July 26, 2017

Upgrade Specialist In Another World – Book 2 / Chapter 166

 

The Oriole Shows Itself!

Saat Shao Ling memimpin Bai Yunfei untuk kembali ke desanya, kejadian lain yang tak terlihat terjadi di tengah lembah….

“Skree!!”

Kembali ke gua sebelumnya, suara geraman putus asa kalajengking itu terdengar hingga jalanan.

Seluruh gua dalam keadaan yang jauh lebih buruk daripada saat ditinggalkan oleh Bai Yunfei. Dua retakan besar terlihat di dinding gua dan lantai dipenuhi dengan stalagmit bermunculan di setiap jalan seolah kalajengking itu telah bertarung dalam pertarungan yang mengerikan.

“Swish!”

Sebuah pisau yang diayunkan melesat ke arah kalajengking, menimbulkan erangan keras dan menyemburkan darah kalajengking itu. Saat darah mengalir keluar dari tubuhnya, cahaya di ketiga matanya perlahan menghilang. Bahkan capit raksasanya pun terkulai di tanah tanpa suara.

Yang berdiri di depan pintu masuk gua adalah seorang pemuda berkulit putih. Di tangannya ada sebuah long blade sepanjang satu meter yang memiliki lekukan seperti bulan sabit selebar tiga jari. Karena baru saja membunuh kalajengking itu, ada ekspresi senang di wajahnya.

Tepat di sisi lain kalajengking itu ada pria berkulit putih lainnya. Dia jauh lebih kecil dari yang pertama, tapi yang mengejutkannya adalah keunikan yang dia miliki pada mata sipitnya yang tidak proposional. Ketidak proporsionalan itu menimbulkan kesan yang agak lucu.

Tak lama kemudian mendesah lega setelah berhasil memastikan kematian kalajengking itu. Dengan berjalan menuju kalajengking, dia melemparkan sebuah pukulan pada kepala kalajengking dan mencari-cari sesaat sebelum mengeluarkannya. Dia mengibaskan gengaman tangannya untuk membersihkannya dari darah yang menetes dan memperlihatkan sebuah kristal seukuran ayam kecil yang bersinar jingga dan cyan – inilah soul crystal kalajengking.

Dengan soul crystal di tangan, pria bermata juling itu berjalan ke arah rekannya, “Saudaraku, kita sejauh ini sangat beruntung! Tidak hanya mendapatkan wind mushroom berumur seribu tahun, kita juga membunuh seekor Flying Scorpion dan mendapatkan sebuah soul crystal tingkat lima! Kita akan mendapatkan tangkapan yang bagus untuk ini!”

Pria itu menganggukkan kepalanya sambil tersenyum. Sembari menarik senjatanya, terdengar suara “kachink!” sebelum senjata itu terbagi menjadi dua long blade yang terlihat serupa!

Salah satu darinya diberikan kepada orang yang bermata sipit sementara pemuda itu menatap soul crystal di tangan temannya. “Ya, cukup beruntung. Jika bukan karena ‘bantuan’ anak itu, kita tidak akan pernah bisa mendapatkan kedua harta ini dengan mudah.”

“Hehe, jika kita akan serius, anak itu adalah yang lain! Dia adalah Soul Sprite tahap akhir sepertimu, tapi dia bisa melawan soulbeast tingkat lima seperti bukan masalah! Melihat jumlah soul item yang dimilikinya… mungkinkah dia berasal dari Crafting School?”

Segera setelah dia menyimpan long bladenya, pemuda itu menggerakkan tangannya sekali lagi untuk mengeluarkan dagger yang Bai Yunfei lemparkan saat bertarung dengan kalajengking. Memeriksanya sesaat, dia menggelengkan kepalanya, “Jangan berasumsi hanya karena seseorang memiliki banyak soul item, mereka berasal dari Crafting School. Kita masing-masing setidaknya memiliki kurang dari sepuluh soul item, bukankah artinya kita juga orang-orang dari Crafting School?”

“Itu berbeda; milik kita hanyalah yang kelas rendah. Soul item yang dikeluarkan anak itu kualitasnya lebih tinggi daripada kualitas kita. Bahkan dagger yang dia lempar adalah soul item! Bahkan berapapun uang yang dia belanjakan jauh melampaui kita…. soul itemnya berada di tingkat ‘berbeda! Tali emas aneh itu, spear yang menakjubkan itu, dan bracer yang hebat itu… kalau kita bisa mengambilnya maka kita akan … “

Namun, dia tidak mendapat respons, saat pemuda itu berusaha menyimpan belati dengan pemikiran yang mendalam ….

…………

Kira-kira setengah jam berlalu sebelum Shao Ling membawa Bai Yunfei ke sebuah gunung untuk mencapai sebuah desa kecil dengan jumlah keseluruhan rumah sepertinya hanya sepuluh rumah. Ada ladang dan kandang ternak yang tersebar di sana-sini, wanita dan anak-anak yang terlihat berjalan ke sana kemari untuk mengerjakan ladang atau merawat ternak. Tidak ada satu laki-laki pun yang terlihat, tapi Shao Ling telah berkata bahwa mereka semua berburu di gunung dan mereka tidak akan kembali sampai sore hari.

Menuju ke kediaman di sebelah kiri, Shao Ling berbicara dengan seseorang yang berjongkok sedang memberi makan beberapa kelinci di dalam. “Kak! Kita punya tamu! Bisakah kakak membawa keluar beberapa pakaian bersih untuk kami pakai? Dingin sekali!”

Terkejut, orang itu langsung berdiri memperlihatkan penampilannya secara penuh. Dia mengenakan rok panjang yang menutupi seluruh tubuhnya dan dua kuncir terlihat menempel di belakang kepalanya. Wajahnya berbentuk oval dan memiliki beberapa bintik-bintik mempercantik matanya yang tampak polos mengamati Bai Yunfei yang berdiri ragu di belakang Shao Ling. Entah itu kebiasaanya atau bagaimana, dia tampak tidak lebih dari seperti adik perempuan keluarga sehingga Bai Yunfei merasa sangat malu saat diperhatikan.

“Kakak Bai, ini adalah kakak perempuanku, Xiao Fang.” Dia memperkenalkan Bai Yunfei padanya sebelum memberi tambahan, “Dia juga merupakan gadis tercantik di desa kami!”

“Shao Ling–apa yang terjadi padamu? Kenapa kamu basah kuyup? Dan…..siapa ini….?” dengan membuang jerami di tangannya. gadis itu mulai mengomel dan bertanya pada Shao Ling.

Bai Yunfei dapat melihat tatapan ragu gadis itu pada dirinya- apa dia menjadi seseorang yang tidak bisa dipercaya?

“Aku menolongnya! Saat kakak Bai terhanyut ke air, aku menolongnya! Lalu dia menyelamatkanku dan mengusir seekor harimau….”

“Apa maksudmu dengan mengusir harimau? Siapa dia; apa yang dia lakukan?”

“Kakak Bai adalah….uhm. Kakak Bai, apa yang kamu lakukan tadi? Dan kenapa kamu di pegunungan ini?” Shao Ling menggaruk kepalanya. Sepanjang perjalanan pulang, dia terlalu terbawa pada menakjubkan Bai Yunfei dengan ‘bela dirinya’ sehingga dia lupa untuk mengajukan pertanyaan penting.

“….” Sebuah simpul marah terbentuk di kepala Xiao Fang, “Kamu bahkan tidak tahu orang seperti apa dia dan kamu membawanya pulang?”

“Haha, tolong jangan cemas nona. Aku bukan orang jahat-hanya seorang pengembara biasa. Aku mencari beberapa kebutuhan di gunung dan aku diserang oleh seekor hewan buas saat aku kurang berhati-hati. Untungnya Shao Ling muncul, aku akan terhanyut di air terjun jika bukan karenanya.” Bai Yunfei memberikan senyuman ramah pada gadis itu.

Pengembara berada dalam posisi yang sama dengan tentara bayaran. Mereka adalah orang-orang yang mendapatkan kepercayaan masyarakat untuk melakukan pekerjaan mereka demi penghargaan. Apakah mereka sendiri adalah orang biasa atau soul cultivator, ini adalah ‘profession’ yang bisa dilakukan keduanya.

Xiao Fang mungkin hanya seorang gadis di desa yang kecil, tapi dia pernah mendengar tentang para pengembara sebelumnya dari para tetua. Bagaimanapun, Bai Yunfei sepertinya tidak berbohong, jadi kewaspadaannya sedikit berkurang. Tapi tetap saja, dia terus mendesak, “Pengembara? Kamu seorang pengembara dan kamu tidak bisa berenang?”

“Ah…itu ha-hanya sebuah…kecelakaan…” Bai Yunfei menyeringai canggung sambil diam-diam bersumpah pada dirinya sendiri bahwa dia pasti akan belajar berenang secepatnya.

“Baiklah baiklah! Mari kita lupakan saja untuk saat ini. Jangan terlalu mencurigai semua orang kak! Kaka Bai bukanlah orang jahat; mari kita ganti baju dulu! Kakak Bai, kem-tunggu. Bagaimana bisa bajumu sudah kering?”

Bai Yunfei tidak berani mengatakan kepadanya bahwa terjebak dengan pakaian basah sangatlah tidak nyaman sehingga dia menggunakan fire elemental di dalam tubuhnya untuk mengeringkan bajunya. “Kau tahu…. angin meniupnya hingga kering.”

“….”  Shao Ling menatap baju basahnya yang masih menetes dengan tatapan terkejut.

Dengan mengibaskan tangannya, Bai Yunfei berkata, “Pergi dan ganti bajumu, Shao Ling. Aku akan menunggumu di luar.”

“Eh? Kenapa tidak di da–” Sebelum dia selesai berbicara, kakaknya telah menariknya ke dalam ruangan.

Melihat bagaimana cemas gadis di dekatnya itu, Bai Yunfei hanya menggelengkan kepalanya. “Kalau aku pria jahat, apakah kamu akan merasa tidak nyaman?”

 

Translator / Creator: andra