August 1, 2017

Upgrade Specialist In Another World – Book 2 / Chapter 169

 

Going Hunting

“Ha!”

Otot-otot Zhu Zi membesar, untuk meningkatkan kekuatannya, saat ia memegang tanduk rusa tersebut. Setelah menggeram keras, dia mengangkat rusa berukuran kecil itu ke atas hingga dia bisa membantingnya ke tanah. Hanya membutuhkan lima hingga enam pukulan lagi untuk membuat rusa lumpuh. Rusa itu tergeletak di tanah tanpa kekuatan untuk bergerak.

Kegaduhan muncul dari orang-orang di sekitarnya saat penduduk desa memujinya atas pencapaiannya.

“Zhu Zi, kamu sangat luar biasa! Pria macam apa yang bisa menangkap seekor rusa!”

“Aye, hewan itu bisa mengalahkan seekor babi hutan saat mereka dewasa!”

“Zhu Zi, terima kasih! Bayangkan berapa banyak orang-orang kita yang akan terluka jika bukan karenamu…”

“Zhu Zi…”

“……”

Setelah dihujani dengan pujian dari penduduk desa ini, Zhu Zi merasa senang. Sejak dia menemukan batu putih aneh saat berusia sepuluh tahun, tubuhnya telah mengalami perubahan besar-besaran. Bukan lagi anak yang sakit-sakitan seperti dulu. Sekarang, dia adalah pria yang kuat dengan tubuh yang hampir kebal terhadap setiap penyakit yang bisa membuatnya tumbang. Zhu Zi sekarang adalah orang yang akan dipuji setiap penduduk desa sebagai pemburu terbaik di desa.

“Haha, ayo ikat rusa ini dan bersiap pergi, kita per—”

“Aah! Kakak Bai, hati-hati!”

Suara Shao Ling yang mengejutkan tiba-tiba memotong ucapan Zhu Zi, membuat semua orang melihat ke sisi kanan hutan.

Sebelum seseorang bahkan dapat mengerakkan jarinya, sebuah suara “thwack” terdengar diikuti dengan suara sesuatu yang jatuh ke tanah. Suara Shao Ling memecah ketenangan hutan lagi, tapi kali ini nada suaranya terlihat kagum. “Woah! Kakak Bai! Kamu melakukannya! Kamu luar biasa!”

Terkejut dengan teriakan Shao Ling, semua orang menatap sisi kanan hutan dimana semak-semak perlahan disingkirkan. Segera setelah semak-semak disingkirkan, alasan mengapa Shao Ling sangat bersemangat terlihat oleh semua orang, hingga mereka ternganga.

Apa yang mengejutkan mereka bukanlah Bai Yunfei atau Sho Ling. Sebaliknya, pada bahu kanan Bai Yunfei ada seekor kerbau air yang besar….

……

Di sekelliling Bai Yunfei, penduduk desa yang sama yang telah memuji Zhu Zi, saat ini tersenyum dan tertawa pada Bai Yunfei. Bahkan Shao Ling terus bercerita tentang kehebatan Bai Yunfei dan cerita dibalik tangkapan itu. Dibandingkan dengan kerbau di pundak Bai Yunfei, rusa itu bahkan tidak setengah ukurannya. Dengan tanpa sepatah kata, Zhu Zi mendengus kecil.

Tapi dia tidak mengatakan apapun.

“Shao Ling, kenapa kamu disini?”

Sebuah suara jernih tiba-tiba terdengar, membuat wajah Zhu Zi bersemangat. Dengan memalingkan wajahnya, dia melihat Xiao Fang berjalan ke arah kelompok. Sebuah keranjang bambu diikatkan di punggungnya dan sebuah cangkul kecil menggantung di sisi kirinya, tapi tatapan ingin tahu di wajahnya terlihat saat melihat semua orang.

“Kak? Bukankah kakak seharusnya mencari tanaman di timur? Kenapa di sini?” Tanya Shao Ling dengan penuh rasa ingin tahu.

Setelah menyapa semua orang di dalam kelompok, Xiao Fang menjawab Shao Ling. “Ini hutan timur! Kalian seharusnya berburu di gunung utara. Bagaimana kamu bisa sampai ke sini?”

“Ap— ini hutan timur?” untuk sesaat, Shao Ling bingung. Di tengah tatapan bingungnya, sesuatu menyadarkannya, “Oh! Aku tahu! Kita pasti telah dikejar oleh rusa itu hingga kemari tanpa kita sadari….”

“Xiao Fang, kenapa kamu mengumpulkan tanaman sendiri? Apakah bibi tidak bersamamu? Bahaya jika kamu sendiri dengan banyaknya hewan buas di sekitar sini…..” Zhu Zhi bertanya dengan cemas pada Xiao Fang.

“Ibu mencemaskan nenek, jadi ibu pulang ke rumah terlebih dulu. Aku akan berhati-hati, jangan cemas Zhu Zi…” Xiao Fang menganggukkan kepala untuk meyakinkannya. Pada setengah anggukannya, matanya menemukan seekor rusa yang bahkan belum terikat di bawah.

“Seekor rusa!” katanya. “Kak Zhu Zi, apa kakak memburu ini? Luar biasa, ini sangat—”

Di tengah-tengah ucapannya, mata Xiao Fang tertuju pada kerbau air yang ada di bahu Bai Yunfei. Saat dia tiba, penduduk menghalangi pandangannya sehingga dia tidak bisa melihat kerbau tersebut.

Dengan tertawa seolah dia menyapanya, Bai Yunfei melambai, “Nona Xiao Fang, bagaimana dengan berburu tanamannya?”

“Ah? Oh! Aku membutuhkan beberapa Adder’s Tongue (Sebuah nama tumbuhan yang dipilih secara tidak sengaja)..” Xiao Fang menjawabnya dengan tatapan kososng.

“Ah, Adder’s Tongue? Kalau begitu biar aku membantumu denga – awas!” Bai Yunfei tidak memiliki waktu untuk menyelesaikan kalimatnya saat sebuah gerakan tiba-tiba terlihat di matanya dan berteriak waspada pada penduduk lain.

Rusa yang sebelumnya tidak bergerak di tanah tiba-tiba bangkit berdiri. Rusa itu pura-pura pingsan! Sebelum salah satu penduduk desa dapat bereaksi, rusa tersebut langsung menuju Xiao Fang!

Dengan menundukkan kepala, dua tanduk besar rusa yang seperti karang itu di arahkan pada Xiao Fang. Praktis tidak ada waktu sebelum rusa itu mendekati Xiao Fang! Seperti rusa, Xiao Fang membatu tepat di tempatnya berada. Jika dia tidak menyingkir, konsekuensinya akan sangat mengerikan baginya.

Dari semua penduduk desa, Zhu Zi tidak hanya yang paling dekat dengan rusa itu, tapi juga yang tercepat merespon. Dia menguatkan kakinya ke lumpur di bawahnya, bersiap untuk meluncur ke arah rusa seperti panah yang dilepaskan dari busurnya. Dia langsung meluncur ke arah rusa itu untuk meraih ekornya.

Sangat mengejutkan ketika rusa tersebut menendang punggungnya hingga membuatnya terlempar ke udara, dan dengan tendangan kuat, kedua kaki belakangnya langsung menyerang Zhu Zi!

“Bang!”

Zhu Zi tengah meraih ekor rusa, jadi dua kaki belakang binatang itu mengenai di perutnya. Kaki belakang rusa itu, meski jauh dari bahaya, tapi lebih dari cukup untuk menerbangkannya.

Tidak hanya efektif untuk menendang Zhu Zi, efek dari kekuatan ini meningkatkan kecepatannya ke arah Xiao Fang!

“Kak!”

“Xiao Fang!”

Zhu Zi, Shao Ling, dan ayah Xiao Fang berteriak ketakutan – tidak satupun dari mereka memiliki cukup waktu untuk menolongnya. Terlebih, mereka berhadapan dengan bahaya yang akan datang.

Xiao Fang membuat mereka ketakutan, tapi saat mereka dalam ketakutan, dia sendiri terdiam. Dia bisa melihat rusa itu mendekatinya. Dia bisa melihat bahwa tanduk itu bisa mengambil nyawanya tanpa masalah, tapi hal kejutan yang tersisa membuat dia merasa malu.

Tiba-tiba sesuatu yang mengerat di pergelangan tangan kanannya membuat Xiao Fang pingsan. Sembari di tarik menjauh dari rusa yang mendekat, dia dibawa ke tempat yang aman di belakang seseorang bertubuh besar.

“Jangan takut.”

Ketiga kata itu bahkan tidak dimengerti Xiao Fang yang masih bingung. Yang bisa dilihatnya hanyalah sosok itu yang mengepalkan tangan kanannya untuk memukul rusa yang mendekat.

“Thwack!!”

Dengan cepat, rusa itu terlempar ke arah sebaliknya, terjerembab tepat di depan penduduk desa yang tidak bergerak. Baik hidung dan mulut rusa itu dipenuhi darah, dan dalam keadaan seperti ini, jelas bagi semua orang untuk melihat bahwa itu sudah mati.

“……”

“……”

Hening.

Keheningan yang menakutkan menyelimuti hutan untuk sesaat karena semua orang menatap rusa mati dengan membisu. Selama hutan hening, pikiran mereka kosong.

 

Translator / Creator: andra