July 14, 2017

Upgrade Specialist In Another World – Book 2 / Chapter 160

 

There Must Be Treasure In the Mysterious Cave!

Alasan Bai Yunfei harus meninggalkan kota Gaoyi secepatnya bukan hanya karena takut dia akan tertahan di sana untuk beberapa alasan. Dia juga takut jika Beast Taming School akan kembali untuk balas dendam setelah ‘diusir’ oleh Zhao Xiluo. Jika mereka kembali dan melakukan pemeriksaan secara mendalam pada tempat itu, siapa yang tahu apa yang mungkin akan ditemukan? Meskipun Bai Yunfei telah sepenuhnya menghancurkan bukti, tidak ada yang mengatakan tentang metode pencarian apa yang akan mereka gunakan. Jika keterlibatannya diketahui, ini akan menyebabkan masalah yang tidak kecil baginya, itu pasti.

Bai Yunfei berjalan ke sana kemari, berhenti disetiap kota yang dia lewati. Setiap kota merupakan pemandangan baru dan pengalaman baru dengan orang-orangnya serta budaya yang mengagumkan. Meskipun Bai Yunfei terkadang bertemu dengan para bandit yang tidak tahu apa-apa, mereka bukanlah masalah. Bagi seseorang seperti Bai Yunfei, hal-hal seperti ini mengingatkan pada kenangan perjalanannya dulu.

Entah orang itu dipenuhi dengan kebencian atau seseorang yang membutuhkan bantuan, Bai Yunfei tidaklah sombong melihat bagaimana dia memberikan bantuan yang tepat. Dia hidup dengan bermimpi menjadi seorang pahlawan, dan entah orang-orang yang dia tolong mengungkapkan rasa terima kasih padanya, Bai Yunfei tetap merasa sangat senang.

Satu hal yang layak disebutkan adalah Bai Yunfei berhasil mengumpulkan sejumlah equipment +10 setelah melakukan beberapa kali upgrade. Biasanya, kebanyakan item tersebut merupakan item ‘High-grade’ sedangkan sebagian kecil merupakan ‘Superior-grade’. Bai Yunfei sudah berencana untuk mencoba dan bahkan menginginkan equipment +12 atau bahkan +13 jika dia memiliki waktu.

Sekitar 27 hari setelah dia meninggalkan kota Gaoyi.

Dalam sebuah barisan gunung yang terbatas dimana setiap puncakknya menusuk awan mendung seperti pedang, Bai Yunfei saat ini menatap sebuah lembah yang sangat berkabut dengan bingung.

Jelas terlihat, Bai Yunfei tersesat.

Pada hari ke 20 setelah kepergiannya, Bai Yunfei memiliki semuanya selain kenyataan bahwa dia memiliki kondisi sebagai seseorang yang buta arah. Setelah melewati banyak gunung, lembah dan sungai, Bai Yunfei mengumpulkan pengalamannya. Setidaknya seharusnya ada sedikit perkembagan- atau setidaknya itu yang dipikirkan Bai Yunfei.

“Sadarlah! Apa alasan yang kamu miliki untuk menyembunyikan awan sepanjang hari?! Ini semua salahmu aku tidak bisa menggunakan matahari untuk memandu perjalananku sekarang.” Bai Yunfei menatap sedih cuaca diatas. Bukannya menyalahkan diri sendiri harena keadaan saat ini, dia malah melemparkan kesalahan pada langit.

“Kalau aku tersesat, maka aku akan tersesat. Sepertinya akan hujan, haruskah aku mencari penginapan dengan kualitas terbaik. Sepertinya jika aku akan beruntung menemukan sebuah desa kecil atau sesuatu duihutan…” Bai Yunfei bergumam saat memperhatikan sekelilingnya.

Kiri, kanan dan bahkan belakangnya adalah hutan hijau. Di depannya sebuah barisan gunung besar. Hanya ada jarak seratus meter diantara kedua gunung di depannya sehingga sebuah jalan terlihat menuju ke lembah. Tapi kemudian itu sangat terjal hingga terlihat seperti seseorang sebelumnya telah membelah satu gunung menjadi dua.

“Haruskah aku pergi, atau aku lanjutkan? Atau mungkin haruskah aku langsung masuk ke lembah?” Bai Yunfei berpikir sebelum mengambil langkah untuk maju. Segera setelah dia melangkah maju, sesuatu yang terlihat di ujung matanya menarik perhatian, membuatnya melihat dinding gunung. “Eh? Itu…”

Tiba-tiba hembusan angin menyapu tempat itu dan menyingkirkan kabut yang menutupinya, memperlihatkan sebuah gua gelap 200 meter diatas tanah dengan dinding terjal.

“Sebuah gua! Ada gua!” Mata Bai Yunfei berbinar penuh harap. Meskipun suaranya dipenuhi keraguan saat dia berkata, “Sebuah hutan di pedalaman gunung, tebing terjal, lembah berkabut dan bahkan gua misterius….”

“Seharusnya ada harta karun di gua itu.” Bai Yunfei mengusap dagunya menggunakan tangan kanan. “Gua ini sepertinya terbentuk secara alami, bukan sesuatu seperti pertapa berjenggot putih misterius yang keluar dari gunung. Tapi bagaimana jika itu merupakan kuburan seorang master dengan banyaknya barang berharga yang di kubur bersamanya…. Mungkin seekor binatang buas yang melindungi harta? Siapa tahu…”

Mungkin Bai Yunfei pernah mendengar terlalu banyak cerita aneh dalam perjalanannya. Atau mungkin ini untuk alasan yang lain. Tapi Bai Yunfei selalu mengira bahwa akan ada harta pada setiap gua yang dia temukan. Bahkan sekarang, dia masih yakin bahwa ‘gua sama dengan harta’, sehingga tidak ada cara lain untuk menyerah pada gua ini sekarang.

“Berpikir tidak akan membuatku pergi kemanapun, waktunya untuk melihat!” Bai Yunfei bergegas menuju gua. Bahkan dengan hujan yang menguyur dirinya, Bai Yunfei benar-benar buta akan dunia disekelilingnya sehingga dia bisa berlari ke dalam gua dan menjelajahinya.

Bai Yunfei berpikir tidaklah masalah untuk menjelajahi gua melihat seberapa dekat gua itu dengannya. Dengan hanya berjarak seratus meter dengan dirinya, dia menghentakkan kaki pada tanah dengan mengalirkan soulforce pada kakinya untuk bisa berlari lebih cepat. Setiap langkah yang diambilnya menekan tanah hingga membuat kecepatannya bertambah sebelum dia melakukan hentakan terakhir untuk melompat dari tanah dan mencapai gua di atas.

Tidak mungkin Bai Yunfei mampu mencapai ketinggian seratus meter dengan satu kali lompatan. Kemungkinan, dia mampu mencapai 20 atau 30 meter sebelum terjatuh ke bawah.

Tapi bahkan belum sepuluh meter dia turun, Bai Yunfei menggerakkan tangan kanannya untuk mengeluarkan Compliant Rope dan memanjangkannya. Dengan menggerakkan tangannya, tali tersebut melilit sebuah dahan yang tubuh pada dinding tebing.

Dengan menguatkan kepalan tangan kanannya untuk membuat tali tersebut semakin kencang, gerakan turun Bai Yunfei sedikit melambat. Namun kemudian suara berderit terdengar dari cabang pohon saat membengkok karena menahan berat badan Bai Yunfei. Sebelum dahan pohon itu patah, Bai Yunfei memendekkan tali, dan berayun pada pohon hingga Bai Yunfei terlempar.

Dengan angin yang berhembus melalui telinganya dan kabut di depan matanya, Bai Yunfei senang dengan sensasi ini. Tidak mampu menahan diri, dia berteriak, “Woooooo…..ooooh–oh sial!”

Teriakan terakhir Bai Yunfei karena dia akan menabrak dinding tebing!

Dengan memegang erat Compliant Rope, Bai Yunfei memutar tubuhnya pada saat-saat terakhir sehingga punggungnya menghantam dinding.

“Bang!”

Suara menggema yang teredam melalui lembah yang sunyi dengan serpihan-serpihan dari jurang yang berjatuhan. Sebagian tubuh Bai Yunfei tersangkut pada dinding jurang, dan meskipun itu tidak terlalu menyakitinya, ekspresi kesakitan terlihat di wajahnya. Dengan sedikit memutar lehernya untuk meregangkan sendi, Bai Yunfei memasukkan kembali Complaint Rope kedalam cincin interspasialnya dan duduk pada sebuah lubang yang dia buat di jurang untuk menikmati pemandangan di bawah.

“Masih seratus meter lagi.” Dengan memperkirakan jarak, Bai Yunfei menggerakkan tangan kanannya untuk mengeluarkan item yang dapat meningkatkan kekuatannya sementara. Dan dengan bantuan dari Compliant Rode untuk kedua kalinya, Bai Yunfei akhirnya mencapai atas gua.

Gua itu tingginya sekitar lima meter dan lebar dua meter. Menurut perkiraan Bai Yunfei, angin yang bertiup dari dalam gua menuju keluar memnciptakan sensasi yang menyegarkan dikulit.

“Ini…ini adalah elemental wind!” Bai Yunfei tersadar dan terkejut. Elemental wind disekelilingnya sangat kuat dibandingkan dengan angin biasa, dan sepertinya sumbernya berasal dari dalam gua.

“Benar! Keajaiban apa yang aku temukan sekarang!” Bai Yunfei senang dan berjalan memasuki gua dengan tidak sabar.

Tapi saat Bai Yunfei mengambil satu langkah memasuki gua, ada sebuah gerakan menggeliat dari sisi kanan gua sebelum sesuatu berbentuk cambuk berwarna abu-abu terlihat. Ujungnya meruncing dengan terdapat cahaya, tapi yang semakin menakutkan adalah dia mendekat untuk menusuk kepalanya!

Translator / Creator: andra