August 29, 2017

Upgrade Specialist In Another World – Book 3 / Chapter 183

 

Meddling in the Affairs of Another

Perlahan, kedutan mulai merayap ke bibir Bai Yunfei saat ia menatap lurus ke depan dengan putus asa pada pria muda yang masih berbicara di hadapannya.

“Orang yang bertanggung jawab dalam ujian, Song Lin, dia adalah seorang Soul Ancestor tahap akhir! Apa kamu lihat sekuat apa dia saat dia muncul, atau bagaimana kerennya dia! Lebih dari seribu orang terdiam segera setelah dia muncul! Jika paman Zhao tidak menceritakan tentang dia padaku sebelumnya, aku akan berpikir orang-orang menyadari betapa berisiknya mereka!  Hei, uh, kakak Bai, kenapa kamu memakai topi jerami jelek itu? Aku dengar dari paman Zhao bahwa kamu lebih kuat darinya, apa itu benar? Kenapa kamu ingin bergabung dengan Crafting School? Sepupu Liu Mang dan aku ingin bergabung karena kami ingin membuat soul item kami sendiri, bagaimana denganmu….”

Pemuda ini bernama Zhong Xuhao, seorang pemuda berusia dua belas tahun yang menyapa Bai Yunfei dengan akrab sejak awal. Dari awal, dia mengobrol dengan Bai Yunfei seolah-olah mereka teman-teman lama yang sudah hampir seabad.

Dari pengenalan diri Zhong Xuhao, Bai Yunfei tahu bahwa ia adalah pewaris muda sebuah keluarga bangsawan dari salah satu kota di selatan kerajaan. Dia datang dengan sepupunya ke Crafting School untuk bergabung, dan dia sangat yakin bahwa dia dapat bergabung. Di sampingnya adalah seorang pemuda bernama “Liu Mang”. Sesuai dengan namanya, matanya diam-diam memperhatikan wanita cantik yang tampak berkelompok di sekelilingnya dan jarang melibatkan diri dalam pembicaraan antara Bai Yunfei dan Zhong Xuhao. Fakta bahwa dia memilih untuk mengurus urusannya sendiri membuatnya terlihat sedikit menyedihkan.

Mereka berusia 12 tahun, tapi mereka adalah Soul Personage tahap menengah, membuat mereka berdua menjadi para genius dalam generasi mereka.

Di samping keduanya adalah seorang pria paruh baya yang sebelumnya mereka panggil ‘paman Zhao’. Wajahnya terlihat tak berdaya saat dia menatap Zhong Xuhao. Sebelumnya, dia bahkan telah memperingatkan Zhong Xuhao tentang mendekati Bai Yunfei, “Aku bialng, seseorang dibelakang kita ini bukanlah seseorang yang setara denganmu dan kamu tidak seharusnya berbicara dengannya.”

Tapi pada akhirnya, Zhong Xuhao pergi untuk berbicara dengan Bai Yunfei. Jika bukan karena fakta bahwa Bai Yunfei tidak tampak seperti orang jahat atau orang sombong, orang ini pasti sudah menyeret Zhong Xuhao pergi.

“Dia memiliki aura yang sangat biasa, aku hampir kehilangan dia saat pertama kali. Tapi dia tidak diragukan lagi adalah seorang Soul Sprite. Dia tidak mungkin dari salah satu keluarga utama, mungkinkah dia? Hanya keluarga utama yang ‘memproklamirkan diri’ akan mengambil rute umum ini untuk memasuki Crafting School. Keluarga utama akan mengirimkan semua anak-anak mereka ke sekolah untuk belajar…..mungkin dia adalah jenius dari sebuah desa di suatu tempat?”

Pria itu berpikir pada dirinya sendiri karena dia membuat peniliannya sendiri pada Bai Yunfei. Meskipun bingung dan curiga,d ia memutuskan untuk tidak melanjutkan masalah ini lagi.

Sementara melamun mendengarkan ocehan dari Zhong Xuhao, Bai Yunfei mulai memperhatikan sekitarnya. Kebanyakan orang berbaris di belakangnya adalah orang-orang yang berada di depan sebelum dimulainya ujian. Hanya dalam sekali lihat bisa disimpulkan bahwa mereka semua dari keluarga kaya karena mereka semua memiliki banyak pengawal bersama mereka. Mereka semua tenang, tapi arogan, tapi mereka semua setidaknya adalah soul cultivator. Tentunya mereka semua harus menjadi generasi muda yang ingin mencoba keberuntungan mereka untuk bergabung dengan Crafting School. Selama mereka berhasil, maka prospek masa depan mereka pasti akan cerah.

Saat itu suara yang menusuk telinga dari seseorang yang sedang mengutuk terdengar dari samping. Dengan memutar kepalanya, Bai Yunfei melihat Li Jiannan. Saat dia sedang berjalan pergi dengan pengawalnya, Li Jiannan terus-menerus mengutuk dirinya sendiri dengan marah.

“Hmph! Li Jiannan pantas dimusnahkan! Dia semua orang tidak layak untuk bergabung dengan Crafting School?” Zhong Xuzhao mendengus melihat dia berjalan menjauh dari tempat itu.

“Hm? Apakah kamu mengenal dia?” Tanya Bai Yunfei.

“Tidak, tapi aku pernah bertemu dengannya di jalan. Dasar! Dalam perjalanan, dia terus berusaha menggunakan kekuasaannya untuk bermain-main dengan perempuan yang dilihatnya. Kalau kami tidak datang seperti seharusnya, wanita-wanita malang itu pasti sudah mengalami nasib buruk. Dia sampah diantara sampah, dan aib untuk semua bangsawan seperti kami! Dia pasti akan dikalahkan oleh seseorang satu hari nanti, aku yakin!” Zhong Xuhao mengkritiknya tanpa menutupi kebenciannya. Dia seorang pemuda berusia dua belas tahun yang mencoba untuk berpura-pura menjadi bangsawan yang dewasa.

Bai Yunfei hanya bisa menghela nafas dengan itu. Dia tidak terlalu peduli tentang para bangsawan karena ada banyak dari mereka – Zhang Yang adalah contoh sempurna untuk ini. Meskipun Bai Yunfei tidak suka bangsawan seperti ini, dia tidak bisa begitu saja mengalahkan mereka. Jika dia tidak bertemu salah satu dari mereka yang melakukan kejahatan, Bai Yunfei tidak peduli untuk melakukan apapun pada mereka.

Beberapa saat kemudian, seseorang dipanggil karena memiliki “high talent” dan lulus. Dia adalah seorang Soul Warrior tahap akhir, membuat semua orang memperhatikannya dan berbisik satu sama lain.

Ingin melihat apa yang terjadi di depan, Zhong Xuhao berdiri berjinjit dan berpaling dari Bai Yunfei untuk melihat. Bai Yunfei terlihat lega sebelum tiba-tiba sebuah pemikiran terlintas dalam benaknya.  Dalam satu detik untuk memikirkannya, Bai Yunfei menyelinap pergi dari barisan dan menghilang dalam kerumunan.

“Bai Yunfei, orang itu hanya sedikit lebih tua dariku, tapi dia sudah menjadi Soul Warrior tahap akhir. Luar biasa! Bagaimana menurutmu dia ber-

“-Bai Yunfei? Kamu pergi kemana?” Dengan menolehkan kepalanya pada Bai Yunfei, Zhong Xuhao terkejut melihat Bai Yunfei tidak ada.

Begitu pula dengan paman Zhao. Dengan memperhatikan sekeliling tempat itu, dia tidak melihat tanda-tanda sosok Bai Yunfei. “Aku baru saja teralihkan untuk sesaat, tapi dia sudah menyelinap pergi tanpa aku menyadarinya …”

……

Melihat ke depan, Chen Lu berbisik pada Li Jiannan yang menyeringai, “Tuan muda, lebih baik anda tidak bertindak seperti ini. Kita masih di wilayah Crafting SChool, jika seseorang menemukan kita disini, itu akan memyebabkan masalah untuk kita. Saya tahu anda masih marah, tapi lebih baik kita kembali ke kota Chiyan…”

“Tutup mulutmu! Aku bisa mengurus diriku sendiri! Kita sudah cukup jauh dari tempat ujian! Jika kita menunggu sedikit lama, kita bisa menghindari perhatian semua orang!” Li Jiannan geram. Dengan menatap lurus ke depan, ia menjilat bibir dengan tatapan kejam di wajahnya. “Ide bagus untuk datang ke sini dengan keluarga. Hehe, indah bukan! Aku akan membawa pulang sesuatu yang bagus ….”

Alis chen Luo berkerut khawatir. Dia sangat menyadari kecanduan yang tuan muda ini miliki, tapi meskipun dia tidak menyetujuinya, dia tidak bisa mengatakan apapun dengan itu. Keluarga Li telah merawatnya sejak dia kecil dan bahkan telah memberinya primal stone untuk membantunya mencapai Soul Sprite dan menjadi seorang pengawal. Sebagai rasa terima kasihnya, dia tahu bukan haknya untuk mengkritik Li Jiannan sebagai ganti ayahnya. Yang bisa dia lakukan sekarang adalah berdoa Li Jiannan benar dan tidak ada orang lain di dekatnya…

Dan sekarang bahwa mereka berada satu kilometer jauhnya dari tempat pengujian, Chen Luo dan dua pengawal lainnya mengikuti di belakang Li Jiannan saat mereka berjalan melalui hutan. Perlahan menyusurinya, mereka samar-samar mendengar sebuah suara merdu-atau suara lembut-bernyanyi dalam nada yang aneh.

“Lalala, Xiao rourou, di mana kau bersembunyi? Bahkan jika kamu bersembunyi, aku pasti bisa menemukanmu~” Seseorang yang menyanyikan lagu ini sedang diikuti oleh Li Jiannan. Saat Li Jiannan dan kelompoknya meninggalkan tempat ujian, mereka bertemu dengan gadis ini dan memutuskan untuk membantunya menemukan ‘Xiao rourou’ bersama dengannya. Tanpa sepengetahunnya, dia menemukan dirinya berada suatu tempat yang cukup jauh sebelum dihentikan oleh seorang pemuda.

Menyusuri jalan dengan tertawa dan melompat, gadis muda berhenti tiba-tiba. Dengan memiringkan kepala untuk melihat pemuda itu, dia bertanya, “Eeeh? Kamu siapa? Kenapa kamu menghalangi jalan Dai Dai? Apakah kamu ingin bermain petak umpet denganku?”

Wajah Li Jiannan benar-benar memerah dan ekspresi wajahnya berubah menjadi gembira. Saat melihat gadis ini cukup bagi kepribadian buruknya terlihat sepenuhnya. Dia tidak lagi repot-repot berpura-pura menjadi pria baik.

Dengan tertawa sinis, ia menatap ke arah gadis muda. Pertama, dia akan menangkap dan membawanya pergi dari tempat itu.

Kemudian, ia akan hidup dengan ‘kesenangan’.

Tapi gadis muda terus menatap Li Jiannan polos, seolah-olah dia tidak mengerti apa yang dia rencanakan.

“Hei! Apa kamu benar-benar ingin melakukan sesuatu di sini? Aku sarankan padamu untuk berhenti atau jika tidak kamu akan berhadapan dengan konsekuensi menyedihkan.”

Saat Li Jiannan berada beberapa meter dari gadis itu, sebuah suara tenang terdengar dari sisi kiri hutan, membuat Li Jiannan dan kelompoknya sedikit terkejut. Dengan menggerakkan kepala mereka ke arah sumber suara, mereka bisa melihat seorang pemuda memakai topi Jerami duduk di atas sebuah dahan pohon dua puluh meter dari mereka dengan wajah tenang.

Dikejutkan oleh pendatang baru ini, Li Jiannan mengambil satu langkah mundur sebelum berbalik untuk melihat Chen Luo. Dengan menenangkan dirinya, dia kembali menatap ke Bai Yunfei dan menggeram, “Sialan, pergi urus urusanmu sendiri atau aku akan bertindak kasar padamu!”

“Chen Luo, kalau anak itu mencoba melakukan sesuatu, singkirkan dia!” Li Jiannan meneriakkan perintah untuk Chen Luo sebelum kembali menatap gadis yang saat ini menatap Bai Yunfei penasaran. Saat dia mendekat padanya, ekspresi cabul muncul di wajah celaka sendiri. “Adik kecil, aku melihatmu …”

Catatan Penulis: Apakah ada masalah jika menggunakan kata adik kecil?

Tapi Chen Luo hanya bisa meringis untuk dirinya sendiri saat dia mendengar perintah Li Jiannan. Dengan menatap Bai Yunfei, dia berpikir, “Mudah sekali bagimu untuk berkata seperti itu. Ini bukan kota Chunzhang dimana kamu dapat bertingkah semaumu. Aku bisa melihat kekuatan orang ini, dan kamu berkata untuk menyinkirkannya?”

Melihat bagaimana angkuhnya Li Jiannan, alis Bai Yunfei berkerut. Saat dia akan bergerak untuk membantu gadis itu, sesuatu yang tak terduga baru saja terjadi!

Gadis itu, dia ….

 

Translator / Creator: andra