July 18, 2017

Upgrade Specialist In Another World – Book 2 / Chapter 161

 

Greater Scorpion

Tapi setiap Bai Yunfei mengambil satu langkah memasuki gua, ada sebuah getaran dari sisi kanan gua sebelum sebuah objek berbentuk seperti cambuk berwarna abu-abu terlihat. Ujungnya meruncing dengan terdapat cahaya, tapi yang semakin menakutkan adalah dia mendekat untuk menusuk kepalanya!

“Haha, bahkan ada sesuatu seperti ini!”

Bukannya terkejut, Bai Yunfei justru sangat senang – jika ada bahaya, maka ada harta dalam gua ini!

Memang benar jika Bai Yunfei senang saat dia menemukan gua ini tadi. Namun saat dia mendekati gua, dia selalu waspada jika perkiraannya tidak sesuai. Karena ini adalah sebuah gua dengan harta karun di sebuah tempat ‘misterius’, tidak mungkin aman bagi siapapun yang mendekat.

Dan seperti yang kalian tahu, musuh telah datang.

Serangan terjadi secara tiba-tiba, tapi Bai Yunfei hanya membutuhkan setengah langkah untuk menghindari objek yang seperti cambuk itu. Akibatnya, objek itu sedikit menyerempet kepalanya dan menghantam tanah menyebabkan suara retakan batu-batu yang hancur disekelilingnya. Ada teriakan melengking dari sisi kanan, membuat Bai Yunfei bergerak ke kiri untuk menghindari dinding bagian kanan. Berhenti beberapa meter di kiri dinding, dia berbalik untuk melihat apa yang menyerangnya.

“Soulbeast!”

Saat melihat penyerangnya, Bai Yunfei hanya bisa bewaspada. Tepat di depannya adalah seekor kelajengking jenis Jet-black raksasa yang menjaga pintu masuk gua. Panjangnya sekitar dua meter dan memiliki ekor yang tingginya cukup untuk menyentuh atap gua. Apa yang menyerang Bai Yunfei sangatlah beracun. Dua capit besar diangkat ke udara dan terdengar suara “cling cling” saat mereka di gerakkan bersamaan. Setiap capit tersebut digerakkan, percikan api dapat terlihat dan memantulkan tiga mata sebesar telur ayam yang memberikan tatapan mematikan pada penyusup.

“Tingkat lima…Soulbeast tingkat lima tahap awal!” alis mata Bai Yunfei mengerut. Dari tubuh kalajengking ini, dia bisa merasakan kekuatan yang sebanding dengan Thunderbird, ini adalah soulbeast tingkat lima tahap awal!

“Jadi ada juga soulbeast seperti itu disini! Dan itu adalah soulbeast tingkat lima!” Bai Yunfei terkejut. Sementara itu tidak benar jika dia tidak bertemu soulbeast selama perjalanannya, Bai Yunfei pernah bertemu beberapa soulbeast kecil tingkat tiga. Tapi tidak pernah dia bertemu soulbeast seperti ini.

“Sebuah harta yang bahkan dijaga oleh seekor soulbeast tingkat lima…. harta seperti apa itu….” Kata Bai Yunfei dalam hati. Dia senang karena sebuah harta berharga akan selalu dijaga oleh hewan buas yang aneh. Hewan ini mungkin meminjam sifat aneh dari tempat ini untuk tumbuh semakin kuat, atau mungkin mereka menunggu saat seseorang yang menyembunyikan harta ini sepenuhnya dewasa sebelum melahapnya untuk bisa semakin kuat.

Sebenarnya ada banyak sekali soulbeast yang mendapatkan tambahan kekuatan dari memakan harta. Tidak seperti manusia, mereka memiliki keuntungan alami yang memungkinkan mereka untuk memakan apapun yang mungkin membahayakan atau membunuh manusia yang mencoba untuk memakan sesuatu yang sama. Racun bagi manusia tidak lain adalah obat untuk seekor Soulbeast.

Dan jika ada seekor soulbeast kuat menjaga sebuah tempat, maka ada kemungkinan sebuah harta tersimpan di suatu tempat terdekat. Soulbeast tersebut akan menganggap benda-benda apapun sebagai objek milik mereka yang berada dalam wialayah mereka. Makhluk hidup apapun yang mencoba menyusup dalam wilayah mereka akan menderita karena serangan mereka.

Untuk sesaat, kewaspadaan Bai Yunfei meningkat. Setelah dia menyebarkan soulsensenya, dia menyadari bahwa ada seekor soulbeast di sini. Dengan sedikit tenang, Bai Yunfei melihat kalajengking yang telah menyerang dan menyatukan tangannya memberi hormat dengan bahagia. “Soulbeast tingkat lima merupakan Soul Ancestor dimata manusia. Hehe beruntung! Biarkan aku menggunakanmu untuk menguji kekuatannku!”

“Skreee!”

Kalajengking itu mengeluarkan lengkingan seolah menyadari apa yang Bai Yunfei akan lakukan. Sekarang menyadari bahwa penyusup diwilayahnya ini tidak cukup kuat, kalajengking tersebut terlalu senang untuk melepaskan serangan.

kedua capit kuat itu diarahkan ke depan untuk menjapit Bai Yunfei dengan penjepit kuatnya. Tapi bukannya memukul Bai Yunfei, penjapit tersebut menancap pada tanah. Karena capit itu seperti penunjang, tubuh bagian atas kalajengking itu berada di udara sehingga ekor panjangnya membumbung tinggi ke arah Bai Yunfei seperti sebuah tombak yang siap dilemparkan padanya.

Gua dengan soulbeast dan manusia di dalamnya tidaklah besar. Hampir tidak ada cukup ruang untuk menghindar ke tempat aman. Dengan menyipitkan matanya menatap ekor yang mendekat, kaki Bai Yunfei mulai memperlihatkan cahaya terang di bawahnya sebelum tubuhnya bergerak. Meskipun ekornya bergerak cepat, tidak satupun tusukannya berhasil mendarat pada Bai Yunfei sama sekali.

Saat Bai Yunfei dengan tenang bergerak menghindari ekor kalajengking, dia mencari waktu yang tepat untuk melakukan serangan balik. Serangan ekor lainnya melesat melewati telinganya dengan suara berderak lembut, tapi saat dia bergerak tiga meter dari Bai Yunfei, ujung ekornya sedikit bergerak sebelum menukik untuk menyerang punggung Bai Yunfei.

Dengan bahaya ekor yang menyerangnya dari belakang, lengan kanan Bai Yunfei bergerak untuk menghalangi ekor tersebut. Secara bersamaan, kakinya dihentakkan ke tanah untuk mendorongnya ke kiri. Berhasil dalam upaya menghindar, Bai Yunfei berhasil melakukannya sehingga bukan lagi punggungnya, ekor tersebut mengenai pinggang kanannya. Langsung, suara kain yang robek bisa terdengar bersamaan dengan percikan api terang. Setelah percikan api, Bai Yunfei bisa merasakan Armor Goldsilk miliknya terdapat goresan panjang.

Suara kecil ini, membuat Bai Yunfei sedikit terkejut. Saat dia akan mengambil kesempatan untuk menyerang, Bai Yunfei kembali menghadapi bahaya lain pada langkah berikutnya. Terkejut, Bai Yunfei tidak ragu untuk melompat mundur.

“Skreee!”

Kalajengking itu mengeluarkan suara nyaring lagi saat kedua capitnya yang berada di tanah tiba-tiba mulai bersinar terang dengan cahaya kuning sebelum terpancar ke tanah. Dan dalam detik berikutnya, Bai Yunfei bisa merasakan bumi di bawahnya bergetar hebat sehingga beberapa stalagmit tajam muncul dari tanah. Jika Bai Yunfei tidak mempercayai instingnya dan melompat mundur, maka tidak hanya kakinya saja yang tertusuk, pantatnya juga akan merasakannya.

“Sialan kau, Apa lagi ini!”

Dengan dada yang berdegup kencang untuk mengusir ketakutan dalam dirinya, Bai Yunfei menggerakkan tangan kanannya untuk mengeluarkan tiga dagger. Dengan satu dager untuk masing-masing mata kalajengking, Bai Yunfei melemparkan mereka dengan segenap kekuatan yang bisa dikerahkannya saat berlari mendekatinya.

Kalajengking itu mengeluarkan capitnya yang besar untuk melindungi tubuhnya. Dengan sedikit usaha, dagger tersebut ditahan dan kalajengking itu mengayunkan capitnya untuk mencoba memotong kaki kiri Bai Yunfei. Sekali lagi, kalajengking itu mencoba menusuk Bai Yunfei pada bagian perutnya dengan ekornya

Sebuah cahaya berkilau memasuki mata Bai Yunfei saat tubuhnya membungkuk ke arah tanah. Ekor tersebut gagal menyerang perut Bai Yunfei dan sebaliknya justru malah mengarah pada punggungnya. Tapi saat dia menghindari ekor tersebut, capit besar kalajengking itu melesat ke arah kaki kirinya. Tapi bukannya mencoba menghindarinya, Bai Yunfei mengulurkan tangan kanannya seolah ingin menerima dan menyapa sang penjepit.

Keterkejutan yang sangat mirip dengan manusia terlihat pada ketiga mata kalajengking itu. Dalam benaknya, ia berpikir “Manusia ini adalah orang yang ceroboh jika dia berani memasuki capitku. Kalau begitu. Aku akan mematahkannya menjadi dua dan menggunakan mayatnya sebagai pupuk.”

“Krak….“

Capit itu mendekat dengan suara yang tajam- cukup mengejutkan bagi kelajengking itu. Lengan Bai Yunfei tidak terluka sama sekali!

Tidak masuk akal, seluruh tubuh kalajengking itu bersinar emas saat memutar capit yang mencapit lengan Bai Yunfei dengan meningkatkan kekutannya.

Tapi! Pertahanan Flame-edge Bracer bukanlah sesuatu yang mudah untuk dilawan!

Dengan pukulan yang menyenangkan, Bai Yunfei mengepalkan tangan kanannya erat-erat sehingga bisa meningkatkan kepadatan ototnya di lengannya. Dengan kaki kanannya yang mendorong satu inci ke tanah, Bai Yunfei segera melepaskan kekuatan sebanyak yang bisa dikerahkannya pada lengan kanannya saat berada dalam pegangan kalajengking.

Tubuh kalajengking yang besar itu terangkat ke udara, dan dengan cepat, tubuhnya di lemparkan pada dinding gua!

“Bang!”

sebuah lubang terbentuk saat menghantam batu dinding. Seluruh punggung kalajengking tersangkut ke dalam dinding gua, dan capit yang memegang lengan kanan Bai Yunfei menlonggar, memungkinkan Bai Yunfei untuk melancarkan serangan lain. Tanpa ampun, dia menghantamkan tinjunya pada bagian perut bawah kalajengking yang merupakan daging yang tidak terlindungi.

“Buagh!”

“Pchht!”

Pada waktu yang bersamaan dengan lengan kanan Bai Yunfei yang menghantam perut bagian bawah kalajengking tersebut dan menghantamkannya ke dinding, rahang kalajengking itu terbuka untuk mengeluarkan cairan hijau ke arah Bai Yunfei!

Translator / Creator: andra