. Sambil menyeka air matanya menggunakan tangan kirinya, dia terus memukuli Li Jiannan dengan cakar kucing raksasa itu lagi dan lagi seolah-olah dia sedang menghajar seekor tikus.

“Waaaahh….siapa yang menakuti Dai Dai? Siapa yang menyakiti Dai Dai? Waaaah, kau menakuti Dai Dai! Kau jahat!!!” Dia menangis sembari memukuli Li Jiannan lagi dan lagi.

……

“Tuan muda!!” Akhirnya dia kembali tersadar, Chen Luo segera berlari mendekati Li Jiannan dalam cahaya ungu.

Gerakannya telah diantisipasi oleh gadis itu. Dengan tangisan seperti kucing, cakarnya-er, tangannya digerakkan ke samping untuk menghentikannya. Yang dapat Chen Luo lihat adalah sebuah cakar besar yang meluncur ke arahnya dengan sangat cepat sebelum suara ‘pow’ terdengar. Seperti Li Jiannan, dia terlempar ke udara sejauh 10 meter sebelum menghantam pohon.

Menyingkirkan Chen Luo semudah memukul seekor lalat untuknya. Dan dengan kepergiannya, gadis itu kembali menatap Li Jiannan dan terus memukulinya lagi dan lagi. Seringkali, isakan kecil lolos dari bibirnya seolah dia merasa dirugikan oleh segalanya. Tapi tetap saja, dia sama sekali tidak menghentikan tindakannya ….

Bai Yunfei tidak tahu harus merasakan apa, dan dia juga tidak tahu bagaimana harus bereaksi. Tapi setelah beberapa detik terkejut, dia tidak bisa menahan diri untuk tetap diam lebih lama lagi, “Hei– hei, adik kecil! Kamu harus berhenti memukulnya, atau dia akan mati!”

Dengan Li Jiannan yang dipukuli hingga hampir mati, Bai Yunfei merasa sangat kasihan padanya. Tidak pernah terbayangkan dalam benaknya bahwa gadis manis seperti itu bisa membunuh seorang pria dengan cara seperti ini.

Meskipun dia berteriak dua kali, gadis muda itu sepertinya tidak mendengarnya atau bahkan menanggapi. Tidak ada pilihan lain, Bai Yunfei bergerak mendekatinya. Tapi sebelum dia bahkan bisa mendekat ke arahnya, gadis muda itu segera menarik tangannya untuk menanggapi Bai Yunfei.

“Pfft!” Bai Yunfei tidak menduga melihat gadis yang ‘mirip kucing’ itu tiba-tiba memukulnya, tapi dia berhasil menaikkan lengannya ke depan dada untuk melindungi diri. Dengan suara berdebam, tubuhnya terhuyung ke belakang.

Dengan berjungkir balik di udara, Bai Yunfei mendarat ke tanah. Sebelum dia bisa melakukan hal lain, sesuatu yang terlihat dari sudut mata Bai Yunfei membuatnya terkejut. Dengan menendangkan kaki kanannya, Bai Yunfei berhasil melemparkan dirinya ke samping dan mengangkat lengan kanannya untuk melindungi dirinya sendiri.

Sebuah kilatan merah melewati Bai Yunfei sebelum mendekati gadis tersebut.

“Ting!!”

Ada suara dentingan dari Flameblade Bracer yang terkena pukulan. Meskipun terlindungi, Bai Yunfei masih dapat merasakan sakit.

“Soulbeast!!” pikir Bai Yunfei. Dengan menolehkan kepalanya, matanya terbelalak terkejut saat dia mengetahui soulbeast itu menyerangnya. “seekor babi?!”

Tentu saja. Soulbeast di depannya adalah babi setinggi satu meter!

Itu adalah seekor babi yang aneh – dia berdiri menggunakan kaki belakangnya seperti manusia, tapi keempat tungkainya memiliki empat kuku yang bersinar terang karena ketajamannya. Kedua matanya bersinar terang dengan cahaya cemerlang yang biasanya terlihat di mata manusia; Tapi yang terpenting adalah dia benar-benar merah!

Singkatnya, Bai Yunfei merasa seolah soulbeast yang berdiri di depannya merupakan seekor babi yang berdiri seperti manusia…

Tapi Bai Yunfei tidak berani tertawa keras karena pemikirannya. Dia tahu babi ini memiliki tatapan tidak bersahabat, dan dilihat dari soulforce yang terpancar dari tubuhnya, babi ini adalah soulbeast fifth-tier tahap akhir!!

Selalu ada hal yang aneh setiap hari, tapi kejadian hari ini lebih aneh dari biasanya. Pertama, dia bertemu dengan generasi kedua yang ingin melakukan tindakan kriminal di lingkungan Crafting School, lalu dia bertemu seorang gadis muda mengerikan yang merupakan seorang Soul Ancestor tahap menengah, dan sekarang dia diserang oleh babi fifth-tier tahap akhir!

“Eeeeh? Xiao Rourou, kau kembali!!” Saat itu, gadis tersebut berteriak senang. Dengan memilih untuk berhenti memukuli Li Jiannan, dia berlari untuk memeluk babi kecil di depannya lalu mengacungkan jarinya pada Li Jiannan, “Kamu pergi kemana? Dai Dai mencarimu saat orang jahat ini menakuti Dai Dai! Menakutkan sekali, waaah!!”

Babi… tidak. Tunggu. ‘Xiao Rourou’ berpaling untuk melihat gadis muda itu dengan tatapan minta maaf. Tatapan kebencian bisa terlihat di wajahnya saat melihat Li Jiannan sebelum kemudian beralih menatap Bai Yunfei dengan ekspresi marah.

“Ah….uh….kamu salah paham dengan keadaan ini, aku tidak bersama pria itu. Aku sebenarnya datang untuk menolong nona muda ini…” Menyadari apa yang terjadi, jantung Bai Yunfei berdetak kencang saat dia menggerakkan tangannya untuk menjelaskan keadaan.

Pada saat itulah Chen Luo yang berwajah pucat kembali terhuyung-huyung kembali ke tempat itu. Sudut bibirnya terdapat sedikit darah yang masih menetes, dan wajahnya meringis kesakitan. Hanya dalam beberapa menit, beberapa hal telah berkembang menjadi keadaan yang mengerikan seperti ini. Jika bukan karena kemampuannya, dia tidak menginginkan hal lain selain melarikan diri dari tempat berbahaya ini. Tapi dengan Li Jiannan di sana, dia tidak punya pilihan selain mencoba yang terbaik mencari kesempatan untuk membawanya pergi saat semua orang terfokus pada Bai Yunfei. Sambil bergegas mendekati Li Jiannan, dia mengangkatnya dari tanah dan memeriksa keadaannya.

Lalu dia mendesah lega-masih bernapas.

Bai Yunfei tidak perlu repot untuk menghentikan Chen Luo yang membawa Li Jiannan pergi. Dan babi kecil itu sepertinya tidak menyadarinya. Saat gadis itu melihat lubang tempat Li Jiannan berada telah kosong, dia melepaskan senyuman senang dan memeluk babi itu kuat-kuat. “Si jahat telah pergi! Hehe, Dai Dai mengalahkan mereka! Xiao Rourou, lihat betapa luar biasanya Dai Dai…?”

Saat dia berbicara, gadis itu mengusap kepala babi kecil itu, membuat ekspresi tegangnya menghilang dan tergantikan dengan ekspresi tak berdaya.

Sebuah tetesan keringat besar terbentuk di kepala Bai Yunfei– bukankah perubahan ekspresi ini sedikit terlalu cepat?

Tapi sebelum ada wakttu lebih untukknya berpikir, sebuah suara yang memekkkan telinga memecah keheningan!

Pada detik berikutnya, sebuah pedang menyala meluncur dari hutan dan mengarah mendekati Bai Yunfei.

 

Translator / Creator: andra