July 24, 2017

Upgrade Specialist In Another World – Book 2 / Chapter 164

 

As The Mantis Hunts The Cicada, The Oriole Stalks The Mantis

“Si….sialan!”

Di lembah yang aneh ini, sebuah raungan putus asa namun frustrasi terdengar dari dinding gua. Bergema beberapa saat, lalu raungan itu mulai mereda.

Ini menjadi sebuah misteri ketika ucapan berubah menjadi sebuah mantra saat Bai Yunfei menyadari bahwa dirinya mengulangi kalimat tersebut berulang kali. Mungkin dengan mengatakan satu baris itu, dia bisa meluapkan semua rasa frustrasi dan marahnya.

“Dimana hartaku!?”

Matanya memperhatikan tempat tersebut dengan putus asa untuk menemukan harta karun tersembunyi yang sangat didambakannya. Bai Yunfei sudah mencapai ujung gua, dan tidak ada apapun yang terlihat dibalik tumbuhan maupun bebatuan di sekitar gua.

“Tidak tidak tidak! Ini tidak mungkin terjadi….” Bai Yunfei bergumam putus asa. Untuk sesaat, dia merasa jengkel. Namun kemudian, matanya berbinar antusias seolah sebuah pemikiran baru menyalakan harapannya. “Oh benar! Bawah tanah! Pasti tersembunyi di dalam tanah!”

Dengan cahaya cerah dari secercah harapan ini, Bai Yunfei kembali mengeluarkan sekop dan mulai menggali tanah.

Hanya lima menit yang dibutuhkan dengan kecepatan Bai Yunfei sebelum sekopnya mengenai batu. Tidak ada satupun benda kecil yang terlihat, apalagi harta karun, tapi….

“Benar…benar-benar tidak ada apapun…” Bai Yunfei tidak hanya jatuh ke tanah, hatinya juga tenggelam bersamanya. “Aku telah menyia-nyiakan banyak waktu dan energi untuk melawan soulbeast tingkat lima itu. Tapi apa gunanya?! Kenapa ini terjadi? Mungkinkah… apakah perkiraanku salah? Aku bisa bersumpah ….”

“Eh? tunggu…” Dari sudut matanya, Bai Yunfei melihat sebuah gundukan tanah. Dia belum menyentuh gundukan tanah ini.

Dia berjongkok untuk memeriksa gundukan tanah itu. Melihat lebih dekat, terdapat tanda-tanda beberapa tanaman tumbuh disana. Baru saja Bai Yunfei dapat melihat bagian kecil dari tanaman yang mirip stolon itu dan…

“Elemental wind!”

Mata Bai Yunfei berbinar senang. Di tempat ini ada sedikit elemental wind dari tanaman entah apa itu yang dipetik di sini!”

“Dan ini pasti…jejak kaki!” dengan melihat sekelilingnya, Bai Yunfei melihat jejak kaki lain, tapi itu bukan miliknya!

Membutuhkan beberapa detik bagi Bai Yunfei untuk berpikir. Tapi kemudian tiba-tiba sebuah pemikiran terlintas hingga membuatnya memucat.

Dikatakan bahwa saat seekor belalang berburu jangkrik, mereka tidak menyadari bahwa ada burung oriole yang sedang berdiri di belakangnya.

Dan dia adalah belalang itu!

Sayangnya, Bai Yunfei adalah pria yang bodoh. Jelas terlihat saat itu ketika Bai Yunfei melawan kalajengking, seseorang mengambil kesempatan untuk masuk ke gua terlebih dahulu!

“Ceroboh, aku ceroboh sekali! Aku terlalu fokus untuk bertarung dengan kalajengking hingga orang lain datang untuk mengambil harta itu! Tapi dia tidaklah lemah jika dia berhasil melakukan semuanya sebelum aku kembali…. Sialan! Sial! Lebih baik dia tidak membiarkanku untuk menemukannya!”

Dia sangat marah, meskipun dia tahu kemarahannya tidak berarti. Setidaknya, dia mampu meluapkan kemarahannya daripada menahannya.

“Skree!”

Saat itu, lengkingan marah terdengar dari pintu masuk gua. Pada detik berikutnya, kalajengking yang marah itu bergegas masuk! Selagi Bai Yunfei sibuk bergumam sendiri, dia lupa untuk memperhatikan musuh!

Kalajengking itu berhenti lima meter dari Bai Yunfei sehingga dia bisa memperhatikan sekitar dengan ketiga matanya. Awalnya, dia melihat lubang di samping Bai Yunfei.

Kemudian dia melihat sekop di tangannya.

“Oh–tunggu! Ini tidak seperti yang kamu pikirkan….” Dengan jantung yang berdegup kencang, Bai Yunfei segera menyingkirkan sekop dan melambaikan tangannya tanda tidak bersalah. “Itu bukan aku! Apa yang aku cari sudah hilang! Orang lain datang selagi kita tidak di sini. Mungkin kamu bisa menangkap mereka jika kamu pergi sekarang!”

“Pfft!”

Kalajengking tersebut mengambil satu langkah mundur sebelum meludahkan gumpalan cairan hijau.

“….Kakak, aku tidak tahu apa yang hilang darimu, tapi itu bukan berarti kamu harus meludahkan darah saat marah bukan?”

Gumpalan cairan ini bukan ditujukan untuk Bai Yunfei, tapi pada tanah di depannya seolah memperlihatkan pada seseorang yang membuatnya marah.

Terkejut saat tiba-tiba melihat kalajengking mengangkat kepalanya dengan ketiga matanya yang terpaku pada Bai Yunfei. Bukan hanya karena marah, tapi masing-masing dari ketiga matanya hampir semuanya terlihat gila. Energi hijau kebiruan segera meresap ke seluruh gua sebelum berubah menjadi angin puting beliung yang dahsyat. Dengan kekuatan tarik sentripetal, cairan hijau yang kalajengking itu muntahkan terbang ke arah angin dan segera menutupi gua dengan warna hijau gelap. Memecah batu gua di bawahnya, angin puyuh itu berjalan menuju Bai Yunfei.

“Sial!” Bai Yunfei mengumpat pada dirinya sendiri. Dengan mengambil napas dalam-dalam, dia berlari menuju pintu masuk gua.

Cairan beracun yang dikeluarkan kalajengking itu menguap saat menyebar ke seluruh gua. Sekarang, dia sudah menutupi gua dengan uap itu. Yang tersisa bagi Bai Yunfei adalah mencoba melakukan yang terbaik untuk melangkah keluar tanpa menarik napas.

“Skree!”

Teriakan lain dari kalajengking menyingkirkan angin tersebut. Diikuti dengan semburan cahaya jingga, capit kalajengking itu dihantamkan ke tanah untuk menyebarkan kekuatan elemental earth ke dalamnya.

Gerakan yang satu ini jauh lebih kuat daripada sebelumnya, dan berjarak tiga meter sebelum Bai Yunfei sampai di pintu masuk, dia bisa merasakan bahwa di sekitar kakinya, tanah mulai bergetar. Kiri dan kanan, paku-paku berwarna jingga keluar dari tanah mencoba untuk mengelilingi atau menusuknya!

“Krakk!” Setelah suara retakan dari terbentuknya stalagmit, sosok Bai Yunfei dikelilingi oleh paku-paku ini.

Dengan jauh lebih senang dari sebelumnya, kalajengking itu menuju formasi kurungan yang disiapkan itu. Tapi saat mendekat, cahaya merah menyala keluar dari celah-celah diantara stalagmit!

Dan dengan ledakkan keras stalagmit-stalagmit yang hancur memperlihatkan sebuah blade of fire di sekitar Bai Yunfei.

Sekali lagi menghentakkan kaki ke tanah, Bai Yunfei berlari ke pintu masuk gua. Dia sudah sangat tertekan dengan keadaan ini. Kalajengking yang mengejarnya telah terjebak dalam kemarahan dan kemungkinan terbesar akan bunuh diri untuk mendapatkan kembali harta yang dijaga dan membunuh yang bertanggung jawab.

Dia telah digunakan sebagai kambing hitam!

Karena tidak lagi perlu bertarung, Bai Yunfei lebih ingin untuk mendahulukan usaha.

Tapi di pintu masuk, Bai Yunfei merasa sedikit ada masalah. Haruskah dia naik, atau dia harus turun?

Ada sekitar 200 meter untuk dia bisa naik, tapi kalajengking itu bisa terbang mengejarnya dan menggunakan Compliant Rope untuk naik meskipun berat dilakukkan dengan keadaan ini. Jika dia turun, dia tidak yakin seberapa dalam sebelum dia bisa mencapai lembah.

Enam blade of wind mendekatinya dari belakang, membuat Bai Yunfei tidak memiliki waktu untuk berpikir. Dengan menggertakkan giginya, Bai Yunfei melompat turun. “Lupakan! Membuang tenangan untuk menghindar lebih baik dari pada membuat tenaga untuk memanjat! Kita turun saja!”

Dengan menggabungkan gravitasi dan dinding tebing, Bai Yunfei mampu melaju ke daratan. Tentu saja, dia tidak hanya berfokus pada kecepatannya saat turun. Seringkali, Bai Yunfei menggunakan Compliant Rope untuk memperpelan dirinya dan mengatur kecepatan serta untuk menghindari serangan kalajengking yang datang kapan saja.

Dengan marah, kalajengking itu terus mengejar Bai Yunfei tanpa henti. Saat dia semakin dekat dengan Bai Yunfei, blade of wind dan racun ditembakkan ke bawah ke arah Bai Yunfei dengan bertubi-tubi.

Translator / Creator: andra